Stuck In Love CEO

Stuck In Love CEO
Nyonya Aditama



Siang itu mereka berhasil menuntaskan urusan mereka di kamar mandi. Bryan terlihat segar bugar, sementara Alma terlihat sangat lelah. Ia bahkan belum sempat menghubungi si kembar karena Bryan tidak melepaskan nya sedetik pun setelah malam pertama mereka.


" Ayo makan dulu, kamu harus makan " Bryan tersenyum cerah sambil mengangkat sendok berisi makanan ke arah mulut istrinya


" Aku tidak lapar, daripada makan aku lebih ingin tidur " gumam Alma lemas


Curang sekali, bagaimana bisa dia segar bugar seperti ini, setelah semalam dan tadi pagi dia menyiksaku. Sedangkan aku seperti nya akan mati lemas. gerutu Alma di dalam hatinya


Bryan terlihat merasa bersalah dan sedih melihat istrinya yang tidak mau makan. Pria itu baru kepikiran kalau dirinya sangat keterlaluan di malam pertama mereka.


Aku benar-benar keterlaluan semalam. Naluriah ku sebagai pria benar-benar sudah runtuh saat melihat Alma yang begitu cantik. Aku masih tidak percaya dia sudah menjadi istriku.


" Maafkan aku, semalam aku lepas kendali istriku " kata Bryan seraya menghampiri istrinya yang duduk di kursi yang ada di depannya, tangannya membawa sepiring Omelet buatannya untuk Alma.


" Jangan tunjukkan wajah memelas seperti itu! aku tidak akan berbelas kasih pada binatang buas seperti mu !" Alma menggerutu dan kekesalannya belum reda


" Oke, setelah ini kamu boleh tidur sepuas hatimu. Tapi, makan dulu ya sayang " bujuk Bryan berbicara dengan nada yang lembut, penuh kehangatan.


" Baiklah aku akan makan satu suap saja cukup kan?" tanya Alma


" Yang banyak, aku akan menyuapi mu sayang " Bryan tersenyum sambil menyuapi Alma dengan Omelet buatannya itu.


Alma dengan patuh menelan makanan itu dengan terpaksa, karena tubuhnya terlalu lemas untuk sampai makan sendiri. Setelah berhasil memakan setengah Omelet yang ada di piring itu.


" Sudah, aku sudah kenyang. Aku sangat ngantuk sekarang "


" Baiklah, minum susu nya dulu " Bryan mengambil kan segelas susu untuk istrinya. Alma langsung meneguk habis susu yang ada di gelas itu sampai habis.


Tidak mau istrinya berjalan dengan kedua kakinya ke kamar, Bryan menggendong Alma mengantarkannya masuk ke dalam kamar.


" Aku bisa jalan sendiri Bry "


" Tidak, kamu tidak bisa. Tadi kamu hampir jatuh "


" Karena siapa aku begini? dasar kamu!" gerutu Alma


" Iya aku tau, makanya aku akan memanjakan istriku hari ini " Bryan merebahkan tubuh Alma di ranjang, ia menyelimuti istrinya dengan selimut hangat.


" Memanjakan? seperti apa?" tanya Alma


" Memijat tubuhmu mungkin.."


" A-apa? tidak aku tidak butuh di pijat " Alma terpana dan terlihat takut, ia menyembunyikan wajahnya di balik selimut


" Kenapa? bukannya tubuhmu pegal semua? pijatan ku juga lumayan kok " goda Bryan sambil tersenyum


" Tidak mau! terakhir kamu bilang akan memijat ku kamu malah menyiksaku. " gumam Alma


" Haha.. sekarang kamu bertingkah seperti kucing kecil yang sedang sembunyi. "


" Kalau aku kucing, kamu harimau. Harimau yang buas !" seru Alma sebal


" Baiklah kucing kecilku, tidurlah yang nyenyak."


" Iya. Eh, tapi Bryan bagaimana dengan penerbangan kita ke luar negeri? " tanya Alma


" Dengan kondisi mu yang seperti ini kita tidak bisa pergi "


" Tiketnya sayang sudah dibeli "


" Ya, mau bagaimana lagi? maaf ya ini salahku, kamu jadi seperti ini. Kita bisa pergi bulan madu nya setelah kamu baikan " Bryan mengelus kepala Alma dengan lembut


Apa benar pria di depanku ini adalah Bryan Alvaro Aditama? pria yang dulu dingin dan keras hatinya itu? kenapa dia berubah banyak selama 7 tahun ini. Dia menjadi lebih pengertian dan bijak.


Sadar, istrinya terus menatapnya dengan linglung. Bryan memeriksa kening Alma dengan tangannya.


" Alma sayang, kenapa? apa kamu merasa sakit?" tanya Bryan khawatir


" Tidak, aku baik-baik saja kok. Aku hanya merasa takjub dengan kamu " Alma tersenyum


" Aku? kenapa denganku?" tanya Bryan


" Pria yang aku temui 7 tahun lalu, sudah banyak berubah. Apa umur adalah salah satu faktor nya?"


" Apa kamu mengejekku? 35 tahun itu bukan usia yang tua " gerutu Bryan


" Apa aku bilang kamu tua? aku hanya bilang kalau kamu berubah menjadi lebih baik. Aku baru menyadari nya saat melihat dan merasakan sikap kamu " jelas Alma dengan tatapan cinta pada Bryan yang duduk di samping nya.


" Aku memang sudah banyak berubah, apalagi setelah kamu pergi 7 tahun yang lalu. Aku sadar bahwa aku sangat kekanakan, sikapku padamu selama kita menikah tidak bisa dibenarkan. Aku sudah menyakiti mu begitu dalam, berapa banyak hal bodoh yang kulakukan untuk mendorong mu pergi dariku. Alma aku tidak akan menyalahkan mu karena dulu pergi meninggalkan ku. Semua kesalahan ada pada diriku, aku sadar itu. " Bryan menggenggam tangan Alma dan mencium lembut punggung tangan nya.


" Tidak, semuanya bukan sepenuhnya salahmu. Jika saja aku tidak mudah salah paham, atau mendengarkan penjelasan mu lebih dulu. Kita mungkin masih bersama "


" Itu semua sudah berlalu, Alma aku senang karena sekarang kita sudah kembali bersama. " Bryan tersenyum


Setelah perbincangan yang singkat itu, Alma jatuh tertidur pulas. Bryan asyik memandangi istrinya itu, kadang-kadang ia memainkan rambutnya. Memilikinya, di tambah dengan dua anak yang menggemaskan, serasa dunia sudah berada di dalam genggaman nya, dan sempurna untuknya.


Dret dreeett...


🎵🎵


Ponsel Bryan berdering menghentikan aksinya untuk sesaat. Bryan segera mengambil ponselnya lalu keluar dari kamar itu. Meninggalkan Alma yang tertidur pulas.


" Pak Jeffry, ada apa?" tanya Bryan


" Saya hanya ingin melaporkan kalau nona muda dan tuan muda kecil sudah diantarkan ke sekolah dengan selamat, Presdir " jelas Pak Jeffry


" Baik, kamu suruh 3 orang untuk mengawasi dan menjaga mereka di sekolah. "


Aku harus jaga-jaga dan tidak boleh lengah. Bisa saja dia melakukan hal gila lagi. Aku tidak sendirian sekarang, aku punya Alma, Kelvin dan Naina yang harus aku lindungi.


" Baik pak!"


" Laporkan bila terjadi sesuatu "


" Siap pak!"


Tut..


Bryan menutup telponnya, wajahnya tampak cemas. Entah apa yang ia pikirkan.


" Bryan, singkirkan pikiran buruk mu itu. Istri dan anak-anak mu akan baik-baik saja karena kamu menjaganya " Gumam Bryan


Untung saja saat hari pernikahan ku dan Alma, aku tidak lengah. Salah satu anak buah ku berhasil menangkap orang yang ketahuan menaruh racun di minuman Alma. Tapi saat ditanya siapa yang menyuruh nya, orang itu malah bunuh diri, aku harus waspada. Siapa orang yang ingin mencelakai Alma?


#FLASHBACK


Sebelumnya saat hari pernikahan mereka, Bryan memerintahkan anak buahnya untuk menjaga dan mengamati orang-orang yang ada di pesta itu tanpa menarik perhatian para tamu.


Saat Bryan dan Alma sedang sibuk bersalaman dengan para tamu. Seorang wanita mencurigakan menyelip diantara para tamu, datang ke pesta itu dan menaruh sesuatu pada minuman yang akan di minum oleh Alma.


" Haus sekali huu.. " Alma menarik napasnya dan mengambil segelas minuman yang sudah ia sediakan di meja yang ada di pelaminan nya.


" Ya sudah kamu minum saja sayang " Bryan tersenyum


Tiba-tiba Bryan mendengar sesuatu dari anak buahnya bahwa minuman nya beracun. Bryan tersenyum dan berusaha santai, ia mengambil minuman yang ada ditangan Alma tepat saat wanita itu akan meminumnya.


" Eh kenapa kamu mengambilnya?" tanya Alma


" Kamu minum air putih saja, aku akan bawakan untukmu ya " Bryan tersenyum santai tapi di dalam hatinya ia merasa resah


Siapa yang sebenarnya melakukan semua ini?


#END Flashback


🍂🍂🍂


Di sekolah si kembar, semua orang di sekolah itu heboh dengan kedatangan Kelvin dan Naina.


" Itu yang namanya Kelvin?"


" Iya, dia kelas TK B. Tampan banget kan?" tanya seorang siswi kagum


" Dia tampan banget, kalau udah gede dia pasti tambah ganteng"


Saat di kelas, banyak anak-anak seusianya yang mengerubungi Kelvin. Dan hal itu membuatnya kesal, merasa terganggu.


" Kelvin, ini untuk kamu "


" Aku juga punya coklat buat kamu nih"


" Aku juga aku juga mau kasih buat kamu Kelvin !"


Apa apaan mereka ini? apa mereka tidak bisa membiarkan ku sendiri? kenapa harus selalu aku yang mengalami semua kemalangan ini.


Padahal aku sudah berusaha bersikap sekejam mungkin pada mereka. Tapi, mereka sama sekali tidak peduli. Ya ampun, cukup saja Naina Kayla di rumah yang membuat ku pusing..Di sekolah juga aku harus begini?


Disisi lain Naina merasa bangga karena mempunyai kakak yang populer.


" Kok aku jadi kasihan ya sama kakak? hihi biarin ah " gumam Naina terkekeh sendiri


Karena Kelvin tidak menerima semua hadiah dari teman-teman sekelasnya dan teman beda kelas nya itu, akhirnya mereka memberikan semuanya pada Naina.


" Nai, ini buat Kelvin. Kamu bantu aku kasih ke dia ya "


" Ah? kok jadi aku?" tanya Naina heran


" Kamu kan adiknya, pastikan dia menerima semua hadiah kami ya " kata Chaca salah satu teman sekelas Naina yang naksir dengan Kelvin


" A-apa? hey kalian kasih saja sendiri!" ujar Naina yang kesal karena melihat meja tempatnya belajar menjadi penuh oleh tumpukan coklat dan hadiah dari teman-teman nya untuk Kelvin.


Ih, Kak Kelvin kok malah diam aja? bukannya dia bantuin aku. Nyebelin!


" Pokoknya kamu harus kasih ini sama Kelvin ya "


Setelah meninggalkan semua kado nya di meja Naina, mereka semua kembali ke bangku mereka masing-masing karena guru sudah datang. Sementara Naina terdiam melihat meja nya sudah seperti tempat sampah. Ia melirik kesal kepada kakak nya yang duduk di sebelahnya.


Dan Kelvin tak mengindahkan nya sama sekali, ia menutup wajahnya dengan buku. Diam-diam Kelvin tersenyum.


" Naina, kenapa meja kamu berantakan begitu?" tanya Bu Dian, guru kelas Naina


" Iya Bu, mau saya bereskan " Naina terlihat kesal dengan kakak nya yang cuek itu


Naina yang malang, dengan kesal dan terpaksa membersihkan meja nya yang penuh dengan tumpukan kado itu sendirian. Saat meja nya sudah bersih, Naina berbisik pada kakak nya itu. " Kakak nyebelin "


" Rasain " bisik Kelvin pada Naina, sambil menjulurkan lidahnya pada Naina seraya mengejek nya


" Ihhh !!" Naina gereget pada kakak nya itu


" Kalau marah kamu imut Nai " Kelvin tersenyum dan memuji adiknya itu


" Diam! aku gak mau bicara sama kakak. Huh " Naina duduk di kursinya, menyilangkan tangan di dada dengan kesal.


" Haha " Kelvin tertawa kecil melihat saudara kembarnya yang kesal itu


Setidaknya untuk sementara waktu mereka tidak akan menganggu ku lagi.


Anak-anak perempuan di kelas itu berbisik-bisik saat melihat Kelvin tertawa dan tersenyum pada Naina. Mereka pun berpikir bahwa akan lebih baik jika memberikan hadiah mereka untuk Kelvin lewat Naina. Dan sejak saat itu, Naina terganggu oleh ulah anak-anak perempuan di kelasnya maupun di kelas lain yang naksir kakak nya.


🍂🍂🍂


Di Paris, apartemen Jason


Siang itu terjadi pertengkaran hebat antar Selina dan Jason.


" Kamu udah gila ya Selina? apa yang kamu lakukan pada anak kita? bejat ya kamu!" teriak Jason pada Selina, Jason memegangi Risya yang tangan, wajah dan kaki nya terluka. Gadis kecil itu menangis, ia berusaha untuk menahan sakitnya.


" huu...huu..." Risya terlihat tergoncang melihat pertengkaran kedua orang tua nya itu


" Aku bejat? aku sama kamu apa bedanya hah? kita sama-sama bejat " Selina tertawa cekikikan seperti orang yang sakit mental, selain itu ditangannya ada pecahan kaca


" Selina kamu tidak waras! Dia adalah anak kita, tega kamu menyakiti nya seperti ini? walaupun aku bejat aku tidak akan menyakiti darah daging ku sendiri!" teriak Jason sambil menampar Selina


PLAK


" Bryan tidak mencintaiku, bahkan kamu pun menyakiti ku Jason, semua lelaki sama saja ! kalian kejam tidak punya hati hiks " Selina yang tadinya tertawa sekarang tiba-tiba menangis


" Ternyata kamu masih mencintai Bryan. " gumam Jason marah


Jason menggendong Risya yang terluka, ia terpana melihat Selina yang ia kenal seperti kehilangan akal sehatnya.


" Bersiaplah menerima surat cerai dariku Selina, dan bersiaplah menerima surat tuntutan pengadilan penganiayaan !" ancam Jason


Aku tidak percaya ini, bagaimana bisa aku meninggalkan Laura yang begitu baik mencintai ku setulus hatinya, dan malah bersama wanita gila ini. Jason, kamu bodoh benar-benar bodoh.


" Tidak! jangan Jason! jangan tinggalkan aku, jangan ceraikan aku! jangan tuntut aku!" Selina berlutut dan memegang kaki Jason, memohon pada pria yang sudah menjadi suaminya itu.


Jason tidak mempedulikan Selina, matanya menunjukkan penyesalan telah menikahi Selina. Ia pun membawa Risya ke rumah sakit untuk di obati. Dalam hatinya Jason merasa penyesalan yang sangat pedih. Mungkinkah ini karma nya sebagai pria yang tidak setia dan mengkhianati cinta istrinya?


Selina ditinggalkan sendirian di apartemen itu, ia menangis meraung-raung, sesekali ia tertawa tak terkendali.


Selina menerima sebuah pesan di ponselnya, ia langsung membukanya.


...Bos, rencana racun sudah gagal....


" Hahaha.. sial sekali dia bebas dari maut ! huu.. Bryan dan Alma, kalian tidak boleh bahagia. Kalian semua tidak boleh hahaha.. keluarga Aditama tidak boleh bahagia " tangan Selina meremas lantai yang ada di bawahnya hingga kuku kuku nya patah dan berdarah.


Selina pun mengetik balasan pesan dari orang itu.


...Lanjutkan rencana ke dua....


Terkirim..


Selina tersenyum menyeringai lalu tertawa tak terkendali.


🍂🍂🍂


Hoam..


Sore itu Alma terbangun dari tidur nyenyak nya. Ia merasa kalau ia tidur terlalu lama.


" Kalau begini aku akan sulit tidur nanti malam " gumam Alma sambil beranjak dari ranjangnya


" Nyonya Bryan Alvaro Aditama, kamu sudah bangun?" tanya Bryan sambil tersenyum, lalu menghampiri Alma


" Hehe nyonya Aditama?" tanya Alma terkekeh mendengar nya


" Kenapa? merasa aneh dengan panggilan itu?" goda Bryan


Benar juga, aku harusnya sudah mulai terbiasa karena sekarang aku adalah istri Bryan, dan nyonya Aditama. Tetap saja sih aku geli mendengar nya. Tanpa sadar Alma senyum-senyum sendiri


" Melihat mu tersenyum begitu, kamu senang dengan panggilan itu nyonya Aditama " Bryan memeluk istrinya dan mencium pipi nya di sertai senyuman manis " Bagaimana tubuhmu? apa sekarang sudah baikan?" tanya Bryan


" Iya, aku sudah lebih baik. Tapi harusnya kamu bangunkan aku dong. Aku tidurnya kelamaan, nanti malam aku akan sulit tidur "


" Kalau malam kamu sulit tidur, aku tau bagaimana caranya kamu bisa tertidur " tangan Bryan yang nakal menggerayangi ke bawah baju Alma dan menyentuh sesuatu di dalam sana.


Tangannya menyentuh itu. Alma panik dan merasa geli


" Ah.. Ah... Bryan hentikan! jangan mulai lagi deh " Alma memegang tangan Bryan yang masuk ke dalam bajunya


" Baiklah baiklah, akan aku lepaskan kamu kali ini. Nyonya Aditama, bersiaplah mari kita makan camilan dan jalan-jalan di taman " Bryan tersenyum semangat


" Iya, aku ganti baju dulu ya "


" Tidak perlu ganti baju, toh ini hanya di taman belakang rumah saja "


" oh, jadi kamu mau aku keluar dengan pakaian tidur seperti ini sayang? dengan banyak tanda cinta di tubuhku ini? lalu orang lain akan melihatnya? " tanya Alma sambil melingkarkan tangannya di leher Bryan dan tersenyum


Bryan tiba-tiba teringat kejadian saat Alma menjadi model di Paris. Ia pun ngambek dan langsung menyuruh Alma berganti bajunya dengan cepat. Alma sudah menduga bahwa Bryan akan bereaksi seperti itu. Alma senang melihat Bryan yang cemburu, karena ia tampak seperti anak kecil kalau marah.


Usai berganti baju, Alma dan Bryan duduk di ayunan berdua. Bryan membawakan camilan buatannya untuk di makan bersama istrinya. Mereka menikmati momen pengantin baru berdua di rumah yang banyak tersimpan kenangan diantara mereka sebelumnya.


Alma tersentuh dengan suaminya yang menyiapkan makanan dan membuatkan camilan untuknya. Bryan sudah banyak berubah.


" Alma "


" Ya? ada apa?" tanya Alma sambil mengunyah puding coklat dengan lahap


" Bisakah kamu berhenti bekerja saja?" tanya Bryan serius


" Bryan, kamu ngomong apa sih? kamu bercanda ya " Alma menghentikan aktivitas makan nya


" Aku serius, bisakah kamu di rumah saja dan tidak bekerja di kantor " kata Bryan


Alma terdiam mendengar nya. Apa maksudnya Bryan bicara seperti itu? bukankah mereka sudah sepakat sebelum nya tentang pekerjaan Alma di perusahaan Navin nya itu? kenapa tiba-tiba sekarang Bryan memintanya berhenti bekerja?


...---***---...


Hai Readers! like tembus 250, author akan crazy up!


Tetap dukung karya ku ya, kasih gift nya juga boleh. Author akan sangat berterimakasih atas perhatian kalian 😊


Berikan komentar dan saran kalian jika ada salah kata atau ada yang kurang dalam karyaku, author akan sangat terbantu dengan Krisan kalian!