Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Toko kosmetik




Tempat ini sangat populer dengan berbagai macam toko kosmetik, tentu saja tempat tersebut menjadi surga dunia bagi para wanita yang tergila-gila dengan kosmetik kecantikan, semua orang didunia mengetahui Korea memiliki produk kecantikan yang begitu bagus, bahkan Airyn sebagai pembisnis saja begitu kagum dengan perkembangan pesat dinegara ini, persaingan ketat tak membuat pembisnis saling menjatuhkan melainkaan menunjukan kebolehan atas inovasi-inovasi yang dibuat, lain dari itu mereka menciptakan trend sendiri yang membuat dunia mengikuti trand mereka sendiri.


Dimana lagi kalau bukan Myeongdong kosmestik lokal dan Internasional meraja lela disetiap toko kosmetik yang ada, membuaat Angel terkesima memandang keseluruh arah toko, Airyn memang memakai produk kecantikan untuk wajahnya, namun yang dia pakai adalah kosmetik yang paling mahal, karna Airyn hanya mengerti kwantitas menunjukaan kwalitas, karna itulah dirinya tidak terlalu berbelit-belit soal belanja kosmetik dan lain-lain nya, namun Angel memanglah defenisi wanita sesungguhnya, dia mengerti bagaimana melihat produk tersebut bagus untuk kulit dan memahami bagaimana cara peng-aplikasian yang benar, membuat Airyn hanya mengelengkan kepala saat Angel begitu antusias melihat produk yang ada.


Setiap kali Angel merasa kebingungan dirinya meminta tolong Airyn mentraslate kan Bahasa Korea, karna dia tahu Airyn adalah gadis pintar yang menguasai banyak bahasa.


“bukankah ini produk yang baru Lounching itu, apa kakak tau ini sangat laku dipasaran” celetuk Angel dengan gembira, dia meraih testi dan mencoba produk lipstik untuk dipakaikan kebibir Airyn, membuat Airyn hanya pasrah diperlakukan seperti kelinci percobaan


“waah cantik sekali” seketika Angel terkesima melihat bibir ranum milik Airyn yang dipoleskan dengan tekstur cream dengan hasil akhir matte powder, tak lupa dia mengoleskan lips glos untuk memberikan sensali glitter dibibir Airyn


“kak Airyn cantik sekali, bahkan aku tidak sadar jika dia tidak memakai apapun, ini memang luar biasa, apa aku pakaikan saja make up kewajahnya biar nanti bertemu kakak dia akan terkesima dengan pacarnya” seketika Angel terkekeh dengan gumaman nya yang terlintas jail di dalam otak


“kenapa kau ketawa Angel, apa aku sudah menjadi badut” celetuk Airyn


“tidak kak, kau cantik sekali,lihatlaah” Angel memutar badan Airyn untuk menghadap kekaca, tentu saja Airyn tertegun melihat bibirnya


“ini luar biasa” celetuknya seketika


“memang, luar biasa cantik nya” seru Angel saat memandang wajah Airyn


“kemarikan, aku ingin mencoba beberapa produk, aku berjanji tidak akan memperburuk wajah kakak” timpal nya, bahkan belum sempat Airyn menolak Angel dengan antusias memilihkan produk kecantikan untuk dipoleskan ke wajah calon kakak iparnya, membuat gadis itu tersenyum, lantaran tidak bisa menolak


Angel mempoleskan sedikit tone up untuk memberikan kesan peach di wajah Airyn, dia menimpal sedikit bedak untuk meng-covernya, setelah itu dia memberikan eyeshadow dengan tekstrur jelly pot memberikan warna vibrant dengan sentuhan glossy-shimmery. Dan terakir Angel mengaplikasikan mascara untuk melentikan bulu mata panjang yang menghiasi mata coklat yang bulat itu, tentu saja Angel tidak perlu membuat alis untuk wajah Airyn, lantaran alis natural yang dimiliki gadis itu sangat sempurna tanpa ditambah atau dibentuk lagi, setelah selesai dirinya bahkan terkesima sendiri dengan hasil tangan nya, membuat Angel percaya diri bahwa dia bisa mengaplikasikan make up ke wajah orang lain, saking bahagia nya membuat Angel memeluk Airyn dengan dengan begitu gemas nya, tentu saja Airyn menghadap kearah kaca dan membenarkan Angel memang berbakat untuk mendadani nya, dengan natural make up membuat Airyn merasa percaya diri dari sebelum nya.



Namun ditengah kebahagiaan Angel, tiba-tiba saja pegawai ditoko kosmetik itu menghampiri mereka, membuat Airyn dan Angel melihat kearah wanita yang berdandan rapi lengkap dengan seluruh make up yang dipoles diwajahnya


“maaf Nona, disini bukan tempat untuk berdandan, jika kalian ingin mengunakan produk ini kalian harus membelinya terlebih dahulu” tegurnya dengan melihat sinis ke arah dua wanita dihadapan nya, tentu saja Angel tidak mengerti apa yang dibicarakaan orang asing tersebut


“oh maafkan adik ku, saya akan membeli semua nya” timpal Airyn dengan ekspresi biasa saja, melihaat reaksi wanita yang memiliki bentuk wajah Non-korea membuat pegawai itu memandang rendah ke arah Airyn, gadis itu mengerti dengan tatapan tersebut, hanya saja dirinya tidak boleh meradang didepan Angel, seketika Airyn meraih tangan Angel untuk berdiri dibelakang nya


“jika dia memiliki uang untuk membeli semuanya, kenapa mengunakan produk tanpa membayar, dasar manusia rendahan, tidak tau diri. Tapi aku sudah menerima uang yang banyak, jadi harus mempermalukan mereka” gumam pegawai tersebut didalam hati nya


“apakah anda mempermainkan saya, jika memiliki uang untuk membayar, seharusnya bayar dulu barang nya barulah memakai ini semua” teriak pegawai itu dengan meninggikan suara nya, membuat semua orang yang berada disana melihat kearah keributan, bahkan Airyn secara langsung menjadi pusat perhatian


“saya pikir anda tidak dalam kondisi baik memperlakukan pelanggan seperti ini, bukankah saya sudah katakan, akan membeli semua produk ini, apa perlu saya membeli seluruh tempat disini!” bentak Airyn dengan dengan menyindir ke arah pegawai tersebut, dirinya begitu kesal hingga ingin sekali melemparkan Black card tanpa batas limid miliknya, namun dirinya menahan emosi dan merogoh tas yang diselempangkan nya, Airyn mengacak-acak tas nya dan mencari dompot yang berada didalam tas itu. namun, sepengal ingatan terlintas dikepala nya, saat Airyn mengeluarkan isi tas karna harus mencari ikat rambut miliknya, Airyn mengeluarkan dompet dan lupa untuk memasukan nya kembali, tentu saja dompet tersebut tertinggal dimobil, sedangkan dirinya menyuruh semua pengawal untuk mengantarkan barang belanjaan mereka ke Apartemen.


“ah siall, bagaimana itu bisa tercecer di keadaan seperti ini” Airyn mengigit bibir bawahnya dengan kesal, namun dia mencobaa tenang untuk tidak gusar


“apa anda beralasan ketinggalan kartu kredit dan tidak dapat membayar ini” celetuknya dengan tatapan sinis yang menghina, membuat semua orang yang memperhatikan mereka berbisik-bisik mengatakan kata “tidak tau diri, memalukan sekali” sedangkan Angel yang berdiri di belakang Airyn hanya kebingungan dengan situasi ini


“kak ada masalah apa” bisik Angle


dengan penuh pertanyaan.


“tidak ada, Angel apa kau membawa uang atau kartu mu?” tanya Airyn


“ada kak” seketika Angel melihat tubuhnya ternyata dia tidak membawa tas, lantaran terlalu bahagia Angel langsung keluar dari mobil itu, seketika gadis itu membuat memejam kan mata karena sikap ceroboh nya


“apa tinggal?” celetuk Airyn memandang Angel, tentu saja gadis itu menganggukan kepala, dengan membenarkan bahwa dia tidak membawa apa-apa


“jika kami tidak mampu membayar, seharusnya kau menjaga mulut mu nona, apa kau fikir sikap menghina mu adalah etika yang baik untuk menjadi pelayan kosmetik” balas Airyn kepada pegawai kosmetik tersebut, dirinya semakin kesal lantaran sikap wanita asing itu semakin menajdi-jadi saat dibiarkan nya.


“kau!” pegawai tersebut mengepaalkan tangan karna emosi nya, dia tidak menyangka ada orang yang begitu sombong disaat dirinya hanya manusia rendahan saja, bahkan membayar kosmetik memakai taktik lama, jelas saja dua wanita dihadapan nya itu tidak memiliki apa-apa selain wajah cantik mereka, terlalu tampak murahan, fikirnya didalam rasa bercampur aduk


“apa aku salah? kau hanyalah seorang pelayan tapi dirimu memperlakukan pelanggan seperti ini, bahkan pekerjaan pelayan seperti ini saja sangat tidak pantas untuk mu” balas Airyn sengan sorot mata tajam nya yang dingin


“lalu apa masalahmu, setidaknya aku tidak pencuri seperti kalian, wajahmu telah memakai seluruh make up keluaran terbaru dan edisi terbatas, apa kau tau berapa harga semua barang yang kau pakai diwajah mu, bahkan hidupmu satu tahun saja tidak mampu melunasi ini” celanya dengan raut wajah menghina, membuat Airyn tertawa geli mendengar apa yang dilontarkan orang asing tersebut


“aku tau, kau orang bodoh. kau bukan tandingan ku untuk berdebat, aku tidak perlu memperpanjang urusan ku dengan mu, sekarang kau telefon nomor ini, dia kan mengirimkan 100 kali lipat dari harga sebelumnya” seketika Airyn menyodorkan kartu nama Marry, namun pegawai itu menepisnya


“dengan kartu tidak berguna ini, kau fikir aku mempercayaimu, dasar wanita gila, tidakah kau lihat bagaimana orang disini membicarakan mu”


“lalu apa mau mu!” bentak Airyn dengan keras, membuat lawan bicaranya begitu kaget, bahkan Angel saja tertegun, tentu saja semua orang memperhatikan mereka


“tidak tau diri”


“sudah mencuri masih saja berlagak”


“bukankah dia mempermalukan diri sendiri”


“aku tidak menyangka ada orang seperti itu”


Itu lah kata-kata yang keluar dari mulut semua orang yang berada disana, bahkan membuat Airyn mengepalkan tangan karna emosinya, dia ingin sekali menghancurkan semua orang yang terlibat disini.


“mengerikan sekali tatapan matanya, tapi aku tidak boleh menyerah, Nona Somi memberi ku banyak uang untuk ini, tapi dia menyuruh aku mempermalukan gadis yang berada dibelakang wanita ini, namun gadis didepan nya sangat mengerikan” gumam pegawai kosmetik melihat kearah Angel yang seperti ketakutan dibelakang Airyn.


“aku akan membawa orang yang berada dibelakang mu, untuk di introgasi karna dia yang melakukan hal tersebut, tentu saja pencuri harus ditangani oleh pihak berwajib” seketika pegawai itu berjalan maju dan ingin meraih tangan Angel, namun tubuh Airyn menghalanginya


“jika kau berani menyentuhkan tangan mu padanya, aku akan membunuhmu” kali ini kilat mata Airyn berhadapan dekat dengan pegawai itu, membuat nya begitu takut dan menghentikan langkah kakinya, bahkan dia mengurungkan niat menyeret gadis yang di inginkan Somi tersebut


“hanya ini cara cepat membebaskan mu dari masalah, aku tau kau tidak bersalah, ini semua karna teman mu itu, aku akan mengurusnya kepihak berwajib dan kau bisa terbebas dari semua ini” balas wanita itu yang tengah gugup memandang mata Airyn


“kau camkan saja satu kata-kata ku, jika kau menyentuh nya, jangan harap aku menizinkan mu untuk hidup”


“kakak, ini ada apa” seketika Angel mencela perdebatan tegang diantara Airyn dan pegawai toko, dia tidak mengerti karna sedari tadi mereka mengunakan bahasa Korea


“tidak apa-apa” balas Airyn dengan tersenyum kearah Angel, bahkan dirinya mengenggam tangan Angel dan membiarkan gadis itu tetap diposisi belakang


“excuse me, can you speaking enghlish?” Tanya pegawai itu, seketika Angel mengaanggukan kepala


“anda mengunakan kosmetik yang dipajang sebelum membayar, tapi kalian tidak bisa menganti rugi kosmetik itu, jadi saya harus memperiksa anda nona, bisakah anda bekerja sama dengan kami? ” jelas pegawai tersebut kepada Angel


“maafkan saya, tapi bisakah menunggu kakak saya, dia akan kesini, nanti dia yang akan membayar semua nya” balas Angel,


Mendengar hal tersebut dari mulut Angel membuat Somi yang tengah asik menonton pertunjukan mengepalkan tangan karena geram


“apa yang di maksudnya Hansell?? Jalang ini!” setetika itu Somi tersulut emosi akibat rasa cemburu yang mendera nya


“tidak bisa!! kalian harus membayarnya sekarang” tukas orang asing itu saat menghampiri Angel dan Airyn, tentu saja itu Somi


“gadis ini bukan nya wanita yang terakir kali dikantor kakak” gumam Angel saat menatap Somi, tentu saja sorot mata Somi memandang Angel bukan nya Airyn, lantaran dia salah paham mengenai itu semua.