My Hot ART

My Hot ART
Xander tahu!



Mau Crazy up lagi! Siapin kembang, kopi dan Vote ya! 😘


Ansel menyengir kuda saat mendapat omelan dari Nathan.


"Niat ku 'kan baik, Othan! Bagaimana kamu sudah mencoba vibratornya?" tanya Ansel menaik- turunkan alisnya.


Plak


Nathan memukul pundak Ansel dengan sangat kencang, hingga membuat pria itu meringis kesakitan.


"Bego lu! Sakit tahu!" umpat Ansel, seraya mengusap pudaknya yang terasa nyeri dan juga panas.


"Kamu pikir, aku tidak bisa membuat istriku puas! Lagi pula jalan menuju roma sedang di portal jadi tidak bisa dilalui!" balas Nathan dengan kesal.


"Oh, iya ya." Ansel tersenyum meringis sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Terus kamu mendapatkan barang dan ide seperti itu dari mana?" tanya Nathan penasaran.


"Dari Mommy, he he hee. Karena Mommy pikir kamu itu tidak bisa memuaskan Kirana," jawab Ansel cekikikan.


Nathan memukul wajah Ansel dengan bantal sofa berulang kali, hingga saudara kembarnya itu meminta ampun.


"Dasar mulut nggak punya rem!!!" kesal Nathan sambil terus memukul kepala Ansel dengan bantal sofa.


Nathan terama kesal dengan Ansel karena menceritakan ketakutannya tidak bisa membobol gawang Kirana, kepada Ibu mereka. Nathan menghentikan aksinya, ia menjadi lelah sendiri lalu menyenderkan tubuhnya kesederan sofa.


*


*


*


Disisi lain seorang pria sedang mencumbu wanita cantik dan seksi diruang kerjanya. Pria itu terlihat sangat bergairah, kedua tangannya meremat dua bukit kembar yang sudah tersembul keluar itu dengan kuat dan bergantian.


"Ah, Sean!" racau wanita tersebut, lalu menunggingkan badannya membelakangi Sean, menurunkan underwearnya dan menyibakakkan rok ketatnya ke atas terlihatlah bongkahan sintal yang sangat kenyal, mulus dan putih.


Sean tersenyum miring, lalu menurunkan resleting celananya dan menuntun senjatanya menuju lembah kenikmatannya.


"Ah ... Ah," dessah wanita itu saat senjata Sean sudah masuk sepenuhnya kedalam intinya dengan sekali hentakkan.


"Dimana Aiden dan juga Nathan?" tanya Xander kepada sekretaris Nathan yang terlihat ketakutan saat melihat kedatangannya.


"Anu .. Tuan, itu ..." Sekretaris yang memakai kaca mata tebal dan berpenampilan culun itu tergagap dan sangat ketakutan apa lagi didalam ruangan sana Sean sedang menerima tamu seorang model cantik yang akan menjadi BA, Warjah Grub. Dan dia tahu tabiat atasannya itu yang sedang indehoi bersama model tersebut.


"Ah, Sean ....


Samar-samar terdengar desaahan seorang wanita dari dalam ruangan Sean.


"Sean ada didalam? Bersama wanita?" tanya Xander, mulai mengeraskan rahangnya dan mengepalkan kedua tangannya dengan erat. Aura kegelapan Xander muncul terlihat seperti iblis yang baru bangkit dari neraka.


Sangat menakutkan dan mengerikan bagi siapa saja yang melihatnya.


Hingga membuat Sekretaris tersebut ingin terkencing dicelana.


Sekretaris tersebut ingin menjawab, namun pintu ruangan tersebut terbuka dari dalam. Terlihatlah wanita cantik dan seksi keluar dari ruangan tersebut dengan penampilan acak-acakkan.


"Bye, Sean. Kamu memang sangat luar biasa," ucap wanita tersebut melambaikan tangannya dan mengerling nakal. Ia belum mengetahui kedatangan Xander disana.


"Berhenti di tempatmu!!!" ucap Xander dengan nada yang sangat mengerikan.


Tubuh Wanita itu menegang, lalu membalikkan badannya. Kedua matanya membola sempurna saat melihat kedatangan BIG bos disana. "Tu... tuan."


"Kerja sama batal!! Kamu dipecat! Dan tunggu saja aku akan black list namamu!" ucap Xander tidak main-main, menatap tajam model tersebut juga merasa jijik.


"Tuan, saya mohon ampuni saya," mohonnya dengan sangat dan tubuhya bergetar hebat.


Xander tidak menggubrisnya, ia berjalan memasuki ruangan Sean dengan langkah tegap.


"Sudah puas bersenang-senangnya?!" tanya Xander dengan nada yang terdengar dingin dan sangat datar.


"Daddy," lirih Sean dengan nada bergetar ketakutan.


Rasain Sean... akhirnya daddy tahu🤣


Siapa yang kemarin bilang kalau Sean masih perjaka? 😆