My Hot ART

My Hot ART
Iwak wader



Udah 4 bab ya, kasih kembang sekebun sama kopu sedrum. 🤣


Hari pernikahan Kirana dan Nathan akan diselenggarakan besok pagi di Gereja yang ada di Desa tersebut. Setelah mengucap janji suci, resepsi pernikahan akan di selenggarakan di Balai Desa. Walaupun terkesan mendadak akan tetapi keluarga Clark sudah mempersiapkan semuanya dengan sempurna, meski harus mengeluarkan biaya 2 kali lipat.


Satu Desa itu heboh saat mendengar kabar Kirana akan menikah dengan anak sultan dari Jakarta.


Dan keluarga Rudi juga sangat terkejut, tapi mereka tidak percaya begitu saja, jika Kirana anak dari seorang petani miskin bisa mendapatkan pria kaya raya.


Kirana tersenyum ketika ia mencoba gaun pengantin berwarna putih gading yang sangat pas di tubuh seksinya.


"Bagaimana apa kamu suka?" tanya Jeje, menelisik penampilan Kirana yang terlihat sangat cantik.


"Iya, Nyonya. Gaunnya sangat indah," jawab Kirana tersenyum senang.


"Terima kasih, Nyonya, sudah sangat baik kepada kami," ucap Ibu begitu tulus kepada Jeje.


"Hei, jangan bilang seperti itu. Kita 'kan keluarga. Dan jangan memanggilku Nyonya, panggil aku Jeje saja. Aku rasa kita ini seumuran. Untuk Kirana, panggil aku Mommy seperti Nathan memanggilku," ucap Jeje, tersenyum lembut. Ia sangat bahagia karena sebentar lagi akan mempunyai memantu.


"Baiklah, Mom," jawab Kirana canggung.


"Saya manggilnya, Nyonya saja ya, soalnya lidah saya tidak terbiasa," ucap Ibu sembari tersenyum canggung.


"Eh, jangan seperti itu. Kita ini seumuran dan sebentar lagi kita akan menjadi keluarga, jadi tidak pantas jika memanggilku dengan sebutan Nyonya," ucap Jeje, tidak ingin di bantah. Ibu menjadi pasrah di buatnya.


Di usianya yang sudah memasuki 42 tahun, Jeje masih terlihat sangat cantik, jika di jajarkan dengan Four J mereka seperti Kakak dan adik, jadi tidak khayal jika Daddy Xander sangat posesif dengan istrinya.


Berbeda dengan ibu yang sudah terlihat lebih tua dari usianya, namun beliau masih terlihat cantik dan wajahnya sangat mirip dengan Kirana.


"Ya sudah, aku keluar dulu. Ingin melihat anak-anak," pamit Jeje, lalu keluar dari kamar Kirana.


Setelah Jeje sudah tidak terlihat, Ibu mendekati putrinya dan memeluk Kirana dengan erat.


"Sedelok meneh statusmu jadi seorang istri. Yang manut ya sama suami, Nduk." Ibu berkata lirih sembari mengusap punggung Kirana yang bergetar. Kemudian Ibu memberikan wejangan lainnya kepada putrinya.


"Nggih, Bu. Matur suwun," ucap Kirana lirih, terisak dipelukan ibunya .


"Nggih, Bu. Rumahnya itu 'kan besar sekali," jawab Kirana.


"Bukan masalah rumahnya tapi Ibu takut kalau kamu salah orang. Soalnya yang namanya Aiden itu wajahnya mirip sekali dengan Nathan, ibu saja tidak bisa membedakan mereka," ucap Ibu, mengeluarka rasa resah didalam hatinya.


"Ibu tenang saja, aku bisa membedakannya. Aku sudah hafal dengan sifat keduanya itu," jawab Kirana, seraya tersenyum.


"Syukurlah kalau begitu. Kalau kamu sampai salah orang bisa bahaya nanti," lanjut Ibu dan di sambut kekehan dari Kirana.


*


*


Sementara itu di ambal bawah pohon jambu. Xander dan Bapak sedang berbaur dengan warga lainnya yang sedang berkumpul disana sambil main karambol. Sedangkan Four J mengobrolkan masalah bisnis di ruang tamu. Dan Oma Airin sedang joget tik tok di teras rumah.


"Pak Der, giliran sampean," ucap Bapak.


"Xander Pak, bukan Der!" sungut Xander, mencebik karena Bapak selalu memanggilnya dengan sebutan 'Der'.


"Oh, arene Xander tho, tak kirain iwak wader!" sahut warga lainnya dengan logat khas jawanya.


Beruntung Xander tidak mengerti dengan apa yang di ucapkan salah satu tetangganya itu, jika tidak, pria arogan itu mungkin sudah murka.


"Ilatku keseleo kalau nyebut jenenge sampean," jawab Bapak nyeleneh, membuat Xander garuk-garuk kepala karena tidak mengerti artinya.


Ya kali, Xander di samaain sama wader🤣🤣🤣


Note:


Iwak wader : Ikan wader.


Please banget buat para silent readers tinggalkan like, karena satu like dari kalian sangat berarti buat emak.❤❤