
Athena sedang memasak, entah kenapa hari ini ia begitu ingin memasak. Meskipun hanya ayam goreng dan sambel yang ia ulek. Selama berada di sini, ia tidak pernah benar-benar menyentuh peralatan dapur.
Setelah masakannya jadi, ia duduk sendiri di meja makan yang panjang ini. Ia menikmati makan siangnya dengan tenang. Sekarang masih hari Sabtu, berarti ia masih harus menghabiskan waktunya menyendiri hingga hari esok. Setelah makan, ia mencuci piringnya dan membersihkan dapurnya.
Athena kembali ke kamarnya, ia berjalan menuju balkon rumahnya. Dari sini ia bisa melihat tamannya yang dipenuhi bunga mawar berbagai warna. Ada lagi kegiatan Athena yang baru, yaitu menanam jenis bunga dan merawatnya.
Dua mobil memasuki pekarangan rumahnya, rumah yang Min dan Ram pakai selama mereka merantau ke kota ini. Tapi ada yang lain, Min dan Ram terlihat buru-buru turun dan membuka pintu penumpang bagian belakang. Terlihat Alda, Renal, Nevan dan Raga turun dari mobil.
Dengan kecepatan penuh, Athena kembali berlari turun untuk menyambut kedatangan keluarganya dan Raga.
"Missing you so much mommy" Athena memeluk mommy nya.
Alda mengelus rambut anaknya dengan penuh kasih sayang. Sudah 2 bulan lamanya mereka tidak bertemu.
"Daddy"
Renal terkekeh mendapat pelukan dari anak gadisnya. Ia mencium kening anaknya dengan penuh kasih sayang.
"Sehat sayang?" tanya nya lembut.
"Sangat sehat, apalagi melihat Daddy, mommy,Nevan dan Raga di sini" jawab Athena senang.
"Long time no see sister" Nevan memeluk kakaknya.
"Ciyee yang bentar lagi sarjana"
Nevan terkekeh.
"Halo, Ga! Welcome to our home" sapa Athena yang membuat semuanya terkekeh.
Raga mengacak rambut Athena singkat.
Mereka kemudian memasuki rumah.
"Raga nginap di sini aja yah?" tanya Alda.
"Ehh, nggak usah Tante. Nanti merepotkan" tolak Raga halus.
"Gak boleh nolak tawaran yang baik-baik" celoteh Nevan.
Raga hanya mampu mengangguk.
"Ayra kemana nak?" tanya Renal.
"Lagi di rumah uncle Brian, dad. Uncle Jake kemarin yang jemput" jawab Athena.
"Mau makan dulu atau istirahat?" tanya Athena.
"Tadi udah makan, sayang. Mommy dan Daddy sepertinya butuh istirahat" kata Alda.
Athena lalu mengantarkan mommy dan Daddy nya ke kamar mereka yang ada di rumah ini.
Athena kemudian membersihkan kamar tamu buat Raga. Siang begini,para mbak-mbak sedang beristirahat.
"Kalian gak istirahat?" tanya Athena pada Nevan dan Raga yang terlihat sedang membahas sesuatu.
"Nevan istirahat dulu kak, bang" Nevan berlalu masuk ke kamarnya.
"Kamu?" tanya Athena.
Athena duduk di sofa itu, berdekatan dengan Raga.
"Gimana ceritanya bisa ikut kesini bareng mommy, Daddy dan Nevan?" tanya Athena.
Raga mengelus kepala Athena yang bersandar di bahunya.
"Nevan yang nawarin sih. Aku juga kebetulan ada pekerjaan hingga pekan depan di sini"
"Kamu nggak ada bilang"
"Rencananya mau kasih surprise" jujur Raga.
"Ehh, yang tadi juga udah terkejut banget. Terkejutnya jadi double malah. Ada Daddy, mommy, Nevan dan kamu. Senang banget akuu" Kata Athena.
"Andika gimana?"
"Yah nggak gimana-gimana." jawab Athena.
"Nggak dekatin kamu lagi kan?"
"Nggak pernah ngedeketin, Ga. Sekedar nyapa, gitu aja"
"Ponsel kamu mana?"
"Bentar aku ambilin"
Athena berlalu ke kamarnya untuk mengambil ponselnya, ia kemudian memberikannya pada Raga. Athena kembali bersandar di pundak Raga.
Raga mengotak atik ponsel Athena. Athena dengan jelas bisa melihat apa yang Raga lalukan.
"Gak pernah di buka chatnya?"
Athena menggeleng.
Chat yang di maksud Raga adalah pesan yang Andika kirimkan. Athena pernah membalasnya saat pertama kali berkenalan, tapi tidak lagi setelah Andika rutin mengirimkan pesan dan bertanya tentang kesehariannya.
"Pesannya numpuk gini" ucap Raga saat melihat ada 247 pesan yang belum terbaca dari orang yang sama.
"Biarin"
"Selain Andika nggak ada lagi kan?"
"Nggak, Ga" jawab Athena.
"Ponsel kamu mana?" tanya Athena.
Raga memberikan ponselnya pada Athena. Kini giliran Athena yang memeriksa ponsel Raga. Mulai dari beberapa aplikasi hingga galeri ponsel lelaki itu.
"Nggak kamu hapus dulu kan?" tanya Athena karena tidak mendapatkan sesuatu yang mencurigakan.
"Nggak, sayang" jawab Raga yang membuat Athena tersipu malu.
"Gimana juga mau ada yang ganggu, semua sosial media aku ada foto kamu, meskipun hanya satu. Foto profil aku juga bareng kamu" kata Raga.
"Bagus deh" ucap Athena.