Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Korea : Hansell Hamilton & Airyn Petrov



Hansell telah disambut oleh seluruh wartawan yang ada dibandara karna kedatangan nya, hal ini lantaran Somi yang mengundang setiap kilat kamera tertuju ke arah pria itu, membuat Hansell mengenakan kembali kaca matanya, wanita cantik itu menghampiri Hansell dengan tersenyum manis, tak lupa dirinya memaksa kecupan di pipi kanan dan kiri kepada Hansell.


“apa yang kau lakukan?” tanya Hansell kesal


“Hans, kau harus menerima semua ini, bukankah kau calon suamiku, aku telah membuat keputusan terbesar hanya untuk mu” balas Somi dengan berbisik ketelinga Hansell


Pria itu dengan terpaksa membiarkan Somi mengandeng tangan kekarnya, dia berjalan kearah mobil yang telah disiapkan di depan lobby bandara, Hansell dan Somi menaiki mobil tersebut, seketika pintu tertutup hingga Hansell menepis tangan gadis itu dari tubuh nya.


“kenapa kau membawa wartawan kebandara?” tanya nya kepada Somi, sangat berbeda dengan perlakuan nya kepada Airyn saat berada di Tiongkok kemarin


“bukankah kau calon suami ku, aku hanya menyambut kedatangan mu”


“apa maksudmu?” bentak Hansell kesal


“aku sudah menunda kontrak ku untuk beberapa tahun kedepan, dan ingin menikah dengan mu, bahkan ayah ku sudah mengizinkan nya” jelas Somi dengan bahagia nya.


“Somi bukankah sudah kukatakan, tidak ada pernikahan bisnis itu” tegas nya kearah wanita yang menempel kepadanya


“tapi aku menganggap semua nya ada”


“aku tidak bisa menikahi mu karna aku belum mencintaimu, apa kau ingin hidup dengan pria yang tidak bisa mencintaimu” balas Hansell dengan begitu kesalnya


“aku akan membuat mu mencintaiku” seketika wanita itu mendekatkan diri kepada Hansell, membuat dirinya harus menepiskan tangan Somi karna tidak suka “batu saja mampu dihancurkan dengan air bersama dengan waktu, apalagi dirimu” gumam Somi didalam hatinya


“kenapa kau memutuskan sendiri, apa kau tidak mengerti situasi sekerang, aku terlalu sibuk mengurus perusahaan ayah mu, tidak ada waktu untuk bermain seperti ini” pinta Hansell sembari melingkarkan kedua tangan nya sambil melihat ke arah depan.


“kenapa kau tidak mau menikahiku? Siapa wanita yang kau cintai itu? Airyn siapa dia?” bentak Somi kepada Hansell dengan begitu geram nya.


“bagaimana bisa kau mengetahui nama itu, apa kau mengusik nya?” tanya Hansell dengan begitu mengancam “ku peringatkan dirimu untuk tidak menyentuhnya, dia bukan wanita sembarangan yang bisa kau usik, apa kau mengerti” tegas pria itu dengan tatapan mata yang begitu tajam


Somi sedikit bergindik karna takut nya, bahkan selama ini Hansell tidak pernah bersikap seperti ini, namun kali ini reaksinya diluar dugaan membuat Somi semakin membenci wanita yang bernama Airyn, namun Hansell dia begitu ngeri dengan sikap Somi, jika wanita ini berani mengusik Airyn itu akan menjadi malapetaka yang besar kepada dirinya, bahkan Hansell tidak akan mampu membantu apa-apa, masih teringat jelas bagaimana hancurnya Hellena setelah berurusan dengan Airyn, membuat pria itu menyesal atas hal itu, namun sekarang Somi lebih gila dari pada Hellena membuat Hansell tidak bisa membiarkan Airyn berurusan dengan gadis bodoh ini.


“siapa dia?sampai aku tidak boleh mengusiknya?” tanya Somi dengan begitu takutnya


“jika ku katakan kau tidak bisa mengusik dia, kau jangan melakukan itu, jika sampai hal itu terjadi bahkan ayahmu saja tidak akan bisa membantu mu, apa kau mengerti?” bentak Hansell agar wanita itu mengerti dengan ucapanya


“baiklah” namun kata tersebut hanyalah untaian kata penenang saja, jauh didasar hatinya Somi menyimpan dendam kepada wanita yang bernama Airyn, membuat dirinya begitu terobsesi ingin menghancurkan wanita itu, persetan dengan nasehat Hansell dia tidak akan percaya, karna saat ini fikiran gadis itu hanya terfokus kepada penghalang dirinya dan Gansell adalaha Airyn.


Hansell telah sampai di apartemnt miliknya, dia sengaja tinggal disini lantaran dia tidak menyukai rumah mewah jika dirinya saja disana, Hansell hanya ingin tempat kecil namun cukup untuk dia hidup. Selama ini tidak pernah ada wanita yang diizinkan menginjakan kaki disini, karna Hansell sangat benci dengan hal seperti itu, namun jika Airyn dengan senang hati dia memberikan dan berbagi tempat dengan wanita itu, namun tentu saja itu tidak mungkin lantaran Airyn dan dia terbentang jarak yang begitu jauh, bahkan Airyn tidak punya alasan untuk ke Korea.


Hansell menelfon adiknya yang berada di Amerika yaitu Angelina Hamillton, saat ini Angel menyelesaikan pendidikan nya disana, gadis itu tentu saja telah tumbuh dan dewasa, sesekali ketika Hansell memiliki jadwal bisnis disana dia mengunjungi adiknya, namun Angel tidak pernah mengunjungi kakak nya ke Korea lantaran dia selalu saja pulang ke Irlandia saat liburan.


“apa kau tidak ingin menikah kak?” tanya Angel dari balik telepon


“tidak”


“yang benar saja, aku butuh kakak ipar dan keponakan, segeralah menikah” pintanya


“aku tidak memiliki pasangan bagaimana bisa aku menikah” jawab Hansell


“lalu informasi apa yang aku baca ini, pemilik Grup HS akan menikahi dewi Korea” timpal Angel, membuat Hansell terpana mendegar hal tersebut


“dimana kau membacanya”


“internet” balas Angel, Hansell pun meraih koran yang berada di ruang tamu nya, dia melihat berita yang barusan dibacakan oleh adiknya, Hansell begitu kesal dengan hal tersebut, bagaimana bisa Somi memutuskan nya sepihak


“kakak harus kekantor, jangan lupa mengunci pintu mu, dan makan yang baik, kakak tutup dulu” seketika Hansell mematikan telepon nya dan bergegas menganti pakaian dan menuju ke kantor.


Ditengah perjalanan dirinya berbincang dengan Somi melalui telepon, namun wanita itu tetap bersikeras mempertahankan berita pernikahan mereka, membuat Hansell begitu murka tak terkira, dulu dia membiarkan berita itu meraja lela untuk menaiki nama Somi dan dirinya, namun jika dikatakan mereka dekat karena masalah bisnis itu tidaklah benar, lantaran Hansell dan Tuan Ji tidak terikat bisnis apapun selain saat ini, lantaran dia membantu perusahaan Tuan Ji yang hampir saja bangkrut, selama ini Tuan Ji hanya menjadi kerabat dekat atas nasehat yang diberikan kepada Hansell, membuat dirinya dan Somi bertemu karna istri Tuan Ji sering memasakan menu makanan Irlandia untuk Hansell, lantaran istri beliau berasal dari Irlandia dan juga sahabat ibu nya.


Dia tidak menyangka ketertarikan Somi padanya bertahan begitu lama, namun sekarang sangat menganggu dirinya,


Ketika melihat Hansell keluar dari pintu lift Darrel mengucapkan salam dan selamat datang, mereka berlalu kedalam ruangan dan berbincang-bincang masalah saham yang telah dijual Hansell, saat ini saham mereka telah dijual secara besar-besaran, dan menanam sepertujuh saham diperusahaan Tuan Ji, tentu saja Hansell mendapatkan kerugian disini namun untuk menyelamatkan perusahaan Tuan Ji dia mau melakuakn nya.


Satu bulan kemudian~


Ketika mendapatkan informasi mengenai perusahaan yang mulai stabil berkat Hansell beliau mengucapkan terimakasih kepada pria muda itu, dan menyuruh Hansell berkunjung kerumahnya, saat ini Hansell sangat sibuk karna itulah dia menolak tawaran tersebut, untuk beberapa waktu Hansell mampu mengoptimalkan perusahaan nya, begitupun dengan isu nya yang akan menikahi Somi telah dihapus dari semua pemberitaan media.


Sudah sebulan berlalu namun dirinya begitu merindukan Airyn, Hansell tidak tau apa yang harus dilakukan nya, namun dulu saat dia merindukan wanita itu Hansell mampu mengatasi, tapi kali ini dia begitu tidak berdaya, akibat Airyn yang tidak mengunakan sosial media membuat Hansell sedikit kesulitan menyalurkan kerinduan nya, bahkan sampai detik ini dia tidak memiliki nomor pribadi Airyn, bukan kah itu lucu.


***


“apa yang aku lakukan disini” gumam Airyn, dia tersenyum saat keluar dari bandara, gadis itu mengunakan sweter tebal yang membalut tubuh nya begitu rapat, Airyn hanya membawa beberapa pengawal untuk menjaganya, namun mereka memantau Airyn dari jarak jauh, Airyn seperti orang biasa, mengunakan kaca mata hitam dan mengikat rambutnya secara acak, mengunakan pakaian biasa dengan koper ditangan mungil, gadis itu terbang kekorea sudah pasti karena Hansell, namun dirinya tidak memberi tahu kepada pria tersebut lantaran Airyn hanya ingin menyelesaikan permasalahan kecil dengan orang penting disini.


Airyn menginap diapartemen yang baru saja dibelinya disini, berada di kawasan Yongsan-Gu bangunan seluas 300 meter persegi ini juga menyediakan tempat Gym,Lapangan Golf dan Kolam Renang, tentu saja pemandangan nya sangat indah lantaran berda di dekat Sungai Han dan Gunung Namsam, Apartemen ini adalah apartemen termahal di Korea Selatan, meskipun Airyn meminta yang sederhana namun Marry terlalu berlebihan untuk membeli ini sebagai tempat tinggal sementara.


Airyn membentang diri mengistirahatkan tubuhnya diatas ranjang, dia melihat kearah kaca yang terhubung jelas dengan pemandangan gedung disekitar nya “bukankah ini membosankan” Airyn memejamkan mata karna dirinya butuh tenaga untuk menyelesaikan beberapa hal besok hari.



***


Besok hari nya, Airyn telah membuat janji temu dengan seseorang disebuah coffe shop, dirinya tengaah duduk santai saat meminum Americano-nya, seorang pria paruh baya mendatangi Airyn dengan tersenyum ramah, tentu saja Airyn membalasnya, namun dirinya kembali bersikap biasa, pria itu mendudukan diri di depan Airyn dengan mengucapkan salam, dan menjabat tangan gadis itu, beliau adalah tuan Ji, ayahnya Somi dan pria yang dipedulikan Hansell.


“suatu kehormatan bagi saya bertemu dengan Nona Petrov secara khusus, saya sangat tidak percaya anda mengajak saya bertemu disini Nona” sapa beliau mengunakan bahasa Korea, tentu saja dia mengetahui kalau Nona Petrov menguasai berbagai bahasa karna itulah dia mengunakan bahasa korea kepada gadis muda tersebut


“anda terlalu berlebihan tuan Ji, tapi saya tidak punya waktu banyak untuk berbasa-basi, kenapa anda melakukan nya?” tanya Airyn dengan begitu yakinnya, membuat tuan Ji menjadi resah atas pertanyaan tersebut


“apa maksud anda Nona” beliau begitu gugup atas pertanyaan gadis muda tersebut hingga tuan ji membalas pertanyaan dengan bertanya kembali.


“apakah saya perlu menjabarkan nya satu-persatu?”


“hm hm, ini hanyalah masalah internal perusahaan saya Mona Petrov, tak lain dari itu”


“saya tidak mempermasalahkan masalah internal perusahaan anda, tapi kenapa anda membawa orang luar untuk menyelesaikan nya?” tanya Airyn dengan begitu seriusnya


“oh apa yang anda maksud adalah nak Hansell, dia bukan orang luar tapi menantu saya” balas tuan Ji dengan kekehan yang dipaksakan


deg..


deg...


deg....


Airyn begitu terpaku mendengar jawaban tersebut, membuat nya tak kuasa menahan hantaman berat didada, Airyn meneguk keras kopi pahit yang berada didepannya, dirinya berusaha menetralkan keadaan agar tidak menganggu fokusnya saat ini, dia berusaha mengendalikan diri dan mengkuasai diri sendiri, bagaimana pun dia tidak boleh emosional, lantaran selama ini dia adalah gadis yang selalu berprinsip, antara pribadi dan pekerjaan 2 hal yang tidak bisa disatukan. tapi kali ini Airyn bahkan mengoyahkan prinsipnya sendiri, hanya karena Hansell dirinya mampu terbang Ke Korea untuk menolong perusahaan Hansell dari kebangkrutan, meskipun dari balik layar.


“begitukah, anda menipu menantu anda dengan pemalsuan masalah internal diperusahaan, agar mengoyahkan perusahaan nya, disaat bersamaan anda memainkan orang dalam untuk melakukan pengelapan dana, tujuan anda mengirimnya ke tiongkok untuk memecah fokus pria itu agar tidak mendeteksi pekerjaan kotor yang telah anda lakukan diperusahaan nya bukan! dan saat ini anda telah berhasil melakukan nya dengan mulus, bahkan disaat yang tepat ketika ingin menyerang anda bisa mendapatkan segala hal dengan jentikan jari, itu rencana yang luar biasa tuan Ji” tegas Airyn dengan sorot mata nya yang tajam


“apa yang anda katakan nona” jawab tuan Ji dengan terbata-bata “bagaimana bisa” sesaat pria paruh baya itu sangat tidak percaya dengan apa yang dikatakan Nona Petrov, bahkan tidak ada yang menyadari tentang niatnya ingin menjatuhkan perusahaan Hansell, namun wanita yang berada dihadapannya dengan tepat mengetahi rencana besar nya.


Tuan Ji sengaja melakukan semua ini agar perusahaan Hansell berada diujung tanduk, dan disaat itulah Jansell harus menikahi putri nya Lee Soo Mi untuk mengatasi kebangkrutan, namun sekarang rencana tuan Ji terdeteksi oleh orang luar yang tidak disangka nya sama sekali, lain dari itu dirinya tidak mengetahui atas dasar apa Nona Petrov ikut campur dengan siasatnya.


“kenapa anda melakukan nya?” bentak Airyn


sesaat pria tua itu terlihat gemetar atas apa yang Diketahui Airyn, dia mencoba mengambil nafas untuk menetralkan keadaan jantung dia, Tuan Ji berusaha menegakan tujuan nya.


“saya ingin menikahi putri saya dengan Hans, apakah itu salah? saya tidak bermaksud lain selain melihat mereka berdua bahagia” jelas tuan Ji kepada Airyn, bahkan gadis itu berdecak kagum atas pemikiran seperti itu, bahkan diusia nya yang senja dia masih memakai taktik kuno untuk mendapatkan seorang menantu.


“memaksa orang lain untuk memilih itu sangat tidak berkelas, apa anda tidak bisa mengerti betapa orang itu begitu mempercayai dan menghargi anda tuan Ji, jika dia mengetahui yang sebenarnya apa dia mau menerima anda seperti semula?” tanya Airyn seakan dirinya begitu geram dengan hal yang dilakukan pria tersebut kepada Hansell


“apa saya salah? mereka saling mencintai tapi Hansell sangat sibuk dengan pekerjaan, sekarang dia sangat pantas membutuhkan seorang istri, dan anak saya adalah pilihan yang tepat untuk dirinya”


“begitukah??cinta seorang ayah memang luar biasa pada putrinya, namun anda harus mendengarkan satu kalimat saya” seketika itu Airyn menatap tajam tuan Ji begitu ganasnya, dia mendominan perbincangan mereka, membuat pria paruh baya itu begitu takut melihat tatapan gadis muda dihadapannya, selama ini dia hanya mendengar dari orang bagimana kejamnya Nona Petrov, namun kali ini dia merasakan sendiri bagaimana kenyataan nya, bahkan bulu kuduk nya saja merinding begitu ngeri menyaksikan tatapan mata gadis itu.


“Lee Soo Mi bukanlah bukan lah darah daging anda, namun dirinya menjadi ahli waris kekayaan Ji, sedangkan anda memiliki 2 putri cantik yang telah meninggal dunia di usia mereka yang masih muda, apakah dua hal ini tidak berkaitan?” balasnya dengan senyum sungging, seakan Airyn menuntun Tuan Ji berfikir tentang kenyataan yang tidak diinginkan nya.


“Nona Petrov” pria paruh baya tersebut membentak Airyn dengan begitu murka nya, membuat Airyn hanya tersenyum melihat respon yang ditampilkan oleh Tuan Ji dihadapanya


“saya hanya mengatakan untuk satu kali, jika anda berani menyentuhkan tangan diperusahaan itu, jangan salahkan saya jika anda akan tengelam bersama nya, pikirkan baik-baik tawaran ini dan perkataan saya barusan tuan Ji, anda cukup berumur untuk menjadi bijaksana, saya pikir anda mampu bersikap dimana anda pantas melakukan nya, jangan tutupi kenyataan yang ada dengan cinta kasih ayah tiri kepada anak nya. ” seketika Airyn beranjak dari duduk nya dan meninggalkan tuan Ji yang terdiam disana


“tunggu” langkah kaki Airyn terhenti, dia memalingkan sedikit wajahnya seolah bersedia mendengar kalimat yang ingin disampaikan pria paruh baya tersebut “ada hubungan apa anda dengan Hansell?”


“saya pikir anda tidak perlu tau, yang jelas posisi anda tidak dalam keadaan baik jika mengusik dirinya” Airyn berlalu keluar dan memasuki mobil yang berada didepan


“kenapa aku tidak tau Hansell memiliki orang belakang yang begitu berpengaruh, bahkan seorang Nona Petrov, Ratu Perekonomian yang terkenal di Eropa, kekuasaan yang dimilikinya mampu menghancurkan satu perusahan besar, ini sangat tidak menguntungkan bagi ku, untung saja aku belum menyentuhkan tangan di perusahaan Hansell”


saat itu tuan Ji begitu kesal dan marah, keadaan tidak berpihak padanya, ditambah cara bicara Nona Petrov membuat dia berfikir akan sesuatu mengenai Lee Soo Mi, tapi dirinya sangat menyangkal hal itu, meskipun Somi bukan anak kandungnya, tapi tuan Ji sendiri yang telah membesarkan nya, tentu saja disatu sisi ada kogoyahan dari keyakinan nya selama ini. namun dirinya percaya Lee Soo Mi bukan lah anak seperti itu.


Dia mencerna semua yang dikatakan Nona Pertrov tersebut kepadanya, dia merasa sangat frustasi akan semua hal, tuan Ji melakukan itu kepada Hansell karna putrinya somi, namun dirinya juga ingin menempati posisi yang dimiliki hansell saat ini, selama ini dia bersusah payah mengejar hal itu tapi orang lain yang selalu menjadi nomor satu.