
Aiden mulai memposisikan dirinya, dan bersiap untuk melesakkan senjatanya ke surga dunianya. Namun gerakannya terhenti saat mendengar ponselnya yang terletak di atas nakas berdering nyaring bertanda jika ada panggilan masuk.
"Aiden ponselmu berdering," ucap Gwen, seraya menahan dada bidang suaminya.
"Biarkan saja," jawab Aiden seraya melanjukan aksinya lagi tanpa memperdulikan ponselnya yang terus berdering. Ia memegang leher Si Tono dan mengarahkannya ke lembah yang sangat lembab itu.
"Tapi, ponselmu--"
"Sttt. Diamlah Gwen, kita nikmati malam ini," ucap Aiden dengan suara paraunya, bertanda jika saat ini sudah sangat bergairah.
"Iya ... eugh ... ." Gwen melenguh seraya menggigit bibir bawahnya saat senjata suaminya sudah melesak masuk dengen sempurna ke bagian intinya.
Aiden memejamkan matanya dengan erat, seraya berdesis enak. Baru saja akan menggoyangkan pinggulnya, ia harus mengurungkan niatnya saat mendengar teriakan dari luar kamar. Gwen dan Aiden membola, dan segera melepas penyatuan mereka. Si Tono yang sudah tegangan tinggi kini langsung mengecil.
"Aiden, Gwen, cepatlah! Kirana akan melahirkan dan sekarang sudah berada di rumah sakit!" teriak Fika dari luar kamar di iringi dengan ketukan pintu yang keras.
Ceklek
Pintu kamar terbuka, Aiden dan Gwen keluar bersamaan dengan penmapilan yang sudah rapi.
"Kenapa kalian ini lama sekali? Dan tadi Mommy Jeje menghubungi kalian berulang kali, kenapa tidak di angkat?" Fika memberondong pertanyaan saat anak dan menantunya sudah berada di hadapaannya.
Wajah Gwen bersemu merah, sedangkan Aiden berdehem pelan, sebelum ia menjawab pertanyaan ibu mertuanya.
"Sudah! Jangan bertanya! Sekarang kita harus segera ke rumah sakit," ucap Nue dan segera menarik tangan istrinya, menuju garasi rumah di mana beberapa mobil mewahnya berjajar rapi di sana.
Gwen dan Aiden mengikuti dari bekalang, mereka pergi ke rumah sakit menggunakan mobil sendiri. Sedangkan Arjuna ikut dengan kedua orang tuanya.
*
*
*
"Aku mau Ibu, Mas ... aku nggak kuat, sakit banget," ucap Kirana, mencengkram kuat tangan suaminya.
Sedangkan Jeje mengelus perut menantunya dan sesekali mengusap keringat yang membasahi dahi Kirana. "Seperti ini perjuangan seorang ibu yang akan melahirkan. Jangan bilang nggak kuat, kamu harus bisa demi dua buah hatimu yang sebentar lagi akan melihat dunia," ucap Jeje memberikan semangat kepada menantunya. "Rasanya sakitnya hanya sebentar saja kok, rasa sakit itu akan hilang saat kamu melihat suara tangisannya yang memekakan telinga," ucap Jeje.
"Sekarang kamu lihat sendiri, bagaimana perjuangan seorang ibu yang bertaruh nyawa untuk anak-anaknya. Maka dari itu Mommy ingin mites kamu! Kalau kamu banyak tingkah dan tidak menurut kepada orang tua!" Jeje mengoceh kepada Nathan.
Nathan terdiam dan matanya mengembun, ia menjadi mengingat kenakalannya saat remaja dan sering membantah ucapan orang tuanya. Dan kini ia melihat bukti nyata, perjuangan seorang ibu yang akan melahirkan.
Begitu pula dengan Kirana, menjadi ingin bertemu dengan kedua orang tuanya dan ingin meminta maaf kepada mereka, karena selama ini ia sudah melakukan banyak kesalahan.
"Sakit ...." Kirana merintih, saat kontraksi itu hilang timbul dengan jarak waktu yang singkat. Perutnya terasa kencang, dan kedua bayinya yang ada di dalam perutnya seolah saling dorong.
Tidak berselang lama ada Bidan dan juga perawat masuk ke ruang UGD itu untuk memeriksa pembukaan jalan lahir.
"Baru pembukaan 5, masih memerlukan waktu beberapa jam lagi untuk pembukaan sempurna, semoga twin bisa di ajak kerja sama ya," jelas Bidan tersebut.
Kirana rasanya sudah mau mati saja. Bagaimana tidak, kontraksi itu rasanya sangat menyakitkan. Dan baru pembukaan 5? Butuh berapa jam lagi? Rasanya dirinya sudah tidak kuat lagi, tapi disisi lain ia ingin melahirkan normal.
"Ayolah, anak-anak Daddy, kalian tidak kasihan dengan Mommy kalian? Cepatlah keluar," bisik Nathan di dekat perut istrinya, seraya mengelus perut buncit itu dengan penuh kasih sayang.
Yuk! Flasback dimana kita dulu berjuang bertaruh nyawa demi buah hati. 😭😭🤧🤧
Jangan lupa like, komentar, dan sawerannya ya❤💃