
Anak kelas 12 di SMA MAHESWARI masing-masing sibuk dengan tabloid nya. Setelah sekian lama dibuat penasaran oleh hasil ulangan yang sudah dilewati selama 5 semester.
Semester I
Argantara Perdanakusuma , perolehan nilai 99,0
Athena MA , perolehan nilai 98,5
Fany Febiola, perolehan nilai 98,0
Dwiyah Pratiwi, perolehan nilai 97,0
Kevin O'Leary, perolehan nilai 96,5
dst....
Semester II
Athena MA, nilai rata-rata 99,5
Argantara Perdanakusuma, nilai rata-rata 99,0
Fany Febiola, nilai rata-rata 98,0
Kevin O'Leary, nilai rata-rata 97,5
Dwiyah Pratiwi, nilai rata-rata 97,0
Semester III
Athena MA, 99,5
Argantara Perdanakusuma, 99,5 (izin 1)
Dwiyah Pratiwi, 98,5
Fany Febiola, 98,0
Eros Widjayanto, 97,5
Semester IV
Athena MA, 100
Argantara Perdanakusuma, 99,5
Fany Febiola, 99,0
Dwiyah Pratiwi, 98,5
Kevin O'Leary, 98,0
Semester V
Athena MA, 100
Argantara Perdanakusuma, 99,5
Fany Febiola, 99,0
Dwiyah Pratiwi, 98,5
Kevin O'Leary, 98.0
Persaingan nya begitu sengit. Perbedaan nilainya hanya 0,5 point.
"Gue gak penasaran lagi" kata Bastian.
"Athena diam-diam ternyata" kata Irvandi. Ia meletakkan tabloid nya di meja depannya.
Athena menghela napasnya. Ia perlahan menyimpan tabloid nya di laci meja.
"Congratulation, The!" ucap Fany.
"You did. Kamu adalah queen di Maheswari. No debat" Dwi begitu semangat mengatakannya.
Athena bukanlah siapa-siapa di Maheswari. Ia hanya seorang pelajar seperti yang lainnya, yang tidak dikenal banyak orang. Ia mengenal Eros dan yang lainnya hanya karena ia kebetulan dibersamakan dengan mereka semasa praktek lapangan. Sebelum itu, ia hanya mengenal teman kelasnya. Tapi sejak ia menerima penghargaan sebagai tim terbaik, ia perlahan menjadi center. Orang-orang akan menyapa nya saat mereka berpapasan, atau paling tidak tersenyum kepadanya.
"Dua hari lagi pengumuman jalur undangan masuk universitas. Dan Athena udah ada 3 golden ticket. Kalau Athena dapat undangan langsung dari universitas, itu berarti 3 golden ticket nya bisa diberikan kepada yang lain" kata Audy.
Audy mengangguk.
"Asal kampusnya sama" jawabnya.
"Terima kasih yah, kalian sudah bersuka cita melihat hasilnya. Terima kasih juga udah nerima The di kelas ini, udah baik banget sama The" ucap Athena.
"Pelukaaaan" seru Fany, Dwi dan Audy. Teman-teman kelas mereka ikut saling merangkul.
"Pulang sekolah kita ngumpul di AN resto yah, aku yang traktir" ajak Athena.
"Yeeaaaay" sorak mereka, yang berjumlah 19 orang.
Kelas VIP ada dua ruangan masing-masing jurusan. VIP A dan VIP B . Setiap kelas ada 20 orang siswa siswi di dalamnya.
Athena segera mengirimkan pesan kepada mommy nya, meminta pelayan untuk mengosongkan satu ruangan VIP untuk dirinya dan teman-temannya. Ia juga meminta agar makanannya dibentuk prasmanan, agar teman-temannya bisa memilih makanan kesukaan mereka.
Waktu pulang sekolah telah tiba. Athena sudah dijemput oleh Min. Ia mengajak teman-temannya untuk berangkat bersama dirinya, tapi teman-temannya masing-masing membawa kendaraan.
Pelayan mengarahkan mereka ke sebuah ruangan yang sangat mewah. Satu ruangan besar dengan sofa yang disususn berbentuk U dengan meja panjang di depannya.
"Sebelum makan foto dulu yok" usul Taufik, salah satu teman kelas Athena.
"Harus itu" seru Bastian.
Athena meminta tolong pada pelayan untuk memotret mereka. Setelah puas mengabadikan moment hari ini, mereka mulai menyantap makanan yang ada di meja.
Athena senang mendapatkan teman seperti mereka. Walaupun tidak terlalu dekat, tapi mereka benar-benar tulus. Mereka selalu terlihat senang saat salah satu teman mereka mendapatkan penghargaan. Hal itu Athena nilai saat Irvandi memenangkan lomba basket beberapa pekan lalu, mereka tanpa pikir panjang mengadakan acara makan kecil-kecilan di rumah Irvandi. Masing-masing membawa makanan dari rumahnya, beberapa orang take way dari restoran kesukaannya. Irvandi yang punya rumah saat itu merasa kaget atas kedatangan teman-temannya.
"Senin nanti kita udah ujian praktek, habis itu ada waktu luang sekitar 2 pekan sebelum ujian, boleh nggak kita camp di puncak?" tanya Athena pada teman-temannya.
"Hanya kita ber-20?" tanya Audy.
Athena mengangguk.
"Boleh. Sekalian mengukir kenangan sebelum berpisah" kata Bastian.
"Info di grup aja waktunya" usul Irvandi.
"Akhir pekan lah yah" saran Wulan.
"Boleh deh" jawab Athena.
"Biaya nya gimana?" tanya Fany.
"Bawa diri masing-masing sama perlengkapan aja. Kita berangkatnya Jum'at siang, terus pulangnya Minggu siang" jawab Athena.
"Gak ckck aja?" tanya Bastian.
Athena menggeleng.
"Keluarga aku ada villa di puncak, kita bisa nginap di sana. Atau kalau mau, kita tidur di tenda, halamannya sangat luas. Tapi tendanya bawa sendiri yah" ucap Athena yang diakhiri kekehan ringan.
"Tidur di tenda deh, lebih seru kyaknya" kata Soni.
"Boleh deh" ucap yang lain.
Mereka makan sambil berdiskusi. Setelah makan, tiga orang pelayan membersihkan meja panjang yang ada di tengah sofa. Tak lama kemudian, pelayan lainnya datang membawakan dessert. Ada banyak jenis cake juga puding di atas meja, ada salad buah juga.
"Gue berasa makan di pesta" kata Audy.
"Gue juga" kata Irvandi.
"Gue apalagi" kata Alam.
Di kelas Athena terdapat 10 orang siswa dan 10 orang siswi.
"Bisa aja sih kalian" ucap Athena dengan semangkuk salad buah ditangannya.
"Habisin yah makanannya" kata Athena.
"Tentu saja sister" Dwi dengan cepat mengiyakan.
Sudah banyak video mereka di insta story masing-masing, hanya Athena dan teman-teman lelakinya yang belum memegang ponsel. Sementara teman-teman perempuan Athena yang lain sudah sejak tadi nge-spam di i*.
"TERIMA KASIH, THE" ucap ke-19 orang teman kelas Athena.
Athena terkekeh mendengarnya.
"Terima kasih juga yah udah sempatin waktunya, padahal tadi aku ngomongnya tiba-tiba. Semangat ujian prakteknya semua" ucap Athena.
"Siap-siap The, saingan sama gue" kata Iwan Setiawan yang berhasil mendapat cibiran dari yang lain.
"Bangun woii" ejek Irvandi.
"Tidurmu terlalu miring shay" ucap Santi.
Iwan hanya terkekeh mendengar cibiran teman-temannya. Iwan juga adalah orang yang cerdas, buktinya ia bisa menjadi salah satu murid yang berhasil duduk di kelas VIP.
"Kami pamit yah The, atau mau bareng aja?" tawar Bastian.
Athena menggeleng.
"Aku dijemput. Kalian hati-hati yah"
Satu persatu teman kelas Athena meninggalkan area parkir AN resto, Athena yang berangkat paling belakang.