
Kimmy masuk ke dalam mobil, namun pikirannya tetap tertuju pada suami nya itu.
Sepanjang perjalanan tak henti - henti nya Kimmy memikirkan Edward, Kimmy tak banyak bicara, Kimmy hanya terdiam dan terus terdiam
"Nona apakah ada yang mengganggu pikiran nona Kim? saya melihat nona Kim banyak nona Kim hanya terdiam saja"
Maya yang melihat keadaan nona muda nya itu segera membuka sebuah percakapan.
"May aku mengkhawatirkan Edward, entah mengapa perasaan ku tidak enak saat aku melihat nya pergi ke kediaman nona Cassandra, May apakah ini hanya firasat seorang istri saja? "
Ketika Maya mendengarkan setiap curahan hati Kimmy, sebenarnya dalam diri Maya sendiri juga merasakan hal yang sama, Maya juga memiliki firasat yang tidak enak saat Maya harus melepas kepergian Doni suaminya bersama dengan Edward, namun Maya mencoba untuk menepis semua firasatnya itu.
"Nona mungkin semua hanya perasaan nona Kim saja, benar apa yang dikatakan oleh tuan Edward sebaiknya nona menunggu tuan Edward di rumah dan sekarang nona juga harus beristirahat, Maya tau pasti nona sangat lelah dengan bukan madu kali ini"
Kimmy tersenyum dan sangat mengerti arah pembicaraan Maya dan pada akhirnya Kimmy memilih untuk tetap kembali ke rumah putih untuk beristirahat.
Sementara itu Edward dan Doni sudah sampai di kediaman nona Cassandra, di dalam rumah banyak sekali pengawal dan dilakukan pemeriksaan yang sangat ketat untuk bisa masuk ke dalam rumah tersebut.
"Selamat sore tuan Doni dan tuan Edward senang bisa melihat semuanya tetap sehat mari kita ke ruang kerja langsung "
Cassandra dan Jean menyambut mereka dengan hangat dan rapat tertutup pun di mulai dengan sangat panjang
Cassandra, Doni, Edward dan Jean banyak membahas beberapa hal tentang kerja sama mega proyek yang sedang berlangsung, pembahasan mulai dari anggaran, bahan yang dipakai sampai ke launching pusat perbelanjaan tersebut seperti apa rapat kali ini banyak sekali yang di bahas sampai tidak terasa waktu sudah menunjukkan jam makan malam.
"Tuan Edward, tuan Doni sebelum kalian pulang para koki terbaik sudah menyiapkan masakan untuk kita dan aku berharap tuan-tuan bisa ikut makan dengan kami, aku ingin menjamu tuan - tuan sekalian "
" Nona Cassandra tidak usah repot repot istriku Kimmy dengan menunggu ku untuk segera pulang, kami baru saja kembali dari Negara L dan kami ingin segera beristirahat "
" Hmm baiklah tuan, tapi setidaknya minumlah ini, aku memiliki anggur dengan kualitas terbaik yang kami datangkan dari Negara J,saya rasa tuan - tuan suka dengan anggur dari Negara J"
Edward sebenarnya enggan meminum anggur tersebut tapi nona Cassandra terus memaksa dirinya dan pada akhirnya Edward meminum nya juga.
"Baiklah nona Cassandra karena segala sesuatu sudah selesai kami akan undur diri"
Segera setelah Edward mengucapkan hal tersebut Edward dan Doni berdiri dari tempat duduk mereka dan bersiap untuk pulang, namun belum sempat mereka melangkah pergi tiba-tiba
"Bruk "
Edward dan Doni terjatuh ke lantai dan pingsan di dalam ruangan kerja Cassandra.
" Ya Jean mau tidak mau aku harus melakukan nya malam ini segera antar tuan Doni kembali ke rumahnya lalu pindahkan tuan Edward ke dalam kamar ku, sebentar lagi dia akan sadar dan obat nya akan segera bereaksi, aku harus segera bersiap "
" Baik nona Cassandra "
Tak butuh waktu lama untuk para pengawal memindahkan Doni dan Edward dari sisi ruangan tersebut, beberapa pengawal mengantar Doni kembali ke rumah dengan keadaan tidak sadarkan diri
Sementara Edward di bawa ke dalam kamar pribadi Cassandra
Nona Jean sibuk menghapus semua barang bukti yang mencurigakan, hal tersebut dilakukan jika sewaktu - waktu keluarga Chandradinata membawa masalah ini ke jalur hukum,segera setelah semua barang bukti lenyap nona Jean menghubungi semua awak media dan memberitahukan satu berita yang dapat mengguncang reputasi keluarga Chandradinata.
Malam yang semakin larut dengan sebuah awal tragedi yang sebentar lagi akan terjadi,Cassandra sudah kembali ke dalam kamar dengan pakaian tidur yang sangat seksi, di dalam kamar Cassandra melihat Edward masih pingsan dan dalam pengaruh obat.
Cassandra mendekati Edward dan perlahan mulai mencium kening nya,Edward yang merasakan adanya sentuhan mulai terbangun dan dirinya melihat tubuh Cassandra sudah menindih erat tubuhnya.
"Kau, apa yang kau lakukan padaku"
Obat yang sudah mulai bereaksi di dalam tubuh Edward membuat dirinya merasakan gairah yang sangat meledak-ledak, Cassandra memasukan obat itu dalam dosis tinggi ke minuman Edward sehingga akan sangat sulit untuk Edward bisa menghindari serangan dari tubuh Cassandra pada malam hari ini.
"Kau apa rencanamu yang sebenarnya dasar perempuan tidak tau malu "
Edward mencoba untuk menghindari semua sentuhan yang Cassandra berikan padanya namun keahlian Cassandra dalam hal ini membuat pada akhirnya pertahanan Edward pun hilang pada malam hari itu terjadi sebuah dosa besar yang dilakukan oleh dua insan manusia yang tidak dapat mengendalikan nafsunya
Malam yang penuh gairah dilalui Edward dan Cassandra dalam satu kamar dan saat itu seakan mereka lupa akan sebuah rasa bersalah, akan perasaan orang lain terutama perasaan seorang wanita yang sampai larut masih menunggu kedatangan suami nya untuk kembali ke rumah.
Di rumah putih Kimmy masih dengan setia menunggu Edward, di dalam kamar Kimmy sudah menyiapkan makan malam yang romantis, namun hingga larut dirinya tidak mendapati tanda - tanda mobil Edward masuk ke dalam rumah nya, Kimmy tidak melihat Edward muncul di hadapan dirinya.
Detik itu juga Kimmy menangis, detik itu juga Kimmy merasakan bahwa Edward melakukan sesuatu hal yang jahat terhadap dirinya
"Tuhan, dimana dia saat ini? mengapa dia tidak kembali ke rumah? apa yang dia sedang lakukan hiks, hiks, hiks, hiks Tuhan aku takut, aku takut dia mengotori pernikahan ini, Tuhan kuatkan aku, kuatkan aku hiks, hiks, hiks"
Meskipun Kimmy tidak mengetahui secara pasti apa yang sedang terjadi dengan suaminya, namun tidak ada yang dapat membohongi perasan seorang istri,
Malam ini Kimmy merasakan hatinya begitu sakit dan sakit itu sangat luar biasa, rasa yang pernah terjadi pada hatinya kini kembali terjadi lagi Kimmy terus menangis dalam dingin nya malam, dalam kesendirian menunggu suaminya untuk pulang namun saat Kimmy menangis, saat Kimmy begitu merasakan sesak di dalam dadanya, saat dia terus memanggil manggil Edward di dalam hatinya untuk pulang dan saat itu juga hanya kesendirian yang menemani dirinya.
"
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.