My Hot ART

My Hot ART
S2. Main sama Mbak Lux ya?



Kirana menatap tajam suaminya yang baru saja selesai memandikan putranya.


"Maafkan aku, Mom," ucap Nathan kepada istrinya yang menatapnya dengan penuh kekesalan.


"Bukan sekali dua kali kamu seperti ini! Hari ini Closet yang jadi mainannya, lalu besok apa lagi?!" omel Kirana tiada henti, lalu mengambil alih Ricko yang ada di tangan suaminya. Ia segera memakaikan baju ke tubuh mungil putranya itu, tidak lupa memberikan minyak telon ke perut dan punggung bayi yang baru berusia 6 bulan itu.


"Iya, maaf," ucap Nathan sekali lagi. Hot Daddy itu menyadari kesalahannya karena lebih terfokus ke ponselnya dari pada ke anaknya sendiri.


"Lagi pula kenapa kamu meliburkan para Nanny sih?! Kita juga 'kan yang repot." ucapan Nathan malah semakin membuat istrinya murka.


"Kamu pikir mereka itu robot! Mereka juga butuh libur karena sudah bekerja keras membantu kita!" omel Kirana lagi, sembari menatap tajam suaminya.


Seketika itu, Nathan langsung membungkam mulutnya sendiri, karena sudah salah berbicara kepada istrinya yang semakin galak setelah melahirkan bayi kembarnya.


"I'm Sorry Honey," ucap Nathan penuh sesal, sembari berjalan mendekati istrinya yang baru selesai memakaikan pakaian ke tubuh mungil putranya itu. Kemudian Nathan memeluk istrinya dari belakang dengan sangat erat, dan mengecupi leher jenjang istrinya itu sebagai tanda permintaan maafnya. "Maafkan Daddy, ya," ucap Nathan lagi dengan lembut kepada istrinya itu.


Kirana menghela nafas panjang, lalu mengusap tangan suaminya yang melingkar erat di perutnya, sembari berkata, "iya jangan di ulangi lagi."


"Terima kasih, Sayangku, cintaku, dan duniaku," ucap Nathan sangat senang lalu membalikkan tubuh istrinya, lalu dengan cepat menarik tengkuk istrinya dan mellumat bibir Kirana yang sudah menjadi candunya itu.


Seperti itulah jika mereka bertengkar, hanya sebentar saja, setelah itu berbaikan lagi. Mereka saling menyayangi dan mencintai antara satu sama lain.


Ciuman itu semakin panas dan menuntut, bahkan kedua tangan Nathan yang tadinya berada di berada di pinggang Kirana, kini merambat naik kepunggung istrinya itu, dan mengusapnya naik turun dengan gerakan yang sensual.


Kirana semakin kuat mendorong dada bidang suaminya, sebelum dirinya di lahap habis oleh Nathan yang sudah sangat bergairah itu.


"Sayang kenapa di lepaskan ciumannya!" protes Nathan dengan nafas yang terengah, dan menatap sayu istrinya.


"Ada anak-anak, tahan dirimu!" jawab Kirana sedikit kesal, lalu menatap dua anak kembarnya yang merangkak bebas di atas tempat tidur.


"Lalu ini bagaimana?" Nathan menatap seraya mengusap senjatanya yang sudah menonjol di balik celananya itu.


"Main sama Mbak Lux dulu ya," ucap Kirana dengan santainya, membuat Nathan menggaruk kepalanya dengan kasar.


"Ricko dan Jojo! Kapan kalian besar sih!" Nathan menyalahkan kedua anaknya yang tidak berdosa.


"Mas!!!" seru Kirana kepada suaminya dengan perasaan yang kesal, bagaimana bisa suaminya itu menyalahkan kedua anaknya yang tidak tahu apa-apa.


"Iya! Iya!" jawab Nathan dengan ketus, seraya berjalan menuju kamar mandi untuk menuntaskan hasratnya yang sudah berada di ujung.


Kirana menggeleng pelan, sembari menatap punggung suaminya yang hilang di balik pintu kamar mandi. "Dasar Hot Daddy," ucap Kirana pelan, namun ia juga terkekeh geli saat melihat wajah suaminya yang kesal.


Jangan lupa dukungannya ya, luv you Semuanya❤❤❤😘