My Princess

My Princess
Chapter #1



**Para Pemain


Stefany Tierra Azurra



**


**Alrico David Wang



**


Kehidupan seseorang memang berbeda-beda, terkadang kita berada di bawah dan terkadang kita berada di atas.


Memang kehidupan tidak seperti yang seseorang inginkan, dan seseorang itu harus tetap bertahan dan menjalaninya. Mungkin benar dengan cara kita menangis dapat membuat kita tenang, tetapi menangis tidak dapat menyelesaikan masalah. Mereka selalu menyembunyikan masalah nya dengan senyuman.


Seorang perempuan dengan wajah cantik dan senyuman yang tidak pernah hilang dari wajah cantiknya. Ia menelesuri jalan dengan dingin nya malam, gadis itu bekerja di salah satu restoran di kota Madrid, ia membawa satu paket makanan dan harus di antarkan.


Gadis itu mengantarkan makanan nya dengan berjalan kaki, karena kendaraan yang biasa ia pakai untuk mengantarkan maknan mogok dan mau tidak mau gadis itu harus berjalan kaki.


Jika dia mengantarkan pesanan itu dengan menggunakan transportasi umum itu sangat membuang-buang uang dan ia harus menghemat karena jika ia tidak menghemat, ia akan di caci-maki oleh Bibi dan Paman nya.


Uang gaji nya di ambil semua oleh Bibi dan Paman nya dan ia harus melunasi hutag-hutang Paman nya, dan gadis itu selalu menyimpan uang tip yang diberikan kepadanya ketika ia mengantarkan makanan.


Meski kakinya terasa sakit dan keram, jika biasanya ia harus berjalan dari restoran tempat ia bekerja menuju rumah yang jarak nya sangat jauh. Dan kali ini ia harus berjalan dari restoran menuju rumah pemesan makanan dan setelah itu pulang ke rumah.


Gadis itu adalah seorang yatim piatu yang diasuh oleh Bibi dan Lamanya ketika ia duduk di bangku SMP. Mama dan Papah nya sudah tiada sejak ia duduk di bangku SMP dikarenakan pesawat yang ditumpangi oleh Mama dan Papah nya jatuh dan menewaskan senyumlah banyak orang.


Sebenarnya dia tidak diasuh oleh Bibi dan Paman nya melainkan dijadikan pembantu oleh Bibi dan Paman nya. Karena ia merasa sangat berhutang Budi dengan Bibi dan Paman nya dikarenakan ia sudah di izinkan tinggal oleh Bibi dan Paman nya dan ia bersyukur masih mempunyai Bibi dan Paman nya karena hanya mereka berdua yang ia punya, walaupun ia harus merelakan gajinya untuk Bibi dan Paman nya dan ia harus membayar hutang-hutang Paman nya.


Sungguh sangat miris bukan?


Tapi bagi gadis itu ia sangat senang karena ia bisa membantu Bibi dan Paman nya. Bibi nya yang hanya menjadi ibu rumah tangga saja, dan sedangkan Paman nya bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan besar. Tetapi merekaasih saja bersikap kejam terhadap Stefany.



Tetapi sayang nya


Kesempurnaan itu tidak sesempurna perjalanan hidup gadis itu. Gadis itu berusia 17 tahun, dan ia masih sekolah duduk di bangku SMK. Namun ia rindu dengan masa-masa SMP nya yang masih mempunyai kedua orang tua yang sangat sayang kepadanya.


"Aku harus cepat mengantarkan makanan ini, agar aku tidak terlambat sekolah dan Bibi tidak memarahiku" serunya dengan berjalan cepat di tengah malam yang sangat dingin.


Sesampainya Stefany di rumah orang yang memesan makanan, ia pun terkagum-kagum melihat sebuah rumah yang sangat mewah seperti istana. Dengan badan yang gemetar akibat dinginnya malam dan ia pun mengetuk pagar rumah itu.


Seorang laki-laki dengan berpakaian serba hitam dan badan yang kekar membukakan gerbang besar itu.


"Ini pesanannya tuan, maaf jika menunggu terlalu lama" seru Stefany dengan gemetar memberikan pesanan kepada laki-laki kekar itu.


"Tidak usah takut non.." Belum selesai melanjutkan ucapan nya, Stefany terjatuh di depan laki-laki kekar itu.


Laki-laki itu terkejut karena Stefany tiba-tiba pingsan di depan nya.


"Nona kau tidak apa-apa?" Seru laki-laki itu dengan mengguncang lengan Stefany.


Tiba-tiba datang sebuah mobil datang dan laki-laki yang berada di dalam mobil itu pun keluar.



**Hay Hay semua perkenalkan namaku Adinda tapi kalian bisa panggil aku Din juga boleh hehe


yang mau curhat, curhat aja kali aja bisa ngebantu hehe


ok ini chapter pertama ku semoga kalian pada suka ya mohon bantuannya ya teman-teman.


semoga ceritaku tembus 1ribu hehehe**