Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Serangan panik



Merry mengabaikan sapaan Hansell, ia membuang wajah sambil mendudukan diri dengan kurang sopan, tentu raut wajah tidak suka kepada pria itu sangat jelas ditampilkan olehnya, Merry benar-benar membenci pria yang menjadi pujaan hati anaknya, siapalagi kalo bukan pria dihadapanya kali ini


“Aku fikir, kau tidak perlu beramahtamah padaku” serunya membalas perkataan Hansell


“Aku tidak sedang beramahtamah, aku hanya berbasa-basi kepada ibu dari calon istriku” balas Hansell seketika, mengundang raut wajah menyeramkan dari wajah Merry, tentu Hansell menangkap bagaimana Merry membenci dirinya


“Kendorkan sedikit bencimu padaku, karna kali ini aku tidak ingin panjang lebar, aku hanya meminta alasan, kenapa anda melakukanya?” tanya Hansell dengan mengajukan pertanyaan ambihu, bahkan membuat Merry semakin marah, ia seolah ingin membunuh Hansell, benar-benar sebuah perasaan muak yang dipendam dalam pada pria itu, sekian lama Marry ingin menjauhkan anaknya dari Hansell, selalu saja ada jalan untuk keduanya bertemu, hingga Airyn diluar kendalinya ketika bersama dengan Hansell.


“Baiklah, aku fikir untuk bertemu denganku, kau sudah menyelidiki semuanya, jika kau benar-benar melakukan tugas itu dengan sempurna, bagian mana yang ingin kau tahu?” tawar Merry ketika melemparkan pertanyaan kepada Hansell yang berdiri tegas dihadapanya


“Kematian Charmilla Damon, dan setelah itu kematian Charllot Damon, pembunuhan Louis Petrov, disusul ayahku, hingga bagaimana kekasihku adalah anak kandungmu. Aku rasa sangat tidak mungkin jika tuan Petrov berselingkuh bukan, bahkan ia sangat mencintai Nyonya Charllot hingga rela mati demi wanitanya” tutur Hansell melemparkan pertanyaan yang sangat ingin ia ketahui kebenaranya


“Apa saat ini kau menuduhku? Jika semua itu mengarah padaku, aku rasa pertemuan ini sangat sia-sia” Merry berdiri dari duduknya, seolah ia enggan menjawab pertanyaan itu, melihat sikap itu, tentu Hansell menyunggingkan senyum penuh ironi, ia mengerti tidak akan mudah bagi Merry menceritakan semuanya “Kau harus membawakan sebuah bukti kuat, baru berhak meminta jawabanku, kau fikir dengan informasi tidak berharga seperti itu, bisa membuka mulutku. Bahkan jika nyawaku berakir malam ini, aku rela menguburnya dengan diriku” hina Merry kepada Hansell, ia meraih tas yang ada dimeja bulat dihadapanya, seolah ia telah membuang-buang waktu disini.


Melihat hal itu, Hansell tentu memprediksinya, tidak mudah bagi dirinya mengumpulkan bukti dan berhadapan dengan Merry, jadi kali ini Hansell tidak membawa tangan kosong, ia berjalan menghampiri meja bundar itu, tepat dihadapan Merry yang mematung mentap dirinya


“Lalu bagaimana dengan ini?” beberapa foto dikeluarkan Hansell dari jasnya, itu adalah foto Merry mengandeng anak laki-laki, jika dilihat sekilas itu hanyalah foto biasa, namun sebenarnya foto itu menjadi bom atom bagi Merry, disusul dengan pertemuanta dengan Tuan Ji belum lama ini


“Bagaimana bisa” kata itu terlontar begitu saja dari mulutnya, membuat Hansell menatap tajam meminta sebuah penjelasan


“Ini anak laki-laki Nyonya Iriana yang dititipkan padamu bukan, namun kau mengakui bocah ini telah meninggal kepada sahabatmu, namun faktanya kau menyimpan dia dipanti asuhan yang ada didesa terpencil, dan foto ini……Foto ini pertemuanmu dan Tuan Ji belum lama di Irlandia, apakah tuan Ji tengah bersembunyi dari mantan istrinya Nyonya iriana, karan saat ini ia telah berada dititik terendah. Dan, kaulah yang saat ini menyembunyikan Tuan ji bukan? ”


Setelah mengucapkan hal itu Hansell mengeluarkan foto yang baru saja didapatkanya, itu adalah pertemuan Merry dan seorang pria, namun difoto tersebut hanya merrylah yang tertangkap kamera, sedangkan pria itu membelakangi, hingga sulit melacak seperti apa wajahnya “Ini adalah anak laki-laki Nyonya Iriana, bukan? ” putus Hansell dengan ultimatum jelas, membuat Merry gemertar dengan rasa takut, semuanya sangat tepat sasaran, tanpa terduga, seolah Hansell diluar dugaanya, bahkan Merry telah menyiapkan ini dengan rapi, mengubur dalam anak itu tanpa ada yang mengetahui, tapi kali ini seorang Hansell mendapatkan bukti, tentu ini diluar dugaanya


“Dimana kau mendapatkan foto ini? Siapa kau sebenarnya?” tanya Merry dengan tatapan menyelidik, tentu Hansell membalasnya dengan aura mengancam, meskipun Merry menakutkan tetap saja saat ini ia sangat ketakutan, hingga aura mengerikan dari seorang Merry berhasil ditaklukan Hansell “Benar-benar mirip dengan Airyn, bahkan tidak perlu melakukan Tes DNA cara kerjanya sangat mudah aku pelajari tanpa harus mengenali Merry” gumam Hansell ketika menatap Merry dengan ganas, sebab sedari awal ia sangat sadar jika cara kerja Airyn, menurun dari cara kerja Merry, dan untuk menghadapi keduanya Hansell perlu memahami gadisnya untuk meghancurkan pertahanan diri Merry.


Airyn adalah gadis yang mengerikan, hampir sama dengan Merry yang luar biasa mengerikan, namun jika kita menghadapinya dengan takut dan ragu, itu akan berbalik menjadi ancama. Hansell juga mempelajari, Airyn sangat tidak suka dengan sesuatu yang ambigu, jika benar itu sebuah fakta tentang dirinya, ia senang tiasa menunjukan kelemahanya, begitupun dengan Merry saat ini.


Hanya inilah fakta kuat yang Hansell miliki hingga mampu menundukan Merry agar mampu memberikan jawaban.


“Siapa kau sebenarnya, kenapa kau bisa mendapatkan foto ini. Ha!!” bentak Merry sekali lagi, membuat Hansell mengubah posisi untuk duduk dikursi


“Lebih baik, anda menenangkan diri. Dan kita duduk sambil berbicara tentang sesuatu hal, jika kau tidak ingin ini semua sampai ketangan anakmu, meskipun kau sangat membenciku, tapi aku yakin cintamu pada Airyn tidak akan memudar bukan, jika kau tidak ingin menyakiti Airyn dengan semua masalalumu, lebih baik kau bekerjasama denganku” ucap Hansell untuk memberikan pilihan meskipun dengan berat hati Merry terpaksa mendudukan diri kembali



“Anak itu masih hidup bukan, anak Nyonya Iriana yang berhasil kau selamatkan ketika dirinya melarikan diri keKorea, kau juga yang telah merencanakan tentang Tuan Ji yang kembali ke Irlandia selama 2 tahun pergi, kau yang memisahkan dan menghancurkan pernikahan sabahatmu, dan kau Juga yang merusak otak anaknya untuk membenci ibunya, kau yang menjadi dalang atas apa yang terjadi kepada hidup sahabatmu, jika saja ia tahu tentang semua fakta ini, apa kau siap menghadapinya, kau perlu tahu, Nyonya Iriana tetaplah wanita baik hati seperti dirinya biasa, bahkan tidak ada yang berubah dari dirinya, jika nanti ia tahu kaulah dalang semua ini, kau fikir dia akan memaafkanmu Merry?bahkan sekian tahun kau dianggap malaikat dan tiba-tiba ia mengetahui bagaiman jiwa keiblisanmu, apa kau siap menghadapi kenyataan itu? kenapa cintamu mengerikan sekali kepada orang-orang terdekatmu Merry, hingga aku sulit memahami sisi itu”


“Diam!!!” bentak Merry dengan emosi yang meluap-luap, membuat Hansell melirik kearah ibu dari calon istrnya itu, ia benar-benar melihat sisi Airyn didalam emosi Merry, sebuah fakta pahit namun inilah yang terhaji


“Kau fikir, siapa dirimu yang menghakimiku seperti ini? Meskipun aku mengerikan tapi inilah kenyataanya, aku memang diluar dugaanmu bahwa otak ini sangat mengerikan, kau fikir bagaimana dengan Airyn yang sangat jelas mengalir darahku didalam tubuhnya, kau perlu sadar buah tidak jatuh jauh dari pohonnya, jika kau tidak menerima fakta sulit dari diriku, kau juga tidak bisa menerima kekasihmu, karna Airyn jauh lebih mengerikan dari bayanganmu” hina Merry kepada Hansell, membuat wajah pria itu datar dengan menatap getar, ia sangat menyayangkan Airyn terlahir dari wanita seperti ini, wanita yang dengan rela menjadikan anaknya seperti dirinya, membuat Hansell begitu muak atas sikap Merry


“Kenapa kau menjadikan Airyn seperti dirimu? kau bahkan menghancurkan hidupnya, merampas masa kecilnya, membiarkan dia tersesat, membiarkan dia terluka, bahkan kau membiarkan dirinya menderita, apa kau fikir itu cinta? Dengan bertahan dan melindunginya dari fakta yang tidak bisa ia terima, adalah bukti jika kau telah gagal menjadi ibu, ini bukan masalah siapa yang ada didekatnya, tapi siapa yang mendidik dan mengajarinya, kau bahkan tidak membiarkan anakmu bahagia, kau memaksanya masuk kelingkaran setan untuk menengelamkanya disana, coba kau fikir sekali lagi, apa ini cinta!! Kau bahkan tidak pantas untuk dijadikan seorang ibu, pantas saja Airyn menolak untuk menerimamu menjadi ibunya”


geram Hansell degan emosi yang sulit di tahan, bahkan ia ingin sekali memberikan pelajaran atas apa yang dilakukanya pada Airyn, tidak peduli siapa dirinya dan bagaimana dia menjaga Airyn, namun cinta yang Merry berikan sangat salah sedari awal, membuat Hansell sangat muak dengan ibu kandung dari kekasihnya, berbeda dengan Merry ia tertegun dengan mata membulat lebar, seolah secara alamiah ia tidak menyangka akan perkataan Hansell barusan


“Airyn sudah mengetahui semuanya?” tanya Merry dengan suara bergetar, membuat Hansell berdiam diri tanpa menjawabnya, tentu saja diam Hansell adalah makna benar, tubuh Merry merinding, ia bergetar hebat seolah merasa kejang, perutnya bergejolak, dan kepalanya pusing, Merry merusaha menurunkan sedikit takutnya, namun ia kalah akan sistem tubuh yang menurun, hingga Merry tergeletak tak sadarkan diri, tentu Hansell panik melihat keadaan Merry, dengan cepat ia berlari menghampiri wanita yang ada dilantai itu, memanggil pengawal dengan suara keras, membuat mereka berlalu dengan segera untuk memberikan pertolongan.


“Sial!” gerutu frustasi Hansell dengan kesal, lain dari itu ia sangat panik degan keadaan diluar kendalinya, jika terjadi sesuatu yang buruk pada Merry tentu Hansell tidak bisa memaafkan dirinya, apalagi menghadapi Airyn yang sangat jelas anak dari wanita itu.


Anak buah Hansell telah menyiapkan pertolongan tingkat tinggi untuk Merry, bagaimanapun Merry tetaplah ibu kandung Airyn, wanita itu harus selamat bagaimanapun caranya, Hansell telah sampai dirumah sakit yang menangani kesehatan Merry, ia menemukan dokter yang secara langsung merawat wanita itu, tentu Hansell sangat kerepotan atas situasi ini, ia harus menyembunyikan semua kebenaran tentang pertemuanya dan Merry, namun diluar kendali Merry malah pingsan dan harus dilarikan kerumah sakit, dengan nama yang disandang olehnya, tentu semua orang sangat mengenal siapa Merry, jadi Hansell harus menutup rapat semua informasi agar tidak memberikan akses pada Airyn tentaang keadaan Merry, ia hanya mengutus beberapa dokter penting yang paling handal untuk menyimpan rahasia ini.


“Nona Merry mengalami Panick Atteck, yang membuat kondisinya Down, karna usianya yang sudah matang, Nona Merry perlu penanganan intensif dirumah sakit tuan” tutur dokter wanita yang menangani keadaan Merry saat ini


“Apakah ia baik-baik saja nantinya, apakah tidak ada penyakit apapun yang ia derita”


“Kami sudah melakukan tes darah, dan Nona Merry tidak memiliki riwayat penyakit apapun, ia hanya mengalami serangan panik akibat sesuatu yang tidak kuat diterimanya, sebab itulah ia kehilangan kontrol akan sesuatu yang sulit dihadapinya, hal ini menjadikan sisitem tubuhnya menurun hingga membuatnya hilang kesadaran” jelasnya sekali lagi, membuat Hansell menganggukan kepala mengerti, melihat respon dari Tuan muda Hamillton dokter itu ingin beralih pergi


“Tunggu, apakah gangguan panik ini keturunan?’ tanya Hansell saat menghentikan langkah dokter yang hampir saja pergi dari tempatnya


“Panic atteck atau serangan panik yang datang secara tiba-tiba cenderung bersifat genetik, maksudnya bisa saja seseorang mendapatkanya dari keluarga, dan bisa saja tidak. Namun jika orang tua mengalami Bipolar Dissorder (gangguan kecemasan pada tingkat yang tidak wajar) atau depresi, maka kemungkinan terbesar akan menurun kepada anak, jadi untuk menyikapi itu sang anak harus belajar mengendalikan diri agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi” tuturnya kepada Hansell, membuat pria itu menatap kearah Merry sebab ia memikirkan tentang Airyn


“Baiklah, terimasih” celetuk Hansell seketika, membuaat dokter itu membalas ucapan darinya, ia berlalu meninggalkan Hansell didepan bangsal Merry.


Sejenak Hansell merenungkan kejadian dimasa lalu, dimana Airyn juga mendapatkan serangan panik yang sama dengan yang Merry alami, tentu saja hal itu akibat psikologis yang tidak sehat dialami oleh Airyn dimasa lalu, sebab untuk penyakit yang diderita kekasihnya, Hansell sangat posesif ingin tahu, membuat pria itu sedikit mengerti hal apa yang menyebabkan seseorang mengalami serangan panik.


Hansell mendudukan diri didepan kamar Merry, ia sejenak menarik diri mengumpulkan energi positif dan fikiran positif, bagaimanapun Hansell mencoba mengubah pandagan buruknya, jika selama ini Merry merasa tertekan akan keadaan atau situasi, bisa jadi ia memiliki alasan atas semua yang terjadi dimasa lalu, bahkan Hansell mulai berfikir Merry sebenarnya ibu yang baik untuk alAiryn, meskipun caranya sangat salah dalam melindungi Airyn namun secara diam-diam Merry rela mengorbankan diri agar anaknya tidak terlalu menderita, ibu mana yang sekuat Merry, mendengar anaknya sendiri memanggil namanya tanpa embel-embel kata ibu, bahkan Airyn menganggap Merry seprti rekan kerja bahkan asisten pribadi, hingga panggilan Airyn kepada Merry hanyalah seuntai nama tunggal ibunya saja “Merry”


Dengan gusar Hansell mengusap kepalanya, ia sangat binggung akan semua hal ini, bahkan sebelum Merry tidak sadarkan diri, Hansell melihat rasa takut dimatanya ketika mendegar anaknya telah mengetahui semua fakta, tentu saja ada rasa sedih yang mendera, membuat pria itu beranjak dari sana seolah binggung harus melakukan apa.