
Kebahagiaan yang begitu besar telah di rasakan oleh Keluarga Clark, termasuk pasangan suami istri Nathan dan Kirana yang begitu sangat bahagia karena kelahiran bayi kembar mereka.
"Kira-kira namanya siapa?" tanya Gwen, sembari mengelus salah satu pipi gembul bayi tampan dengan penuh kelembutan.
"Iya, sejak tadi kita di sini tapi belum tahu nama bayi merah yang tampan dan cantik ini." Irene menimpali, dan dibenarkan oleh semua orang yang ada di ruangan tersebut.
Kirana dan Nathan saling pandang, lalu tersenyum bersama. Lalu Kirana menganggukkan kepala, bertanda jika Nathan harus memberi tahukan nama bayi mereka.
"Baiklah, untuk si tampan namanya Jericko Kaliandra Clark, dan si cantik Joana Karenitha Clark. Bagimana menurut kalian? Bagus tidak?" ucap Nathan, sembari memandang seluruh keluarganya yang ada di ruangan tersebut.
"Bagus, namanya bagus banget," ucap Mereka bersamaan, keculai Bapak yang melayangkan protes.
"Ngasih nama kayak jalan rel kereta api juga susah lagi. Bapak lidahnya ke seleo, Le," protes Bapak kepada Nathan, membuat semua orang di sana tergelak.
"Pak! Jangan bikin malu apa! Wes toh, meneng ae," kesal Ibu, sembari berdecak kesal.
"Loh ora ngono, Bu. Di kasih nama Jono dan Jini 'kan bagus, simpel dan nggak nggawe ilat keseleo," jawab Bapak dengan logat jawanya yang khas.
"Iki tahun 2022, Pak! Nama anak-anak sekarang itu gahul, nggak kayak jaman mu kae toh!" balas Ibu lagi semakin kesal.
Semua orang yang ada di sana semakin tergelak, saat mendengar perdebatan Bapak dan Ibu yang mereka tidak mengerti artinya, namun cukup menghibur karena melihat ekspresi Bapak yang berbicara sembari memelintir kumisnya yang tebal.
"Wes toh, Pak, Bu. Biar gampang manggil si kembar Ricko dan Jojo." Kirana menjadi penengah, kemudian Ibu dan Bapak pun mengangguk setuju, begitu pula yang lainnya.
Xander tersenyum dan juga setuju. "Baby Ricko dan Baby Jojo. Dan Jojo nanti jika sudah besar akan sangat cantik seperti Oma Jeje," ucap Xander, sembari menatap istrinya penuh cinta.
"Mana ada seperti itu? Jojo akan cantik seperti Mommy-nya!" protes Nathan kesal, sedangkan Xander memutar kedua matanya dengan malas menaggapinya.
"Sudah! Kalian ini memang tidak pernah aku ya!" Oma Airin membuka suara, sembari menguap, karena waktu sudah sangat larut malam.
Semuanya langsung terdiam saat kanjeng ratu bersuara. "Nama anak kalian sangat bagus, semoga kelak menjadi anak yang baik, pintar dan berbakti kepada orang tua, Amin." Do'a Oma Airin sangat tulus, dan turut di aminkan oleh semua orang yang ada di sana.
*
*
*
Bapak dan Ibu duduk di sofa berdekatan dengan besannya. Ibu memangku bayi cantik sedangkan Jeje memangku bayi tampan. Senyum mereka sejak tadi terus mengembang, membuktikan jika mereka sangat bahagia luar biasa.
"Ibu ndak nyangka, anak-anak kalian bisa cantik dan sangat tampan seperti ini," ucap Ibu sembari tersenyum hangat.
"Bibitnya bagus, Bu. Lihatlah Nathan dan aku yang masih sangat tampan," jawab Xander dengan narsis.
"Bibit dari ku juga bagus loh. Walaupun Aku jelek tapi, lihatlah Kirana sangat cantik seperti bidadari," sahut Bapak tidak terima.
"Aduh, kalian ini minta di hukum memang ya! Bikin gaduh terus. Lihatlah kedua cicitku jadi merengek! Keluar kalian berdua!" titah Oma Airin kepada Xander dan Bapak, yang tidak pernah aku jika bertemu.
"No, Mom!" jawab Xander.
"Jangan Oma, saya akan diam," ucap Bapak lalu bergerak mengunci bibir.
"Awas kalau kalian, berisik lagi!" Oma Airin kesal bukan kepalang, karena dua kakek tua itu terus bikin rusuh jika bersama.
Semua orang yang ada di sana menahan tawa saat melihat Xander dan Bapak di marahi oleh Oma Airin.
"Owhhh! Kalian ini manis sekali," ucap Irene sembari menyatukan kedua tangannya di dada, menatap keromantisan Nathan dan Kirana yang bikin baper.
"Gue juga bisa romantis seperti itu, Ren," sela Sean lalu menarik pinggang istrinya agar lebih merapat ketubuhnya.
"Masa sih bisa romantis?" Irene tidak percaya karena suaminya tidak pernah bersikap romantis kepadanya.
"Sama nih seperti Aiden, juga tidak pernah romantis." Gwen ikut menimpali.
"Aku selalu romantis, Gwen," sanggah Aiden, lalu berbisik ke telinga istrinya. "Jika diatas ranjang."
"Ish! Mesum!" Gwen mencebik kesal, lalu mendorong dada bidang suaminya.
"Kalau aku bagimana, Mel?" tanya Ansel kepada istrinya yang sejak tadi diam sambil mesam-mesem.
"Kamu Hot dan juga romantis," jawab Melisa dengan jujur, sambil tersenyum manis.
"Uh! Gemes!!" Ansel tersenyum lebar, lalu memelum istrinya dengan erat.
Jeje terharu ketika melihat ke empat putranya sudah bahagia dengan pasangannya masing-masing. "Semoga kalian selalu bahagia dan langgeng sampai akhir hayat nanti," ucap Jeje dengan penuh ketulusan. "Tidak terasa anak-anak Mommy yang dulu masih kecil dan hanya bisa menangis kini sudah besar dan sebentar lagi kalian semua akan menjadi orang tua," ucap Jeje, tanpa terasa kedua matanya berair. Ia terharu dengan semua ini.
"Mommy." Sean berjalan mendekati ibunya, lalu memeluk Jeje dengan erat. Dan di ikuti oleh Aiden, Ansel dan Nathan, turut memeluk Jeje dengan erat.
Jeje tersenyum, lalu mengecup pipi putranya satu persatu. Sedangkan Xander berdecak kesal, tidak rela jika istrinya mencium pria lain walaupun itu putra-putranya sendiri.
"Mommy sayang sama kalian semua. Jadilah kepala rumah tangga yang baik, bertanggung jawab kepada anak dan istri kalian," ucap Jeje memberikan nasehat.
"Satu lagi, jangan sakiti istri kalian." Xander menambahkan.
"Kami akan menjadi 4 kesatria yang kuat, pemberani, juga bertanggung jawab untuk keluarga kami," ucap Nathan, dan di angguki oleh tiga saudara kembarnya.
"Bagus! Itulah yang namanya seorang pria!" Xander menepuk pundak putranya satu persatu.
"Hem, kita 'kan Four J," jawab Ke empat pria itu kompak, lalu tergelak bersama.
...TAMAT...
Hu hu hu. Sudah tamat lagi😭😭😭
Terima kasih buat kalian semua yang sudah setia dengan My Hot ART, terima kasih atas dukungannya❤❤
Dan kenapa nggak di tamatin sampai Irene, Gwen, Melisa melahirkan? Karena sengaja, biar kalian nanti penasaran dengan sequel mereka🤣🤣
Pokoknya Emak ucapkan banyak terima kasih sekali lagi kepada kalian semuanya yang baik banget tiada duanya❤❤
Love kalian sekebun singkong
See you di Menggenggam rindu (Sebuah penantian)
Oh, ya untuk nama akun Chakeep_@abis, DM Emak di IG. Dapat pulsa 20 ribu, terima kasih udah kasih nama untuk si kembar❤❤