
Satu orang perawat pada akhirnya meminta sang bayi untuk segera dibersihkan.
"Silahkan suster"
"Edward aku lelah,biarkan aku beristirahat,berikan kabar pada orang -orang terdekat jika tuan muda kecil sudah lahir"
"Tidurlah sayang"
Edward menarik selimut Kimmy dan mencium istrinya yang sudah mulai terlelap,hari ini kelahiran tuan muda kecil dilewati dengan sangat tenang oleh Edward dan Kimmy,setelah Kimmy tertidur Edward keluar dari dalam ruangan dan langsung menuju ke ruang eksklusif,di sana sudah ada semua anggota Chandradinata yang menunggu kabar dari Edward.
"Sayang bagaimana keadaan menantu dan cucu Mama?"
Nyonya Tiara langsung menyambut Edward begitu dia membuka pintu ruangan eksklusif tersebut.
"Ma,Pa,Ibu,Kek keadaan Kimmy baik -baik saja anak kami lahir dengan selamat"
"Syukurlah"
"Ma"
"Ya sayang"
"Maafkan Edward,jika selama ini Edward mungkin banyak mendukakan hati Mama"
"Hei kenapa anak Mama yang sudah menjadi seorang Ayah ini tiba -tiba jadi seperti ini"
"Aku baru saja menemani istri ku melahirkan dan aku sungguh -sungguh melihat perjuangan nya di dalam hal ini,aku baru mengetahui betapa wanita sangat berjuang di saat proses ini,dulu pasti Mama juga merasakan hal yang sama saat akan melahirkan aku"
Nyonya Tiara dan seisi ruangan tersebut tersenyum mendengar setiap perkataan seorang tuan muda Edward yang angkuh.
"Sayang,Mama terima maaf mu itu,Mama bangga padamu karena kau betul -betul anak Mama ,lelaki sejati yang berani meminta maaf kepada orang tuanya,lelaki yang menyingkirkan egonya untuk hal ini,Mama sangat bangga kepada mu"
Nyonya Tiara mencium kening putra nya itu,satu hal yang sudah lama tidak nyonya Tiara lakukan kepada Edward.
Tuan Adrian yang sedari tadi melihat adegan haru antara Edward dan nyonya Tiara langsung mengambil inisiatif untuk melanjutkan pembicaraan nya yang tertunda.
"Adrian,kau juga harus ingat dengan keamanan tuan muda kecil"
"Tentu saja Pa"
Tuan Jaya memperingatkan tuan Adrian agar lebih hati -hati karena kelahiran tuan muda kecil yang akan diumumkan oleh tuan Adrian.
"Nak,apakah Ibu boleh menunggu Kimmy?
"Tentu saja Ibu,pasti"
"Baiklah Ibu pamit undur diri untuk ke kamar Kimmy"
"Silahkan Ibu"
Ibu kandung dari Kimmy pada akhirnya memilih untuk meninggalkan ruang eksklusif dan menuju ke kamar Kimmy,dengan perlahan sang Ibu masuk ke dalam kamar dan memperhatikan wajah anaknya yang masih terlelap di dalam tidur.
"Sayang, sekarang kau sudah menjadi seorang Ibu muda,Ibu berharap agar kau bisa menjadi teladan untuk anak mu nanti,Ibu berharap hal ini yang akan terjadi padamu,Ibu akan selalu berdoa untuk mu"
Sang Ibu mengucapkan kata -kata tersebut secara perlahan dan sambil mengusap kepala Kimmy,dan pada akhirnya sang Ibu memberikan doa khususnya kepada Kimmy di sela -sela Kimmy sedang tertidur.
Sementara itu di ruang eksklusif anggota Chandradinata mulai sibuk dengan kelahiran anggota barunya.
Tuan Adrian,tuan Jaya dan juga Edward sibuk berdiskusi tentang pengamanan yang akan diberikan kepada tuan muda kecil.
Sedangkan nyonya Tiara sibuk dengan para teman sosialitanya di telepon,nyonya Tiara sedang menceritakan tentang kelahiran cucunya tersebut.
"Edward siapa nama anak mu ini?"