Athena

Athena
Berdua dengan Ayra



"Dek, kakak mau keluar, mau ikut nggak?" tanya Athena pada Ayra.


Ini sudah pekan ke dua ia berada di kota C setelah lamaran resmi kemarin.


"Boleh ikut?" Ayra bertanya balik.


"Ya boleh." Athena mengelus kepala adiknya.


"HOREEE!" Ayra bersorak senang.


Hari ini Athena berencana untuk mengelilingi kota C. Ia akan mengendarai mobilnya sendiri, bersama Ayra yang akan mengoceh di kursi penumpang sampingnya.


"Mau kemana dulu dek?" tanya Athena.


"Ke zoo" jawab anak yang berusia 9 tahun itu.


Athena menuju ke kebun binatang yang ada di kota C. Kebun binatang ini sangat terkenal dikalangan wisatawan. Para pengunjung bisa melihat secara langsung hewan-hewan yang ada dalam penangkaran. Mereka juga tentu diperbolehkan untuk memberi makan pada hewan tertentu yang dianggap jinak.


"Kelincinya imut banget" Ayra memberi makan kelinci yang ada di depannya.


Sementara Athena sibuk memotret kegiatan mereka.


Setelah puas menjelajahi kebun binatang, Athena bertolak memasuki pusat perbelanjaan yang menyediakan Timezone.


"Kakak gak ikut main?" tanya Ayra saat melihat kakaknya hanya duduk.


"Ayra main aja dulu. Kakak mau main bowling kok, tapi nanti" jawab Athena.


Ayra mengangguk. Ia melanjutkan permainannya, tubuhnya begitu lihai bergerak mengikuti dance yang yang ada di layar.


"Ayo kak, kita main bowling" ajak Ayra.


Mereka berdua kemudian tenggelam dalam permainan bowling.


"Kak, mau naik histeria juga" pinta Ayra.


"Eeh, adek nggak takut?"


Ayra menggeleng.


"Ayo kak" ajaknya.


Athena membeli tiket untuk bisa menaiki wahana histeria.


"Yakin dek?" tanya Athena.


"Iya, Kakak. Ayra lagi pengen teriak-teriak" jawab Ayra excited.


Athena mengiyakan permintaan sang adik. Mereka benar-benar menaiki wahana yang cukup menantang itu. Ayra tidak bohong, anak kecil itu berteriak dengan sangat kencang.


"Teriakannya oke juga" Athena menggoda adiknya.


Ayra terkekeh kecil.


"Ayra lagi pengen teriak-teriak" katanya.


"Udah yuk, kita cari makan dulu" Athena menggandeng tangan adiknya menuju resto yang ada dalam mall.


"Kak, habis ini minta ice cream boleh nggak?" tanya Ayra penuh harap.


"Iya boleh. Tapi makan dulu yah" Athena mengelus rambut adiknya.


Dua mangkuk coto beserta antek-anteknya terhidang di depan mereka. Harumnya begitu memanjakan indra penciuman.


"Mau bihunnya nggak dek?"


"Nggak, kak. Buat kak The aja"


Athena mengangguk. Ia menambahkan bihun ke dalam mangkuknya.


✨✨✨


Ayra sedang tertidur. Athena tidak kembali ke rumah. Ia menuju ke dataran tinggi kota C. Disana ada villa kecil yang bisa ia sewa untuk tidur. Min, Dina dan Run tentu saja ikut bersama kedua nona mudanya.


"Dek, bangun dulu" Athena menepuk pelan pipi adiknya.


Ayra membuka matanya.


"Tidurnya lanjut di dalam, dek" ucap Athena.


Ayra mengangguk. Athena memapah adiknya hingga ke kamar yang telah tersedia . Athena tentu ikut tidur di samping adiknya.


Pemandangan di tempat ini sangat bagus. Mereka bisa melihat kota C dari atas sini.


"Kalau Tristan sama Regan tahu Ayra lagi liburan , mereka pasti ngomel" gerutu Ayra. Ada segelas coklat panas di tangannya.


"Iya, kakak lupa ngajak mereka" Athena menepuk jidatnya.


"Kalau Ayra pindah sekolah, berarti gak ketemu sama Tristan dan Regan lagi dong" ucap Athena.


"Iya yah kak"


"Nggak apa-apa?" tanya Athena.


"Iya, kak. Nanti pasti ketemu kok. Uncle Brian bisa mengantarkan Tristan ke rumah Daddy" jawab Ayra enteng.


"Mau sepedaan nggak?" tanya Athena.


"Boleh kak. Tapi kakak yang bonceng yah"


"Kok gak bawa sepeda sendiri aja?"


"Pengen aja diboncengin kakak" ngeles Ayra.


"Baiklah nona kecil, mari kita bersepeda" Athena merangkul adiknya. Ia tentu tak lupa membawa tas kecilnya yang berisi dompet dan juga uang. Berjaga-jaga bila Ayra ingin jajan.


Athena akhirnya memilih sepeda yang tempat duduknya ada dua.


"Kak, ke minimarket boleh nggak?" tanya Ayra. Ia duduk dibelakang Athena sambil memeluk pinggang kakaknya.


"Boleh, mau beli apa?" tanya Athena.


"Beli coklat"


Athena merangkul pundak adiknya memasuki minimarket.


"Coklat sebanyak ini buat apa dek?" tanya Athena.


"Buat dibagiin sama anak-anak yabg sedang bermain" jawab Ayra.


"Anak-anak nya ada dimana?" tanya Athena heran.


"Di sana." tunjuk Ayra.


"Tadi Ayra lihat di balkon kamar" katanya.


"Yaudah, ayo bayar dulu coklatnya" ucap Athena.


Setelah membayar coklatnya, Athena kembali mengayuh sepedanya dengan Ayra yang duduk dibelakangnya. Ayra memberikan petunjuk kepada kakaknya. Hingga sampailah mereka di bawah pohon yang sangat rindang.


"Sana gih. Kakak tunggu di sini" Athena mengelus kepala adiknya.


Ayra mengangguk senang. Ia berlari kecil mendekati sekelompok anak-anak yang sedang bermain. Ada sekitar 8 orang anak, 3 perempuan dan 5 laki-laki.


"Hayy" sapa Ayra.


Mereka semua melihat ke arah Ayra.


"Hai. Kamu siapa?" tanya salah satu anak perempuan yang duduk di atas batu.


"Aku Ayra. Ini aku bawa coklat buat kalian" Ayra menyodorkan kantongan yang berisi coklat.


"Kok kamu kasih kami coklat?" tanya salah satu anak laki-laki.


Ayra tersenyum.


"Hari ini aku lagi senang, tadi lihat kalian main dari balkon, terus aku ajak kakak aku buat beli coklat." jawab anak kecil itu.


"Ayo diambil, aku juga punya kok" kata Ayra sambil mengangkat sebelah tangannya yang memegang sebatang coklat.


"Terima kasih" ucap anak perempuan yang lain saat ia sudah mengambil kantongan dari tangan Ayra. Ia lalu membagikannya kepada teman-temannya yang lain.


"Sisanya masih ada" ucap anak perempuan itu.


"Buat kalian saja" kata Ayra. Ia ikut duduk di atas batu, di samping anak perempuan yang tadi membalas sapaannya.


Ayra larut dalam permainan sore ini bersama dengan teman-temannya yang tidak ia tahu namanya.


"Aku pulang yah." pamit Ayra.


"Kamu tinggal dimana?" tanya salah satu anak laki-laki.


"Aku tinggal di kota C" jawab Ayra.


"Yah, berarti gak bisa main lagi dong" ucap anak perempuan.


Ayra terkekeh mendengarnya.


"Maaf yah. Terima kasih juga udah izinin Ayra buat main dengan kalian"


"Kenapa dek?" tanya Athena.


"Kakak, tolong fotoin Ayra dengan teman-teman" pinta anak itu.


"Haloo kakak" sapa anak-anak tersebut.


Athena tersenyum dan melambaikan tangannya.


"Haloo." sapanya.


"Ayo kak"


Athena memotret sembilan orang anak-anak di depannya.


"Terima kasih yah teman-teman" ucap Ayra.


"Byee Ayra!" teriak ke 8 orang anak-anak tersebut.