My Affair

My Affair
Kekacauan Keluarga Alexsander



Setelah Juan membuka pintu gerbang mansioan dengan remot yang ada di dalam mobilnya, kemudian Juan mengemudikan mobilnya masuk ke dalam perkarangan mansion yang sangat luas tersebut. Mansion terluas yang ada di daerah tempat tinggal Juan. Setelah berkendara dari pintu gerbang selama lebih kurang sepuluh menit, Juan kemudian memarkir mobil yang dikendarainya di teras mansion. Juan tidak memarkir mobilnya di tempat parkir seperti biasa. Juan ingin nanti saat dia tidak menemukan Papi di mansion bisa langsung masuk ke dalam mobil dan pergi mencari dimana keberadaan Papi saat ini.


"Mami sepertinya Papi belum ke sini. Mobil saja tidak ada di mansion" ujar Juan saat melihat ke sekeliling mansion.


Mami kemudian melihat ke semua arah yang dikatakan oleh Juan. Mami juga tidak melihat sama sekali mobil yang di pakai oleh Papi tadi untuk menuju mansion ini.


"Iya sayang, sepertinya Papi memang tidak ke sini. Jadi kita aman" ujar Mami dengan nafas lega.


"Syukur Mami, aku tadi sangat cemas kalau Papi langsung ke sini dan bertanya kepada para pelayan yang ada di mansion" ujar Juan sambil melihat ke arah Mami,


"Tapi untung saja Papi tidak ke sini" lanjut Juan Alexsander yang merasa beruntung sekali saat ini karena menganggap Papi tidak ke mansion tersebut.


"Iya untung saja" kata Mami sambil menatap curiga ke arah mansion.


Juan yang melihat Mami menatap ke sekeliling mansion, juga melakukan hal yang sama dengan Mami. Mami seperti sedang mencari sesuatu di luar sana.


"Mami cari apa Mami?" tanya Juan Alexsander saat melihat Mami yang seperti mencari sesuatu di luar sana.


"Tidak mencari apa apa" jawab Mami yang memang tidak mencari apa apa saat ini.


"terus kenapa menatap seperti itu ke arah luar mansion?" lanjut Juan bertanya kepada Mami, kenapa Mami sampai seperti itu sekali menatap ke arah luar mansion.


"Mami hanya heran saja, kenapa mansion kamu ini terlihat tidak ada orangnya" ujar Mami yang akhirnya mengatakan kepada Juan apa yang dilihat oleh Mami ke arah mansion dengan begitu cermat seperti seseorang sedang mencari sesuatu.


Juan akhirnya ikut ikutan mengamati mansionnya. Juan akhirnya pun menyadari kalau mansionnya kali ini memang tidak seperti biasanya. Mansion terasa sepi seperti tidak ada penghuni.


"Mami benar apa yang Mami rasakan. Mansion ini sepertinya sangat sunyi sekali Mami. Ada apa ya?" kata Juan yang pada akhirnya menyetujui apa yang dikatakan oleh Mami sebentar ini, kalau mansion miliknya pada saat ini sangat sunyi sekali.


"Kemana semua pelayan itu ya Mi?" ujar Juan sambil melihat ke arah pintu masuk mansion yang tertutup rapat.


Sekitaran mansion memang seperti tidak ada lagi kehidupan. Semua tampak hening. Mansion besar itu seperti mansion yang sudah ditinggalkan oleh penghuninya. Juan merasa angat aneh dengan ini semua. Juan yakin kalau tadi pagi semua pelayan masih berada di dalam mansion, dan keadaan mansion berjalan dengan sangat normal tidak seperti sekarang ini yang seperti mansion tanpa penghuni.


Mami tidak menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Juan. Mami langsung saja membuka pintu mobil. Juan yang melihat Mami sudah berada di luar mobil, akhirnya juga melakukan hal yang sama dengan Mami.


"Kita pastikan saja mereka semua berada di mana Juan"


Mami dan Juan kemudian melangkah dengan lebar lebar dan cepat untuk menuju mansion besar yang sekarang terlihat sangat sepi seperti tidak ada berpenghuni di sana sekarang. Mansion benar benar sepi, kalau dilihat lihat sekarang ini, mansion seperti sebuah rumah besar dalam film film dan digunakan untuk syuting film horor. Itulah keadaan mansion milik Juan Alexsander sekarang ini.


Mami membuka pintu mansion dengan sangat lebar. Mami dan Juan kemudian masuk ke dalam mansion. Mereka terus menuju bagian dalam mansion. Tetapi sayangnya mereka dihadapkan kepada sebuah kenyataan yang sebenarnya ingin mereka pungkiri.


"Mami, mereka semua tidak ada di sini lagi Mami" ujar Juan Alexsander dengan nada gemetar saat melihat mansion mereka sangat sepi.


Juan Alexsander sama sekali tidak ada melihat satu pun pelayan yang sedang bekerja di mansion. Mansion benar benar sepi, tidak ada satupun sosok manusia yang bisa mereka lihat sedang berada di sana.


"Lihat ke dapur Juan!!!!!"


Mami memerintahkan Juan untuk pergi melihat para pelayan ke dapur. Juan kemudian memutar badannya ke arah samping. Dia sama sekali tidak melihat ada seorang pelayanpun yang sedang memasak di dapur tersebut.


"Kosong Mami" jawab Juan.


Mami yang mendengar jawaban yang diberikan oleh Juan, langsung saja heran, kenapa Juan bisa langsung memberikan jawaban, padahal dia hanya memutar badannya sedikit saja.


"Juan, maksud Mami bukan dapur bersih Juan, tetapi dapur kotor" kata Mami dengan kesalnya mendengar jawaban yang diberikan oleh Juan kepada dirinya.


"Kalau dapur bersih Mami sudah melihat dapur itu sepi tidak ada satupun pelayan di sana. Makanya Mami meminta kamu untuk melihat dapur kotor yang terletak di balik dapur bersih itu"


Mami menjelaskan kepada Juan lebih terperinci lagi. Mami tidak mau Juan main langsung menjawab saja pertanyaan dan perintah yang diberikan oleh Mami.


Juan kemudian berjalan menuju tempat yang ditunjukkan oleh Mami. Juan tidak mau Mami menjadi marah lagi. Bagi Juan sudah cukup kemarahan yang diperlihatkan oleh Mami sebentar ini saat Juan langsung menjawab perintah yang diberikan oleh Mami kepada dirinya.


Mami yang melihat Juan pergi menuju dapur kotor, juga ikut pergi meninggalkan daerah itu. Mami melangkahkan kakinya menuju taman belakang mansion tempat dimana para pelayan sering duduk dan menghabiskan waktu sore mereka. Mereka semua duduk duduk di sana untuk menunggu malam hari.


"Mereka beneran sudah pergi dari mansion ini" ujar Mami saat tidak melihat ada siapapun di taman belakang itu.


"Juan!!!!!" teriak Mami dengan sangat keras memanggil nama Juan.


Juan sudah terlalu lama pergi memeriksa dapur kotor tersebut. Mami yang sudah kesal karena sama sekali tidak ada melihat keberadaan orang di sana, semakin di buat kesal oleh keadaan yang didapati oleh Mami. Tak seorang pun pelayan yang dilihat oleh Mami di taman bagian belakang mansion.


Juan berlariĀ  menuju sumber suara maminya berasal. Juan melihat tidak ada bayangan maminya di tempat mereka berpisah tadi.


"Juan!!!!!" teriak Mami sekali lagi memanggil Juan dengan sangat keras dari bagian belakang mansion.


Juan yang sudah tahu di sebelah mana Maminya berada, langsung berlari menuju Mami. Juan melihat Mami sedang duduk di kursi taman belakang mansion, tempat dimana Vian biasa mengobrol dengan para pelayan mansion dulunya saat Vian masih tinggal di mansion besar itu.