
Aiden yang selama ini menjadi kaki tangan Jilixing, serta orang setia yang juga mengabdi pada Hansell membuat dirinya memilih suatu pilihan tersulit, kali ini Hansell yang merupakan pemimpin di markas besar itu sudah mengepung pergudangan, bahkan membuat Jilixing kalah talak hanya dengan orang yang ia miliki, tentu Aiden harus memilih Hansell atau Jilixing, persetan akan kesetian dan juga rasa hormat yang tinggi pada tuannya, Aiden lebih memilih nyawanya sendiri yang terncam di bawah kekuasaan Hansell Hamillton.
Rasanya Aiden sangat familiar dengan orang di sisi Hansell, yaitu seorang pria yang cukup berumur namun tetap sehat dan bugar, entah dimana Aiden pernah melihatnya, yang jelas ia sadar orang itu bukanlah orang sembarangan, melihat mereka mampu menerobos markas dan juga mampu menyelinap untuk meretas CCTV, hingga membuat Jilixing keluar dari sarangnya, bukankah kekuatan yang di miliki Hansell jauh lebih tinggi di banding Jilixing, untuk itulah Aiden memilih menyelamatkan nyawanya sendiri dengan menodong gadis yang selalu di jaga baik-baik oleh Jilixing.
“Turunkan senjatamu” bentak Jilixing ketika melihat putrinya diancam oleh seseorang dengan persenjaatan, meskipun Cassandra adalah gadis yang pintar, tetap saja Jilixing tidak pernah mengajarinya cara mengunakan senjata, ia hanya pintar dalam bermain saham dan mengendalikan operasi markas, bahkan Cassandra bisa menjadi utusan dirinya dalam menyelesaikan tugas dan tiap transaksi dengan klien, untuk urusan persenjataan Cassandra sama halnya dengaan gadis biasa.
“Jika kau ingin Aiden mengendalikan senjatanya, mundurlah dari dirinya dan biarkan Aiden beralih kesisi Hansell” seru Zates saat menawarkan jalan tengah kepada Jilixing, memuat pria itu mengeluarkan senjata seraya menghadapkanya kearah Hansell, tentu seluruh orang dan anak buah mereka juga melayangkan hal yang sama pada Jilixing, sebab berani mengangkat senjatanya tanpa izin.
“Kenapa kau emosional sekali Ji, ini tidak seperti dirimu. Apa yang membuatmu sampai segegabah ini mengangkat senjata, apa karna kau baru menyadari betapa pentingnya gadis ini untuk mu” sambung Zates sekali lagi, membuat Hansell memalingkan wajah kearah wanita yang rasanya hampir seumuran dengan istrinya, namun dengan kondisi gadis itu tentu mereka tidak sama, gadis itu tidak memiliki sisi wanita di dirinya, dandananya sangat kuat dengan sisi garang, namun nampaknya gadis itu sedikit berbeda bagi Hansell.
“Kenapa kau mengincar Cassandra. Apa tujuanmu sebenarnya hingga kau mengincarnya” seru Jilixing saat meninggikan nada suara pada Zaterius, membuat suami Merry itu terkekeh atas pertanyaan Jilixing yang retorika.
“Aku tidak memiliki tujuan apapun pada anak mu. Tapi jika kau mulai merasakan takut, tidakah kau berfikir seperti apa diriku ketika kau masih ingin menargetkan Airyn putriku. Mungkin kita sebagai ayah saling mengetahui bagaimana rasanya bukan. Untuk itulah Ji, jangan coba-coba menyakiti orang lain jika kau sudah merasakan betapa sakitnya hal itu, sebab saat kau mulai bermain-main dengan rasa sakit seseorang, orang lain juga bisa bermain-main dengan rasa sakitmu”
Jilixing terdiam atas perkataan Zaterius, baginya pria itu sangat menakjubkan. Bagaimana bisa ia mengetahui sebuah fakta yang tidak ada orang di dunia ini mengetahuinya, bahkan Jilixing tidak percaya jika Zaterius itu mengetahui jika Jilixing mengincar Airyn, namun bukan itu masalahnya sekrang. Bagaimana caraJilixing keluar dari kepungan orang Zates dan juga Hansell, mengingat dirinya tidak sebanding dengan mereka, tentu Jilixing perlu melonggarkan dirinya, bahkan ia tidak bisa memaafkan Aiden yang entah kapan mulai berkhianat, sebab apapun tentang data rahasia dan juga jalannya markas bawah tanah di bawah pengendalian Aiden, namun sekarang orangnya itu berkhianat apakah Jilixing sudah kalah talak.
"Tidak bisa!!" batin pria berumur itu dengan geram.
Seorang pria yang ada di belakang Jilixing yang memasang wajah menyeramkan, penuh tatapan dingin seperti seorang yang terlatih mendekatkan dirinya pada Jilixing, ia seperti bicara dengan pelan hingga tidak ada yang mendengar selain mereka. “Semua sudah di luncurkan ke media Tuan”
Senyum mengerikan seolah ancang-ancang kemenangan tertampil di wajah Jilixing, membuat Hansell mengerutkan kening melihat rubah tua itu, Jilixing berdiri tenang di hadapan mereka, tadinya ia sangat gugup, tapi kali ini rasanya Jilixing sudah mendapatkan kepercayaan dirinya lagi.
“Zaterius aku sangat menyesal, tapi aku juga terpaksa melakukanya”
Mata Hansell dan Zatss menajam kearah Jilixing, mereka menautkan alis penuh ancaman sebab Jilixing tidak terus terang akan perkataanya. “Aku yakin kalian sudah mengetahui jika Nona Petrov yang meruntuhkan markas bawah tanah itu dengan bom senyap yang ia dapatkan dari transaksi bawah tanah. Tentu saja salah satu orang yang memuluskan rencananya adalah diriku, dan akulah yang membantu Nona petrov untuk membuat bom itu, tentu berdasarkan survey yang sudah di lakukan oleh Nona Petrov di markasmu. Bahkan aku cukup kaget jika ia ingin menyerang kalian semua, namun hal yang paling aku kagetkan adalah, ketika Nona Petrov sendiri juga korban atas kejadian itu. Ini menjadi pertanda bahwa ia ingin mengakiri hidupnya? Membuat aku berfikir apakah wanita itu tengah mengalami gangguan mental akibat masa lalu kedua orang tuanya, dan juga kebohongan suaminya. Bahkan dulunya aku berfikir, Nona Petrov wanita mengerikan yang tidak bisa terkalahkan, tapi siapa yang mengira jika kelemahanya adalah keluarga dan juga suaminya. Malang sekali nasib wanita yang luar biasa itu”
“Tutup mulutmu!!” bentak Hansell yang tidak mampu mengendalikan dirinya, bahkan rasanya ia ingin sekali memberikan pukulan keras kewajah Jilixing yang tidak berprasaan itu, sadar akan Jilixing yang menyulut emosi mereka, Zates memilih tenang untuk mengendalikan diri dengan baik, namun melihat Hansell terprovokasi tentu Zates mencegat tindakan Hansell yang implusif.
“Hansell tenanglah, jangan terpancing dengan Jilixing” ucap Zates ketika menahan tubuh Hansell, tentu Merry juga mengatakan hal yang sama, di balik alat dengar yang mereka kenakan “Kau tidak boleh tersulut emosi Hansell, bagaimanapun saat ini anggota inti tengah menyaksikanya” seru Merry sekali lagi, membuat Hansell menghirup oksigen dengan berat hingga melegakan sedikit hati yang mulai sesak.
“Aku hanya mengatakan faktanya Hansell. Istrimu sendiri yang memiliki rencana itu, kenapa kau harus emosional padaku. Jika kenyataanya Nona Petrov yang sangat terkenal itu memiliki kelemahan sesederhana ini, rasanya sia-sia aku memutar otak untuk menghancurkanya. Untuk itulah, seranganya sudah aku luncurkan” sambung Jilixing dengan kekehan penuh kepuasan, membuat Zates menyilaukan mata melihat kearah Jilixing.
“Apa yang kau lakukan!” bentaknya dengan emosi yang masih bisa di kendalikan, tentu Jilixing melirik kearah CCTV yang ada disana, ia yakin Merry juga tengah melihat hal ini, dan Jilixing percaya wanita itu pasti tengah gemetaran menunggu apa yang akan Jilixing katakan.
“Aku meluncurkan berita tentang hubungan Hansell dan Airyn yang sesungguhnya” ucap Jilixing dengan tawa kepuasan yang membuat mata Hansell menyipit, tentu tubuh Merry dan Zates menegang, seolah hal yang mereka takutkan tengah terjadi.
“Apa maksudmu?” tanya Hansell dengan bingung, ia tidak mengerti apa yang di katakan oleh pria itu, tentu saja Airyn adalah istrinya, dan itu sangat SAH dan legal secara negara, apa yang menjadi masalahnya?
Mata Frada menatap penuh bingung, dengan pertanyaan yang ada di kepalanya, sedari tadi Jilixing mengatakan telah meluncurkanya, apakah berita ini ia luncurkan ke internet?
Jika begitu Frada tidak akan membuang waktunya lagi, gadis itu membuka sistem internet untuk mencari informasi, bahkan dengan jeli tatapan itu menyelidik satu persatu huruf untuk dibaca, hingga matanya mencerca tiap berita yang keluar di setiap situs berita online dan media, bahkan bertenger di tranding 1 di situs internet terbesar di kota ini, membuat mata Frada membulat seolah tidak bisa menahan keterkejutanya, begitupun dengan dengan Dikra dan merry yang melihat ke layar komputer di depan mereka.
“Sial, Jilixing mengeluarkan hubungan suadara antara dirimu dan Airyn. Tentu saja menurut data jika Airyn adalah anak kandung dari Charllot dan juga Tuan Louis Petrov, dan dirimu adalah darah daging tante Charmilla dan Tuan Hamillton. Dia mengunakan data kalian yang merupakan saudara dari dua ibu kembar tapi menikah, ini sangat menentang budaya dan bahkan mengegerkan masyarakat, banyak banyak orang yang beropini hingga menjadi tranding topik di segala situs berita, dan kali ini menjadi Hot News pertama di dunia” jelas Dikra ketika melihat berita mengejutkan itu, tentu saja membuat Hansell membatu mendengar apa yang Dikra jelaskan. Bagaimana bisa Jilixing mengeluarkan berita yang tidak beradab seperti itu.
"Sialan" teriak Hansell dengan geram, ketika menatap Jilixing dengan gurat marah nan sangat tajam, bahkan ia ingin mencengkram hidup-hidup, agar Jilixing tidak menjadi manusia lagi.
“Aku hanya mengigit ancaman, karna kalian tengah menyerang. Jadi jangan salahkan aku Hansell untuk membela diri, kau yang memilih langkah ini”
“Apa kau gila melakukan hal seperti itu!! Apa kau tidak berfikir tindakanmu itu bisa merusak mental istriku, jika terjadi sesuatu dengan Airyn jangan salahkan aku untuk mengincar dirimu dan seluruh darah yang mengalir dari darahmu!!” bentaknya dengan penuh kemurkaan, bahkan saat itu juga sebuah senjata api melayang di kepala Cassandra.
Hingga semua orang terdiam, bahkan Aiden yang ada di dekat Cassandra sebagai sandraanya saja terpaku diam dan membisu, melihat tubuh wanita itu lunglai hingga akirnya terkapar di tanah dalam keadaan yang tidak sadarkan diri.
“A-Apa yang kau lakukan Jilixing!!” teriak Hansell ketika melihat pria itu melenyapkan putri kandung yang ia sembunyikan, bahkan di depan Hansell dan Zates, bukankah sebagai manusia tidak ada nilai baik dari dirinya, bahkan membuat seluruh orang terpana ketika Jilixing menghilangkan nyawa putrinya dengan tanganya sendiri.
“Aku tidak sama dengan kalian!! Aku bukan orang yang memiliki kelemahan, jika kau berfikir bisa mengancamku dengan anak kandungku, maka kau salah Hansell. Bagiku, dia tidak berharga jika sudah menjadi titik kelemahan. Aku hanya ingin mencapai apa yang sudah aku perjuangkan matian-matian, yaitu merebut apa yang sudah di hancurkan Nona Petrov!! Akan aku hancurkan istrimu untuk mencapai posisi yang aku inginkan!!”
Teriak Jilixing seperti orang gila yang meracau tanpa arah, bahkan Hansell terpaku melihat pria gila yang sangat ia hargai di masa lalu namun sekarang menjadi monster menyeramkan yang tidak memiliki nilai kebajikan, sekalipun Hansell mengetahui Jilixing memiliki sisi gelap, tapi Hansell tidak menyangka jika ia hampir sama dengan binatang. Sebab darah dagingnya sendiri tidak penting dan hanya menjadi sebuah benda untuk kemenangan, jika tidak berfungi akan ia hilangkan, apakah pria itu benar-benar menusia?
“Aku belum pernah melihat manusia seperti dirimu. Aku fikir kenapa semenjak pertama kali bertemu denganmu ada sesuatu yang aneh yang rasanya terus mengusiku, ternyata ada orang yang diam-diam menerkam untuk menjatuhkanku dalam wujud manusia namun berhati iblis. Untung aku tidak mengekspos diriku padamu. Jika tidak, aku tidak berfikir pengkhianatan apa yang akan aku terima di hari ini"
"Terus kenapa? Apa kau menyesal, Ha!! Di dunia ini tidak ada manusia yang baik, bahkan dirimu sendiri tidak sebaik yang kau fikirkan, di lingkaran seperti kita tidak ada yang namanya hati nurani, semenjak kau memilih menjadi pemimpin, nilai-nilai kebaikanmu akan lenyap dengan sendirinya Hansell. Jadi, jangan menafikan diri, jika suatu saat nanti kau akan menjadi seperti diriku sekarang!!"
Tawa mengelegar Jilixing terdengar keseluruh telinga, bahkan rasanya sudah mencapai peraduan hingga membuat Hansell mengulas senyum tajam saat pria yang tengah menghina dirinya "Bicara omong kosong memang mudah!! Tapi jangan lupakan sisi manusia yang tidak bisa puas, jika kita bisa menyeimbangi nilai kebajikan dengan keserakahan, untuk apa di dunia ini ada norma dan nilai. Hal ini menjadi pertanda, bahwa akirnya, kau akan berakir di tempat yang sama seperti diriku, Mengerikan, monster, dan tidak berhati nurani"
"Kau yang jangan bicara omong kosong!!" timpal Zates diantara permbicaraan Hansell dan Jilixing "Apa sedari awal kau mencintai Iriana? Kau bahkan sudah menjadikanya alat untuk menekan Louis petrov. Sedari awal saja kau tidak memiliki niatan yang tulus untuk dirimu sendiri, kau mengorbankan perasaanmu untuk memenuhi hasrat keserakahan, hingga akirnya kau sadar bagaimana perasaan tulus seorang wanita bukan. Dan sekarang jika Iriana mengetahui sisi ini bagaimana? Apa kau yakin tidak memiliki sedikit cinta di hatimu? Anggap saja anak ini memang bukan anak yang kau inginkan dan ingin kau lenyapkan dimasa lalu, tapi setelah ia tiada, apa kau yakin tidak apa-apa?" seketika mata Jilixing menatap denga tajam, membuat dirinya mengepalkan tangan atas perkataan Zates "Jilixing, sekejam apapun manusia, dan sehitam apapun hatimu, aku yakin kau memiliki sedikit rasa di hatimu, tapi kau menepis itu semua. Sekarang kau mungkin tidak menyesal melenyapkan anakmu, tapi tidak tahu dengan nanti, karna yang namanya penyesalan, akan hadir belakangan. Begitupun dengan Iriana, sekarang kau mungkin baik-baik saja ketika ia tidak mengetahui dirimu, tapi nanti ketika Iriana mengetahui hal ini, disana ada kecewa yang akan ia berikan atas suami yang ia terima di masa lalu. Apa kau yakin masih baik-baik saja dan tidak memiliki titik kelemahan? Aku rasa kau yang membohongi dirimu sendiri Ji!" ejek Zates kepada pria itu, membuat wajah Jilixing mengelap mendengar perkataan menyakitkan yang di katakan oleh Zates.
Tentu saja Hansell berdecak kagum atas Jilixing yang luar biasa mengerikan namun sangat implusif atas kebodohanya "Hanya emosi sesaat, kau rela kehilangan apapun atas keserakahan. Apalagi yang lebih mengerikan dari hatimu yang hitam itu. Aku tidak menyangka pada akirnya kau sendiri yang mengantarkan diri pada kesengsaraan. Melenyapkan darah dagingmu sendiri, mengkhianati istrimu, membohongi putrimu, memanfaatkan putra istrimu. Apa kau tidak merasa dirimu sangat buruk, tidak sebagai ayah dan suami saja, melainkan manusia. Bahkan Griffin saja lebih baik dari kau yang selalu berwujud malaikat tapi jelmaan setan!!"
“Apa pedulinya kalian tentang hidupku!! Sedari awal aku bisa memiliki segala yang aku inginkan, aku sudah merencanakan untuk mengusik Airyn dengan surat kontrak yang telah aku recoki, dan aku sudah membuat dirinya berinvestasi sebanyak mungkin padaku, bahkan bisa menempatkan posisi pertama di Negara ini, sebagai orang paling berpengaruh dan nomor satu, tapi kau hadir setelah itu dan mulai menempati posisi pertama hingga menyamai kedudukanku, awalnya aku sangat bingung kenapa orang sepertimu, bisa mendapatkan hal seperti itu dengan mudah, ternyata aku baru menyadarinya sekarang, kau adalah pemimpin dari markas utama. Bukankah kalian yang serakah!! Mengambil seluruhnya dan tidak menyisihkan tempat untuk orang yang sudah berusaha keras sedari awal. Hanya dengan kekuasaan kalian bisa memiliki apa yang kalian inginkan, Nona Petrov yang sudah mematikan hatinya tiba-tiba berubah menjadi wanita yang berhati nurani karna dirimu, dan pelan-pelan menghentikan investasi denganku, akibat mengetahui rencanaku. Semua yang aku susun dengan sangat rapi tiba-tiba saja berantakan ketika kau dan Airyn saling mengenal!!! Apa kau fikir aku yang serakah!!! Sadarlah kalian! Jika kalian yang hanya menjadi ahli waris dengan mudah mendapatkanya tanpa kerja keras, bukankah kalian yang serakah!!” Teriak jilixing yang tidak bisa menahan lagi kemurkaanya.
Tentu Merry dan Zates memancarkan pandangan yang sama seolah tidak bisa memaafkan sikap buruk Jilixing. Bahkan rasanya Zates cukup muak akan pria itu hingga ingin mencampakanya dari dunia ini.
Hansell yang ingin menyanggah perkataan Jilixing, membuat niatnya terurungkan ketika tangan Hansell di cegat oleh Zates, seolah tatapan itu mengatakan untuk Hansell tidak usah bicara lagi. “Apa sekarang hatimu sudah puas Jilixing?” tanya Zates dengan kalimat tenang, rasanya percakapan mereka sudah melenceng jauh dari tujuan, untuk itulah Zates mengambil alih perdebatan antara Jilixing dan juga Hansell di situasi yang cukup menegangkan ini.
“Jika aku belum selesai lalu bagaimana?” tanya pria itu dengan menantang, membuat senyum menghina di wajah Zates terpampang nyata.
“Aku ingin bertanya padamu, kau mau bagaimana sekarang. Anakmu yang paling berharga sudah tiada dengan tanganmu sendiri, orang kepercayaamu Aiden telah berpindah kepada Hansell, dan kau sudah meluncurkan berita tentang Airyn yang tidak beretika, apa kau tidak sadar jika Airyn saat ini berada di bawah kekuasaan Hansell, ia merupakan orang paling penting sesudah Hansell di markas utama, hal ini tentu mencoreng nama baik markas utama, jika klien VVIP seperti Airyn di ganggu oleh dirimu, dan mungkin akan mendapatkan kerugian secara material dan internal. Berdasarkan peraturan yang berlaku dan juga sistem kotrak di markas utama, tentu kau sudah melangar aturan dan bisa mendapatkan hukuman berdasarkan kesepakatan. Dan yang paling tepat kau dapatkan adalah, melepaskan dirimu dari naungan markas utama, dalam artian kau bukan siapa-siapa lagi sebab harus melepaskan markas itu”
“Tidak mungkin!!" bantah Jilixing ketika menegang mendengar pernyataan Zates "A-Apa yang kau katakan!! Sejak kapan Airyn memiliki kedudukan sepenting itu”
“Sejak dua hari lalu!!” cela Hansell, bahkan dirinya terkekeh puas melihat gurat takut di wajah Jilixing. “Dan hari ini, para anggota inti tengah menyaksikan pertunjukan dirimu, yang sudah menghilangkan nyawa orang penting di markas utama” sontak perkataan Hansell selanjutnya seperti sembaran petir yang mengelegar, membuat jantung Jilixing berdegup kencang seolah ia tidak percaya atas apa yang di katakan pria itu.
Bagaimana bisa itu terjadi, mengumpulkan anggota inti tidak seperti membuat undangan resmi dan mereka menyetujui, melainkan sebuah pertukaran yang harus mengorbankan hal besar, dan saat ini mereka mengatakan tengah mengumpulkan anggota inti untuk melihat hal ini, apakah mereka gila! Bagaimana bisa mereka melakukannya, para elit dunia tidak sesengang itu untuk melakukan pertemuan dalam pencabutan markas Jilixing, bahkan banyak diantara mereka yang merupakan orang yang Jilixing hargai, jika sedari awal sudah mengetahui pengumpulan anggota inti untuk mencabut hak Jilixing mengendalikan markasnya, bagaimana bisa orang-orang yang dia hargai bisa menghadirinya, bukankah banyak diantara mereka yag sudah Jilixing kenali dengan baik dan membentuk korelasi atas hubungan mereka.
“Kenapa kau harus mencabut markasku!! Apa kalian gila!” bentak Jilixing dengan tidak terima, membuat Zates terkekeh saat menatap kearah pria itu, hingga kilau mengerikan terpampang dengan intens.
“Ya, aku sudah gila. Ingin menghancurkan markasmu dan mengorbankan banyak hal untuk itu, sekarang para anggota inti sudah berada di markas utama, dan aku sudah memasangkan protektor disini, mari kita dengar keputusan mereka.
Sontak mata Jilixing membulat ketika melihat sebuah pertemuan yang menampilkan para orang-orang elit yang menjadi pengurus inti dimarkas utama, meskipun organisasi ini melingkup kalangan bawah tanah, namun di dalam aturan mainya ada norma dan juga nilai yang tidak bisa di langar, apalagi terkait klien VVIP yang tidak bisa di ganggu gugat oleh para anggota, apalagi sekelas organisasi markas kecil seperti Jilixing, tentu ia sudah melewati batasan normal, hingga membuat para petingi naik pitam, bahkan melihat tingkah Jilixing saja sudah membuat mereka tidak suka dan muak, jika terus mempertahankan orang seperti itu, akan terus membuat dunia menjadi kejam, hanya akan ada kejahatan dimana-mana, sebab seseorang yang memiliki hati serakah akan kekuasaan, hanya bisa menyengsarakan manusia dengan gengamanya
Sebelum Jilixing menjadi besar dengan markasnya yang hampir memiliki cabang, mereka ingin menghentikan operasi markas itu, sebab Jilixing sudah kelewatan batas, dan kali ini malah menganggu orang paling penting, yaitu Airyn Petrov yang mereka kenal dengan Nona Petrov, berkat wanita itu mereka bisa seperti sekarang dan Jilixing malah bermain-main dengannya, tentu saja para anggota inti tidak bisa menerima, di tambah Zaterius juga merupakan anggota inti yang paling berkuasa di bandingkan seluruhnya, ia adalah orang yang selalu bermain manis tanpa ada kecurangan namun tidak pernah merugikan pihak lain, dan juga Hansell Hamillton yang merupakan pemimpin utama, sedangkan Adward yang berasal dari inggris itu, berada di pihak Hansell dan Zates sebab ialah yang membuat pertemuan ini.
Mana mungkin para anggota inti menentang ke inginkan mereka, bahkan banyak feed back baik yang di berikan atas pertemuan ini, jadi menyingkirkan hama sekelas Jilixing bukanlah masalah besar, apalagi bagi Tuan Erdano Wilson.
“Jilixing berada di bawah kontrak ku. Dan aku selaku penanggung jawab dirinya merasa sangat malu melihat rentetan kejahatan yang ia lakukan, sudah sedari dulu pembunuh bayaran di tiadakan dalam organisasi, tapi dia malah mengembangkanya diam-diam dalam markasnya, tentu Jilixing sudah melanggar kontrak itu hingga tidak bisa di toleransi lagi” seru Tuan Erdano Wilson yang merupakan bangsawan Turki yang sangat terkenal dengan pembisnis sukses di kalangan brand mewah dan juga diamond.
“Aku sangat setuju akan hal itu. Sedari awal pengurus inti ini di bentuk hanya untuk Re-organisasi kalangan bawah tanah untuk hal yang lebih positif, mengembaangkan virus menjadi senjata, mengembangkan bioteknologi, dan juga biokimia di jajaran bawah tanah dan juga membantu operasi impor dan ekspor dengan mudah. Bahkan kita sepakat jika tidak ada yang namanya hal kejam atau sebuah organiasi yang merugikan di dalam markas bawah tanah, dan Jilixing tetap mempertahankanya sedari dulu, tentu ia sangat tidak bisa di maafkan. Untuk itulah, aku mendukung pencabutan kontrak dengan Jilixing, dan menarik markas itu dari tanganya, seluruh dana yang sudah kita investasikan dalam markasnya akan di cabut, dan seluruh pendapatanya akan disita” timpal Adward pada saat yang sama, membuat semua orang mengajukan diri mengeluarkan pendapat yang sama hingga kesepakatan mencapai final.
“Saat ini, Jilixing bukan lagi anggota dari markas utama, ia tidak memiliki apapun dan di keluarkan tanpa hormat!!” membuat mata Jilixing terpana atas keputusan yang di jatuhkan pada dirinya, hingga teriakan pria itu mengelegar diseluruh penjuru gudang, yang membuat senyum Hansell dan Zates mengambang.
“Aku tidak akan menerima ini. Kalian tidak bisa melakukan ini padaku!!! Bagaimana bisa kalian menarik uang hasil kerja kerasku, apa kalian semua gila” teriaknya ketika mengeluarkan senjata hingga mata Zates dan Hansell waspada, semua orang Zates bergerak melindungi Tuannya, begitupun dengan orang-orang Jilixing, mereka semua berperang membela Tuan masing-masing, tentu yang di tuju oleh Jilixing bukanlah Zates melainkan Hansell, sebab ia menyadari kemampuan Zates yang sangat luar biasa, untuk itulah Jilixing menargetkan Hansell yang saat ini tengah mengunakan kekuatan menangkis anak buah Jilixing, hingga sebuah helikopter dan jajaran mobil berwarna hitam mendarat di tempat kejadian.
Mereka adalah bala bantuan yang sepertinya di kirim oleh markas utama, melihat hal itu Hansell melonggarkan sedikit waspadanya, hingga senjata yang sangat tepat sasaran itu membidik dada Hansell, mencengangkan mata Zates hingga Merry yang terdiam di posisi seperti menegang.
Dikra yang ingin beranjak dari markas untuk kelapangan, di buat diam ketika mendengar suara tembakan menghentikan langkahnya, ia menyaksikan teman yang ia anggap saudara mulai ambruk dari tegaknya, seraya menatap Jilixing yang sangat tepat membidik kearah Jantung Hansell, sedangkan Frada tidak sanggup mengerakan mata hingga sekujur tubuhnnya merinding hebat.
“Hansell……” teriak Zates yang kala itu meraih tubuh menantunya, hingga menahan tubuh Hansell yang mulai terkapar di tanah.
"Tuan Zates, jika terjadi sesuatu padaku, katakan pada Airyn, untuk membaca surat yang aku tulis di laci meja kerjaku di kamar kami, k-katakan padanya jangan menangis, dan aku mohon jangan kau tinggalkan istriku, jadilah ayah untuknya, karna ia juga membutuhkan mu" ucap Hansell disaat nasafnya tersengal mengatakan kalimat menyakitkan yang sudah ia persiapkan.
Hening seperti membentang, suara keributan mulai senyap menghilang dari pendengaran, meskipun kondisi tidak bisa di kendalikan, Jilixing menatap puas hingga wajah Zates kacau balau tak karuan, rasanya ia tidak bisa mengendalikan ketenangan seperti Zates biasanya, sebab Hansell sudah menjadi orang yang cukup ia hargai sebab menyayangi putrinya, apa yang akan Zates katakan pada Airyn jika terjadi sesuatu pada suaminya, dan apa yang akan Airyn lihat dari Zates jika hanya menghancurkan kehidupanya.
Untuk itulah Zates menatap Jilixing dengan murka, hingga tembakan itu mengenai titik kelemahan di tubuh Jilixing, rasanya pria itu tidak pantas untuk mati, sebab masih banyak penderitaan yang harus ia bayar atas perbuatanya.
Perlahan, tangisan dari wajah pria dingin yang tidak pernah melihatkaan emosi mulai di tampilkan, memanggil nama Hansell seolah ia sangat takut menyaksikan pria itu menutup mata secara perlahan, tubuh Merry merinding hebat, hal yang sama terfikirkan oleh dirinya, apa yang akan ia katakan dan jelaskan pada Airyn, gadis itu tengah hamil besar, dan hampir saja menjadi seorang ibu, namun ketika anaknya belum lahir, ayahnya sudah mengalami hal seperti ini.
“H-Hansel” lirih Frada yang kala itu tidak bisa berkata apa-apa, meskipun ia baru mengetahui akan hubunganya dan Hansell, tetap saja Hansell merupakan keponakan bagi Frada.
Sedangkan Dirka yang membalikan badanya, sama halnya dengan seluruh orang, pria itu tidak hanya calon kakak iparnya, melainkan keluarga yang hanya ia miliki di dunia ini. “T-Tidak mungkin” seru Dikra ketika menyangkal kenyataan di depan matanya, bahkan ada kehancuran yang rasanya tidak bisa ia sembunyikan, membuat pria itu terperosok ke bawah hingga memeluk dirinya sendiri dengan rasa perih yang mulai menusuk tajam.