
Airyn bergegas menjemput Angel yang berada dirumah nya, ditengah perjalanan tentu saja dirinya merasa tidak tenang, sebelum melihat Angel baik-baik saja, Airyn berdiri didepan rumah Hansell, dia menekan bel pintu tersebut, namun seketika saja Angel keluar dari sana, membuat Airyn begitu lega menyaksikan Angel baik-baik saja.
Angel mempersilahkan calon kakka ipar nya memasuki rumah, dia menarik Airyn kekamar untuk melihatkan isi kamar nya kepada gadis itu, dengan senang hati Airyn mendengarkan tiap hal yaang dijabarkan oleh Angel kepada nya
“ini teman ku kak, yang bertemu dikantor kakak” celetuk Angel saat menunjuk foto nya bersama Hellena saat mengunakan seragam sekolah, menyaksikan itu semua tentu saja Airyn terdiam, dia tidak menyangka Hellena adalah teman Angel.
“Hellena” seru nya, membuat Angel kaget mendengar apa yang di ucapkan Airyn, lantaran dia belum menyebutkan nama Hellena kepada Airyn
“kakak, mengenal nya?” tanya Angel ke arah wanita itu
“iya, aku mengenal nya cukup baik” balas Airyn seketika
“benarkah, wah aku tidak menyangka, bagaimana kakak bisa mengenal nya, apa kalian pernah berteman dulu? Tapi kenapa aku tidak mengetahui nya” celetuk Angel dengan semangat, seakan dirinya tidak menyangka, orang terdekat nya sudah mengenal Airyn sedari lama, dari kakak nya dan juga Hellena, tentu saja Angel merasa dipermainkan, sebab dia baru mengenaal Airyn beberapa waktu belakangan
“cerita nya panjang sekali, dia teman sekolah ku” balas nya dengan nada datar melihat e kembali foto Hellena yang berada di album milik Angel, terlihat jelas bagaimana kedekatan Angel dan Hellena
saat itu.
“ohh iya, aku baru ingat, Hellena pernah pindah ke sekolah kakak saat semester akir” timpal Angel dengan cepat
“aku tau, bahkan aku tau Hellena menyukai Hansell” sambung Airyn
“benarkah? Kenapa aku tidak mengenali kakak sedari dulu, ini menyebalkan sekali, mereka semua sudah kenal dari dulu, dan aku baru kenal sekarang, bukan kah ini tidak adil” balas nya dengan sedikit memelas ke arah Airyn, bahkan wajah nya saja terlihat mengemaskan, menyaksikan itu semua Airyn hanya terkekeh sembari mencubit lembut pipi Angel
“apa beda nya kenal sekarang dan dulu Angel, kau ini ada-ada saja”
“beda! dulu aku tidak bisa berteman, dan tertutup, aku hanya memiliki Hellena, aku bergantung dengan nya, hingga apapun selalu aku berat kan pada nya, aku tau Hellena terpaksa memenuhi semua nya, karna dia mendekatiku karna kakak, namun gadis itu tetap saja melakukan nya dengan baik, membuat aku merasa bersalah terlalu bergantung pada nya, jika aku sudah mengenal kakak saat itu, mungkin keadaan ku dan Hellena sedikit berbeda, tidak seperti sekarang, aku tidak akan bergantung dan menyusahkan nya, dan dia mungkin tidak merasa tertekan” jelas Angel dengan wajah sedih nya, bahkan nada suara nya terdengar seperti penyesalan
“Angel, apapun yang terjadi dimasa lalu kau tidak bisa menyesali nya” seketika Airyn memeluk Angel untuk menenangkan nya, karna gadis itu seperti ingin menangis saat menjelaskan hal tersebut “masa lalu bukan untuk disesali, namun dijadikan pelajaran, jika bukan karna masa lalu kau tidak akan menjadi yang lebih baik di masa depan mu, siapapun orang yang sudah hadir di hidup mu, mereka semua berarti, sekalipun mengores luka dihidup mu, karna tanpa hal itu kamu tidak akan berarti apa-apa” tutur nya sembari menenangkan Angel kembali
“apa sekarang kau sudah baikan dengan Hellena?” tanya Airyn dengan nada rendah nya
“sudah, aku tidak pernah membenci nya, namun seperti nya Hellena sudah berubah banyak, membuat aku merasa kagum kepada nya” balas Airyn
“berubah banyak?” tanya Airyn saat mengulangi perkataan Angel
barusan
“dulu pernah terjadi sesuatu kepada hidup nya, disaat acara kelulusan, dia membuat masalah dengan seseorang, aku tidak tau siapa itu, namun masalah itu menghancurkan hidup nya, ayah nya kehilangan pekerjaan karna ulah nya, namun Hellena gadis yang keras kepala, dia tidak akan mengakui kesalahan nya disaat dirinya menganggap orang lain berada dibawah nya, Hellena hancur saat itu, dan juga dihari yang sama aku menyaksikan nya, aku berusaha untuk menegur nya, tapi Hellena malah mengatakan semua hal yang seharusnya tidak dikatakan pada ku, semenjak itu aku benar-benar terpukul dan juga menyadari semua kesalahan ku, aku hanya berfikir meskipun fakta nya dia ingin berteman dengan ku karna kak Hansell, namun seharus nya dia tidak mengatakan hal yang akan merusak perteman kami, aku merasa tidak pantas berteman dengan nya, jadi aku menjauh ke amerika untuk melanjutkan studi ku disana, sedangkan kakak pergi ke Korea saat itu” jelas Angel membuat Airyn terdiam, bahkan ada rasa gugup menatap mata Angel yang begitu berapi-api menceritakan kejadian itu, Airyn menginggat jelas saat acara kelulusan tersebut dialah yang menghancurkan kehidupan Hellena, dia mengenal Hellena disaat itu juga, membuat Airyn memandang kosong ke arah Angel, dia sepeti tidak menyangka ada Angel disana dan menyaksikan semua nya, Airyn bungkam tanpa mengucapkan apa-apa, dirinya seakan kaku untuk menjawab penjelasan Angel
“kakak apa kau baik-baik saja?” tanya Angel
saat tak mendapatkan respon dari gadis tersebut.
“aku baik” seketika lamunan nya buyar menjawab pertanyaan Angel. “apa aku boleh bertanya?” sambung Airyn
“tentu saja” seketika Angel mendengarkan nya dengan cermat
“apa pendapat mu tentang orang yang menghancurkan kehidupan Hellena?” mendegar pertanyaan itu membuat Angel terdiam memandang ke arah Airyn, dia memikirkan jawaban yang sudah ada dikepala nya
“menurut ku dia sangat berlebihan, aku tau dia melakukan itu untuk memberi pelajaran kepada Hellena, karna saat itu Hellena menganggap rendah orang tersebut, tapi jika dia ingin memberikan Hellena pelajaran bukan seperti itu cara nya, karna saat dia melakukan hal itu, dia sama saja dengan Hellena, dengan kekuasaan yang dimiliki menjatuhkan orang serendah-rendah nya, aku fikir dia sedikit arogan, dan aku tidak menyukai hal seperti itu sedari dulu, jika aku yang berada diposisi Hellena mungkin aku akan melakukaan hal yang sama, intinya kak, aku benar-benar membenci cara-cara seperti itu untuk membalas seseorang, setinggi apaapun kekuasaan yang dia punya, seharus nya dia tidak mengunakan nya untuk menjatuhkan orang lain, masih banyak cara yang lebih tepat, lagian aku rasa itu hanya masalah sepele” celetuk Angel dengan kesal, membuat Airyn merinding mendengar nya, di seperti ingin menangis saat mendapatkaan penilaian tersebut dari Angel, entah kenapa itu seperti pukulan, Airyn seakan tersadar diri nya memanglah searogan itu, bahkan ada kilauan bening dimata nya
“kakak apa kau baik-baik saja” sambung Angel sembari mengusap pundak Airyn
“aku baik-baik saja, aku lapar sekali, apa kau ingin memasak bersama ku, aku benar-benar lapar” seketika Airyn beranjak dari sana, membuat Angel mengikuti nya, mereka berjalan kedapur yang berada dirumah Angel, mereka memasak bersama dan makan bersama, meskipun ada sedikit perubahan kepada Airyn, namun gadis itu berhasil menyembunyikan
Hingga akirnya mereka terlelap di kamar Angel, karna Airyn menginap disana, ditengah malam yang sepi fikiran nya masih saja belum hilang, dia melirik ke arah Angel yang tidur nyenyak disamping nya, Airyn berfikir apakah Angel akan membenci nya jika mengetahui semua nya tentang Hellena, bagaimana pun Airyn memang salah saat itu, dia baru saja mengatakan kepada Angel untuk tidak menyesali masa lalu, namun saat ini Airyn sendiri yang menyesali semua itu, dia benci pernah melakaukan hal seperti itu, entah kenapa ada rasa sesak yang tidak dapat di akui nya.