
"Ya,ya untuk kali ini aku mendukungmu Jian Lee,jangan lupa kau beritahukan kabar ini kepada Edward"
"Tentu saja Richard ,berita bahagia ini akan tetap sampai ke telinga Edward"
Siang itu Richard dan juga Jian Lee menghabiskan waktu mereka di tempat kerja hingga larut malam dan segera pulang ke apartemen mereka masing-masing.
Sementara itu di rumah utama,malam yang semakin larut membuat Edward yang sudah sangat lelah itu langsung tertidur,tanpa sadar Edward tidak begitu merasakan ada sesuatu yang berbeda yang saat ini sedang terjadi pada Kimmy
ah sakit sekali perut ku,nak apa kau mau keluar untuk melihat dunia,sabar yah sayang sebentar lagi kita bangunkan Papa untuk mengantarkan Mama ke Rumah Sakit
Kimmy yang seorang Dokter tentunya tau apa yang saat ini sedang dialaminya.kontraksi awal mulai terjadi dan itu semua terjadi pada tengah malam,karena masih kontraksi awal maka Kimmy berusaha untuk menahannya,namun pada akhirnya.
"Sakitttttttt"
Kimmy berteriak dan memukul wajah Edward, Edward yang merasakan pukulan pada wajahnya dan teriakan dari Kimmy langsung terbangun dari tidur dan begitu panik ketika melihat keadaan Kimmy.
"Sayang apa yang sedang terjadi dengan mu?"
"Sakit Edward!!"
Kimmy mulai menangis menahan sakit.
"Iya,iya sakit karena apa"
Edward yang baru membuka matanya masih belum sadar akan apa yang saat ini sebenarnya sedang terjadi pada sang istri.
"Anak kita akan lahir Edward,cepat bawa aku ke Rumah Sakit!!!"
Kimmy mengatakan hal tersebut sambil menahan kesakitan nya.
"Bukannya ini belum waktunya?"
Kini Edward yang sudah menyadari apa yang saat ini sedang terjadi dengan istrinya malah menjadi lebih panik daripada Kimmy.
"Hal itu bisa maju bisa mundur,ah susah menjelaskan,ayo cepat bawa aku ke Rumah Sakit!!!"
"Baiklah "
Edward segera menggendong Kimmy dan turun dari lantai dua kamar mereka.
Begitu Edward sampai di lantai bawah Edward berteriak sangat kencang kepada seluruh penghuni rumah utama seakan -akan telah terjadi sesuatu hal yang menakutkan.
"Ada apa Edward?"
Nyonya Tiara yang mendengarkan teriakan dari Edward segera menghampiri anaknya tersebut.
"Mama,Kimmy akan melahirkan"
"Ah cucu ku akan lahir"
Wajah nyonya Tiara malah berseri -seri mendengar kabar dari Edward yang masih membawa Kimmy.
"Ma,tolong Edward Ma!"
"Sayang, sekarang jangan panik,lihat wajah istri mu sampai terheran -heran sendiri dengan tingkah mu itu"
"Tapi,ini harus di bawa ke Rumah Sakit Ma"
"Cukup Edward,aku jadi pusing dengan mu"
Kimmy yang sedari tadi melihat tingkah suaminya menjadi heran sendiri.
"Ada apa ini,kenapa Papa mendengar suara teriakan Edward di ruang tamu"
"Pa,cucu kita akan lahir"
Nyonya Tiara memberitahukan kepada nyonya Tiara mengenai keadaan Edward dan Kimmy.
"Ah Papa mengerti,ayo Edward Papa yang akan mengantarkan kalian ke Rumah Sakit,Tiara tolong beritahukan kepada para pengawal untuk memberikan penjagaan pada mobil yang akan aku bawa"
"Siap Papa"
Nyonya Tiara segera berlalu dari hadapan mereka untuk mempersiapkan para pengawal, sedangkan tuan Adrian,dan Edward segera menuju ke halaman depan dan masuk ke dalam mobil serta pada akhirnya mobil tersebut melaju ke arah Rumah Sakit.
"Edward,kau tidak boleh panik,Papa lihat kau lebih panik daripada istrimu sendiri"