
" Saya ingin bertanya suatu hal yang serius terhadap kamu Juan Alexander. saya benar-benar muak dengan semua yang terjadi gara-gara ulah kamu yang sama sekali tidak bertanggung jawab. dan hanya bisa menyusahkan orang lain saja" kata papi ya memang sudah benar-benar marah dan kesal dengan apa yang telah dilakukan oleh seorang Juan Alexander yang sama sekali tidak bertanggung jawab dan mengakibatkan kerugian besar kerugian besar yang bukan hanya berkaitan dengan materi tetapi berkaitan dengan harga diri dan reputasi keluarga Alexander.
Hal itulah yang membuat Tuhan besar Alexander menjadi sangat marah dan sudah tidak sabaran lagi ingin bertanya kepada anak satu-satunya itu, yang pada akhirnya membuat nama baik keluarga tercoreng Karena Perangai dan juga perbuatan dari pria tampan tersebut. pria yang dulunya digadang-gadang akan menjadi penerus dan penguasa dari kerajaan bisnis Alexander Group yang yang bergerak di semua bidang bisnis tanpa memandang kelompok bisnis apa yang sedang mereka geluti.
"Vian di mana sekarang? Apa kamu bisa menjawab pertanyaan saya? Dimana keberadaan istri kamu pada saat ini? " tanya Papi langsung ke inti permasalahan.
Papi yang sudah tidak sabaran lagi tersebut langsung saja bertanya kepada Juan Alexander tentang hal yang didengar oleh Papi di luar sana
Papi sudah mendengar berita berita di luaran sana yang mengatakan kalau menantu keluarga Aleksander sudah kabur dengan seorang pria. berita yang benar-benar membuat kuping dari seorang tuan besar Alexander menjadi sangat merah saat mendengar obrolan-obrolan orang di luaran sana yang membahas tentang Keluarga Alexander
Juan Alexsander yang mendengar pertanyaan yang diajukan oleh Papi langsung kaget tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Papi kepada dirinya. Dia tidak menyangka Papi akan bertanya tentang hal itu. Juan mengira kalau Papi tidak akan mengetahui berita tersebut sama sekali. Tapi ternyata perkiraan dari Juan sangat meleset. Papi mengetahui tentang masalah tersebut.
"Kenapa kamu diam? kamu jawab dong pertanyaan dari saya. Dimana keberadaan Vian sekarang" ujar Papi kembali mengulang pertanyaannya lepada Juan Aleksander.
" Juan jawab pertanyaan yang diajukan oleh Patih kepada kamu" kata mami yang juga ikutan kesal saat melihat Juan yang hanya diam saja dan sama sekali tidak menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Papi
" Ayolah Juan jawab pertanyaan dari Papi, Di mana keberadaan Vian saat ini?" lanjut Mami mengulang kembali pertanyaan yang diajukan oleh papi kepada Juan tetapi sama sekali belum ada jawaban atau bahkan sedikit saja tanggapan yang diberikan oleh Juan kepada Papi dan mami
Juan masih setia dengan diamnya tersebut. sebenarnya Juan diam bukan karena apa-apa, tapi memang murni karena Juan sama sekali tidak tahu harus menjawab apa kepada Papi dan mami yang mengajukan pertanyaan di mana Vian berada pada saat ini.
" atau kamu sendiri tidak tahu di mana keberadaan istri kamu pada saat ini" kata Papi manebak sendiri jawaban dari pertanyaan yang diberikan oleh dirinya kepada Juan Aleksander.
Juan yang mendengar apa yang dikatakan oleh Papi hanya bisa diam saja. Jawaban Papi memang benar. Dia sama sekali tidak tahu dimana Vian saat ini.
"Juan Aleksander, jawab pertanyaan saya. Jangan hanya diam saja. Kamu laki laki keturunan keluarga Aleksander. Kamu harus berani bertanggung jawab atas semua yang telah kamu lakukan. Jangan jadi pengecut" kata Papi yang sudah sangat kesal kepada Juan yang dari tadi hanya diam saja dan sama sekali tidak memberikan jawaban apapun terhadap pertanyaan yang diajukan oleh Papi kepada dirinya.
"Aku tidak tahu Vian kemana Papi Mami" ujar Juan yang pada akhirnya membuka mulutnya untuk memberikan jawaban kepada Papi.
Papi dan Mami ternganga mendengar jawaban yang diberikan oleh Juan kepada mereka berdua.
"kamu juga tidak tahu dengan siapa dia pergi?"
Papi melanjutkan pertanyaannya. Papi sebenarnya cemas dengan pertanyaannya kali ini. Papi takut semua berita di luaran sana ada benarnya dan memang benar benar terjadi. Papi menakutkan hal itu dan tidak ingin itu terjadi.
Dia sudah tidak bisa berkata apa apa lagi. Dia benar benar sudah habis main. Dia sudah bisa membayangkan apa yang akan dilakukan oleh Papi kepada dirinya. Hal yang akan sangat di luar nalar sekali. Juan sudah siap menerima konsekuensi dari apa yang telah dilakukan oleh dirinya.
"Hah kamu tau tetapi tidak berusaha mencegahnya pergi dengan orang tersebut Juan!!!!!!" teriak Papi yang heran dengan kelakuan Juan yang membiarkan saja istrinya pergi dengan orang lain meninggalkan mension mereka.
Juan dan Mami kaget mendengar teriakan dari Papi.
"Maafkan Juan, Papi"
Hanya kata maaf yang bisa diucapkan oleh Juan sekarang ini kepada Papi dan Maminya. Dia sama sekali tidak bisa mengatakan hal yang lainnya lagi. Dia benar benar menyerah sekarang.
"Maaf itu masalah gampang Vian. Gampang sekali. Sekarang yang harus kamu pikirkan adalah bagaimana cara menyumbat mulut orang di luar sana yang sudah mengetahui kalau istri kamu pergi dengan seorang Pria." kata Papi yang langsung duduk sambil memijit kepalanya yang terasa sakit saat melihat dan mendengar kebodohan dari anaknya itu.
Papi, Mami dan Juan terdiam sesaat. Mereka benar benar tidk tahu harus melakukan apa lagi sekarang. Nama keluarga Alexander bisa hancur kalau Vian tidak diketemukan.
"Apa kamu sudah melakukan pencarian terhadap istri kamu itu Juan?" tanya Mami yang akhirnya memecah keheningan pembicaraan antara dirinya dan anaknya tersebut.
"Sudah Mami. Aku sudah meminta semua anak buah untuk mencari keberadaan Vian dimana saat ini" jawab Juan memberitahukan kepada Papi dan Maminya kalau dirinya sudah meminta semua anak buahnya untuk melakukan pencarian terhadap Vian.
"Hasilnya?" tanya Papi yang sangat tertarik dengan pembicaraan mereka tersebut.
"Vian sama sekali tidak bisa ditemukan oleh pengawal Papi" jawab Juan yang sudah tidak bisa lagi menatap wajah Papi dan Mami.
Papi dan Mami semakin kaget mendengar jawaban yang diberikan oleh Juan kepada mereka berdua. Papi dan Mami tidak menyangka kalau para pengawal mereka yang terkenal itu bisa untuk tidak menemukan keberadaan Vian pada saat ini.
Papi menatap ke arah Mami cukup lama sekali. Papi menggeleng kroafa Mami. Hal yang sama juga dilakukan oleh Mami kepada Papi. Mereka berdua sudah tidak tahu lagi harus berbuat apa saat ini.
Berita miring sudah tersebar di luar yang mengatakan kalau Vian menantu dari keluarga terpandang Aleksander sudah kabur dengan seorang pria gara gara kelakuan dari Juan Aleksander yang dengan mudah bermain tangan kepada istrinya itu.
Papi dan Mami tidak tau lagi kemana mereka harus menyembunyikan wajah mereka saat bertemu dengan para kolega bisnis yang sudah mengetahui kalau menantu tercantik mereka itu sudah tidak ada dimension besar tersebut dan pergi kabur dengan seorang pria jangan sampai sekarang tidak tahu di mana keberadaan mereka.