I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
PERMAINAN GILA



Malam itu Kimmy pulang ke rumah putih menggunakan kendaraan umum dan begitu dia sampai Kimmy mendapatkan teguran dari mama Tiara karena tidak meminta Maya menjemput nya.


"Ma, maafkan Kimmy, Kimmy hanya tidak ingin merepotkan Maya ma


Mama mengerti Kim, tapi Maya memang sengaja ditugaskan Edward khusus melayani semua kebutuhan mu, jadi jika kau melanggar berarti kau melanggar perintah suami dan itu kurang bijaksana anak ku


Iya ma Kimmy mengerti


Baiklah segeralah naik ke kamar, Edward sudah ada di dalam kamar menunggumu sayang"


Kimmy yang mendengar bahwa tuan Edward sudah berada di dalam kamar segera mengatur langkah untuk meninggalkan nyonya Tiara dan mengatur hatinya untuk mendapatkan amarah karena dia tidak mengikuti aturan yang sudah di tetapkan Edward.


Perlahan - lahan Kimmy masuk ke dalam kamar dengan agak ketakutan, dia membayangkan bahwa Edward akan marah kepadanya.


Kimmy membuka pintu kamar dan melihat tuan Edward sedang duduk di kursi di dekat tempat tidur mereka


"Tuan eh sayang maafkan aku"


Tuan Edward yang melihat kedatangan Kimmy langsung meletakkan ponsel nya dan mengarahkan telunjuknya kepada Kimmy untuk dia bisa mendekat kepada tuan Edward


Kimmy perlahan berjalan maju ke arah tuan Edward dan seketika tuan Edward meraih Kimmy hingga Kimmy jatuh ke pangkuan tuan Edward


Kimmy kaget dengan apa yang terjadi dengan dirinya tapi dia tidak bisa berbuat apa - apa, saat ini Kimmy lebih memilih untuk diam karena dia tau bahwa dia telah melakukan kesalahan


Tuan Edward mulai mencium pipi Kimmy dan membisikan sesuatu hal kepada Kimmy


"Hei kau tau kesalahan apa yang sudah kau perbuat pada hari ini? "


Tuan Edward meniup perlahan area telinga Kimmy sehingga membuatnya kegelian


"Sayang maafkan aku, aku pulang malam ini dari Rumah Sakit tidak meminta Maya untuk menjemput nya


Kenapa kau tiba - tiba mendadak pulang malam ini ha, padahal kau hilang harus jaga malam di Unit Gawat Darurat"


Tuan Edward kembali mencium Kimmy sambil membisikan pertanyaannya tersebut, nampaknya tuan Edward sudah tau area sensitif dari seorang Kimmy Valerie sehingga ketika tuan Edward sedang memancing Kimmy dengan mudah wajah Kimmy mulai memerah"


Aaaku, aku sedang tidak enak badan sayang jadi aku memutuskan untuk minta dokter penganti dan aku pulang ke rumah


"Benarkah begitu"kali tangan ini tuan Edward mulai menjelajah beberapa area tubuh Kimmy.


"Tttuan apa yang kau lakukan, aku belum mandi dan masih bau


Haha kalau begitu biarkan aku yang memandikan mu ini sebagai hukuman karena kau berani melanggar perintahku


Hah maksudnya tuan?


Belum sempat Kimmy berkata apapun tiba - tiba tuan Edward menutup kedua mata Kimmy dengan kain dan Kimmy mulai menyadari apa yang akan dilakukan laki-laki ini


Dan malam ini akan di mulai sebuah permainan gila dan inilah akibat perkataan perkataan Kimmy ketika dia mengucapkan dia menikmati semuanya karena dia mencintai tuan Edward.


Kimmy mencoba menyiapkan hatinya, batin nya karena sebentar lagi mungkin dia akan kembali menerima siksaan fisik.


Tuan Edward membisikan hal tersebut ke telinga Kimmy dengan kedua tangannya mulai mengikat tangan Kimmy, Kimmy sama sekali tidak melawan dan tetap diam di dalam pangkuan tuan Edward.


"Lakukan lah sayang, aku menunggu nya" Kimmy mulai mengatakan hal tersebut dengan menahan setiap tangisan nya.


Tuan Edward yang sudah selesai mengikat ke dua tangan Kimmy segera melepas satu per satu pakaian yang Kimmy kenakan, setelah Kimmy tidak menggunakan satu helai baju pun tuan Edward menggendongnya ke kamar mandi menguyur tubuh Kimmy dengan air dingin.


Dibawah guyuran air dingin tersebut tuan Edward mulai mencumbu Kimmy.


Tuan Edward banyak sekali menyentuh bagian tubuh Kimmy, namun Kimmy tidak dapat melakukan apapun karena kedua tangannya terikat dan matanya tertutup.


Permainan terus berlanjut hingga pada akhirnya tuan Edward mematikan air dingin tersebut, mengeringkan tubuh Kimmy dengan handuk dan menggendongnya kembali keluar dari kamar mandi.


Tuan Edward aku takut, aku sangat takut hiks, hiks


Di dalam hati Kimmy begitu ketakutan setelah ini hal apa lagi yang akan di lakukan tuan Edward terhadap dirinya, namun di depan tuan Edward Kimmy berpura-pura untuk tetap tenang


Tuan Edward segera membawa Kimmy ke atas tempat tidur dan saat itulah tuan Edward kembali melakukan aksinya dia mengeluarkan sebuah cambuk dan dia mencambuk Kimmy berkali-kali


Sakit tuan, sakit, sakit tolong hentikan, tolong hentikan


Dalam diam Kimmy mencoba untuk berteriak bahwa apa yang dialaminya saat ini begitu menyakitkan


Kimmy tidak menangis, Kimmy tidak berteriak dia tetap diam sambil menggigit bibirnya


Setelah tuan Edward puas memberikan cambukan kembali tuan Edward mencumbu Kimmy dan tuan Edward sangat puas karena sudah kembali membuat tubuh Kimmy terluka


Malam itu berulang - ulang tuan Edward mencambuk lalu mencumbu nya, berkali-kali tuan Edward terus melakukan hal tersebut tuan Edward menyiksa Kimmy baru dia memiliki kepuasan di atas tempat tidur


Berjam - jam tuan Edward melakukan hal tersebut kepada Kimmy hingga pada akhirnya tuan Edward kelelahan, mencium kening Kimmy dan melepaskan semua ikatan nya serta membuka penutup mata Kimmy.


Tuan Edward memeluk Kimmy dalam diam dan mulai tertidur


Sedangkan tubuh Kimmy mungkin sudah tidak berbentuk lagi, luka yang dialami akibat cambukan tuan Edward begitu parah pada malam hari itu.


Kimmy mulai menangis sambil menggigit bantal yang dia peluk, posisi dia yang memunggungi tuan Edward membuat tuan Edward yang sudah sangat kelelahan tidak melihat bahwa wanita yang saat ini berada di sampingnya begitu menahan rasa sakit.


Hiks, hiks, hiks ini sakit tuan, tubuhku tidak bisa digerakkan lagi, tuan sakit, sakit hiks, hiks, hiks


Tuan aku ingin engkau menyentuh ku dengan normal, aku merindukan sebuah sentuhan dengan penuh kelembutan, aku ingin seperti wanita pada umumnya melakukan hal ini dengan penuh kelembutan dan diperlakukan dengan lembut, bukan dengan cara seperti ini hiks, hiks, hiks.


Kimmy terus menangis sambil menggigit bantal yang berada di dalam pelukannya, hal tersebut dilakukan supaya tuan Edward tidak mendengarkan setiap tangisannya.


Edward aku berjanji, aku kan membantumu untuk bisa sembuh akan hal ini aku mencintaimu Edward, aku mencintaimu hiks, hiks, hiks, sakit.


Kimmy terus memeluk bantal tersebut hingga tak sadar dia mulai terlelap dalam tidur nya.


Rasa sakit yang di alami Kimmy secara fisik membuat Kimmy memiliki sebuah tekad bahwa dia tidak akan meninggalkan suaminya, bahwa dia akan memperjuangkan suaminya untuk suaminya bisa sembuh dan bisa menjadi laki-laki yang normal, karena Kimmy begitu merindukan sebuah kelembutan dalam setiap sentuhan yang diberikan.