
"Nona anda tetap membutuhkan sosok laki-laki yang bisa melindungi anda yang juga Michelle, se hebat apapun seorang wanita, jauh di dalam hatinya pasti tetap membutuhkan kehadiran seseorang"
"Aku berharap nona Clarissa bisa merenungkan setiap perkataan ku tadi"
Kimmy tersenyum, tangannya menggenggam kuat tangan Clarissa.
"Aku akan coba memikirkan semuanya nona Kim"
Clarissa tersenyum kepada Kimmy dan tepat setelah itu dua laki-laki datang menghampiri mereka berdua.
"Sayang apakah pembicaraan kalian sudah selesai? Richard nampaknya pembicaraan mereka sangatlah seru, apa kau sedang membicarakan suami mu ini"
Edward mendaratkan ciuman mesra nya ke puncak kepala Kimmy berkali-kali dan Clarissa yang melihat semuanya itu merasakan ada kehangatan yang mulai menjalar ke seluruh tubuhnya.
"Ah, Edward kau terlalu percaya diri hahahaha "
" Edward, nona Kim hari sudah semakin malam, jika tidak ada acara lagi kami akan mohon izin untuk segera kembali ke rumah, esok hari Clarissa akan ke Rumah Sakit untuk menemani Michelle "
" Tentu saja sudah tidak ada Richard, baiklah segera antar kekasih mu ini ke rumah, ingat kau harus menjaga Clarissa baik - baik, jika tidak kau akan berhadapan dengan kami berdua "
Edward kembali memeluk Kimmy dan mendaratkan ciuman lagi.
" Tentu Edward aku akan menjaga nya dengan nyawaku sendiri, baiklah kami mohon untuk undur diri terlebih dahulu "
Richard menepuk-nepuk pundak Edward dan setelah itu Richard dan Clarissa meninggalkan rumah putih.
" Sayang apa yang tadi kau bicarakan dengan Clarissa? "
" Edward kenapa kau ingin tau urusan wanita ha? sekarang aku tanya apa saja yang kau bicarakan dengan Richard di ruangan kerja? aku sangat yakin jika kalian tidak hanya membicarakan kerjaan saja "
" Sayang yang aku bicarakan dengan Richard adalah urusan laki-laki"
"Baiklah, baiklah kali ini nyonya Edward pemenangnya,ayo masuk angin malam tidak baik untuk wanita yang sedang hamil"
Dan pada akhirnya Kimmy dan Edward masuk kembali ke dalam rumah dan memilih untuk beristirahat.
Sementara itu di dalam mobil terjadi keheningan antara Richard dan Clarissa, Clarissa memikirkan semua perkataan dari Kimmy sedangkan Richard lebih memilih berkonsentrasi pada kemudi nya karena malam ini hujan turun dengan lebat sepanjang perjalanan mereka kembali ke rumah.
Dan tak beberapa lama mobil Richard memasuki gerbang halaman rumah Clarissa.
"Rissa sudah sampai, turun dan beristirahat lah "
Richard membelai kepala Clarissa dengan sayang dan meminta Clarissa untuk segera turun karena hujan sudah mulai berhenti, namun disini Clarissa sama sekali tidak bergerak.
" Rissa, hei kenapa kau tak mau turun? apa aku perlu untuk mengendong mu? jika itu yang kau mau dengan senang hati aku mau melakukan nya"
Rissa tetap terdiam dan kini dia menatap tajam wajah Richard, dengan perlahan Clarissa maju dan pada akhirnya mendaratkan ciuman di kening Richard.
"Terima kasih,dan segera pulang"
Setelah Clarissa meninggalkan tanda sayangnya di kening Richard Clarissa segera turun dari dalam mobil, dan segera masuk ke dalam rumah, kini hanya Richard yang termenung seakan tak percaya jika Clarissa memberikan tanda sayang itu kepada dirinya.
"Sampai jumpa Clarissa sayang, selamat tidur "
Richard segera kembali melajukan mobil nya dan meninggalkan rumah Clarissa.
Sementara itu Clarissa yang sudah masuk ke dalam rumah kini agak sedikit heran karena kondisi rumah yang sepi, beberapa kali Clarissa mencari - cari para asisten rumah tangga nya namun tidak ada satupun yang muncul,sampai pada akhirnya tiba - tiba ada beberapa orang yang keluar dari dalam kamar nya menarik Clarissa dengan paksa.
"Arrrrrrrrrrrrrhhhhhhhhh, tolong!!!! "
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.