Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Penculikan masa lalu



Kenapa rasanya sulit untuk memiliki Airyn, sekalipun ia terjerat akan hubungan yang Sah secara negara tapi rasanya Airyn membuat batasan diantara mereka, bahkan gadis itu semakin berjarak dan sulit untuk digenggam oleh Hansell, apa yang ia harapkan dari hidup ini? Jika gadis yang membuat jiwanya hidup tidak lagi seperti Airyn yang dulu, jika ini semua terjadi akibat kesalahan Hansell sendiri, bukankah sedari awal Airyn juga mencintainya, lalu kenapa ia tidak bisa membuka sedikit diri untuk memiliki Hansell, apakah masa lalu dapat dijadikan alasan untuk Airyn mengantung hubungan mereka, bukankah ini tidak adil bagi keduanya.


Terakir kali Hansell menuntut jawaban kepada Merry, pada saat itu Merry menceritakan semuanya, bahwa Airyn pernah diculik oleh keluarga Farhaven saat usianya 7 tahun, hanya saja di usia yang sedini itu Airyn tidak seperti anak-anak pada umumnya, ia memiliki kemampuan yang sama dengan standar orang dewasa, jadi dengan sikap tenang Airyn mampu mengendalikan diri atas apa yang menimpa, tentu saja sebagai ahli waris dari Louis Petrov Airyn diajarkan cara mengendalikan diri dikeadaan terdesak, sebab ancaman kepada keluaga itu tidak tanggung-tanggung menghadang, jadi Louis mengasah kemampuan Airyn mengunakan diri sendiri dalam bertahan, agar kemampuan berfikir yang dimiliki Airyn dapat membantu dirinya untuk melindungi diri sendiri.


Alasan dari penculikan itu untuk memastikan apakah Airyn benar-benar keturunan Farhaven atau tidak, tapi semua anak buah yang dikerahkan terkecoh oleh gadis kecil yang sangat licik dan cerdik, Airyn sadar semua penculik itu tidak menyentuhkan tangan kepada dirinya, jadi bisa ditebak mereka tidak ingin menganiaya atau melenyapkan nyawanya, secara tidak langsung penculik itu mungkin meminta tebusan, hanya saja semua gerak gerik mereka sangat mencurigakan hingga dapat terbaca, seolah tidak menginginkan apapun, selain dirinya sendiri.


Sejenak Airyn berfikir apakah penculik ini utusan keluarga Farhaven, bagaimanapun Airyn sadar orang tuanya tidak memiliki hubungan baik dengan keluarga Farheven, bahkan Airyn kerap kali mendapatkan perlakuan tidak baik dari mereka.


“Paman apa kau mau uang?’ tanya Airyn dengan sikap tenang, bahkan gadis kecil itu melingkarkan tangan dengan sikap santai, seolah semua laki-laki bertubuh kekar itu tidak menakutinya sama sekali


“Hei bocah, aku akan mendapatkan banyak uang jika mengantarkanmu dengan selamat, hanya saja aku tidak bisa menjamin apakah sesudah itu kau akan baik-baik saja” kekeh pria bertubuh kekar yang berada dihadapan Airyn, tentu hal itu karna ia ingin menakuti Airyn, namun entah kenapa tidak ada ketakutan sama sekali di batinnya bahkan ia tidak gentar sedikitpun, ia sadar tidak akan mudah bagi orang lain menyentuhnya, jika ada orang yang berani tentu saja mereka adalah orang yang berada diatas ayahnya, tapi siapa? Bukankah keluarga Farhaven yang hanya disegani oleh ayahnya? Untuk apa keluarga itu menculik Airyn lagi? apa yang ingin mereka dapatkan? Alih-alih takut akan dilenyapkan, Airyn menganalisis seluruh hal dan alasan yang lebih masuk akal.


“Kemana kau akan membawaku paman, tidakah kau tahu semua wilayah di Negara ini adalah kekuasaan ayahku, secara tidak langsung tidak mungkin ada yang mampu menculikku, bahkan jika mereka melakukan itu, sudah jelas mereka perlu melenyapkan nyawanya sendiri sebelum dihancurkan dengan cara mengenaskan, hanya saja aku berpendapat, keluarga kakek yang selama ini disegani oleh ayah, dialah dalang dari semua ini bukan? Sebab keluarga kakek yang selalu menjadi benalu dari dalam, apakah mereka belum menyerah untuk mencurigaiku? Katakan pada keluarga Farhaven, tindakan yang mereka lakukan akan sia-sia” ucap Airyn dengan bibir mungil yang mencerocos seperti orang dewasa, membuat pria itu terdiam, bahkan dengan sikap tenang bocah itu tidak menangis layaknya anak kecil, dan dapat menebak siapa yang menculiknya, bahkan ia sangat benar akan tebakan itu, bukankah bocah ini luar biasa.


“Hei bocah! kenapa kau cerewet sekali, jika kau sudah tahu ini ulah keluargamu sendiri, diam dan duduk tenang agar kami bisa mengantarkanmu kepada mereka”


“Tapi sedari tadi aku sudah tenang, dan duduk dengan baik, hanya saja paman seperti orang idiot yang mudah sekali ditebak, kalian semua mencoba mengintimidasiku untuk menjadi takut, bukankah kalian tahu jika kepintaranku ditakuti oleh orang-orang yang bergelut di dunia hitam, bahkan aku saja dapat memahami jika kalian tidak menculikku, hanya mengaja dan mengantarkanku kepada mereka, kenapa kalian para orang dewasa sangat bodoh, bahkan aku saja tidak takut sama sekali dengan intimidasi yang kalian lakukan” bantah Airyn dengan sikap ketusnya, membuat pria itu kesal ingin sekali membekap mulut bocoh menyebalkan, entah kenapa ia sangat geram dengan kecerdikannya, gadis itu sengaja memprofokasi mereka untuk menyulut emosi, hanya saja mereka sadar jika ini jebakan dari bocah sialan itu.


“Baiklah Nona Muda Petrov, kami memanglah seorang idiot yang nencoba menakut-nakuti bocah kecil, tapi bocah itu sangat bijak dan juga cerdik” ucap pria itu dengan nada mengolok, membuat Airyn memancarkan kilau tajam karna siasat yang ia lakukan tidak berpengaruh kepada mereka, bagaimanapun Airyn bosan bermain-main dengan keluarga Farhaven, ia bahkan bisa melenyapkan mereka semua dengan virus-virus yang sering dijadikanya mainan.


“Kenapa bocah ini sangat bijak dan mengerikan, jika kecil saja seperti ini bagaimana besar nanti, mungkin darah segar adalah mainan biasa untuknya, aku masih mendengar berita jika mereka yang bergelut dibawah tanah sangat menyegani gadis muda Petroc, gadis kecil yang mampu menginovasi virus-virus yang dijadikanya mainan, luar biasa memang namun sangat disayangkan jika jiwa itu hampir mirip dengan iblis” batin pria itu saat mengalihkan pandangan dari Airyn


“Brak……” Mobil Jip Land Cruiser Seri FJ40 itu tak sengaja menabrak pengendara hingga mendatangkan keributan, Airyn yang begitu santai dengan duduknya sedikit kaget dan tersentak, mobil yang menculiknya itu mengalami kecelakaan, bahkan banyak warga yang berkerumunan untuk menuntut pertanggung jawaban, hingga mereka sulit kabur dari keadaan


“Bodohhhhhhh…bodoh…!!” bentak pria itu kepada anak buahnya, hingga pria yang mengendarai mobil tertekuk takut diposisi, pria yang tadinya beradu argumen dengan Airyn keluar dari sana untuk menghadapi masyarakat, hanya saja ia lupa akan bocah yang duduk tenang didalam, melihat ada kesempatan, tubuh mungil itu menyelinap keluar hingga ia berhasil melakukannya.


Entah kenapa Airyn senang sekali dengan kehidupan seperti ini, kehidupan yang seperti permainan bagi dirinya, sangat cocok untuk hidup yang Airyn butuhkan, namun dalam usaha yang mengantarkan dirinya kabur, gadis kecil itu tanpa sengaja menabrak seseorang yang berdiri tegap dihadapanya, bagaimana tidak pria itu sangat tinggi dan tegap, bahkan tubuh kokohnya sangat memancarkan intimidasi pada bocah seperti Airyn, jujur saja pria ini sangat mengerikan dari yang Airyn temui sebelumnya, bahkan seringai yang diberikan kehadapan Airyn membuat darahnya sedikit mendidih akan hawa takut


“Paman maaf” ucap Airyn dengan nada getir, entah kenapa ia sangat takut dan gugup, namun dengan apa yang diajarkan oleh ayahnya Airyn mampu mengendalikan diri, ia perlahan berjalan mundur dengan sikap tenang, namun entah dari mana seseorang mengangkat tubuhnya dan menutup matanya, sampai kesadaran Airyn menghilangan.


Ia terbangun disebuah ruangan gelap yang bernuansa Dark Red, ruangan yang sepertinya dibuat untuk sandraan, jika kali ini ia benar-benar sebuah penculikan, Airyn perlu mengenali siapa musuhnya, sudah jelas ini bukan lagi keluarga Farhaven, sebab mereka tidak akan pernah menyentuhkan apapun ketubuh Airyn sekalipun itu obat bius, tapi pria yang tadi ada dihadapanya melakukan hal itu, tentu saja ini dua motif yang berbeda dan dapat ditepak dalangnya bukanlah keluarga Farhaven.


Tubuh gadis kecil itu diikat dengan tali begitupun dengan tanganya, hingga sulit sekali bagi Airyn melepaskan diri, saat itu yang Airyn fikirkan adalah siapa orang yang berani menculiknya? apakah mereka bosan hidup atau orang awam yang tidak mengenali musuh, hingga dengan berani mereka memperlakukan Airyn seperti itu, meskipun ia seorang bocah biasa namun Airyn ahli waris kekayaan Petrov, bahkan ayahnya menguasi kerajaan bawah tanah hingga nama Petrov saja dapat membuat mereka mengigil, tapi orang bodoh yang entah siapa ini melakukan sesuatu yang bisa saja sulit diampuni oleh Petrov, andai kata mereka adalah orang awan tidak mungkin dengan mudah mereka dapat menculik Airyn bukan? Jadi sudah bisa dipastikan jika sebenarnya mereka cukup profesional hingga mampu melakukan hal ini, jadi kesimpulan yang ada diotak kecil Airyn, mereka adalah musuh yang tidak segan akan Petrov, mungkin saja di negara ini ada orang yang tidak mempedulikan nama Petrov. Tapi siapa dia?


“Apakah ini bocoh perempuan yang ditakuti kalangan mafia, sepertinya dikeadaan seperti ini aku tidak perlu takut bukan, bahkan semua senjata yang ada ditubuhmu sudah kami lepaskan, jadi sebagai gadis yang baik, turunkan pandangan membunuhmu dan diam, jika tidak….” Seketika ia berjongkok dihapan Airyn sembari meraih dagu gadis itu untuk menegadahkan sedikit wajah kehadapanya “Aku tidak segan membunuh ahli waris Petrov!” ucapnya dengan kalimat gentir, entah kenapa ada tatapan lain dibalik mata itu yang bisa diterka oleh Airyn, tatapan itu penuh akan kebencian dan dendam, bahkan saat matanya melirik Airyn saja dapat didefenisikan itu sebuah kejijikan, membuat Airyn berfikir siapa orang ini? apakah ayahnya memiliki musuh yang lebih kuat, jika itu benar keberadaan Airyn saat ini sangatlah terancam


“Aku hanya ingin meminta anak ku! Kepada ayahmu. Jika ia masih menyembunyikan anak itu, aku akan menghilangkanmu dari dunia ini, jadi jangan berharap untuk kau bisa melepaskan diri nak, karna aku sangat membutuhkanmu untuk sebuah pertukaran” ucap Griffin dengan nada menghina, membuat Airyn mengepalkan tangan menahan rasa kesalnya, perlahan ia beranjak dari sana dan berdiri tegap dihadapan Airyn, entah kenapa ada rasa asing yang begitu menyesakan dada Airyn, ia mengerti siapa pria yang saat ini menjadikannya sandraan, hanya saja Airyn tidak akan semudah itu untuk membiarkan pria ******** itu merampas anaknya dari keluarga Petrov


“Apa kau ayah Kak James?” seru Airyn dengan nada dingin, membuat Griffin membuang wajah melihat kearah bocah kecil yang ia rasa memiliki kematangan secara emosional “Perlu aku ingatkan, kami tidak akan memberikan Kak James padamu, apa kau fikir ayahku sudi memberikanya begitu saja, anak yang kau siksa itu tidak akan bisa kau dapatkan lagi, hanya karena kejadian dimasa lalu akan tragedi yang menimpa istrimu, kau tidak berhak untuk mengambil Kak James karna kau tidak akan bisa memperlakukanya seperti manusia, bukankah kau sudah mendapatkan semuanya, kau sudah membunuh saudaramu, bahkan keponakanmu sudah kau rengut juga untuk apa lagi kau muncul dan menginginkan kak James!!” bentak Airyn dengan begitu geram, ia tidak akan membiarkan pria yang menjadi kakak laki-lakinya itu diambil lagi oleh penjahat seperti Griffin, selama ini Airyn hanya mendengar seluk beluk masalah tentang Griffin saja, tapi kali ini Airyn dapat melihat secara langsung pria itu, karna semenjak kematian ibu dan kembaranya, Airyn tidak pernah tau bagaimana wujud Griffin, karna pria itu melarikan diri untuk menjauh dari ayah dan keluarga, bahkan pria iblis dihadapanya masih saja mengincar buyut Farhaven dan juga kakeknya Damon. sekarangan yang masih hidup dikeluarga Farhaven Hanya Archulles dan kakek Buyut Farhaven, apakah Griffin masih menginginkan kematian mereka?


“Kenapa mulut bocah ini sangat mengesankan sekali, apakah kau benar anak dari keponakanku? Bahkan aku sangat ingat jika Charllot adalah gadis lugu yang sangat pendiam, tatapan mata seperti ini saja tidak pernah dimiliki oleh keponakanku, tapi kau sangat berbeda” ucap Griffin dengan tatapan menyelidik, membuat Airyn menyunggingkan senyum penuh ancaman, ia tidak akan peduli jika orang sering mengatakan hal ini, mengatakan jika dirinya tidak memliki kesamaan dengan ibunya, karna bagi Airyn, dia dan ibunya dua orang yang berbeda.


“Tapi, dengan gertakan yang kau ucapkan dengan tegas tentang anak ku James, itu sangat mengagumkan. Terimakasih sudah melindunginya, hanya saja kalian semua sudah menculik James dari hidupku, jadi aku berhak jika merampasnya lagi, jangan samakan aku dengaan keluarga biadab seperti kalian, keluarga yang tidak menghargai keluarganya sendiri, jika kau mengatakan aku tidak pantas menjadi ayah bagi James, kau perlu tahu jika ayahmu juga tidak pantas menjadi ayah. Karna kebenaran yang sesungguhnya ada didepan mata kita, namun orang terdekat selalu pintar menyembunyikannya” ucap Griffin dengan nada mengancam, membuat Airyn mengkerutkan kening karna geram, entah kenapa ia tidak mengerti perkataan terakir yang diucapkan pria itu, perkataan yang paling ambigu untuk mencurigai ayahnya, apakah ayah memiliki rahasia, jika hal itu benar kenapa ia tidak pernah mencurigai apapun.


Setelah semua kejadian itu, Griffin tidak hanya memberikan kebingungan kepada Airyn, ia juga memberikan fakta-fakta yang sulit diterima oleh bocah yang masih berumur 7 tahun, Griffin menjelaskan jika Airyn bukanlah anak Charllot melainkan Merry, tentu saja Airyn tidak bisa menerima hal itu, sudah jelas sekali ia tidak akan bisa menerima fakta jika Merry yang ia anggap sebagai pembantu keluarga Petrov adalag wanita yang melahirkannya.


Griffin menyiksa Airyn diruangan gelap yang sangat sunyi selama 9 hari, dimana setiap harinya Airyn dibiarkan menonton hal tidak senonoh untuk merusak mentalnya, gadis kecil itu tidak diberikan makanan layak seperti biasanya, mereka mengikat kaki Airyn dan tanganya lalu meletakan sebuah makanan dan air disebuah wadah untuk dinikmati seperti seekor anjing, layaknya seorang penjilat yang harus berusah payab menjangkau makanan agar bertaha hidup.


Airyn selalu saja melawan dan tidak tunduk, membuat Griffin semakin muak, bahkab ia ingin sekali melenyapkan gadis itu,namun Griffin masih membutuhkan nya untuk sebuah pertukaran, hingga Airyn terpaksa menguatkan diri dan menjangkau makanan tersebut karna ia harus keluar dari ruangan ini dan bertekad untuk melepaskan diri.


Bahkan diruangan itu Airyn tidak mengetahui pertukaran siang dan malam, setiap waktu sama saja, mencengkram dan juga menakutkan. Saat gadis itu mengeluarkan suara untuk berpendapat, tak segan satu cambukan menyentuh tubuhnya hingga mengores kilit, bahkan belum sempat bekas itu hilang mereka melakukannya berulang-ulang akibat Airyn selalu saja melawan.


Para laki-laki yang menjadi anak buah Griffin mempertontonkan tubuh mungil yang segaja mereka lucuti, untuk ditertawakan. Beruntung mereka tidak melakukan apapun untuk menodai, hanya saja setiap tawa mencengkram itu meruntuhkan seluruh mental kokoh yang dijadikan tamengnya untuk bertahan, Airyn hampir saja menyerah dan ingin mengakiri semua ini tapi dendam dan rasa sakitnya menguatkan Airyn untuk bertahan, bagaimanapun para biadab itu harus mendapatkan hasil setimpal.


Di hari ke-10 Louis berhasil menemukan putrinya, ia berhasil menyelamatkan gadis itu dikeadaan yang sangat naas sekali, bahkan luka Petrov rasa dicabik-cabik melihat tubuh lemah Airyn yang tidak berdaya, begitupun Merry yang merasakan getaran dendam membara hingga keurat nadinya, semua rasa jijik dan benci memuncak hingga Merry menyingkirkan semua orang yang berhasil ia tangkap, kecuali Griffin.


Pria itu berhasil meloloskan diri, hingga penyeselan merayapi seluruh tubuh Merry. Setelah Airyn kembali kerumah ia berubah menjadi gadis dingin yang mengobarkan kebencian pada Merry, gadis itu selalu saja meradang setiap kali melihat ayahnya dan Meryy, bahkan airyn seperti hilang kendali untuk menghadapi kedua orang tuanya, pada saat itu Petrov ingin Airyn menerima kenyataan jika Merry adalah ibu kandungnya, tapi diluar dugaan gadis itu tidak mampu mengendalikan dirinya.


Hingga pada akirnya Merry menyadari jika Airyn telah rusak atas semua kenyataan, gadis itu telah salah akan hubungan Merry dan ayahnya, hingga tertanam didalam pemikiran Airyn membenci sebuah pernikahan yang bisa saja dikhianati atau berkhianat, jika hubungan seperti itu menyengsarakan hidupnya lalu untuk apa Airyn harus memiliki kelauraga, jika Ada hal-hal menjijikan seperti perselingkuhan.


Melihat merry berada disisi ayahnya saja, ada rasa muak tersendiri, hingga gadis itu terjebak kedalam salah paham, jika Merry adalah wanita yang merusak hubungan ibunya dan ayahnya, sedangkan pria yang ia akui sebagai ayah itu adalah laki-laki yang menghkianati ibunya yang telah tiada, bahkan hubungan pernikahan saja tidak bisa dihargainya bagaimana bisa Airyn menghargai dua orang itu, yang jelas-jelas sebagai pengkhianat, benar-benar fakta memuakan untuk ia terima.


Airyn membenci ayahnya dan juga Merry, bahkan teramat sangat hingga ketulang belulang. Melihat temperament Airyn yang tidak sehat secara psikologis, akirnya Petrov mengkarantina Airyn disebuah rumah sakit yang khusus untuk putrinya, dimana rumah sakit tersebut tidak seperti rumah sakit jiwa biasa. Ia menempatkan psikiater dan psikolog hebat untuk menangani keadaan mental anaknya, sampailah ketahap mengapus ingatan gadis itu tentang masa lalu, dan membohongi dirinya dengan fakta, jika Airyn adalah putri Petrov dan Charllot, dan merry sebagai Orang kepercayaan Petrov saja.


Awalnya ada rasa senang dibatin Merry jika Airyn mengetahui ia adalah ibu kandungnya, tapi ternyata Airyn tidak bisa menerima sebuah fakta itu, membuat Merry sadar akan posisi dan berusaha menerima kenyataan pahit yang telah terjadi, tidak apa-apa jika dirinya terluka asalkan putrinya dapat bahagia, Merry rela menanggung semuanya.


Dan semua kenangan buruk itu membuat airyn melupakan tentang James sebagai kakak yang sangat ia lindungi, dan disaat yang sama James harus dilenyapkan dari bumi meskipun itu adalah fakta bohong, untuk melindungi anak itu dari ayahnya yang sangat berbahaya.


Merry terpaksa menjauhkan James dari Airyn, dan Airyn terpaksa melupakan James dari ingatannya, karna itu adalah jalan keluar terbaik atas kekacauan yang sulit diselesaikan, meskipun Merry merasa sangat sedih jika anaknya membenci dirinya, bahkan Airyn salah paham padanya dan kedua orang tua. Tentu pilihan yang paling baik untuk menghapus ingatan gadis itu.