
Hari berlalu begitu cepat, tidak terasa anak-anak 4J sudah berusia lima tahun. Dan hari itu adalah hari ulang tahun Anaya, Jessany, dan Matteo. Ketiga anak kecil dan menggemaskan itu sedang berada di ruang tamu, berdiri di dekat meja yang di atasnya ada kue ulang tahun yang ukurannya cukup besar, di hiasi dengan lilin berangka 5, sama seperti usia mereka.
Para pelayan yang berjumlah lima belas orang berkumpul di sana ikut merayakan ulang tahun ketiga bocah lucu itu.
Suasana di ruang tamu tersebut sangat riuh dan semua orang sangat antusias untuk memulai acara tiup lilin dan potong kue yang super mehong itu. Kue ulang tahun berlapis emas di setiap permukaannya. Membuat para pelayan di sana tidak sabar untuk segera mencicipinya.
Ruang tamu tersebut juga di hias dengan sedemikian rupa, seperti ulang tahun pada umumnya. Dan semua orang di sana memakai topi ulang tahun berbentuk kerucut berkarakter superhero dan princess.
“Apakah jika aku memakan kue berlapis emas, pembuangan terakhirku akan menjadi emas juga?” tanya salah satu pelayan dengan polosnya.
“Dasar bodoh! Yang namanya pembuangan terakhir tetap menjadi kotoran!” jawab rekannya yang berdiri di sisi kirinya.
“Sayang sekali kalau begitu. Apakah emasnya bisa di kumpulkan dan bisa di jual?” tanyanya lagi, namun kali ini tidak ada yang menjawab karena acara sudah akan di mulai. Semua orang merapatkan diri di meja ruang tamu.
“Mommy aku ingin tiup lilin juga.” Si kembar merajuk.
“Kan kalian sudah tiup lilin setengah tahun yang lalu,” jawab Kirana, lalu menggendong putrinya yang sudah ingin menangis, sedangkan Nathan menggendong putranya.
“Jangan bersedih, tahun depan kalian akan tiup lilin lagi,” ucap Nathan kepada kedua anaknya.
“Kenapa tidak setiap hari?” rajuk Ricko.
“Karena ulang tahun hanya boleh di rayakan satu tahun sekali, itu pun pada tanggal dan bulan kelahiran kalian,” jelas Nathan, entah kedua anaknya itu mengerti atau tidak dengan penjelasannya.
“Sayang sekali.” Jojo tertunduk lesu.
“Kenapa Baby? Kenapa bersedih?”
“Karena jika setiap hari ulang tahun, kami bisa mendapatkan banyak kado dari Mommy, Daddy, Opa, Oma, dan dari yang lainnya,” jawab Jojo dengan polosnya.
“Oh, jadi anak-anak Daddy ingin banyak kado?” Nathan bertanya kemudian di angguki oleh kedua anaknya itu.
“Baiklah setiap hari Daddy dan Mommy nanti akan memberikan kado untuk kalian berdua,” jawab Nathan sambil mencubit gemas pipi putranya.
“Really?” ucap Jojo dan Ricko bersamaan.
“Aha, tapi dengan catatan kalian harus rajin belajar, paham?” jelas Nathan.
“Yes, Daddy.” Jojo dan Ricko kompak menjawab diiringi tawa riang.
“Kalau begitu, kita lihat tiga saudara kalian yang akan tiup lilin.” Kirana menurunkan putrinya agar bergabung dengan tiga anak keponakannya itu.
“Ricko tidak ingin bergabung?” tanya Xander kepada cucunya yang masih di gendong oleh Nathan.
“Gendong Opa saja,” jawab Ricko sembari mengulurkan kedua tangannya, dengan sigap Xander menggendong Ricko dan mendekapnya erat.
“Naya, ayo bernyanyi,” ucap Gwen kepada putrinya.
Anaya tersenyum malu karena ini pertama kalinya bernyanyi di depan banyak orang.
(Anaya bisa mendengar karena menggunakan alat bantu dengar, dan dia tidak bisu, jangan sampai ada yang salah paham lagi)
“Jangan malu, ada Mommy dan Daddy,” ucap Gwen sambil mengelus pucuk kepala putrinya dengan penuh kasih sayang.
“Naya kamu bisa Sayang. Jangan malu, oke.” Kali ini Aiden yang menyemangati putrinya.
Naya tersenyum lalu menganggukkan kepalanya.
“Dia pandai bernyanyi tapi malu seperti oyen.” Matteo yang menjawab lalu menoleh ke arah Anaya yang berdiri di sampingnya.
“Kalau begitu ayo bernyanyi bersama,” ajak Sany kepada keponakannya itu.
Anaya mengangguk saja karena pada dasarnya gadis kecil itu sangat pemalu dan suka menyendiri, sadar akan kekurangannya yang tidak seperti para saudaranya atau anak-anak lain di luar sana.
Lagu selamat ulang tahun di nyanyikan bersama. Semua orang bertepuk tangan.
Anaya menyanyi dengan indah walau pun masih terlihat sangat malu. Akan tetapi rasa percaya dirinya muncul ketika semua keponakannya itu merangkulnya.
Ah, jadi terharu kepada anak-anak itu seperti orang dewasa seolah memberikan semangat dan kekuatan kepada saudaranya yang merasa minder atau tidak percaya diri dengan keadaan.
Nyanyian lagu selamat ulang tahun dan tiup lilin sudah selesai, kini saatnya yang di tunggu-tunggu oleh semua orang yaitu memotong kue berlapis emas.
“Rasanya seperti kue biasanya,” ucap semua pelayan yang mencicipi kue mahal itu. Rasa penasaran mereka sudah hilang.
Lalu mereka mencoba makanan yang lainnya. Kapan lagi bisa makan makanan mewah seperti itu. Ada kesempatan semuanya di embat.
Acara ulang tahun sudah selesai, semua pelayan membersihkan ruang tamu dengan cekatan. Hanya membutuhkan waktu sebentar ruang tamu tersebut sudah kembali bersih seperti semula.
Seluruh keluarga berkumpul di ruang tengah, ngeteh bersama sambil menatap anak-anak yang berlarian kesana-kesini, kecuali Anaya yang selalu diam menyendiri salah satu single sofa yang ada di sana.
Para pria jika sudah berkumpul membahas bisnis dan juga hobi mereka. Sedangkan para wanita membahas tumbuh kembang anak-anak mereka dan menggosip ria.
Suasana di ruang tamu tersebut terasa sangat hangat dan juga penuh kebahagiaan. Tidak sedikit orang yang berkesempatan untuk memiliki keluarga yang penuh dengan kasih sayang seperti keluarga Clark ini.
Sering kali, seseorang terjebak dalam keluarga yang toxic atau keras. Oleh karena itu, bersyukurlah bagi kalian yang memiliki keluarga dengan penuh kasih sayang.
Semua orang di ruang tengah itu berdoa, semoga mereka selalu di limpahkan kasih sayang dan kebahagiaan oleh Tuhan.
...TAMAT
...
Thank you for everything karena sudah mengawal MY HOT ART dari 4J masih bujangan hingga mempunyai anak yang lucu dan menggemaskan.
Semoga kalian semua tidak bosan dengan semua karya Mak yang receh ini. Dan semoga kalian semua sehat dan lancar rezekinya, aminnn.
So, sembari tunggu kisah Anaya rilis, baca novel Mak yang lainnya.
-My Sexy Old Man (tamat)
-Suddenly Married (ongoing)
-Pesona Ayah Mertua (ongoing)
-Suamiku Gemulai (tamat)
-Oh! My Bodyguard (tamat)
-Menggenggam Rindu (Sebuah penantian) tamat
-Perawan tua meet brondong tajir ( tamat)
-Cinta tulus sang Cassanova (Hiatus)