Who Is Adam?

Who Is Adam?
Ternyata Anak Kandung



Kini Tuan Seno dan asisten nya Heru sudah berada di dalam ruang kerja Tuan Seno,mereka sudah mulai sibuk memeriksa berkas yang menumpuk.


Tak lama Devano pun datang dengan wajah yang terlihat tak senang, Tuan Seno pun mengernyit heran. Pasal nya anak itu biasa nya selalu bersikap sopan, tapi kenapa kali ini dia langsung masuk begitu saja ke ruangan nya.


"Ada apa Dev ?"


"Pah, bisa minta waktu nya sebentar? "


"Bisa sayang, kebetulan ada yang mau Papah sampai kan juga pada mu."Jelas Tuan Seno seraya berjalan dan duduk di sofa.


Devano pun turut duduk di samping Papah nya, dia melihat ke arah Heru. Menurut nya ini adalah masalah pribadi, jadi dia merasa keberatan jika Heru masih berada di sana.


Heru yang tahu arti tatapan dari Devano pun langsung bersuara, "Aku akan mengerjakan tugas ini ruangan ku saja."


"Baiklah, "Jawab Tuan Seno.


Heru pun keluar dari ruangan Tuan Seno sambil membawa beberapa berkas yang harus segera dia kerjakan, sedangkan Devano sudah nampak tak sabar ingin berbicara dengan Papah nya.


"Ada apa Dev? "


"Pah, bukan nya Papah tak menyetujui hubungan Arkana dengan Laila? Lalu kenapa Papah masih membiarkan mereka untuk bertemu? "


"Maksud kamu Arkana sedang menemui Laila dan Adam? "


"Hem, seharus nya Papah melarang nya."


"Maaf sayang tapi Papah ngga bisa, biarkan mereka bersama Dev. "


"Tapi Pah,,, "


"Kenapa, apa kamu menyukai Laila? "


"Bu,,, bukan begitu Pah. Hanya saja aku,, emm, itu,, anu Pah."


"Apa? "Tanya Tuan Seno seraya memicingkan mata nya.


Devano pun langsung tertunduk, dia bingung harus bicara seperti apa. Tuan Seno yang paham pun, langsung merangkul pundak putra nya.


"Kamu tahu sayang, pagi pagi sekali Papah sudah datang ke rumah Laila. Awal nya Papah memang tak setuju dengan hubungan mereka, tapi setelah membaca ini Papah jadi berpikir lain."Ucap Tuan Seno seraya memberikan buku Diary milik Nayla.


Devano pun langsung menerima nya, "Apa ini Pah?"


"Bacalah, "Titah tuan Seno.


Devano pun mulai membaca buku Diary milik Nayla, kadang dahi nya terlihat berkerut. Dan terkadang mata nya memicing, tak lama bibir nya pun terlihat mengerucut.


"Maksud nya, Papah setuju karna ibu nya Laila?"


"Yah, "Jawab Tuan Seno.


"Lalu benarkah jika Papah mempunyai anak lelaki dari ibu nya Laila? "


"Yah, lagi lagi kamu benar Nak"


"Lalu siapa putra mu itu? "


"Awal nya aku tak tahu siapa anak lelaki ku dengan Nayla, aku juga awal nya tak tahu kenapa Nenek dan Kakek dulu begitu bersikeras menyuruh ku untuk mengadopsi diri mu."


"Lalu? "


"Sekarang aku tahu, Nenek dan Kakek memang membenci Nayla. Tapi dia tidak membenci keturunan ku, "Jelas Tuan Seno.


Devano malah di buat semakin bingung oleh Tuan Seno, Devano yang tak sabar pun langsung bertanya.


"Sebenar nya apa sih maksud Papah?"


Devano langsung memundurkan tubuh nya, "Itu tidak mungkin Pah, Papah pasti bohong. Aku tidak mungkin mencintai adik ku sendiri, aku yakin Papah pasti bohong."


"Awal nya aku juga tak menyangka Dev, tapi ini lah kenyataan nya. Kamu adalah anak kandung ku dengan Nayla, dan kamu juga adalah kakak nya Laila.Satu kandung, lain bapak. "


"Ini gila Pah!! Semua nya terasa sangat konyol, aku merasa takdir seakan sedang mempermain kan aku."Ucap Devano prustasi.


"Ya, awal nya Papah juga berpikir seperti itu. Tapi jika mengingat semua persamaan yang ada pada kita, kita tak dapat menyangkal nya."


"Maksud Papah? "


"Kamu ingat sayang, waktu Papah kecelakaan dan membutuh kan donor darah? "


"Ingat Pah, "Jawab Devano.


"Saat itu darah kamu dengan Papah cocok, kita satu golongan darah. Dan apa kamu ingat saat makan udang badan kamu langsung bentol bentol? "


"Iya Pah, aku ingat."


"Kamu seperti Nayla, alergi udang. Kamu juga penyuka makanan pedas sama seperti Nayla ,dan jika di perhatikan wajah kamu juga begitu mirip dengan Nayla. Aku memang bodoh, aku bahkan baru sadar jika kamu sangat mirip dengan nya ."


Tuan Seno pun bangun dari duduk nya, dia mengambil foto kebersamaan nya bersama Nayla dan menyerah kan nya pada Devano.


"Ini foto aku dan Nayla, waktu itu kami sedang berlibur. Dan di sana lah, kami saling memadu kasih ."


Devano pun mengambil foto kebersamaan Papah nya dengan Nayla, dalam foto itu terlihat Papah nya merangkul seorang wanita dengan mesra. Bahkan Tuan Seno pun nampak mencium pipi wanita itu dari samping, dan benar saja, wajah wanita itu begitu mirip dengan Devano.


"Dia ibu ku? "Tanya Devano.


"Ya, dia ibu mu. Wanita cantik dan sederhana, dia juga sangat baik dan penyayang. Maka nya Papah begitu mencintai nya, dan Papah bahkan baru tahu jika Papah mempunyai anak dari nya. Maaf kan Papah mu yang bodoh ini nak, Papah bahkan tak menyadari jika kamu adalah anak kandung Papah."Ucap Tuan Seno seraya memeluk erat tubuh Devano.


Devano pun langsung membalas pelukan Papah nya, dia merasa senang karna pria yang selama ini dia banggakan adalah Papah kandung nya.


Tapi dia juga merasa kecewa, karna ternyata wanita yang kini menguasai hati nya adalah adik satu kandung nya.Untuk sejenak dia hanya bisa menyesali perasaan yang bersarang di hati nya, tapi setelah itu dia pun langsung melepaskan pelukan Papah nya.


"Pah, bukan nya jita nanti Arkana menikah dengan Laila itu tidak sah?"


"Arkana bukan anak kandung Papah,"Jawab Tuan Seno.


"Jadi? "


"Hanya kamu anak kandung Papah ,tapi Papah juga sangat menyayangi Arkana. Karna walau bagaimana pun, Alina adalah istri yang patuh. Dulu saat kami akan menikah, saingan bisnis Papah menculik Alina. Dia berpikir jika Papah akan hancur jika kehilangan Alina, padahal Papah tidak mencintai nya, dan Papah pun tak mencari nya, tapi tak lama Alina kembali dengan luka lebam di seluruh tubuh nya dan bahkan Alina telah di perkosa oleh nya."


"Lalu Papah tetap menerima nya? "


"Tentu saja, karna mereka menculik Alina karna dendam pada Papah. Sebagai bentuk tanggung jawab Papah, Papah tetap menikahi nya dan mengurus Arkana dengan penuh kasih."


"Lalu bagaiman perasaan Papah terhadap Mama Alina?"


"Aku mulai mencintai nya, Karna di saat aku sedang terpuruk karna kehilangan Nayla dia selalu menghibur ku, bahkan dia selalu berada di samping ku agar aku tak melakukan tindakan bodoh.Bahkan di kala aku tak pernah menyentuh nya pun, dia selalu bersabar. Alina tak pernah menuntut apa pun pada ku.Dia seolah sadar diri di mana kedudukan nya, seorang wanita penebus hutang yang telah ternoda sebelum kami menikah. "


"Jadi menurut Papah, aku harus merelakan Laila untuk Arkana? "


"Tentu saja sayang, karna Laila adalah adik mu.Adik kandung mu, "Jawab Tuan Seno.


Devano pun nampak sedih mengetahui kebenaran nya, tapi dia juga merasa lega, karna ternyata dia bukan hanya anak adopsi.


+


+


+


TBC