My Affair

My Affair
Kegelisahan Di Mansion



Papi menatap ke arah Mami cukup lama sekali. Papi menggeleng kepada Mami dengan sangat lemah. Hal yang sama juga dilakukan oleh Mami kepada Papi. Mereka berdua sudah tidak tahu lagi harus berbuat apa saat ini. Semuanya hancur dalam seketika tanpa ada yang bisa mereka lakukan. Kalau seandainya berita itu tidak benar, maka mereka bisa menuntut orang orang yang mengatakan berita itu. Tetapi ini berita tersebut memang benar, pelakunya langsung dari keluarga inti mereka sendiri. Perjalanan kelam bagi keluarga Alexsander. keluarga terpandang di negara I.


Berita miring sudah tersebar di luar yang mengatakan kalau Vian menantu dari keluarga terpandang Aleksander sudah kabur dengan seorang pria gara gara kelakuan dari Juan Aleksander yang dengan mudah bermain tangan kepada istrinya itu. Berita yang sangat cepat tersebar dari satu mulut ke mulut yang lainnya. Berita yang sudah menjadi konsumsi publik, tetapi untung saja masih belum masuk ke berita televisi, baru hanya sebatas dari mulut ke mulut saja.


Papi dan Mami tidak tau lagi kemana mereka harus menyembunyikan wajah mereka saat bertemu dengan para kolega bisnis yang sudah mengetahui kalau menantu tercantik mereka itu sudah tidak ada di mension besar tersebut dan pergi kabur dengan seorang pria dan sampai sekarang tidak tahu di mana keberadaan mereka.


"Apa yang harus kita lakukan lagi Papi. Mami sudah tidak tahu kita harus bagaimana. Kenapa semua ini terjadi kepada keluarga kita papi" ujar Mami yang sudah menyerah dan sudah tidak mengerti lagi jarus melakukan apa pada saat sekarang ini.


Mereka bertiga kemudian terdiam cukup lama. Mereka tidak tahu harus melakukan apa pada saat sekarang ini. Mereka benar benar tidak mengerti sekarang tentang bagaimana menghentikan bola liar di luar sana, yang sebentar lagi akan melindas mereka karena kebodohan dari seorang Juan Alexsander yang sama sekali tidak bisa mengendalikan dirinya pada saat dalam kondisi marah.


"Juan, kamu mengatakan dan mengakui kalau Vian istri kamu itu pergi dengan seorang laki laki." kata Papi yang penasaran siapa laki laki yang pergi dengan Vian tersebut dan membuat semua orang di luaran sana sibuk membicarakan tentang permasalahan itu.


"Siapa laki laki itu Juan. Apa kita dan khususnya kamu mengenal pria itu?"


Papi lebih jauh lagi bertanya kepada Juan.


"Papi sangat yakin kalau kamu maupun kita pasti mengenal pria itu" kata Papi memberikan gambaran tebakannya kepada Juan yang mengatakan kalau Papi menebak kalau mereka semua tahu dan mengenal siapa orang yang kabur dengan Vian tersebut.


"Kenapa Papi mengatakan hal itu Papi? Apa analisa Papi?" tanya Mami yang heran Papi bisa dengan gampangnya mengatakan kalau Juan dan mereka pasti mengenal pria tersebut.


"Papi sangat yakin Mami." kata Papi kembali meyakinkan Mami kalau mereka pasti sangat mengenal pria yang kabur bersama dengan Vian.


"Oke Papi sangat yakin. Tapi bisa berikan kepada Mami apa alasannya sehingga Papi mengatakan hal seperti itu?"


Mami yang tidak ingin Papi hanya menerka nerka saja meminta bukti untuk menguatkan perkataan yang tadi di katakan oleh Papi. Papi harus memberikan alasan yang masuk akal kepada Mami, sehingga Mami bisa percaya dengan apa yang dikatakan oleh Papi.


"Oke, Papi akan memberikan alasan yang pastinya akan membuat Mami menjadi kaget." jawab Papi yang setuju mengatakan dan memberikan semua bukti kepada Mami.


"Tapi ada syaratnya" ujar Papi dengan gampang mengajukan syarat kepada Mami.


"Apa Pi?" tanya Mami.


"Mami pasti akan mengabulkan syarat yang papi ajukan" lanjut Mami meyakinkan Papi kalau Mami pasti akan mengiyakan syarat yang diajukan oleh Papi kepada dirinya


"Papi hanya minta, setelah Papi mengatakan apa alasan Papi mengatakan kalau Vian pergi dengan pria yang kita kenal. Juan harus mengatakan dengan siapa Vian pergi dari rumha. Dan mengatakan secara terus terang apa yang terjadi sebenarnya di mansion mereka"


"Oke, Mami setuju. Juan harus mengatakan kepada kita semua, Vian kabur dengan siapa dan gara gara apa" ujar Mami yang setuju sekali dengan syarat yang diberikan oleh Papi kepada dirinya


Papi dan Mami menatap ke arah Juan dengan tatapan yang mengatakan kalau mereka sudah terlalu kecewa dengan Juan. Mereka tidak mau lebih kecewa lagi nanti, pada saat mereka tahu dengan siapa Vian kabur dari mansion besar tersebut.


"Mami, Papi yakin Vian kabur dengan orang yang kita kenal, karena Vian yang selama ini kita kenal adalah seorang wanita yang tidak mudah dekat dengan seseorang apalagi pria. Hal ini semakin membuat papi yakin kalau Vian pasti pergi dengan pria yang sudah dikenal baik oleh dirinya dan di kenal oleh kita" kata Papi mengatakan kepada Mami kenapa Papi sangat yakin kalau Vian pergi dengan pria yang mereka juga kenal.


"BIsa jadi Vian memang pergi dengan pria yang di kenal oleh dirinya. Tetapi kita tidak kenal Papi. hal itu tidak menutup kemungkinan bukan?" ujar Mami yang menambah analisa baru kepada Papi.


Papi menatap tidak percaya kepada Mami. Papi mengira selama ini Mami menganal siapa menantu mereka itu. Ternyata dugaan Papi salah.


"Mami, Papi kira Mami sangat mengenal Vian. Ternyata tidak" ujar papi yang akhirnya menyuaran apa yang ada di dalam pikirannya pada saat ini.


"Maksud Papi?" tanya Mami yang sama sekali tidak mengerti makna di balik perkataan yang dilontarkan oleh Papi sebentar ini.


"Mami, menantu kita itu bukanlah wanita yang gampang dekat dengan seseorang. Apalagi semasa dia kuliah dia hanya kampus rumah itu saja. Sehingga dia tidak memiliki waktu untuk berbincang dengan pria manapun. Makanya karena Papi sangat tahu bagaimana latar belakang Vian, membuat Papi bersikeras memaksa kedua orang tuanya untuk mau menikahkan Vian dengan anak kita yang breng ini." ujar Papi memberitahukan kepada Mami bagaimana sebenarnya tipe dari menantu mereka itu.


"Satu lagi Mami, Papi malu sebenarnya dengan semua ini. Anak kita benar benar tidak tahu bagaimana memuliakan seorang wanita. Sehingga kesalahan seperti ini terjadi kembali" kata Papi yang malu dengan sikap dan tindakan Juan selama ini.


"Satu hal lagi yang harus Mami tahu dan yakin, kalau Papi sama sekali tidak yakin Vian pergi karena kemauannya sendiri. Pasti semua berasal dari pria sombong nan angkuh yang ada di depan kta pada saat ini"


PapiĀ  mengeluarkan kembali amarahnya kepada Juan. Mami yang mendengar mendadak menjadi kaget saat mendengar apa yang dikatakan oleh Papi kepada dirinya.


"kenapa Papi menyalahkan Juan?" tanya Mami yang tidak terima anak laki lakinya disalahakan dalam masalah ini.


"kalau kepada Mami , Papi tanya. Mami mengatakan kalau Vian yang terlalu kegatelan sehingga kabur dari rumah dengan pria asing" kata Mami yang langsung membela anaknya itu di depan Papi.


Papi yang mendengar apa yang dikatakan oleh Mami, langsung saja menatap lurus ke wajah Mami. Papi tidak menyangka kalau Mami masih membela Juan mati matian dan menyalahkan Vian dengan memfitnah seperti itu.


..................................................................


Apa yang akan terjadi kepada Mami dan Juan?????????


Tungguin episode berikutnya kakak