
Hansell masih setia menemani gadis itu, matanya tak lepas dari tatapan dalam kepada Airyn, sekuat tenaga Hansell mencoba berdoa agar wanita tersubut bangun, setiap kali pula air mata nya berlinang ketika mengingat perlakuan yang diberikan nya kepada Airyn.
Marry dan Berto yang melihat Hansell begitu menyesal atas apa yang terjadi diantara mereka, mencoba untuk mengerti saja. lantaran tidak ada yang bisa dilakukan oleh Marry karna kesembuhan Airyn adalah hal yang terpenting, meskipun saat ini Berto masih belum mampu meredakan emosinya kepada Hansell, dia hanya mencoba mengalah karna dirinya tidak punya kuasa untuk mengusir pria yang diinginkan Airyn untuk berada disampingnya.
Bahkan alam bawah sadar gadis itu masih saja menginggat tentang Hansell, bukah kah itu pertanda untuk Marry dan Berto tidak boleh lancang atas Hansell.
Bagimanapun kejamnya perlakuan seseorang, jika dia berarti dihidupmu, kita tidak akan mampu menolak meskipun sudah bersusah payah membenci.
Begitupun dengan Airyn, tak peduli seberapa sakit yang dirasakan batin nya, Airyn tidak akan mampu menepiskan perasaan atas segala yang terjadi antara mereka.
Seketika ada yang bergetar dari dalam saku celana Hansell, ternyata itu panggilan masuk dari adiknya sendiri, Hansell bangkit dari duduk lantaran ingin menerima panggilan tersebut, tentu saja pria itu melepaskan gengaman tangan nya dari Airyn, namun belum sempat Hansell melepaskan, tangan gadis itu malah menarik jemari Hansell, sontak membuat pria itu terkejut, dengan cepat Hansell melihat kearah Airyn namun dia belum membuka matanya, pria itu menekan tombol yang berada di samping ranjang, untuk memanggil Dokter agar sesegera mungkin datang.
“Dokter” saut Hansell seketika, ketika melihat dokter pria yang sedikit berumur memasuki ruangan
“kenapa dengan Nona Petrov tuan?” tanya Dokter tersebut sembari memeriksa pasien nya
“dia mengenggam tangan ku tapi dia belum sadar juga dok, kenapa bisa seperti ini?” jelas Hansell dengan panik, tentu saja Marry dan Berto menghampiri ruangan itu dengan cemas, ditambah raut wajah Hansell yang begitu khawatir bahkan menularkan kepada mereka
“sepertinya alam bawah sadar Nona Petrov menolak untuk bangun, mungkin ini terjadi karena suatu keadaan yang tidak siap dihadapinya, lantaran proses berfikir mempengaruhi alam bawah sadar manusia itu sendiri, secara fisik dia baik-baik saja lantaran dia mampu merespon stimulus yang ada, namun secara psikis dia tidak mampu menghadapinya, untuk keadaan seperti ini saya menyarankan Nona Airyn harus di rujuk ke Psikolog, jika kalian bersedia silahkan menanda tangani surat rujukan nya” jelas dokter itu kepada seluruh orang yang berada di ruangan
“Dokter apakah Airyn sedang koma?” tentu saja Hansell mempertanyakan nya karna dirinya hanya mengetahui orang yang tidak sadarkan diri adalah orang yang sedang mengalami koma.
“tidak, secara fisik dia baik-baik saja Tuan, lantaran Nona Petrov masih mampu merasakan dan merespon rangsangan dari luar, seperti sentuhan yang anda rasakan saat ini, berarti Nona Petrov tidak dalam keadaan pembengkakan dan pendarahan di jaringan otak. Seperti yang saya katakan tadi dia sangat baik secara fisik, saya bisa menjamin ini bukanlah masalah fisik, melainkan Psikologis nya sendiri, saya merekomendasikan kepada Psikolog lantaran ketidak sadaran akibat alam bawah sadar bukan lagi ranah saya tuan” tutur Dokter tersebut kepada Hansell
Hansell mengenggam kembali tangan gadis itu, dirinya mendudukan diri disamping Airyn, ia mengusap lembut kepala Airyn dengan begitu sayang, tentu saja Marry mengurus semua prosedur untuk rujukan Airyn ke Psikolog, jika itu yang terbaik untuk Airyn saat ini,dia akan melakukan segalanya.
“apa yang membuatmu tidak ingin bangun Ryn? Apakah sesakit itu?” Hansell menundukan kepalanya bersamaan dengan rasa bersalah, bagaimana tidak akibat kemunafikan dirinya Airyn menjadi korban.
Pukulan terdahsyat yang di alami Hansell adalah, ketika dia menyadari diri nya yang dianggap baik ternyata hanyalah iblis yang bersembunyi dibalik topong malaikat selama ini, sedangkan wanita iblis yang dilabelkan untuk Airyn adalah malaikat tanpa sayap yang melindungi dirinya dengan terluka.
Tidak ada lagi tamparan yang lebih dahsyat selain menyadari bagaimana munafiknya kita menilai diri sendiri sebagai seorang manusia.
Setelah semua prosedur diselesaikan, Airyn dipindahankan ke ruangan Psikolog, tentu saja Airyn ditangani oleh Psikolog terbaik di rumah sakit terbaik ini, seorang Psikolog yang menagani Airyn kali ini adalah lulusan terbaik dari Harvard Departement Of Psychology, dia juga menjadi lulusan terbaik disana, berdasarkan Intelegensi yang sangat tinggi dia menyelesaikan studi dengan waktu yang singkat, bahkan di usia yang muda Dokter itu telah mendapatkan gelar Doctor Of Philosophy, Dokter ini sangat terkenal di bidang Psikotherapy dan juga Riset-Riset yang ditelitinya sangat dihargai dimata dunia, bahkan dia dinobatkan menjadi Psikolog pertama yang memecahkan Rekor Dunia, lantaran usia yang muda namun memiliki kemantapan Ilmu yang luar biasa.
Tentu saja setelah meneliti latar belakang Dokter yang akan menangani Airyn, Maryy setuju Nona Petrov ditangani oleh Psikolog yang handal, setidaknya dari latar belakang ilmu dan prestasinya tidak dapat di ragukan lagi, bahwa dia mampu menangani Airyn dengan baik, saat ini Marry telah mengurus prosedur pengobatan Airyn, dia sedang berhadapan langsung dengan pria yang sangat muda dari dirinya, Marry sangat berharap pria yang menggunakan jas putih didepan nya ini, mampu menangani Airyn dengan sebaik mungkin, hingga Nona Petrov kembali seperti semula dan baik-baik saja.
terlihat jelas di dada sebelah kanan tertera Dr. James yang melambangkan nama panggilan Dokter tersebut, mereka menandatangi beberapa prosedur, sedangkan Hansell menemani Airyn yang terbaring di kasur yang berada didalam ruangan yang sama dengan dokter itu.
Selang beberapa waktu Marry mengurus beberapa hal terkait perusahaan, lantaran Airyn saat ini tengah terbaring tak sadarkan diri, tentu saja Marry dan Berto yang harus mengurus segalanya, namun Marry meminta agar Hansell menemani Airyn sampai dirinya telah selesai menyelesaikan seluruh tugas diperusahaan.
“apakah dia kekasih anda?” seketika itu pria berjas putih menghampiri Hansell yang tengah dirundung sesal, pria itu sekitaran 27 tahun, meskipun ia menggunakan kaca mata namun Dokter laki-laki itu cukup tampan dan rupawan, ditambah pembawaan yang ramah membuat siapa saja dapat merasa damai didalam dirinya.
“tidak”
“apakah kalian saling mencintai?” tanya nya sekali lagi, namun Hansell tak bergeming menjawab pertanyaan itu, lantaran dia sangat tidak yakin untuk menjawab, ditambah tentang perasaan airyn kepadanya, Hansell merasa tidak punya kuasa untuk mengetahui hal yang dilontarkan dokter tersebut
“berarti kalian saling mencintai, namun tidak mampu mengungkapkan bukan?” pria itu hanya tersenyum kepada Hansell, seolah memancarkan keyakinan atas pernyataanya barusan.
“kau salah” celetuk Hansell seketika, sambil dirinya mengusap tangan Airyn dan memandang gadis yang terbaring tak sadarkan diri dihadapanya
“begitukah? Bahkan terlepas dari diriku yang seorang Psikilog mampu melihat kalian saling mencintai, dengan tatapan sendu yang memancarkan penyesalan, dan raut wajah bersalah, ditambah tatapan mata yang begitu teduh, itu mengambarkan suatu cinta yang tertanam di balik sana, apa kau tau mulut seseorang bisa saja berbohong, tapi tubuh manusia tidak akan mampu melakukan nya, lantaran tubuh kita lebih pintar dari apa yang difikirkan, bahkan didalam ketidaksadaran nya saja gadis itu dapat mengenali tangan siapa yang digenggam nya, bukan kah ini cinta? Apa kau mau tau bagaimana cara aku membuktikan perkataan ku barusan” seketika dokter tersebut melepaskan genggaman tanggan mereka, namun Airyn menahan tangan Hansell, tentu saja dr. James menepiskan tangan Hansell, lalu meraih tangan gadis itu untuk digenggam oleh nya, Hansell yang memperhatikan ketidak sopanan itu, tentu saja meradang seakan dia sangat tidak percaya dengan perlakuan pria tersebut kepada Airyn.
“apa yang kau lakukan” nada suara Hansell meninggi, bahkan naik satu oktaf dari sebelumnya
“kemarikan tangan mu” dia menyuruh Hansell mengenggam kembali tangan Airyn, ternyata benar gadis itu langsung menyambutnya dengan hangat, mengenggam erat tangan Hansell begitu lekat, membuat dada Hansell bergetar hebat, bahkan air matanya berlinang namun mampu ditahan.
“seseorang bisa saja membohongi perasaan nya, tapi dia selalu jujur dengan tubuhnya, dan aku yakin di alam bawah sadarnya dirimu sendiri yang menjaganya disana, saat seseorang tersesat dia tidak akan mampu menerima respon dari luar, dan hal itulah yang menjadikan seseorang koma dalam waktu yang panjang, namun berbeda dengan gadis ini, dia tidak kehilangan kesadaran sepenuhnya, hanya saja dia tidak ingin untuk bangun, karna alam bawah sadarnya lebih indah dari pada kenyataan yang akan dihadapi nya setelah kembali” tutur pria tersebut kepada Hansell
“kenapa jadi seperti ini?”
“bukan kah kau lebih tau dari pada aku, apa yang terjadi diantara kalian? Kenapa dia bisa seperti ini? Apa kah kau berbuat sesuatu yang menyakitinya? Luka seperti apa yang kau berikan? Mengapa dia mengingatmu namun dia menolak melihatmu, bukan kah itu pertanda ada sesuatu yang terjadi begitu sakit, hingga dirinya saja tidak berani menghadapi”
“Diam!!!!” dengan begitu banyak nya pertanyaan yang dilontarkan dokter tersebut, membuat Hansell merasa ditusuk dengan kebenaran yang ada, bahwasa nya dia telahmenyakiti Airyn, dengan emosi yang begitu membara bahkan tidak seperti Hansell biasanya, dia murka setelah menerima semua pertanyaan dokter itu, tentu saja saat ini dokter James ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka, namun setelah melihat emosi yang ditampilkan Hansell dia mengerti ada kesalahan fatal yang diperbuat oleh laki-laki itu kepada gadis yang terbaring di ranjang, hingga dirinya saja tidak mampu memaafkan diri sendiri.
“diam!! memang benar aku telah melakukan kesalahan, bagaiammana pun aku telah menyakitinya, aku tidak mengerti dirinya yang sebenarnya namun aku berlagak telah memahami seutuhnya, kebodohan itulah yang menjadi alasan aku melukai Airyn, jika aku katakan aku tidak bermaksud melukainya, bukan kah itu percuma ?lantaran kenyataan telah terjadi! dia terluka bukan! Karna itulah aku tidak ingin membela diri dan aku hanya menginginkan dia kembali, kumohon!! jika kau sepintar ini untuk bicara kenapa kau tidak menyelamatinya, tidak bisa kah kau sesegera mungkin mengobatinya, agar dia segera bangun” bentak Hansell kepada dokter James
“maafkan aku, jika terlalu ikut campur, tapi maaf sebelumnya tuan, pengobatan antara Dokter dan Psikolog itu berbeda, jika Dokter bia saja memperbaiki luka yang berada ditubuh pasien jika dia terluka, namun Psikolog tidak akan mampu berbuat sembarangan jika dia belum mengobservasi secara terperinci dan memastikan lebih lanjut apa yang diderita pasien nya, didalam keadaan seperti ini saya hanya bisa mendeteksi melalui orang terdekat, dan karna itulah anda adalah orang yang tepat untuk saya mengetahui apa yang terjadi sebenarnya” dengan pembawaan yang tenang, tentu saja dokter itu menjelaskan kepada Hansell apa yang dilakukan nya saat ini.
“jadi apa yang ingin kau ketahui” tantang Hansell
“saya telah mengetahuinya, anda tidak perlu memaksakan diri untuk menjelaskan, setidaknya anda harus memaafkan diri sendiri terlebih dahulu, tidak semua hal bisa dipaksakan, jadi untuk dirinya lebih baik anda berdamai denga diri anda sendiri, jika tidak itu akan melukai dirinya nanti” tutur dokter James, tentu saja Hansell merasa sesal setelah apa yang terjadi.
“kumohon berikan yang terbaik untuk kesembuhan nya” dengan wajah penyesalan yang ditekuk lesu, Hansell memohon dengan penuh berharap.
“saya tidak bisa membantu, jika dia menolak untuk bangun, apa anda percaya dengan kekuataan cinta?” sekali lagi Hansell tidak bergeming untuk menjawab pertanyaan nya, karena saat ini dirinya sendiri saja tidak mengerti sedalam apa dia mencintai Airyn.
Selama ini Hansell selalu percaya diri dengan dirinya apalagi perasaan nya, dia menganggap dirinya telah mencintai Airyn dg begitu besar dan sepenuh hati, namun sekarang keadaan menyadarkan dirinya hingga Hansell meragukan diri sendiri.
“saya percaya dengan kekuataan cinta, saya rasa ada sesuatu yang terjadi diantara kalian, yang menyebabkan dirinya terbiasa bersama dengan anda, namun saat dia kehilangan arah mengenai orang yang dicintainya, gadis itu membuat pertahanan diri di alam bawah sadar, hal itu secara tidak langsung mensugesti dirinya sendiri hingga menjadi seperti ini, dia mencoba melindungi diri dari kenyataan dan rasa sakit, dia menangkis semuanya dengan menyabotase realita vs espektasi, apa sekarang anda mengerti apa saya maksud?”
“kekuataan cinta”
“iya benar, inilah kekuataan cinta, cinta bisa menyakiti seseorang hingga teramat sakit, namun dia juga dapat membahagiakan seseorang teramat dalam. Pria yang saat ini mengenggam tangan nya adalah pria yang berada di realita hidupnya, sedangkan pria yang diciptakan nya di alam bawah sadar adalah ekspektasi yang menahan dirinya selama ini, biasanya seseorang yang sampai kepada tahap ini adalah dia yang merasakan kehadiran itu sangat berharga namun diwaktu yang sama membawa luka” tentu saja Hansell mencerna semua perkataan yang dilontarkan oleh pria itu, dia mencerna tiap makna untuk dibandingkan dengan apa yang terjadi kepadanya.
“sekarang untuk menyelamatkan nya, kita harus membunuh ekspektasi yang berada dibawah sana, agar dia tidak keliru dengan perasaanya, terkadang kita tidak bisa menyepelekan mental seseorang, mungkin saja selama ini luka batin nya telah ditahan bertahun-tahun lamanya, menyebab kan dirinya membangun pertahanan diri untuk bertahan, tapi disaat yang bersamaan ada obat penyembuh segalanya, namun diwaktu yang sama pula itu menjadi racun bagi diri seseorang, saya bisa saja membangunkan dia, tapi anda harus menerima beberapa kenyataan yang berbeda” seketika itu Hansell menatap pria tersebut dengan begitu tajam
“anda melihat sendiri bagaimana tubuhnya sangat mengingikan anda bukan? namun fikiran nya menolak untuk bangun, jika nanti dia sadar mungkin dia masih membawa luka yang sama, racun yang sama, dan rasa sakit yang sama, kau mungkin mampu bertahan ketika dia membenci mu untuk waktu yang lama, namun dirinya tak akan mampu bertahan dengan benci itu, sebab semakin lama seseorang bertolak belakang dengan perasaan nya, itu akan mengores semua luka-luka yang ada. Apakah anda siap menyaksikan dirinya hancur secara perlahan karna perasaan yang tidak bisa berubah?” tanya dokter James kepada Hansell
“apa kau bodoh, bagaimana bisa aku siap menerima itu, apa tidak ada cara lain untuk membuatnya bangun?” bentaknya, seolah Hansell tak mampu memikirkan jika hal itu terjadi kepada airyn
“ada satu cara, saya harus memblock perasaan nya kepadamu, membiarkan dia menjadi dirinnya sendiri, saya tidak akan menghapus dirimu dari nya, karna tentu saja itu tidak akan adil untuk dia, aku hanya menghilangkan perasaan yang dirasakan gadis itu, mengubah luka nya satu- persatu menjadi bahagia, mengobati tiap sakit yang membatin di dirinya, dan menjadikan dia sebagai dirinya semula. Tentu saja ada harga yang harus kau terima disana, kau harus merelakan wanita yang melupakan perasaan nya untuk mu. apa kau siap? Jika kau mau aku akan memblock prasaan mu agar kau tidak menderita dengan perasaan itu”
“tidak!!! Kau boleh menghapus prasaan airyn, tapi tidak dengan perasaan ku, biarkan aku membawa ini, tidak masalah jika nanti nya aku tersakiti atau tidak bahagia, asalkan gadis ini tidak menderita karna diriku, cukup sudah semua yang dirasakan nya, aku menginginkan dirinya bahagia.” Tegas Hansell
“apa anda yakin dengan keputusan itu?” dokter tersebut menyilangkan tangan di atas perutnyaa, dia memperhatikan tiap keyakinan beserta sakit atas pernyataan tersebut, namun dia melihat ada cinta yang besar disana.
“iya aku sangat yakin, jadi tonglahlah Airyn. ku mohon!!” pinta Hansell
“tuan, aku akan melakukan nya sesegera mungkin, tapi kau harus membantu untuk kesembuhan nya, dalam beberapa waktu anda benar-benar menghilang dari dia, agar nantinya kehadiran anda tidak mengangu perkembangan stimulus yang diberikan”
“apa aku harus menjauh?” tanya Hansell sekali lagi dengan begitu takut
“tentu saja, untuk sementara waktu itu sangat membantu kesehatan Nona Petrov” meskipun ada rasa kasihan kepada pria yang berada dihadapan nya, dokter itu harus menjalankan profesi dengan semestinya.
Mungkin ini adalah keputusan yang akan membuat dirinya menderita nantinya, namun demi Airyn yaitu gadis yang dicintai tapi juga dilukainya, hansell rela menerima segala sakit yang mendera nanti, dia tidak akan mampu menyaksikan gadis itu tersakiti lagi karena dirinya, lebih baik Airyn melupakan hansell dan bahagia, setidaknya atas semua yang dilakukan Hansell kepada Airyn, dia sangat tidak pantas untuk egois memiliki Airyn, kenyataan mengenai Aimiryn yang mencintainya saja adalah suatu hal luar biasa yang bisa diterima, jadi untuk apa Hansell meminta lebih jika dia sangat tidak pantas untuk memilih.