Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Waktu berlalu



Beberapa hari berlalu seperti biasanya, Hansell setia diruangan sambil memonitori Airyn yang berada diruang staff, setiap jeda ia tidak berhenti memandangi gadis itu, bahkan Direktur Hans yang selama ini tidak pernah menginjak kantin perusahaan, melakukan sebuah kejutan kepada kariyawan, ia dan seluruh staff yang berjejer dibelakangnya menduduki kantin, tentu saja hal itu karna Airyn, dimanapun Airyn berada Hansell akan berada disana meskioun sebenarnya itu terlihat sangat aneh.


Lain dari itu, Dall yang selama ini mengincar Airyn tidak pernah berhenti akan usahanya, ia sering mendatangai Airyn keperusahaan meskipun kadang Airyn mengabikan, bahkan saat Airyn mengunakan Bus kekantor pria itu Tiba-tiba ada disampingnya, bahkan dimanapun Airyn berada, seperti diluar perusahaan Dall selalu mengikuti, tentu saja akir-akir ini Hansell sangat sibuk hingga ia tidak mengetahui jika Dall menganggu Airyn, tapi sebenarnya Airyn berusaha menyembunyikan segalanya, karna ia tidak ingin Hansell melakukan hal sia-sia kepada pria bodoh itu.


Seketika saja Jungkyung yang berada diluar ruangan merasa sedikit geram, hingga detik ini ia masih belum bisa mendekati pria itu, bahkan sikap dingin Hansell padanya membuat gadis itu sedikit muak, ia harus mendapatkan Hansell untuk menyukseskan misi yang ia jalankan, jika Jungkyung berhasil mendapatkan pria itu dengan mudah ia akan membalaskan dendam pada Airyn, gadis yang sangat ia benci hingga kedarah daging, lantaran merebut James dari hidupnya, hal yang lebih miris dari penolakan pria itu adalah, Airyn yang sebenarnya tidak pernah mencintai James dan Dokter bodoh itu masih tetap bertahan disisi Airyn, membuat Jungkyung sedikit geram dan kesal.


Mungkin saja jika gadis itu tidak bekerja disini, ia dengan mudah membuat Hansell jatuh cinta, bahkan sedari awal pertemuan mereka sangat mulus terencanakan, namun untuk mencampai titik ini Jungkyung mendapatkan kesulitan, kesulitan karna target utamanya terlalu fokus pada gadis itu, hingga semua rencana berantakan dan menghancurkan seluruh siasat.


Jungkyung putri satu-satunya keluarga Choi, dia memiliki kemampuan yang mengesankan hingga membuat bangga keluarga Choi, Jungkyng gadis ceria dan sangat ramah, ia dengan mudah bergaul dan memiliki teman, siapapun yang melihat gadis itu akan terpesona dengan kebaikan serta tingkah laku mengemaskan dari dirinya.


Hingga diusia yang masih muda gadis itu mengalami Depresi akibat kecelakaan ibu kandungnya saat melakukan penerbangan keluar Negri, tentu saat itu adalah masa-masa terburuk yang dialami oleh Jungkyung ia mengalami gangguan Mental serius yang ditandai dengan memburuknya suasana hati, kehilangan minat terhadap hal-hal yang biasanya disukai, bahkan gadis itu sedih berkepanjangan hingga sangat menganggu produktivitas sehari-hari, saat itu Dokter jameslah yang menangani kesehatan Jungkyung, gadis itu tanpa sadar memiliki kelekatan kepada James hingga sulit melepaskan diri, ia menerima perlindungan dan merasa aman setiap kali pria itu memberikan konsultasi, memanglah bukan perasaan yang sewajarnya untuk dimiliki oleh pasien kepada Dokter, namun jika Jungkyung tidak bisa menghentikan perasaanya sendiri, tidak akan ada yang mampu menghentikanya bukan.


Setelah beberapa tahun, akirnya Jungkyung dinyatakan sembuh, ia telah membaik seperti biasanya dan mulai menemukan kebehagiaan, dokter James yang kala itu menjadi Dokter pribadinya sangat senang, hingga diperpisahan antara Pasien dan Dokter, Jungkyung memberikan kejutan kepadanya, dengan menyatakan perasaan kepada Dokter James, sontak hal itu membuat ia sulit memahami, ia merasa gagal menjadi seorang Dokter hingga membuat Pasien bisa mengartikan hubungan mereka berbeda.


Bagi James, mengobati Jungkyung adalah sebuah kesalahan yang teramat besar dilakukanya, meskipun selama ini ia dikenal sebegai Dokter handal yang tidak diragukan lagi, namun perasaan Pasien kepada dirinya itulah sebuah kegagalan yang ia maksud, walaupun James berhasil menyembuhkan pasiennya, ia tidak akan bisa melepaskan ketergantungan Jungkyung kepadanya bukan, membuat James terhina akan dirinya yang selalu profeksionis, semenjak hari itu James menghindar berharap Jungkyung melupakanya, namun gadis itu tipe wanita yang harus medapatkan apa yang ia inginkan, hingga James menemukan Airyn dan mencintai gadis itu tanpa sadar, ia menolak Jungkyung dengan terang-terangan.


Awalnya ada rasa terima dari Jungkyung atas penolakan itu, namun ia selalu saja berusaha tanpa menyerah, seolah tidak masalah Dokter James mencintai wanita lain, jika kenyataanya mereka tidak terikat hubungan, sudah pasti itu sebuah perasaan suka yang ada diantara satu belah pihak dan membuat Jungkyung berkesempatan memperjuangkan hatinya, semakin berjalanya waktu akirnya kedua orang itu saling mengerti dan memahami jika mereka sama-sama mencintai orang yang tidak mencintai dirinya sendiri, seolah memang dipaksakan menerima takdir tanpa ada kata berhenti sedikitpun, Jungkyung merasa sakit setelah beberapa saat berada disisi James, hingga ia bertekat akan memutus rantai itu, ia akan memisahkan Airyn dengan kekasihnya hingga gadis itu bisa merasakan apa yang selama ini dirasakan oleh dirinya.


Meskipun ini sebatas perasaan suka biasa, namun rasa sakit bertahun-tahun yang ia gores sendiri mengantarkan Jungkyung menjadikan Airyn sebagai tumbal atas seluruh kesalahan yang terjadi, gadis itu tidak sepatutnya bahagia dan mendapatkan apa yang dia inginkan, Jungkyung telah bertekad akan merebut laki-laki yang dicintai Airyn, hingga ia merasakan bagaimana mencintai seseorang yaang tidak bisa kita miliki.


Ia berhasil menemukan identitas Hansell, yang sebenarnya diluar dugaan Jungkyung, tenyata pria itu bukanlah orang sembarangan yang bisa dimasuki kehidupanya, Hansell ternyata orang teratas dikorea hingga sulit sekali mempengaruhi dirinya, kabar yang mencuat kepermukaan adalah hubunganya dan Somi sebagai mantan artis yang telah menghilang dari dunia Entertaimen, dan sekarang Hansell tengah sendiri dan tidak dekat dengan gadis manapun, disisi ini ada rasa aneh yang terfikir dilogikanya, bagaimanapun kabar atau berita tentang Airyn tidak ada satupun di seluruh media, bahkan tidak ada yang memberitakan, hingga ada sebuah pertaanyaan, siapa sebenarnya airyn yang menjadi gadis dicintai oleh James dan kekasih Hansell? Kenapa gadis itu ada diantara orang hebat namun dirinya tidak memiliki jejak digital seperti biodata, apakah Airyn hanyalah orang sederhana yang jauh dibawah standar Hansell? hingga harus disembunyiakan?


Seluruh pertanyaan yang belum memiliki jawaban itu megantarkan Jungkyung kepada hipotesisnya sendiri, jika sebanrnya gadis itu disembunyikan oleh Hansell dari media pemberitaan karna ia tidak ingin merusak reputasinya, sudah jelas bukan, kenyataanya Airyn sebatas orang biasa yang tidak berpengaruh sama sekali, jadi untuk menyelinap dikehidupan Hansell, Jungkyung butuh sebuah kisah klasik yang ada dinovel-novel romantis, sebuah pertemuan mengesankan harus ia buat untuk menarik perhatian Hansell.


Hingga Jungkyung berhasil menemui pria itu lewat koneksi ayahnya, didalam pertemuan pertama kalinya antara Jungkyung dan Hansell, ia bersikap sopan dan manis seperti wanita berkelas, sedikit senyum ramah dan lirikan centil kearah Hansell, hanya saja cara itu tidak diterima oleh pria itu, bukankah ini pertanda jika sebenarnya Hansell memang menyukai adegan mengesankan antara pertemuan seorang wanita dan pria, melihat reaksi dan pandangan merendahkan yang diberikan oleh Hansell padanya, Jungkyung mengerti ia harus membuat sebuah adegan yang menampilkan kesan untuk diingat oleh Hansell, dan Jungkyung berhasil pada pertemua pertama mereka, hingga dipertemuan kedua yang tanpa sengaja bahkan tanpa direncanakan oleh Jungkyung sendiri terjadi lagi.


Ia sengaja melakukan hal itu, untuk menarik perhatian Hansell, sesuai dugaan sikap polos dan manisnya menarik perhatian bukan? ditambah sikap menyebalkan, siapapun dan pria manapun akan memikirkan hal seperti itu, karna konon katanya cinta itu hadir akibat rasa benci, dan terbiasa. Jika ia telah berhasil membuat Hansell membencinya, tinggal satu komponen lagi, yaitu terbiasa, hal inilah yang menjadi alasan kenapa Jungkyung melamar diperusahaan Hansell, bahkan sebagai sekretarisnya, bukankah ini sangat luar biasa, seolah jalan memuluskan rencananya hingga lancar. Jika Hansell sudah terbiasa dengan dirinya, Jungkyug percaya jika nanti ia akan bisa merebut Hansell dari Airyn.


Tapi diluaar dugaan, semuanya terasa berantakan setelah Airyn bekerja diperusahaan, perhatian pria itu terpecah dan tidak memikirkanya, bahkan Hansell tidak pernah memanggil Jungkyung keruangan untuk membahas pekerjaan dan memberikan mereka waktu berdua saja, gadis itu hanya diperbolehkan masuk jika mengantarkan beberapa berkas, atau menerima telfon dari klien penting.


Membuat ia sedikit jengkel, padahal ia telah menyusun segala sesuai rencana namun gagal akibat kehadiran Airyn.


Tapi ada satu hal yang membuat Jungkyung puasa, jika gadis yang dia pikir orang hebat itu ternyata hanyalah gadis biasa yang memiliki tampang saja, bahkan ia bekerja sebagai staff diperusahaan Hansell disaat dirinya menjadi kekasih simpanan sang Direktur, bukankah itu kenyataan yang miris, hingga Jungkyung berhipotesis sendiri jika sebenarnya Hansell tidak mencintai Airyn dengan sunghuh-sungguh, jadi ada jalan mulus yang nantinya menghancurkan Airyn.


Rasanya Jungkyung tidak sabar menghancurkan wanita yang sudah menghancurkan hati dan cinta pertamanya, ia akan membalas semuanya kepada Airyn, hingga gadis itu merasakan bagaimana rasanya ketika pria yang kita cinta berada disisi gadis lain, bagaimana pria yang kita cinta melirik gadis lain dan bagaimana rasanya ketika nanti Hansell memilih dirinya dan mencampakan gadis tidak berharga seprti Airyn, jika dilihat dari penampilan Jungkyung percaya diri bersaing dengan Airyn, bahkan gadis itu rendah dibawah dirinya, bahkan Airyn bukan apa-apa dan tidak pantas dijadikan opsi saingan.


“Astaga…maafkan aku Nona Jung” ucap seseorang saat menabrak Jungkyung yang ingin memasuki ruang Direktur, ia bertabrakan dengan Airyn, wanita yang amat ia benci, entah kenapa rasa muak ingin mencakar gadis itu memuncak dibenak Jungkyung


“Apa kau tidak mengunakan mata, bagaimana bisa kau menumpahkan kopi diatas berkas ini, apa kau tidak tahu ini berkas penting” bentak Jungkyung dengan kesal, seolah ia tidak mampu mengontrol lidahnya untuk berucap hal menyakitkan, Airyn yang terdiam saat berjongkok membersihkan tumpahan itu, sedikit sinis dengan senyuman miris


“Akirnya dia menampilkan wajah asli juga” gumam Airyn dengan begitu lega, seolah ia mendapatkan wajah asli dari gadis periang yang sangat ceria itu, bukan Nona Petrov jika tidak menyelidiki hal terkecil sekalipun.


"Maafkan saya…Nona Jung” Airyn berdiri dengan wajah penuh bersalah, etah kenapa ia sangat handal melakoni peran sebagai gadis tersiksa, Hansell yang mendengar keributan diluar ruanganya, beranjak kesana, dan bersirobok dengan Airyn dan sekretarisnya yang sangat berantakan.


“Airyn apa kau baik-baik saja?” tanya Hansell dengan penuh cemas, entah kenapa ia tidak mampu menyembunyikan perasaan itu


“Tidak apa-apa….masuklah” ucap Hansell, seketika saja Jungkyung melangkahkan kaki namun tatapan Hansell menghentikanya


“Nukankah anda meminta saya masuk keruangan pak?” seru Jungkyung dengan sikap percaya diri


“Tidak, aku meminta Airyn memasuki ruanganku” tanpa permisi Jansell menarik tangan Airyn dan menutup pintu ruanganya, seolah emosi dan kekesalan Jungkyung benar-benar meledak, pria yang harusnya ada didalam genggaman tanganya malah dipedulikan oleh Hansell.


“Kenapa kau malah menarikku, seharusnya kau berunding dengan Nona Jung, itu berkas asli dari kerjasama yang kau lakukan, aku telah merusak berkas tersebut, sangat jelas berkas itu belum diduplikat olehnya, jika tidak segera kau menangani ini, bisa saja kerjasamamu dibatalkan” ucap Airyn menatap kearah Hansell


Pria itu menarik Airyn dan menududukan gadis kesayangannya dikursi kerja, seraya ia menumpu diri dimeja sambil berhadapan kearah Airyn “Jika itu terjadi, kau harus bertanggung jawab” ucap Hansell seketika


“Jangan mengada-ngada Hansell, kau masih bisa mempertahankannya, dengan mengkonfirmasi lagi jika berkasnya telah rusak, dan meminta ulang. Jangan memperumit keadaan dan memaksaku untuk bertanggung jawab, itu sama saja dengan kau menjebakku” balas Airyn dengan tatapan tajam, membuat Hansell terkekeh melirik gadis itu


“Aku tidak suka memperbaiki hal yang sudah salah sedari awal, jika berkas itu sudah rusak kenapa harus aku minta perbaikannya, tidak apa-apa jika aku rugi asalakan kau bertanggung jawab” ucap Hansell sambil menyilangkan kaki dan melipatkan kedua tanganya, membuat Airyn menatap untuk menuntut sebuah jawaban “Kau perlu menemaniku makan siang diruang, karna aku tidak menyukai makanan dikantin, apa kau yakin bisa mengkonsumsi makanan seperti itu dalam jangka waktu panjang, jangan memaksa dirimu Airyn” tegas Hansell kehadapan gadis yang selalu menganggumi dimatanya


“Kenapa tidak, tetap saja itu makanan dan bukan racun, aku masih bisa menelannya jadi tidak perlu untuk melebih-lebihkan sesuatu, jika kau tidak bisa menikmati makanan kantin, keluarlah dan pesan makanan sehat seperti biasa, kau ini aneh sekali” balas Airyn dengan nada mengejek


“Aku tidak mau, jika kau tidak mau! Kau harus makan siang dikantorku setiap hari, bukankah kau kariyawanku, jadi sudah sepatutnya aku menekankan kekuasaan kepada pegawai yang keras kepala” sahut Hansell dengan sombong membuat Airyn tidak terima dengan tingkah pria itu, bagaimana bisa Hanselk mengancam dirinya dengan kekuasaan, andai saja inu posisi yang terbalik, Airyn akan menyiksa pria itu hingga tumbang.


“Hansell, ada apa dengan dirimu, aku sudah membuatkaan kopi setiap hari untukmu, dan sekarang aku harus makan siang diruangan ini, apa kau ingin aku menjadi buah bibir semua kariyawan, bahkan ketika aku pergi semua orang menatapku, dan kau malah menambah-nambah tugasku, setidaknya gunakan kekuasaan itu untuk meringankan kinerjaku, bukan menjadikan OB seperti ini yang selalu mengantarkan kopi keruanganmu, meskipun aku sangat berharap bekerja disini, tapi kau tidak bisa terus mengancam untuk memecatku. Tetap saja kau telah kelewatan, apa kau tidak tahu, aku sulit tidur hanya memikirkan bagaimana rekan kerja menatapku, jujr saja ini kali pertama bagiku bekerja diantara orang banyak, karna dulu aku selalu bekerja diruang isolasi yang hanya aku sendiri disana, bahkan untuk kekantor saja aku lewat lift khusus karna enggan berjumpa dengan kariyawan, kali ini aku baru merasakan semuanya, bagaimana semua orang merasa iri, bagaimana semua orang mengunakan kekuasaanya, dan bagaimanaa oranag lain membicarakan kita, semuanya benar-benar baru dan aku harus memaksakan diri, meskipun begitu aku tidak ingin melepaskan ini semua, seolah aku merasa berarti saat melakukan hal yang aku inginkan” seketika kalimat yang dijabarkan panjang lebar kepada Hansell membuat keadaan diantara mereka hening, Hansell bahkan paham tidak akan mudah bagi Airyn melewatkanya, namun ia berusaha untuk melewati semuanya, bukankah Airyn gadis yang luar biasa, keluar dari zona merahnya, untuk menghadapi dunia.


Seketika Hansell berdiri tegap, sambil merendahkan pandanganya kearah Airyn, ia menundukan sedikit tubuh menatap gadis itu dengan penuh sendu akan sayang, benar mata indah yang berkilau itu yang membuat Hansell jatuh cinta, kerapuhan yang dikemas dalam wujud kuat, hanya Airyn yang mampu melakukan itu semua, seberat apapun kehidupan ia selalu menjalankan, sekalipun ia keluar dari zona merah miliknya Airyn tetap saja terlihat bijaksana, perlahan Hansell menekuk badan hingga permukaan wajah mereka begitu dekat, bahkan tanpa disadari Airyn tersudut kekursi, membuat Hansell tersenyum akan wajah takut yang ditampilkan Airyn, awalnya ia ingin mencium gadis itu dengan penuh sayang seperti dulu kala, namun ia sadar akan hubungan keduanya.


Hansell menjangkau tubuh Airyn dengan penuh lembut, ia memeluk gadis itu untuk dihantarkan kedalam dekapan, sangat jelas bagaimana tegangnya Airyn hingga wajahnya sangat kaku, bahkan tubuh Airyn terasa menengang, Hansell yang menyadari hal itu mengusap lembut kepala gadis kesayanganya dengan sentuhan hangat, ia memahami ini kali pertama mereka bedua memeluk lagi, tapi kali ini Airyn tidak menolak meskipun ia tidak membalas pelukan itu, tidak apa-apa Hansell menerima alasan akibat batasan diantara mereka.


“Tidak apa-apa, semuanya baik-baik saja karna kau sudah melakukan hal terbaik, maaf jika aku menyukitkanmu, dan maaf jika aku sering membuat ketidaknyamanan diantara kita, meskipun kau tidak menerima cintaku lagi, kali ini tidak masalah Airyn, aku sadar tidak semua hal bisa dipaksakan, jadi untuk terus bersamamu dan melihatmu aku sangat bahagia” ucap Hansell dengan kalimat rendah, membuat jantung Airyn berdetak kuat tanpa mampu dihentikan, seolah ia merasakan sebuah organ tubuh yang bekerja lebih keras dari biasanya, sungguh perasaan bahagia seperti sebelumnya, saat Hansell memberikan pelukan hangat pada tubuh Airyn.


“Gadis bodoh” Hansell mengacak-ngacak rambut Airyn dengan begitu gemas, entah kenapa ia menyaksikan Airyn memerah seperti udang rebus, sangat mengemaskan jika melihat raut wajah seperti itu dari gadis mengerikan seperti Nona Petrov, hingga siapapun tidak akan direlakan Hansell melihat hal indah seperti ini.


“Sepertinya jam makan siang hampir habis, apa kau tidak ingin kembali keruanganmu? Atau kursi ini sangat nyaman? Bekerjalah disini jika kau tidak mau beranjak” ledek Hansell, membuat Airyn meloncat dari duduknya dengan sikap gugup, ia melihat jam yang melingkar ditangannya dan memberikan hormat untuk pergi dari ruangan itu segera


“Airyn tunggu” cegat Hansell saat gadis itu menghentikan langkahnya, membuat Airyn membalikan tubuh melirik kearah pria yang begitu tegang menatap Airyn dengan tatapan panjang “Maukah kau pulang denganku?Maksudku aku ingin makan malam untuk merayakan satu bulan kau bekerja disini” ucap Hansell dengan kalimat rendah, seketika Airyn terdiam dan berfikir sejenak, meskipun apa yang diucapkan pria itu ada benarnya, Airyn sedikit takut seperti biasa.


“Tidak perlu cemas, kau bisa menemuiku dibasmet yang ada dibawah, dan sebenarnya sidik jarimu bisa mengunakan lift pribadi milikku, jadi kau bisa menggunakan itu untuk kebassment nanti” ucap Hansell dengan sedikit malu, membuat Airyn terkekah akan pria itu, bagaimanapun Airyn mengakui pria yang ia cintai dengan segala hal menyebalkan dan bertolak belakang denganya, memiliki sikap perasa yang begitu pekat, hingga Hansell dengan mudah memahami dirinya tanpa Airyn menjelaskan apapun maksudnya.


“Baiklah, nanti aku akan menyusulmu” ucap Airyn dengan rona malu yang terbentang dikedua pipinya, ia keluar dari ruangan Hansell dengan wajah ditekuk akan rasa gugup, bahkan disambut dengan tatapan tidak suka oleh Jungkyung, Airyn memberikan hormat dan berlalu dari hadapan wanita itu.


“Apa kau fikir, aku akan membiarkanmu merebut Hansell, bahkan aku tidak bisa melepaskan Hansell begitu saja, jika niatanmu hanya untuk menyakitinya, sedikitpun aku tidak akan memberi celah padamu Nona Jung” gumam Airyn saat memasuki lift


Awalnya Airyn setuju menjauh dari Hansell karna ia yakin tidak akan ada ancaman yang menghadang Hansell, dengan menjauh Airyn bisa memberikan ruang antara dia dan Hansell untuk saling merenungkan hubungan mereka, mungkin dengan begitu Airyn belajar bagaimana rasanya mengejar pria itu, tapi ternyata ia mendapatkan hasil mengejutkan dari Nona Jung, seolah sebuah fakta mengerikan atas siasat yang dia lakukan kepada Hansell, Airyn fikir ia perlu berjarak untuk menemukan sesuatu yang jauh dan sulit, namun ancaman sebenarnya telah berada didekat mereka, bahkan sangat dekat dengan Hansell.


Jika wanita itu adalah titik awal untuk Airyn melindungi Hansell, sudah dipastikan ada hal dibelakang gadis itu yang masih belum terungkap sama sekali, mungkin sesuatu yang tidak terbayangkan sebelumnya, sebuah siasat mengerikan atau memang telah terencanakan.