Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Ancaman Dibalik Surat Kontrak



“Hansell, apa kau akan meninggalkan ku suatu saat nanti?” seketika Hansell mengeratkan pelukan nya dan mengusap rambut Airyn seraya membelai nya


“kenapa kau bertanya? Tentu saja aku tidak akan mungkin melakukan itu, apa kau fikir didunia ini ada orang yang seperti mu, tidak ada Ryn. Hanya ada satu Airyn untuk ku, yaitu Airyn Petrovika. Aku akan mengejarmu keujung dunia jika kau meninggalkan ku, bahkan aku tidak akan segan membunuh orang lain jika dia berani menyakiti Airynku”


“Hansell” Airyn menenteskan air mata dan terisak setelah mendengar pernyataan dari Hansell, dia tidak menyangka akan ada yang mencintai dirinya seperti ini, membuat Airyn begitu takut kehilangan Hansell, bahkan dirinya tidak mampu lagi menatap diri sendiri jika Hansell dalam bahaya hanya karena dirinya


“sayang, kenapa kau menangis, kau kenapa begitu cengeng, berhentilah kau membuatku terluka” Hansell mengeratkan pelukan nya, dia tidak mengerti kenapa Airyn terlihat terluka, namun isakan gadis nya begitu menderita dan menyakiti sebagian dirinya, tentu saja pria itu merasa sesak, air mata Airyn seperti kelemahan baginya.


“kau tidak boleh menkhianati ku, aku akan membiarkan orang lain mengkhianatiku tapi aku tidak akan membiarkan mu” seketika Airyn melepaskan pelukan mereka dan menatap Hansell dengan lekat


“apa maksud mu?” tanya Hansell, tentu saja pernyataan Airyn membuat dirinya bingung, bagaimana bisa ada asap jika tidak ada api


“Hansell, maafkan aku” lirih Airyn dengan kepala yang ditekuk


“kenapa kau minta maaf? Kau tidak melakukan kesalahan, bahkan jika kau salah aku tidak akan menerima permintaan maaf mu, karna jauh sebelum kau melakukan kesalahan aku sudah memaafkan mu” jelas pria itu untuk mengambil kembali kepercayaan diri Airyn


“Hansell, tadi Marry mengirim ku sebuah pesan yang berasal dari Email Anonim, aku sudah berusala melacak namun aku tidak menemukan jejak apa-apa, aku bisa gila karna ini” seketika air mata Airyn berlinang ketika dirinya berusaha menjelaskan kekhawatiran yang dihadapinya, namun Hansell hanya memeluk gadis itu untuk beberapa detik dan menenagkan Airyn, agar wanita nya merasakan sedikit ketenagan untuk bicara


“jelaskan padaku pelan-pelan”


“Hansell, mereka mengancam ku, jika kau mengkhianati ku atau memanfaatkan ku mereka akan menghancurkan mu dan seluruh keluarga mu” seketika air mata Airyn menetes kembali, membuat tubuhnya bergetar ketakutan, membuat Hansell meringkuh tubuh Airyn yang begitu pucat dan dingin, gadis ini menanggung segala hal untuk mempertahankan orang yang dicintainya, tentu saja Hansell merasa sangat tidak berdaya, dia merasa tidak berguna menjadi pria, Airynlah yang menopang semua beban dan penderitaan selama ini, bahkan kali ini dia juga yang menanggung beban melindungi Hansell, tentu saja Hanselll sangat terluka melihat apa yang terjadi kepada Airyn, dia sangat tidak berdaya melihat beban yang dipikul Airyn seorang diri


“Airyn, menangislah, menangis sebisa dan sekuat yang kamu mau, aku akan menghukum mu kalau kau menahan rasa sakit mu” Hansell mengusap rambut Airyn yang tengah mengeraskan isakan nya, dia meringkuh dalam-dalam tubub gadis itu untuk menyembunyikan bagaimana gemetar dan ketakutan nya tubuh Airyn. Bahkan Hansell saja tidak berdaya melihat Airyn yang menderita, bagaimana bisa Airyn masih kuat untuk tersenyum jika beban yang ditangung nya begitu banyak


“hansell, karna itulah aku takut, aku tidak bisa menerima kenyataan seperti itu, aku tidak bisa kehilangan mu, aku tidak akan mampu lagi bertahan hidup, jika kau direngut dari ku bagaimana cara ku hidup, bahkan aku tidak mempunyai alasan untuk itu”


Seketika Hansell memeluk Airyn, untuk menyembunyikan air matanya, bagaimana dirinya bisa menangis dihadapan orang yang dicintainya, bagaiamana bisa dirinya tidak takut jika harus meninggalkan Airyn dengan manusia yang berbahaya dibelakang nya, Hansell sangat tidak mengerti mengapa hidup terlalu kejam kepada Airyn, mengapa wanita ini begitu menderita, bahkan dengan semua yang dimilikinya tidak setimpal dengan apa yang sudah dialami nya, takdir mempermainkan nya, merengut kebahagian nya, senyuman nya, dunia nya dan sekarang manusia yang tidak memiliki hati mempermainkan kehidupan nya, bahkan mereka tidak membiarkan Airyn bahagia, apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh orang itu, hingga menyiksa Airyn sampai terluka.


“Airyn” Hansell berucap lirih dengan menahan rasa gemetar yang menguasai bibir nya


“setidaknya aku memiliki kesempatan untuk merasakan semua yang kamu alami selama ini, aku merasakan bagaimana rasanya diancam seseorang untuk mempertaruhkan nyawa orang lain, aku sangat lega hanya aku yang menjadi sasaran nya kali ini, karna itulah jangan takut, aku dengan senang hati menerima semua ini, aku tidak akan mundur untuk melindungi mu, sekuat apapun dia, jika kita sama-sama percaya dan yakin mengalahkan kekuasaan nya, aku rasa kita memiliki kesempatan untuk memulainya, jangan takut, dia tidak sehebat dirimu, dia tidak akan sekuat dirimu, bahkan dirinya hanya mampu bersembunyi dibalik layar untuk mengancam, tapi kamu mempertahankan nyawa manusia meskipun memiliki sedikit kesempatan, apa kau fikir dirimu pantas takut dengan ancaman seperti itu” jelas Hansell kepada Airyn


“tapi, mereka akan menyakitimu”


“Airyn, tidak akan ada orang yang bisa menyakiti diriku, selain dirimu. Tidak akan kubiarkan diriku menjadi kelemahan Airyn Petrov. Mungkin benar, aku tidak pernah berbaur dengan dunia seperti ini, namun jika ini adalah dunia mu, aku sendiri akan merasakan bagaimana rasanya mempertaruhkan nyawa untuk melindungi seseorang, aku tidak peduli dengan diriku, aku hanya peduli dengan mu, aku tidak takut jika mereka mempertaruhkan nyawa ku, yang aku takutkan hanya meninggalkan mu, orang yang aku cintai, dan orang yang berarti untuk hidupku, karna itulah Airyn. Tidak ada alasan untuk kita takut, jika kau bisa mempercayaiku kali ini saja, jangan pernah mempertaruhkan apa-apa untuk melindungi ku, aku hanya menginginkan kau menjaga dirimu, agar aku baik-baik saja”


Airyn memeluk erat Hansell, dia sangat bersyukur tuhan melindungi pria lemah ini utuk dirinya, setidaknya dengan kelemahan yang dimilikinya membuat Hansell memiliki sisi berani untuk memilikinya.


Bahkan Airyn tidak bisa berfikir jika yang diposisi Hansell adalah pria lain, mungkin mereka akan meninggalkan nya dari pada mempertaruhkan nyawa utuk bertahan, didunia yang penuh dengan hitam dan putih hanya ada satu cara untuk bertahan, menjadi abu-abu.


Namun Hansell dia tidak memiliki sisi itu, dirinya hanya pria yang memiliki dua sisi dihidup ini, baik dan buruk, Hansell adalah pria baik yang tidak akan mampu berbaur dengan hal buruk, namun sekarang dirinya harus terjerumus kedalam sana karna wanita yang dicintainya memiliki 3 sisi kehidupan yang berbeda.


Airyn merasa sangat menyesal menjadikan Hansell pria yang dicintainya, dia sangat menyesal telah kembali lagi kesisi Hansell utuk selama nya, tapi dia tidak bisa menghentikan pria itu, dirinya juga tidak mampu mengendalikan perasaan nya, Hansell bukan pria yang akan menyerah dengan mudahkan jika dia tidak mendapatkan keadilan, karna itulah Airyn percaya dengan sikap Hansell yang seperti ini, tidak mengkin meng-khianatinya, namun dirinya tidak bisa mempercayai orang-orang yang berada di sekitar Hansell, jika mereka tahu ini adalah kelemahan Hansell, sudah pasti membuat pria itu mengkhianati Airyn adalah cara termudah untuk menyingkirkan Hansell dari dunia ini.