
"Dan apa yang diterima oleh nona Fanny pasti berbeda dimana sebenarnya kau sama sekali tidak ada pikiran ke arah sana"
"Kau memang berpengalaman Edward dalam hal wanita"
"Istriku yang bisa membuat aku jadi seperti ini Jian Lee,kalian harus tau akan menjadi apa kita pada nantinya adalah tergantung siapa yang akan menjadi pasangan kita,karena dibalik keberhasilan seorang suami itu pasti ada satu wanita hebat yang dengan setia memberikan dukungan serta mendampingi nya,itu sebabnya sangat penting dalam kita menentukan hal ini,dan aku sangat amat bersyukur bertemu dengan istriku,kalian tau aku dulu seperti apa,sejak kehadiran nya banyak hal yang telah membuatku menjadi berubah"
"Ya dan kita juga bersyukur dengan kehadiran wanita kita masing -masing"
"Kalian benar,satu hal lagi tetap hormati mereka,jaga seperti kalian menjaga sesuatu hal yang sangat berharga,karena jika kalian bisa menjaga hal tersebut maka kalian yang akan menikmati hasilnya
"Pasti Edward"
"Terkhusus untuk kau Richard,aku ingin meminta maaf tentang Clarisa,kau tau apa yang aku maksud,aku sudah banyak membuat nya menderita,sehingga saat dia kembali padamu sudah dalam keadaan seperti itu"
Edward menepuk -nepuk bahu Richard dan meminta maaf dengan tulus.
"Edward,kalian itu adalah masa lalu,aku tidak akan pernah melihatnya lagi karena sekarang masa depan Clarissa adalah aku"
"Terima kasih Richard "
Dan pada akhirnya di sisa -sisa perjalanan mereka menuju ke kediaman keluarga Lee ketiga laki -laki lebih banyak berbicara tentang masa depan daripada melihat kembali masa yang sudah berlalu,tak terasa kendaraan mereka sudah sampai di depan halaman rumah yang sangat megah bergaya arsitektur Eropa dan rumah tersebut adalah milik keluarga Lee.
"Selamat datang kembali tuan Jian Lee,dan para tamu"
Begitu ketiga laki - laki ini keluar dari dalam mobil sudah banyak pelayan yang berbaris rapi memberikan hormat dan salam kepada mereka.
Sen - Sen sang asisten pribadi memberikan salam kepada Jian Lee,ketika Jian Lee kembali ke rumah masa kecilnya tersebut,selama ini Jian Lee telah banyak berpetualang keliling dunia dengan posisinya sebagai detektif handal Chandradinata sehingga pada akhirnya membuat nya jarang sekali untuk kembali kerumahnya.
"Edward, Richard ayo masuk,Papa sudah menunggu"
Jian Lee mengajak ke dua sahabatnya ini untuk masuk ke dalam dan tepat saat sudah ada berada di dalam rumah,satu orang laki -laki paruh baya yang masih terlihat tampan menyambut mereka dengan senyum yang sangat ramah.
"Jian Lee anak ku"
"Pah"
Tuan Jhon Lee dan Jian Lee saling berpelukkan di depan Edward dan juga Richard.
"Selamat datang tuan Richard dan juga tuan Edward"
"Terima kasih tuan John Lee berkenan membantu kami dalam hal pembuatan penawar racun tahap ke dua di Negara H"
"Tidak masalah tuan Edward, keluarga Chandradinata adalah rekan bisnis, sekaligus sahabat lama dari keluarga Lee dan sudah sepantasnya kami saling membantu dalam hal ini,rumah ini sangat besar dan tuan -tuan muda bisa memilih kamar yang kalian suka"
"Pa dimana Mama?"
"Mama masih pergi dengan nyonya Tiara ke beberapa Negara Asia untuk berlibur dan lusa baru kembali saat acara makan malam bersama dengan seluruh keluarga Chandradinata"
"Ah baiklah"