I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
PENYESALAN



Sepanjang perjalanan ke Rumah Sakit Edward sangat menyesali segala perbuatan nya,


Dia berjanji pada sendirinya bahwa dia memiliki keinginan untuk sembuh dan dia berjanji untuk memperlakukan Kimmy dengan baik.


Sesampainya Edward di Rumah Sakit dia segera berlari ke ruang Unit Gawat Darurat,disana sudah ada tuan Adrian, tuan Jaya dan nyonya Tiara


"Edward sayang Kemarilah"


Nyonya Tiara yang mengerti kegundahan hati anaknya segera memeluk Edward dan menangis di dalam pelukan Edward.


"Mah bagaimana keadaan Kimmy mah, mah bagaimana keadaannya mah, mah jawab Edward mah"


Edward menguncang tubuh nyonya Tiara berkali-kali, namun nyonya Tiara hanya bisa menangis tanpa bisa berkata - kata lagi, tuan Adrian yang mengerti kondisi Edward segera datang untuk menghampiri nya.


"Edward kau harus tenang, saat ini Kimmy sedang di tangani oleh dokter Rena kita harus berdoa supaya Kimmy baik - baik saja"


Tuan Adrian menepuk pundak anaknya mencoba untuk menguatkan nya, meskipun dalam hati, tuan Adrian begitu khawatir akan keadaan menantu nya, karena sesaat sebelum Edward tiba di Rumah Sakit dokter Rena sudah memberitahukan kesempatan Kimmy untuk hidup sangatlah kecil, Kimmy kehilangan banyak darah dan mengalami benturan dikepala yang cukup keras sehingga membuat Kimmy bisa mengalami pendarahan di dalam otak dan itu sangat berbahaya untuk Kimmy


Tuan Adrian belum memberitahukan keadaan Kimmy yang sebenarnya kepada Edward, tuan Adrian hanya meminta Edward untuk tenang.


Edward berjalan lemah menuju tempat duduk paling ujung di dekat ruangan Unit Gawat Darurat tersebut.


Perlahan Edward mulai menutup wajah dengan ke dua tangan nya dan dia mulai berdoa, sesuatu hal yang sudah lama tidak Edward lakukan.


Tuhan selamatkan istriku, aku berjanji tidak akan mengulangi semua perbuatan buruk ku terhadap dirinya, Tuhan jangan Kau ambil dia sekarang, aku belum sempat untuk membahagiakan nya Tuhan.


Saat ini Edward sangat ketakutan jika Kimmy akan meninggalkan dirinya, Edward kembali teringat bagaimana terakhir kali nya dia menyiksa Kimmy di saat Kimmy sudah menyiapkan dekorasi yang cantik di dalam kamar mereka, di saat Kimmy sudah menggunakan pakaian tidur yang super seksi untuk melayani dan memberikan yang terbaik untuk dirinya, namun dia datang membawa gairah sekaligus amarah kepada Kimmy.


Menyiksa Kimmy seakan Kimmy seperti seorang nona malam yang hanya memuaskan nafsu dan gairah seseorang, memperlakukan Kimmy dengan kasar seakan dia sedang memperkosa seseorang.


Dari hati kecil Edward yang paling dalam dia sangat menyesal, Edward terus menutup wajah dan kedua tangan nya dan terus mengutuki diri nya sendiri.


"Edward sayang kemarilah"


Nyonya Tiara memanggil Edward untuk mendekat dan Edward melihat lampu di Unit Gawat Darurat sudah di matikan


Dokter Rena keluar dari ruangan tersebut untuk berbicara kepada keluarga Chandradinata.


"Ren bagaimana keadaan istriku? apakah dia baik-baik saja"


Dokter Rena menatap wajah Edward dalam-dalam dalam relung hatinya dia ingin sekali marah kepada Edward, dokter Rena tau betul apa yang sering dilakukan Edward kepada Kimmy.


Namun sebagai dokter pribadi dari keluarga Chandradinata dia harus menjelaskan secara profesional kepada Edward.


"Edward nona Kimmy mengalami banyak pendarahan dan nona Kimmy mengalami beberapa kali benturan yang cukup keras di kepalanya, terjadi pendarahan di dalam kepala, kami sudah melakukan yang terbaik dengan tindakan medis yang diberikan namun mari kita serahkan kepada Tuhan, pemeriksaan lanjutan akan kami lakukan kembali jika nona Kimmy sudah sadar, berdoalah Edward"


Setelah dokter Rena mengatakan hal tersebut, dokter Rena segera berlalu dari hadapan mereka,Edward masuk ke dalam ruang ICU dimana saat ini Kimmy di rawat, di dalam ruangan tersebut kembali Edward harus mendengarkan monitor detak jantung yang sangat berisik dan Edward melihat keadaan Kimmy yang sangat menyedihkan


Edward duduk di samping tempat tidur Kimmy, dan kembali menangis menunjukan sisi lemah nya, entah sudah beberapa puluh kali dalam hatinya Edward Meminta maaf kepada Kimmy, ini adalah kali yang kedua dia harus melihat istrinya berada di Rumah Sakit dan untuk kali yang ke dua juga Edward menangis dan meminta maaf kepada Kimmy.


Edward sama sekali tidak beranjak dari sisi tempat tidur tersebut, satu per satu keluarga Chandradinata kembali pulang ke rumah utama,tuan Adrian meminta untuk Edward ikut pulang dengan mereka agar Edward bisa beristirahat namun Edward menolak permintaan Ayahnya tersebut.


Sepanjang malam Edward menemani Kimmy dan tidak beranjak sedikitpun, sepanjang malam Edward menangis berdoa kepada Tuhan dan meminta Kimmy sadar dalam tidur panjangnya,hukuman apapun akan dia terima ketika dia bisa melihat Kimmy sadar.


Keesokan harinya dokter Rena datang untuk memeriksa keadaan Kimmy, dokter Rena tersenyum karena dia melihat keadaan Kimmy yang sudah lewat dari setiap masa kritis nya.


Nona Kimmy anda adalah wanita yang kuat, aku percaya bahwa anda bisa bertahan.


Dokter Rena melihat Edward yang tertidur sambil memegang tangan Kimmy, dokter Rena hanya bisa menggelar nafas panjang melihat Edward yang seperti itu.


Tuhan aku tidak apa rencana mu untuk mereka berdua, Engkau mempersatukan mereka dengan sangat unik, dua kepribadian yang berbeda yang telah Engkau jadikan satu dalam sebuah ikatan pernikahan, Tuhan engkau lindungi mereka berdua, sadarlah nona Kimmy tugas untuk mu masih banyak, terutama untuk laki-laki yang saat ini menangis dirimu.


Dokter Rena memegang tangan Kimmy, dan tanpa di sadari nya Kimmy merespon gerakan tangan dokter Rena, dokter Rena yang menyadari respon Kimmy segera kembali melakukan pemeriksaan nya, dan tak lama kemudian dokter Rena melihat Kimmy membuka matanya.


Segera dokter Rena membangunkan Edward yang tertidur di kursi di samping tempat tidur Kimmy.


Edward yang melihat istrinya sudah sadar segera memberikan senyuman terbaik nya.


"Sayang kau sudah sadar, Edward membelai kepala Kimmy dan dia terus tersenyum kepada kimmy"


Sementara Kimmy hanya memberikan tahapan kosong kepada Edward memberikan tatapan kosong nya kepada dokter Rena


"Kau siapa?, dimana aku?


Dan detik itu Kimmy memberikan satu pernyataan yang membuat hati Edward sangat remuk


"Sayang aku Edward suamimu"


Edward mencoba untuk terus berkata - kata sambil menahan rasa sakit hatinya


"Kau siapa aku tidak mengenal mu, ini dimana? aku siapa? arrrh kepalaku sakit"


Edward yang hendak berkata - kata lagi segera di cegah oleh dokter Rena.


"Edward biarkan kami memeriksa keadaan Kimmy kau tunggu diluar"


Edward ingin sekali kembali mengatakan bahwa dia adalah suami nya, rasa sakit yang begitu dalam ketika melihat Kimmy sadar dan sama sekali tidak mengenal dirinya


Edward berada cukup lama di luar ruangan, sampai pada akhirnya dokter Rena keluar


"Ren bagaimana keadaan istriku Ren"


Dokter Rena yang sudah mengetahui apa yang terjadi pada Kimmy mencoba menarik nafasnya dalam - dalam sebelum memberitahukan kondisi Kimmy kepada Edward.


"Edward benturan yang cukup keras yang dialami Kimmy membuat dia saat ini tidak tidak bisa mengingat siapapun bahkan diri nya sendiri dalam arti kata nona Kimmy mengalami hilang ingatan.