
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, mereka telah sampai di Rumah Sakit Milik Hansell, bahkan Hansell masih saja kokoh mengendong Airyn untuk menuju ruang pemeriksaan.
Mereka ditangani langsung oleh Dokter kepercayaan Hansell, tentu saja Dokter itu adalah orang yang bertanggung jawab atas kesehatan Hansell sepenuhnya, dia Dokter terbaik yang berada di Korea saat ini.
Setelah hansell merebahkan tubuh Airyn diranjang Rumah Sakit, Dokter itu langsung memeriksa luka bakarnya, dia menanyakan beberapa hal kepada Airyn namun Hansell lah yang membalas pertanyaan tersebut, membuat Angel tertawa geli dengan sikap Kakaknya sendiri
"untung saja minyak yang tertumpah di kaki Nona Airyn tidak terlalu panas, Luka bakar ini masih tergolong kedalam derajat Superfisinal luka bakarnya hanya mengenai lapisan kulit Epidermis paling atas, saat ini kulit Nona Airyn mengalami kemerahan, rasa nyeri, dan pembengkakan, hal ini tergolong wajar Akibat luka bakar ringan yang dialaminya, saya akan memberikan beberapa obat oles untuk meredakan rasa perih nya nanti"
seketika Dokter tersebut memberikan obat kepada Hansell, membuat pria itu mendengarkan dengan cermat cara pemakaian yang dianjurkan oleh dokter dalam mengaplikasikan obat oles untuk luka bakar di kaki Airyn.
setelah mengucapkan salam dan saling memberi hormat mereka bertiga keluar dari ruangan dokter dengan memastikan Airyn baik-baik saja hingga tidak perlu melakukan perawatan yang Intensif di Rumah Sakit
“kyaaaa... Hansell apa yang kau lakukan” Airyn sedikit berteriak, melihat Hansell menggendong dirinya, bahkan Angel saja tersenyum malu melihat sikap Posesif kakak nya
“Airyn kau tidak boleh menolak, karna aku tidak akan membiarkan mu kenapa-napa, karna itulah kau harus menjadi gadis yang panurut, apa kau mengerti!”
“tapi, aku baik-baik saja, turunkan aku” berontak Airyn kepada Hansell, namun pria itu tidak mempedulikan apa yang dikatakan Airyn “Hansell, kita bisa pakai kursi roda, jadi turunkan aku” seketika saran yang diungkapkan Airyn membuat Hansell mempertimbangkan nya, dengan cepat Hansell meminta kursi roda kepada perawat disana, tentu saja dengan cepat mereka mengindahkan perintah Tuan Muda Hamilton.
Airyn pun mendudukan diri dikursi roda dibantu oleh Hansell, tak lupa Airyn mengucapkan terimakasih dan disambut mesra oleh kekasihnya, setelah itu Hansell mendorong Airyn menuju ke arah Lift untuk menuju Lobby.
Selama di Korea Airyn seperti menjadi dirinya, semua orang tidak memperlakukan nya dengan penuh hormat, semua orang tidak pernah mempedulikan kehadiran nya, bahkan dia merasa Hansell jauh lebih berkuasa dari pada dirinya, tentu saja Airyn bahagia, setidaknya dengan keadaan seperti ini, dia dapat menikmati hidupnya sekali lagi, disaat Hansell menjaga dan melindungi dirinya.
Untung saja Airyn tidak melebarkan sayapnya di Korea, sehingga dirinya tidak memiliki kekuasaan apa-apa selain saham yang ditanam diperusahaan orang yang dipercayainya.
Selama ini Airyn tidak pernah merasakan bagaimana rasanya dilindungi lantaran dirinyalah yang selalu melindungi banyak orang, namun saat ini Hansell orang yang melindungi nya, disaat dirinya bukan siapa-siapa di negara ini.
Ketika mereka bertiga berjalan ber-iringan, Hansell bertemu dengan orang yang tidak asing dikedua bola matanya, tentu saja itu Tuan Ji ayah nya Lee Soo Mi, Hansell tersenyum dari arah jauh, membuat Tuan Ji membalas sapaan dari Hansell, ketika beliau mendekat dia sangat tidak percaya melihat wanita yang berada dikursi roda adalah Nona Petrov, bahkan pertemuan terakir mereka saja membuat Tuan Ji merinding hingga mengurungkan semua niat yang telah disusun nya selama ini, namun sekarang dia menyaksikan dengan mata kepalanya bagaimana dekat nya Hansell dan nona Petrov, seketika Tuan Ji menegang di dalam pandangan nya menatap ke arah Nona Petrov
“Tuan Ji” Tidak ada respon yang ditampilkan selain menatap ke arah Airyn
“Tuan Ji, apa anda baik-baik saja?” Hansell sedikit meninggikan nada suaranya, untuk menyadarkan Tuan Ji atas keterpakuan nya menatap kearah Airyn
“eh....nak Hans, paman baik” seketika dirinya gugup membalas sapaan Hansell, Tuan Ji tersenyum getir kepada 3 orang yang berada didepan nya, Airyn yang melihat tingkah beliau hanya menarik senyum di sudut bibir nya, dia merasa orang yang telah berumur dihadapan nya begitu bijaksana atas keputusan yang telah diambilnya.
“Hansell apa yang kau lakukan disini?” sambung Tuan Ji
“oh, Hansell mengantarkan pacar Hansell berobat paman” jelas nya dengan tersenyum renyah, membuat Tuan Ji melebarkan mata karena tidak percaya dengan perkataan Hansell, dia melihat dua wanita yang berada di dekat Hansell, matanya bergantian menatap wanita yang dimaksud pacar nya itu
“paman, ini pacar Hans” Hansell menepuk pundak Airyn dengan lembut untuk memperkenalkan pacarnya kepada Tuan Ji, betapa terkejutnya beliau menerima kenyataan yang ada, bahkan bulu kuduknya begitu merinding menerima kenyataan, dia seperti mendapatkan Rahmat dari Dewi Keberuntungan dengan tidak melanjutkan siasat yang dilakukan nya, jika dirinya mengabaikan perkataan Nona Petrov yang kemarin, sudah pasti saat ini dirinya telah hancur lebur menjadi debu.
“benarkah, wah selamat Hans, aku harap kau bahagia” sambung Tuan Ji dengan menyembunyikan kegugupan nya, seketika matanya beralih ke arah wanita yang berada disamping Hansell
“dan, ini adik kandung Hansell paman, namanya Angelina Hamilton”
“hallo.... Paman Ji” timpal Angle dengan tersenyum ramah
“pantas saja kalian berdua begitu mirip” seketika Tuan Ji menunjukan senyum ramah ke Arah mereka ber tiga, dia bercakap-cakap sebentar dengan Ajryn, tentu saja untuk menutupi kecanggungan nya Tuan Ji hanya mampu tersenyum getir, sekali lagi Tuan Ji tidak menyangka dengan sikap Nona Petrov, di depan Hansell dia meredupkan sorot mata nya menjadi sorot mata yang begitu sendu.
Membuat Tuan ji telah salah menilai Hannsell selama ini, dia berfikir Hansell adalah pria yang tidak bisa menjalin hubungan baik dengan wanita, namun sekarang dia begitu baik dan lembutnya kepada Nona Petrov bahkan pacarnya saja adalah wanita yang mampu menembus langit ketujuh, membuat siapa saja tidak akan mampu menandingi nya
“apa kau tidak menemui bibi mu dulu Hans?” ajakan tuan ji untuk berbasa-basi
“maaf paman, lain kali saja Hansell berkunjung, sepertinya Airyn harus istirahan” balas Hansell dengan penuh rasa segan
“oh begitu, tidak apa-apa, hati-hati dijalan” sautnya, seketika Angel memberikan senyuman nya kepada Tuan Ji dan mereka berlalu meinggalkan beliau, bahkan Tan Ji masih setia melihat punggung Hansell dari arah belakang
“sekarang hansell, tidak akan bisa disentuh tangan dengan sembarangan orang, jika itu terjadi pasti orang tersebut tengah mengali kuburan nya sendiri, untung saja aku telah mengetahui hubungan mereka, jika tidak keinginan ku menghancurkan dengan cara diam-diam akan ku lakukan suatu saat nanti, Hansell aku tidak percaya kau memiliki keberuntungan yang luar biasa, sekarang Somi hanya bisa mengalah dan mengubur mimpi indahnya menjadi istrimu” setelah dia mengelengkan kelapa tak percaya, beliau berlalu kekamar istrinya.
Sedangkah difikiran Hansell “apakan pacarku semenakutkan itu, kenapa aku tidak pernah takut dengan dirinya, bahkan saat Airyn menjadi Nona Petrov aku tidak pernah takut akan kehadiran nya” dia tidak percaya Tuan Ji akan menampilkan respon seperti itu kepada Airyn, bahkan Hansell tidak mengenali Airyn sebagai nona petrov kepada nya, namun tuan ji sudah mengenalinya tanpa Hansell menjelaskan apa-apa, meskpiun ada rasa aneh yang berputar difikiran nya, Hansell hanya mencoba Positif, dengan ketenaran yang dimiliki wanita nya tentu saja setiap orang yang berada di kelas teratas dapat mengenalinya dengan mudah, begitupun dengan Tuan Ji
Namun seketika juga Hansell berfikir, untuk mengenali Nona Petrov seseorang itu harus mengikat hubungan baik seperti yang seharusnya, ditambah latar belakang nona petrov tidak ada dipemberitaan bagaimana bisa Tuan ji mengenali Airyn, jika sebelumnya mereka tidak pernah terikat akan sesuatu.
Setelah fikiran nya berkecambuk Atas semua itu Hansell mencoba melirik ke arah Airyn yang duduk disamping nya
“Airyn apa kau pernah terikat bisnis dengan Tuan Ji?” tanya Hansell
“tentu saja, apa kau lupa KL Gup ditiongkok adalah perusahaan milik ku, aku menanam saham dikorea hanya diperusahaan nya saja, tentu saja dia mengenal ku” balas Airyn dengan santai, tentu saja itu bohong. dia melibatkan diri dengan Tuan ji karena masalah pribadi menyangkut Hansell, jika bukan karna itu, Airyn tidak akan mau mengurus urusan Kecil yang merepotkan itu
“apa sebelumnya kalian pernah terjadi konflik dan semacam nya?” tanya Hansell sekali lagi saat dirinya tengah fokus mengendarai mobil
“apa maksudmu” kening Airyn berkerut karna dia merasa tidak nyaman dengan pertanyaan Hansell kepada nya
“maksud ku, Tuan Ji sepertinya sangat gugup bicara dengan mu, bahkan raut wajahnya tidak mampu disembunyikan ketika melihat mu, beliau tidak pernah menampilkan raut wajah seperti itu, aku bahkan telah mengenalnya selama 5 tahun ini, tapi baru kali ini aku melihat dia begitu gugup saat berhadapan dengan rekan bisnisnya, apa dimasa lalu kau dan dia pernah terjadi Konflik?” jelas Hansell
“tidak, aku baru mengenalnya disini” tukas Airyn cepat, meskipun dia tidak berbohong atas pernyataan nya, namun dirinya tidak ingin menjelaskan bagaimana dia bisa berhubungan dengan pria yang telah berusia itu, lantaran Airyn mengerti Hansell begitu mempercayai nya, jika dia memberitahu yang sesungguhnya bisa jadi Airyn sendirilah yang menjadi orang asing untuk mengadu domba.
Dia tidak tahu apa yang dilakukan nya ini benar atau tidak, namun Airyn tidak bisa merusak hubungan apapun, dia sangat mengerti rasanya kehilangan orang terdekat hanya karna bisnis, jadi Airyn memilih untuk diam dan tidak menjelaskan apapun kepada Hansell, lagian sekarang semuanya sudah beres, Tuan Ji juga tidak menyentuhkan tangan nya keperusahaan Hansell, jadi Airyn sudah percaya hampir 100 persen dirinya sudah melakukan hal yang benar.