
Dan keesokan harinya, nona Maya membantu persiapan Kimmy dan acara wisuda
Hari ini Kimmy menggunakan riasan wajah yang natural tapi tetap dia terlihat cantik dan natural serta menggunakan dress warna biru langit.
'Nona Kimmy anda terlihat cantik sekali hari ini, silahkan ke bawah nona, tuan Edward sudah menunggu anda
Baiklah May terima kasih karena kau selalu membantu semua yang aku butuhkan"
Kimmy turun ke bawah dan benar dia sudah melihat tuan Edward menunggu nya sedari tadi
Tuan Edward yang melihat Kimmy sedikit terkejut karena dia baru menyadari bahwa dia memiliki seorang istri yang cantik, namun tetap tuan Edward adalah seorang laki-laki yang angkuh dia tidak akan pernah mengungkapkan kekagumannya itu.
"Hei kau kenapa kau begitu lama bersiap-siap ha? dasar wanita selalu saja merepotkan
Maafkan aku tuan Edward, maafkan
Sudahlah ayo kita berangkat"
Dan pada akhirnya Kimmy dan tuan Edward berangkat menuju kampus dimana Kimmy menempuh pendidikan kedokteran nya
Saat mobil tuan Edward masuk pada halaman Universitas semua mata tertuju pada mobil tersebut ya mobil dengan lambang Chandradinata Corp menyita semua perhatian mereka
Setelah tuan Edward dan Kimmy turun dari mobil banyak para wartawan yang mencoba mendekat dan meliput mereka
Tuan Edward dan Kimmy diberikan perlindungan oleh banyak pengawal disisi kanan dan kirinya
"Bersikap lah tenang layaknya sebagai nona besar keluarga Chandradinata, kau harus mulai terbiasa menghadapi para media"
Tuan Edward memeluk pinggang Kimmy dengan erat dan Kimmy hanya bisa pasrah dengan sentuhan tuan Edward.
Kimmy begitu ketakutan dengan banyak sekali para media yang mencoba mengambil foto dirinya dengan tuan Edward tapi entah kenapa saat tuan Edward memeluk Kimmy ada perasaan tenang dan Kimmy mengikuti tuan Edward masuk ke dalam gedung.
Mereka ditempatkan di kursi VVIP di dalam prosesi wisuda tersebut, keluarga Chandradinata adalah pemilik kampus dimana Kimmy melakukan pendidikan nya saat ini, jadi ketika tuan Edward hadir maka pihak kampus memberikan pelayanan yang terbaik.
"Baiklah para hadirin sekalian untuk mahasiswa dengan nilai kelulusan tertinggi tahun ini jatuh pada nona Kimmy Valerie dari Fakultas kedokteran"
Kimmy yang sedari tadi duduk di samping Edward segera berdiri dan maju ke depan tentunya tuan Edward mengandeng istri nya dengan sangat bangga
Para wartawan segera meliput prosesi mereka sampai selesai.
"Terima kasih tuan anda sudah menemaniku dalam acara hari ini"
Kimmy berusaha berbicara dengan sebaik mungkin kepada tuan Edward ketika acara sudah selesai dan mereka keluar dari gedung tersebut dan seperti biasa tatapan tuan Edward terhadap Kimmy masih dingin.
"Kimmy selamat yah akhirnya kau lulus menjadi mahasiswi dengan nilai terbaik di tahun ini"
Saat itu tiba - tiba ada seorang laki - laki yang datang memeluk Kimmy dan mengucapkan selamat atas keberhasilan Kimmy dan semua itu dilakukan dihadapan tuan Edward.
"Dean terima kasih atas ucapan mu, namun tolong lepaskan pelukan mu ini, kau tidak melihat aku datang dengan suamiku semua yang terjadi adalah masa lalu Dean"
Kimmy mencoba berbisik ketelingga Dean supaya Dean segera melepaskan pelukan nya terhadap Kimmy, Kimmy sedang tidak ingin membuat masalah terhadap tuan Edward.
"Kimmy aku tau pernikahan mu tidak bahagia dan selama kau tidak bahagia aku akan terus mengejar mu"
Dean kembali membisikan kata - kata tersebut ke telinga Kimmy dan setelah itu melepas pelukan nya tersenyum serta meninggalkan Kimmy.
Mata tuan Edward memerah marah karena dia melihat semua adegan mesra antara Kimmy dan Dean didepan matanya.
Segera setelah itu tuan Edward menarik tangan Kimmy dan menyeretnya masuk ke dalam mobil.
Didalam mobil Kimmy berusaha untuk menjelaskan kepada tuan Edward tentang kejadian yang baru di alaminya tadi namun tuan Edward memilih untuk diam dengan mengepalkan tangannya.
Sesampainya dirumah tuan Edward menyeret Kimmy dari dalam mobil hingga menuju ke kamar mereka, tuan Edward melempar Kimmy ke dalam tempat tidur.
"Katakan sudah berapa laki-laki yang kau peluk, katakan sudah berapa laki-laki yang pernah menyentuh tubuhmu ha?
Kimmy yang sedari tadi menahan sakit karena tangan tuan Edward yang mencengkramnya sangat keras hanya bisa terduduk di tempat tidurnya.
"Tuan Edward dengarkan penjelasan ku dulu kumuhon jangan sakiti aku"
Kimmy memohon kepada tuan Edward untuk tidak menyakiti nya
Tuan Edward mulai maju, melepas jas dan dasinya, membuka kemeja nya dan terus melangkah maju ke arah Kimmy dan pada akhirnya menindih tubuh Kimmy serta menguncinya.
Kimmy yang sudah tidak bisa berbuat apa - apa lagi hanya bisa menangis ketakutan
Tuan Edward dengan kasar mulai mendaratkan ciuman nya kepada Kimmy
Ciuman tuan Edward berhenti ketika Kimmy sudah terlihat kehabisan nafas.
"Hufff tuan kumuhon tenanglah biarkan aku menjelaskan
Apa yang perlu kau jelaskan ha? apakah sudah banyak laki - laki yang mencium mu? atau sudah banyak laki - laki yang menyentuh mu seperti ini"
Tuan Edward mulai menyentuh semua area sensitif pada tubuh Kimmy, tuan Edward mulai menjelajahi nya dengan sangat kasar
"Tuan tolong jangan seperti ini arrhhh"
Kimmy mencoba untuk untuk melawan tapi pada akhirnya dia mulai menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh tuan Edward terhadap dirinya
Dan tuan Edward yang pada awalnya kasar tiba - tiba berubah menjadi lembut, dia mencumbu Kimmy dalam diam.
Tuan Edward terlena akan kemarahannya oleh sebuah gairah, pada akhirnya dia terlarut dalam gairahnya sendiri.
Tuan Edward berhasil membuka semua pakaian Kimmy, sehingga saat ini tuan Edward dapat melihat jelas semua bagian tubuh istrinya itu
Kimmy pun sudah terdiam dan hanya bisa pasrah tidak ada yang bisa dilakukan nya lagi, Kimmy sudah berhenti meronta - ronta, Kimmy kembali memejamkan matanya untuk berusaha menikmati setiap sentuhan yang diberikan tuan Edward terhadap dirinya
Malam itu adalah malam yang panjang antara tuan Edward Chandradinata dan Kimmy Valerie
Mereka menyatukan tubuh mereka didalam sebuah kehangatan yang mereka ciptakan.
Ini sakit sekali tuan, tapi aku harus bertahan.
Kimmy mencoba menahan setiap rasa sakitnya ketika tuan Edward mulai melakukan babak akhir dari penyatuan tubuh mereka
Dan pada malam hari itu Kimmy resmi menjadi nyonya Edward Chandradinata dan kini dirinya bisa menceritakan kepada Fanny tentang rasanya mengalami malam pertama
Berkali-kali Kimmy dan tuan Edward melakukan penyatuan tubuh sampai pada akhirnya tuan Edward kelelahan.
Tuan Edward kembali mendaratkan ciumannya di kening serta memeluk Kimmy dalam tidurnya.
Kimmy pun mencoba untuk membalas setiap pelukan tuan Edward.
Malam ini aku sudah kehilangan keperawananku, saat bangun esok hari entah apa yang akan kurasakan.
Dan pada akhirnya tuan Edward dan Kimmy terlelap dalam pelukan yang dalam.