
Sementara itu di balik pintu ruangan ada seorang laki-laki yang sedari tadi memperhatikan Ibu dan anak tersebut dengan perasaan rindu, ingin sekali laki - laki tersebut bergabung dengan mereka berdua.
Laki - laki tersebut adalah Richard, dia memperhatikan Clarissa dan Michelle dari balik kaca pintu yang berada di dalam ruangan tersebut.
Rissa aku ingin menghampiri dirimu.
Hati Richard yang semakin merindukan Clarissa seakan sudah tidak kuat lagi untuk tidak merengkuh Clarissa ke dalam pelukan nya.
Sementara itu di saat Richard terus terdiam di balik pintu memperhatikan mereka, nampak Clarissa meletakkan Michelle yang sudah terlelap di atas tempat tidur nya kembali, hari ini Michelle cukup aktif karena Clarissa sengaja membuat nya seperti itu agar Michelle tidak mengingat Edward yang belum pernah mengunjungi Michelle kembali.
Setelah Clarissa meletakkan Michelle kembali ke tempat tidurnya Clarissa memanggil suster untuk menemani nya tidur.
Hari yang semakin gelap membuat Clarissa memutuskan untuk beristirahat juga dan pulang ke rumah.
"Sus tolong jaga Michelle, esok hari aku akan kembali ke Rumah Sakit lagi"
"Baik nona"
Setelah Clarissa mengatakan hal tersebut, dengan langkah yang perlahan pada akhirnya Clarissa meninggalkan ruang rawat dan menuju ke parkiran mobil untuk pulang, namun belum sempat Clarissa sampai di parkiran mobil tiba - tiba ada sepasang tangan yang kuat mendekap tubuhnya, menutup mulutnya dan menyeretnya beberapa kilometer dari tempat parkir menuju satu ruangan eksklusif di dalam Rumah Sakit tersebut.
Serangan yang terjadi secara mendadak membuat Clarissa sangat kaget dan sanggup meronta-meronta minta dilepaskan ketika satu orang tersebut terus mendekap mulut dan tubuhnya.
Sesampainya di dalam ruangan itu barulah orang tersebut melepaskan Clarissa.
"Kau!!! "
Clarissa begitu kaget ketika dia pada akhirnya bisa melihat sosok Richard kembali berdiri dihadapannya.
" Apa kabar Rissa"
"Bagaimana kau bisa ada disini? "
Richard yang kini berhasil mengunci tubuh Clarissa dalam keadaan berdiri dapat melihat dengan jelas wajah orang yang dicintai itu.
" Kau lupa aku adalah orang kepercayaan Chandradinata, jika salah satu ada yang membutuhkan aku maka aku akan segera berada di dekat mereka "
" Richard minggir, aku mau pulang "
" Kita akan pulang bersama karena aku yang akan mengantarkan mu"
"Richard minggir, jika tidak aku akan berteriak "
" Berteriak lah ruangan ini kedap suara "
" Richard minggir!!! "
Suara Clarissa mulai berteriak dengan keras, namun seperti yang sudah Richard katakan tidak akan ada orang yang mendengarkan teriakan Clarissa.
" Richard minggir!! sebenarnya apa mau mu!! "
Clarissa nampak sudah sedikit frustrasi dengan Richard yang sedari tadi sama sekali tidak bergerak dari hadapan nya.
" Kau tanya apa mau ku? Ini mau ku"
Tanpa banyak berkata-kata, Richard langsung mendaratkan ciuman nya ke bibir Clarissa dan semua yang di lakukan itu tanpa persetujuan Clarissa membuat Clarissa mencoba untuk terus meronta-meronta, awal - awal Clarissa merasa memiliki cukup tenaga untuk bisa melepaskan ciuman tersebut, namun pada akhirnya Clarissa yang sudah tidak memiliki banyak tenaga terlarut di dalam ciuman panas yang diberikan oleh Richard kepada nya.
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.