Stuck In Love CEO

Stuck In Love CEO
Bab 125. Wanita psikopat



🍀🍀🍀


Tidak nyaman rasanya melihat tangan sang suami di sentuh oleh wanita lain. Keira merasa cemburu, dia hanya diam dalam marahnya itu.


Dia bertanya-tanya siapa yang memanggil nama suaminya dengan akrab ini. Kelvin juga terkejut dengan sentuhan wanita itu.


"Kelvin, aku dengar kamu menjalani operasi? jadi, dari London aku langsung kesini" kata Claysia alias Clay sambil tersenyum manis di depan Kelvin.


"Ngapain kamu kesini?" tanya Kelvin sinis


Mengapa dia bisa menyusul ku sampai sini? apa dia sudah bebas dari tahanan rumahnya?. Kelvin terlihat heran karena wanita yang bernama Clay itu bisa datang menyusulnya.


"Tentu menjenguk kamu lah, memangnya mau apa lagi" jawab Clay sambil melirik ke arah Keira dengan tatapan sinis, senyuman menyeringai. "Maaf, kamu siapa ya? kok bisa disini bersama Kelvin?" tanya Clay sambil melihat Keira dari atas sampai ke bawah


"Dia istri aku" jawab Kelvin tegas, sambil memegang tangan Keira


Deg!


Clay tersentak kaget mendengar Kelvin mengakui wanita yang berambut panjang di sampingnya itu sebagai istrinya. Matanya memicing, wajahnya memerah, dia tampak kesal. Keira memperhatikan raut wajah Clay dengan seksama, dia yakin kalau Clay adalah wanita yang menyukai suaminya.


"Kamu sudah menikah? Dengan wanita ini?" tanya Clay tidak percaya dengan apa yang dikatakan Kelvin


"Iya mbak, saya adalah istri Kelvin. Mbak yang siapa disini?" tanya Keira yang akhirnya mulai buka mulut


Sungguh! aku tidak suka tatapannya kepadaku. batin Keira tidak suka melihat Clay, dia merasa terancam dengan keberadaan wanita cantik itu.


"Gak mungkin, kamu gak mungkin udah nikah? kamu itu milikku!" tiba-tiba saja gadis itu menjadi histeris dan wajah cantiknya berubah berubah menjadi menyeramkan.


Kenapa wanita ini histeris begitu?. Keira terpana melihat raut wajah Clay yang tiba-tiba berubah seperti orang yang berbeda.


"Kamu sudah gila ya? Ini ruangan pasien dan adikku masih belum siuman. Kamu menganggu ketenangan saja! pergi kamu dari sini!" Kelvin menunjuk ke arah pintu ruangan, meminta gadis itu untuk keluar dari ruang rawat


"Kamu.. kenapa kamu bisa menikah dengan wanita ini? bukannya kamu bilang kamu mau menungguku!" Clay memegang tangan Kelvin, matanya berkaca-kaca menatap pria tampan itu. Keira langsung menarik tangan Clay menyingkirkan tangan itu dari suami nya.


"Tolong ya mbak! jangan pegang-pegang suami saya!" Keira emosi dengan wanita yang tidak tau malu itu.


"Ternyata kamu masih saja gila ya!" seru Kelvin yang seperti nya sudah tidak heran dengan sikap Clay.


Mendengar keributan di dalam ruangan itu, membuat orang-orang yang berada di luar ruangan itu bertanya-tanya. Mereka pun masuk ke dalam dan melihat Clay terus menempel pada Kelvin.


"Om Ken! tolong bawa perempuan ini, dia tidak waras!" Kelvin meminta tolong pada om nya yang kebetulan sedang ada disana


Ken memerintahkan orang-orang nya menyeret Clay yang membuat keributan di ruangan rawat Naina. Clay diseret oleh orang-orang itu, dia berteriak-teriak seperti orang gila dan menyatakan cinta pada Kelvin, bahwa Kelvin adalah miliknya dan tidak boleh ada satupun wanita yang memiliki nya.


"Kelvin, siapa sih wanita itu? kenapa dia sangat menyeramkan?" tanya Alma merasa ngeri dengan sikap Clay


"Dia orang gila ma, yang pernah aku ceritakan sama mama" jawab Kelvin sambil memegang kepalanya, dia terlihat stress.


"Sayang, kamu berbaring dulu ya" Keira membaringkan suaminya kembali di ranjang


"Jadi, dia si wanita gila itu?"tanya Alma yang baru ingat kalau Kelvin dulu pernah menceritakan tentang Clay pada nya saat kuliah di luar negeri.


Kenapa melihat wanita itu, aku teringat Almh Selina?. Batin Alma teringat Selina rival cintanya, yang sangat terobsesi pada Bryan. Selina berakhir di rumah sakit jiwa dan meninggal karena bunuh diri.


"Sayang, dia siapa? apa dia benar-benar orang gila?" tanya Keira penasaran dengan sosok wanita itu.


"Maaf sayang, sebenarnya aku tidak mau menceritakan ini dan aku gak mau kamu tau tentang wanita gila itu. Tapi sepertinya kamu harus tau karena dia sudah muncul" kata Kelvin meminta maaf pada Keira


"Jadi, dia mantan pacar kamu?" tanya Keira menebak


Kelvin tersenyum melihat ke arah istrinya, "Kok kamu mikirnya gitu sih? aku kan tidak pernah pacaran sama siapapun, kecuali sama kamu. Jadi, mana mungkin aku punya mantan"


"Biar mama ceritakan secara singkat, siapa wanita itu dan kenapa dia mendekati Kelvin" ucap Alma bersiap menceritakan tentang Kelvin dan Clay.


#FLASHBACK


Ketika Kelvin tinggal dan kuliah di luar negeri..


Pada suatu malam saat pulang dari kampus, dia melihat seorang wanita cantik sedang diganggu oleh preman dan akan dilecehkan oleh preman preman itu. Dia adalah Claysia, wanita blasteran Indonesia-Belanda.


"Lepaskan aku! dasar kalian pria bajingan!" teriak Clay menggunakan bahasa Inggris, dia berusaha melepaskan diri nya dari para preman itu.


"Come on baby!!"


Ketiga preman itu mulai meraba-raba hal yang tidak seharusnya mereka raba dan mereka sentuh. Tubuh Clay menjadi lemah, karena sentuhan paksa dari pria pria itu.


"Let me go! damn it!!" teriak Clay berusaha membela diri. Dia sangat ketakutan dan berharap kalau akan ada seseorang yang menolong nya.


"She said let go! are you deaf?!!" seru Kelvin sambil menyeret ketiga pria itu dengan kasar. Clay meringkuk ketakutan, beberapa bagian bajunya melorot akibat ulat ketiga orang itu.


"Damn it! come on and fight!!" seorang pria menantang Kelvin untuk berkelahi. Dengan senang hati Kelvin menerima tantangan nya.


Disisi lain Clay melihat Kelvin dengan mata yang berbinar-binar. Clay terpana dengan ketampanan Kelvin.


"Close your eyes lady!" Kelvin meminta Clay untuk menutup matanya karena dia akan menghajar para preman itu.


Clay menutup matanya dengan patuh, dia tidak melihat apa-apa dan hanya mendengar suara teriakan dari pria-pria itu. Ketika Clay membuka matanya, ketiga pria itu sudah tidak ada lagi disana. Yang ada hanya Kelvin dengan punggung tangannya berdarah.


"Are you all right, lady?"tanya Kelvin sambil membantu Clay untuk berdiri.


"Ganteng banget" Clay terpana melihat Kelvin, dia tersenyum manis di depan pria itu


"Hem.. hati-hati pulangnya mbak, lain kali jangan lewat jalan sepi begini. Banyak preman" kata Kelvin mengingatkan dengan cueknya


"Tunggu! apa kamu orang Indonesia juga?" tanya Clay sambil memegang tangan Kelvin. Pria itu menepisnya dan bersikap dingin seperti biasanya.


"Iya" jawab Kelvin


"Aku juga dari Indonesia, kenalin namaku Claysia" Clay mengajak Kelvin berkenalan. Dia tampak nya sudah jatuh hati pandangan pertama pada pria itu.


Kelvin bersikap datar seperti biasanya. Setelah kejadian itu, Clay terus mendekati Kelvin. Dan ternyata ia adalah teman sekelas Kelvin di kampus. Ayahnya adalah seorang dosen terkenal genius, dia juga adalah dosen pembimbing Kelvin.


Wanita itu menjadi stalker, rasa sukanya pada Kelvin berubah menjadi obsesi. Bahkan Naina juga sampai tekena imbasnya, Naina pernah dicelakai oleh Clay karena rasa cemburunya melihat Kelvin sangat peduli pada saudara kembarnya.


Pernah ada juga pada suatu hari, Clay masuk


ke dalam rumah Naina dan Kelvin yang memakai kode keamanan ketat. Bahkan Naina pernah di dorong sampai jatuh ke kolam renang dan hampir meregang nyawa. Hal itu membuat Naina ketakutan, akhirnya Kelvin melaporkan Clay ke kantor polisi karena sikapnya yang sudah sangat di luar batas normal.


Saat dilaporkan ke kantor polisi dan mendapatkan surat dari kepolosan, ayah Clay memohon pada Kelvin dan Naina untuk memaafkan Clay.


"Saya mohon, anak saya Claysia masih muda! jika dia masuk penjara, bagaimana dengan nasib dan masa depannya? bapak mohon kepada kamu Kelvin, tolong maafkan anak saya.. Naina saya mohon juga pada kamu" pria tua itu mengatupkan kedua tangannya seraya memohon pada Kelvin dan Naina.


"Bapak, jangan berlutut seperti ini pak" Naina membantu pria tua itu untuk berdiri dari posisi berlutut nya. Naina merasa tidak nyaman dengan seorang pria tua berlutut di depannya.


"Saya tidak akan berdiri, sebelum kalian memberikan anak saya kata maaf dan membebaskan anak saya!" kata pria tua itu sedikit memaksa


Kelvin dan Naina saling melirik, mereka tidak tega melihat pria tua itu memohon. Adik kakak itu terlihat bingung.


"Pak, maafkan saya tapi perlakuan Clay sudah melebihi batas wajar. Dia hampir membuat adik saya celaka dan saya tidak bisa membiarkan nya begitu saja" kata Kelvin tegas


"Kakak, udahlah.. lagian aku juga udah baik-baik saja" kata Naina yang merasa kasihan pada Dosen Kelvin itu.


"Gak bisa Nai, dia sudah membahayakan nyawa kamu. Tentu saja aku tidak bisa tinggal diam!" kata Kelvin yang tetap keras kepala ingin Clay dihukum.


"Kalau begitu, tolong hukum saya.. hukum saya saja menggantikan nya. Dia anak saya satu satunya dan sangat sulit ketika istri saya mengandung nya. Saya tidak mau anak saya menderita di dalam penjara" Dosen yang bernama Vincent itu menangis dan terus memohon.


Pada akhirnya Naina lah yang berhasil meluluhkan hati Kelvin yang keras kepala. Clay tidak jadi di masukan ke dalam penjara karena Naina memaafkannya, namun Clay tetap di hukum sebagai tahanan rumah selama 3 tahun.


Sejak saat itu hingga Kelvin lulus kuliah dan sampah saat ini, Clay tidak muncul lagi karena pak Vincent sudah berjanji akan membawanya pindah jauh dan tidak terlihat lagi oleh Kelvin maupun Naina.


#END FLASHBACK


"Menyeramkan sekali wanita itu, dia sampai melakukan apa saja untuk mendekati Kelvin. Ini semua karena kamu terlalu tampan, makanya jadi seperti ini" Keira menatap tajam ke arah suaminya


"Jadi tampan itu adalah sebuah dosa?" Kelvin bertanya dengan bibir monyong nya


"Mama kira.. setelah tau kamu sudah menikah dia akan diam saja, tapi ternyata dia malah semakin menggila" Alma menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Ma, tolong minta bantuan orang-orang nya om Ken untuk menjaga Keira" Kelvin memegang tangan istrinya dengan lembut


"Eh? kenapa?" tanya Keira heran


"Wanita gila itu bisa berbuat apa saja, kita kan tidak bisa terus bersama-sama. Aku takut kalau nanti tidak ada aku di samping kamu, dia akan mencelakai kamu dan anak kita" Kelvin cemas dengan Keira, karena kehadiran Clay mungkin akan membuat Keira dan calon anaknya berada dalam bahaya.


"Itu benar.. wanita itu sangat berbahaya. Mama akan meminta orang-orang om kamu untuk menjaga Keira" kata Alma sambil melangkah pergi keluar.


Sebelum pergi keluar ruangan itu, Alma melihat putrinya yang masih belum siuman pasca operasi. "Sayang, mama keluar sebentar ya.. kamu cepat siuman nak" pinta Alma pada putrinya, dia mengecup kening Naina dengan lembut.


****


Sore itu, Juna sampai di bandara Jakarta. Dengan buru-buru dan meninggalkan Ardi, Juna langsung pergi naik taksi menuju ke rumah sakit. Tanpa istirahat dan pulang lebih dulu ke rumahnya, dia sangat mencemaskan keadaan Naina yang belum lama selesai di operasi.


Tap, tap, tap


Naina, semoga kamu sudah siuman... Juna berharap dalam hatinya


Pria itu sampai di depan rumah sakit, dia langsung berlari dan masuk ke dalam lift dengan tidak sabar. Wajahnya tampak lelah, kantung matanya sangat tebal, dia sangat resah gelisah.


Ketika akan mendekati ruangan Naina, Juna melihat Kayla dan Damar keluar dari sebuah ruang rawat. Tangan Damar di balut oleh gips, dan Kayla ada disampingnya.


"Ini semua gara-gara Lo tau gak! kalau bukan karena lo, tangan gue gak bakalan kaya gini" gerutu Damar kesal pada Kayla


"Kalau Lo nolongin gue terus menggerutu kaya gini, mending Lo biarin gue jatuh aja tadi malam! gak usah nolongin gue, rese lu!" kata Kayla kasar dan kesal


"Gue masih punya rasa kemanusiaan, mana mungkin gue biarin orang mau jatuh gitu aja. Kalau Lo orang lain, gue juga pasti bakal tolongin" kata Damar mengoceh


"Soal tangan Lo, gue bakal tanggungjawab. Gue bakal bantuin Lo di cafe" ucap Kayla bertanggungjawab


"Oke, Lo harus bantuin gue" ucap Damar setuju


"By the way, gue belum sempat bilang makasih sama Lo..Makasih ya udah nolongin gue" Kayla menatap Damar sambil tersenyum lembut


Cewek ini, kalau kalem dia keliatan manis juga. batin Damar dengan tatapan terpana pada Kayla


"Iya sama-sama" jawab Damar sambil membalas senyuman Kayla juga


Si cowok rese ini ganteng juga. batin Kayla yang juga terpana oleh senyuman Damar


"Damar, Kayla!" Juna menghampiri dua orang itu


"Kak Juna? loh? bukannya kak Juna lagi pergi ke Sydney ya?" tanya Kayla keheranan melihat Juna ada disana


"Lo udah balik Jun?" tanya Damar yang heran juga mengapa Juna sudah kembali


"Ruangan Naina ada dimana?" tanya Juna buru-buru, tanpa menjawab pertanyaan dari Damar dan Kayla


"Ruangan kak Naina udah pindah, jadi kesitu!" tunjuk Kayla pada sebuah ruangan di ujung lorong itu.


Juna berlari terburu-buru, dengan napas ngos-ngosan dia membuka pintu ruangan itu. Terlihat lah Kelvin, Keira, dan Naina yang masih terbaring belum siuman.


Kelvin dan Keira terpana melihat Juna ada disana."Jun, Lo udah balik? bukannya besok baru balik?" tanya Kelvin heran


"Naina...gimana?" tanya Juna dengan suara parau nya. Juna menatap Naina dengan cemas.


...---****---...


Hai Readers! sambil nunggu novel ini up lagi, kalian bisa mampir kesini dulu ya❤️ ceritanya bagus dan menarik banget.