Stuck In Love CEO

Stuck In Love CEO
Bab 31. Resmi pacaran?



Pov


Keira Kelvin


...🍁🍁🍁...


Pasar malam menjadi tempat pertama yang mereka kunjungi di hari pertama mereka resmi jadian.


Sebelum berbicara serius pada Keira tentang perasaannya, Kelvin mengajak Keira jalan-jalan di sekitaran sana. Kelvin memperhatikan Keira yang sedang melihat ke arah tempat permainan menembak yang berhadiah boneka.


Boneka nya lucu-lucu banget, aku gak punya satupun boneka di rumah, dulu papa yang selalu memberikanku boneka. Keira menatap boneka boneka yang ada di tempat permainan menembak itu dengan mata yang sedih. Dia teringat masa kecil nya saat ia masih memiliki papa. Namun semuanya hancur karena kakak dan ibu tiri, Keira jadi tidak memiliki apa-apa selain mbok Darmi dan dirinya sendiri.


"Kei, kita kesana yuk?" ajak Kelvin seraya menunjuk ke arah tempat permainan menembak itu


"I-iya?"


Kenapa Kelvin tiba-tiba mengajak ku kesana?


Mereka berdua berjalan ke arah tempat permainan menembak, disana banyak macam-macam boneka untuk dijadikan hadiah. Kelvin dengan kerennya mengikuti permainan menembak itu dan langsung memenangkan 3 kali kesempatan menembak semuanya dengan tepat dan benar. Si Pemilik toko langsung ternganga dibuat takjub olehnya.


Aksi Kelvin yang memenangkan permainan menembak itu membuatnya jadi tontonan orang-orang disana. Terutama para gadis yang mulai mendekatinya dengan tatapan takjub seolah terpesona dengan Kelvin.


"KYAA!! keren banget" seorang gadis berteriak teriak saat melihat Kelvin


"Dia idol ya? ganteng banget!!" seorang gadis juga memuji ketampanan Kelvin


"Wah kamu hebat Vin!" Keira bertepuk tangan atas kemenangan Kelvin


Apa sih yang gak bisa dilakukan seorang genius? Memang ya Kelvin itu selalu menarik perhatian orang dimana saja, apalagi kalau mereka tau Kelvin berasal dari keluarga Aditama. Pantas saja Naina selalu merasa risih. Apa aku bisa tahan dengan semua ini? Keira mulai cemas melihat tatapan tatapan membara para gadis itu pada pria yang disukainya.


Kelvin sibuk memperhatikan Keira, ia melihat ketidaknyamanan di wajah Keira. Kelvin tersenyum tipis, ia menyadari ketidaknyamanan itu berasal darimana.


"Silahkan dek, hadiahnya bebas mau pilih yang mana" kata si Pemilik toko itu mempersilahkan Kelvin mengambil tiga hadiah yang diinginkan oleh Kelvin.


"Terimakasih pak, Kei kamu mau pilih yang mana?" tanya Kelvin pada pacarnya yang masih belum diresmikan itu.


"Loh? Kok jadi aku?" tanya Keira tak mengerti


"Masa iya aku yang milihnya, aku kan tidak suka boneka. Harus pacarku yang memilihnya" Kelvin tanpa ragu mengatakan apa yang ada di dalam hatinya, ia juga tersenyum lebar.


"Pa-pacar?" tanya Keira terpana dan tersipu malu mendengarnya.


"Kalau kamu bingung milihnya, ya udah aku aja yang milih buat pacarku", kata Kelvin tegas dan sedikit meninggikan suaranya seperti ingin semua orang disana mendengar nya.


"KYAA!! pacar??!!" Gadis gadis itu tersentak kaget mendengar nya.


Para gadis yang memperhatikan Kelvin disana terkejut, juga kecewa ternyata Kelvin sudah punya pacar dan pacarnya adalah Keira. Kerumunan gadis gadis itu pun perlahan mulai bubaran dari sana.


Sementara Keira masih berdiri mematung, tampaknya ia terlalu bahagia atau mungkin terlalu kaget dengan apa yang baru terjadi. Di dalam hatinya seperti ada sebuah lagu dan musik yang sedang menari-nari di dalam hatinya.


🎢🎢🎢


Ku tak tahu


Mengapa aku malu


Di setiap aku tahu dia di dekatku


Aku susah


Bila dia tak ada


Tak ingin jauh ku darinya..


Ada rasa


Yang tak biasa


Yang mulai kurasa


Yang entah mengapa


Mungkinkah


Ini pertanda


Aku jatuh cinta


Cintaku yang pertama


🎢🎢🎢


"Pak, saya mau boneka yang ini, yang itu dan yang itu juga", ucap Kelvin seraya menunjuk ke arah boneka berbentuk kue stoberi, boneka kelinci berwarna pink dan sebuah boneka berbentuk kucing.


Sekalian saja deh aku bawa satu untuk Naina dan Albry. Kelvin tersenyum melihat boneka berbentuk kue stoberi dan boneka kucing itu, sesaat ia lupa kalau Albry sudah tiada.


"Saya ambilkan ya dek, tapi lain kali jangan main lagi disini ya" kata pemilik toko nya agak kesal


"Lah? kenapa pak?" Kelvin penasaran kenapa si bapak itu tidak mau Kelvin bermain di toko permainan nya.


"Nanti boneka disini bisa habis digondol sama adek semuanya!! pokoknya jangan kesini lagi!" gerutu si bapak pemilik toko itu menegaskan


"Haha,baiklah pak saya tidak akan datang lagi" Kelvin tertawa kecil melihat si Pemilik toko itu hampir menangis.


"Huuhu... bagus dek, kalau adek kesini lagi saya bisa bangkrut!" keluh nya sebal


Kelvin membawa ketiga boneka itu di tangannya, ia melihat Keira yang masih berdiri mematung di tempatnya sambil senyum-senyum sendiri.


"Kei.. Keira? Keira?!" panggil Kelvin pada gadis itu


Keira? ada apa dengan mulutmu ini? umpatnya dalam hati


Mendengar kata sayang meluncur dari bibir Keira dan jelas ditujukan untuknya, hati Kelvin senang. Dilihat dari bagaimana ia tersenyum lebar sampai menunjukkan satu lesung pipi nya.


"Kel-Kelvin.. ma-maaf..aku.. a-aku.." lagi-lagi mulutnya menjadi gagap


"Tidak apa, panggil sayang juga boleh" Kelvin tersenyum


"Ka-kamu ngejek aku ya?!" Keira malu merasa diejek oleh Kelvin


"Kita kan pacaran, biasanya orang pacaran kan manggilnya sayang" Kelvin tidak merasa keberatan dengan panggilan sayang itu.


"Hey! kamu sebenarnya siapa? kamu bukan Kelvin kan? apa kamu setan yang menjelma menjadi dirinya?!" tuduh Keira pada pria tampan Yang ada di depannya itu.


Keira merasa semuanya seperti mimpi, sikap dan kata-kata yang menggelikan itu tidak mungkin keluar dari seorang Kelvin Aditama yang dijuluki genius cold man oleh teman-temannya di sekolah. Keira juga tidak percaya kalau Kelvin akan mengatakan bahwa mereka pacaran.


"Aku pasti bermimpi, tidak mungkin Kelvin Aldara Aditama mengakui ku sebagai pacarnya! tidak mungkin dia suka aku!" teriak Keira panik sendiri


Kelvin tersenyum, menahan tawa melihat tingkah pacarnya yang sedang panik itu. Tiba-tiba saja bibir Kelvin mengecup pipi Keira, langsung saja bertambah bom di hati Keira meledak-ledak.


Keira memegang pipinya yang baru saja mendapatkan kecupan manis dari Kelvin. Sentuhan itu terasa nyata di pipinya, apa ini bukan mimpi?


"Aku suka kamu Keira, ayo kita pacaran" ucap Kelvin sambil tersenyum manis pada Keira.


"I-itu.."


Ya Allah, mimpi macam apa ini? kalau ini mimpi jangan bangunkan aku!


Melihat Keira yang masih syok karena pernyataan cinta nya yang tiba-tiba. Kelvin memutuskan membawanya untuk menenangkan diri sambil menikmati minuman hangat dan cemilan kecil. Mereka berdua duduk di kursi dan mengobrol dengan nyaman.


"Sudah tidak syok lagi? apa hati dan jantungmu baik-baik saja?" goda Kelvin pada pacarnya itu


"Ka-kamu jangan ngejekin aku terus"


"Habisnya kamu lucu, teriak-teriak gitu tadi bilang kalau ini mimpi. Aku hanya menyadarkan kamu aja, tidak disangka kamu akan se syok ini" ucap Kelvin sambil menyeruput kopi yang dibelinya di salah satu kedai di pasar malam itu.


"Aku kira aku ngomong itu di dalam hati, ternyata kedengaran keluar. Udah ah malu jangan bahas itu lagi!!" Keira monyong dan cemberut karena malu.


"Jadi kamu suka aku atau tidak?" tanya Kelvin langsung pada intinya


"Aku suka!" jawab Keira cepat tanggap


"Mau pacaran denganku atau tidak?" tanya Kelvin tegas


"Ke-kenapa nanya nya kayak yang lagi menginterogasi gitu?" tanya Keira keheranan mendengar nada bicara Kelvin yang tegas dan kaku


"Maaf, aku kan memang gini. Jadi mau pacaran denganku atau tidak? kalau mau ambil boneka ini!" seru Kelvin sambil menyodorkan boneka kelinci berwarna pink itu pada Keira


Pacaran? aku pacaran sama Kelvin? Keira terdiam memandangi boneka kelinci itu lekat lekat.


Apa dia gak suka sama aku? kenapa dia diam aja? ucap Kelvin dalam hatinya sambil melihat ke arah Keira yang diam saja.


Pacaran dengan cinta pertamaku? ini seperti mimpi. Tapi, apakah bisa persahabatan kami berubah jadi cinta dalam waktu sesingkat ini? apa jangan-jangan..


"Vin, aku mau tanya satu hal dulu sama kamu!" ujar Keira pada Kelvin


"Apa?"


"Apa kamu pernah menganggap aku sahabat kamu?" tanya Keira serius sangat menantikan jawaban dari Kelvin


"Tidak sama sekali, posisi kamu berbeda dari Theo dan Nisha. Mereka pure sahabat aku, tapi pandangan aku sama kamu bukanlah sebagai sahabat. Sekalipun aku tidak pernah menganggap kamu sahabat aku, Kei" jelas Kelvin pada Keira


"Jadi.. kamu??"


"Ya, aku sudah suka kamu dari dulu. Perasaan seorang pria pada seorang wanita, itulah yang kurasakan sama kamu"


"KYAA!!" tiba-tiba saja Keira menjerit bahagia, dan membuat Kelvin kaget


"Kamu kenapa sih? kamu kesurupan ya?" tanya Kelvin mengernyitkan dahinya.


"Habisnya, kata-kata kamu ini persis sama kata kata salah satu pemeran utama pria yang ada dalam drama!!" kata Keira sambil tersenyum senang


"Apa? lagi-lagi drama.. Naina benar-benar sudah meracuni otakmu juga?" Kelvin memegang kepalanya sambil tersenyum melihat senyuman manis di wajah pacarnya itu.


"Kamu keren banget Kelvin!" puji Keira sambil mencubit pipi Kelvin dengan gemas. Kelvin membiarkan dirinya di cubit oleh Keira sepuas hatinya. Asalkan pacarnya bahagia.


Keira mengambil boneka kelinci itu dari tangan Kelvin. Mereka pun resmi jadian pada hari itu, tepat pada hari sebelum ujian kenaikan kelas esok harinya.


Setelah lumayan lama berkeliling di pasar malam. Kelvin dan Keira berjalan pulang sambil menggandeng tangan kelinci bersamaan. Di tangan Kelvin yang satunya lagi sibuk memegangi boneka kucing dan boneka kue.


"Jadi kita pacaran kan?" tanya Keira


"Kamu udah tanya itu berapa kali? masih mau aku cium?" goda Kelvin pada Keira


"Ja-jangan dong!" Keira tersipu malu dengan pacarnya yang menggodanya.


Di dalam perjalanan pulang dari pasar malam, ada tiga orang gadis yang melihat mereka dari belakang.


"Loh, itu kaya si Kelvin sama anak kelas satu itu?" tanya Flora sambil melihat ke arah Kelvin dan Keira yang sedang jalan bersama.


"Masa si Kelvin ada disini?" tanya Lena tak percaya


"Mana?" tanya Ghina penasaran sambil menoleh kearah depannya.


...---***---...


Readers.. makasih ya buat dukungan kalian😘😘 jangan lupa like komen nya, thanks juga buat yang kasih vote ya Minggu iniπŸ‘πŸ₯°