Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Korea : Angelina Hamilton



Setelah berbincang dengan tuan Ji, Airyn pergi kepusat perbelanjaan disana, dia membeli beberapa keperluan dan mengisi perutnya, Airyn menghabiskan waktunya sendiri dan menikmati setiap keinginan nya, sangat jarang untuk dirinya seperti ini, biasanya hanya Marry yang mengurus segalnya, namun kali ini Airyn memilih seleranya sendiri, membuat dirinya tak henti menghabiskan uang untuk keperluan diri.


Dikota ini sangat berbeda saat di Irlandia, karna itulah Airyn menghabis waktu untuk menikmatinya, dia menyuruh ajudan untuk mengantarkan semua barang nya, sedangkan dia menikmati malam di Kota Soul, ternyata berjalan dimalam hari ada kebahagian tersendiri bagi dirinya.


“hei tunggu” seseorang menghentikan langkah kaki Airyn, dirinya melihat kearah suara, ternyata wanita muda tengah berjalan kearahnya


“kau menjatuhkan dompet mu” seketika orang asing itu memberikan dompet Airyn kepadanya


“temikasih” balas Airyn dengan begitu ramah


“apa kau bisa membantuku?” pinta nya dengan wajah polos, tentu saja Airyn memperhatikan wajah itu dengan seksama


“kenapa?”


“apa kau tau Apartemen yang berada di Hanam The Hill?” tanya nya kepada Airyn, seketika Airyn melihat pakaian yang dikenakan oleh wanita tersebut, membuat dia mengobservasi dengan teliti, lantaran Apartemen itu adalah kawasan termahal dikota ini, tentu saja tidak semua orang bisa memasukinya dengan sembarangan, namun setelah Airyn memperhatiakan gadis itu mengunakan merek Gucci utuk pakaian nya, dengan tas jinjing Dior merupakan editi terbaru dibulan ini


“apa kau tinggal disana?” tanya Airyn


“tidak, tapi kakak ku yang tinggal disana, hari ini adalah ulang tahunnya aku ingin memberikan kejutan karna itulah aku tidak bisa memberitahu kakak ku atas kedatangan ku ke Korea” balas gadis asing tersebut kepada Airyn


“baiklah, aku akan mengantarmu, apartemen itu tidak terlalu jauh dari sini, apa kau tidak keberatan berjalan kaki?”


“tidak, aku sangat senang” seketika Airyn menuntun jalan, membuat mereka berjalan berdampingan kearah Apartemen


“apa kau orang korea?” tanya gadis asing itu kepada Airyn, dia bahkan memandang Airyn dari arah samping, membuatnya sedikit takjub atas kecantikan wanita tersebut


“tidak,aku juga pendatang”


“oh begitu, aku lupa memperkenalkan diri ku namaku Angel siapa namamu?” tanya nya kepada Airyn


“aku Airyn” balas nya dengan tersenyum, mungkin selama ini hanya wanita inilah yang mengajak nya berkenalan, membuat Airyn sedikit asing dengan perasaan nya, dia menyadari dirinya tidak memiliki seorang teman yang akrab.


“berapa umurmu, sepertinya kau lebih tua dari ku?” tanya angel seraya mengulas senyum setelah mengetahui nama wanita cantik tersebut


“23 tahun” balas Airyn singkat


“benarkan, kita hanya selisih 2 tahun, berarti aku harus memanggilmu kakak, maafkan atas ketidak sopanan ku kak” saut Angel


“tidak apa-apa” Airyn hanya tersenyum ketika ada orang yang mengajaknya bicara seperti ini, dia menyadari selama ini dirinya begitu tertutup sampai tidak memiliki teman sama sekali, ternyata terbang kekorea membuatnya menyadari banyak hal


“Angel dimana tinggal mu sebelumnya?” tanya Airyn dengan begitu penasaran


“aku sekolah di amerika, tapi kak aku sangat familiar dengan wajahmu, aku seperti pernah melihat mu dimana, tapi aku tidak tau kapan, mungkin aku hanya salah” jelas Angel sambil menatap Airyn secara familliar


“sepertinya kau memang salah, aku tidak pernah tinggal di Amerika” tukas Airyn sambil tersenyum


Sesaat mereka telah sampai di Apartemen yang dimaksud Angel, yaitu Apartemen kakak nya, meskipun begitu Airyn sebenarnya berada di Apartemen yang sama dengan dirinya.


Mereka sama-sama menaiki lift, tentu saja Angel merasa senang bertemu orang baik seperti Airyn, meskipun Airyn adalah orang asing namun wanita yang menunjukan jalan kepadanya begitu cantik dan anggun jadi sangat tidak mungkin bagi angel berfikir yang tidak-tidak terhadap orang yang baru saja dikenalinya.


Sesaat Airyn tidak kelur dari lift tersebut, dia mengucapkan salam sampai disana kepada angel, namun wanita itu menarik tangan Airyn hingga keluar dari lift itu


“kak, ikutlah dengan ku, bantu aku menyiapkan kejutan untuk kakak ku” dirinya begitu memelas untuk memohon


“apakah tidak merepotkan mu, aku rasa aku tidak perlu ikut”


“tidak apa-apa kak, ku mohon, aku tidak memiliki orang tua lagi, dan kakak juga tidak memiliki teman, pasti hanya kami berdua saja, karna itulah ikutlah dengan kami. Kumohon” pinta Angel dengan begitu ingin nya, seketika itu Airyn mengikuti kemauan orang yang baru dikenalnya, lantaran tidak mungkin anak sepolos ini adalah orang jahat, ditambah Airyn menguasai ilmu bela diri tidak akan ada orang yang benari menganggunya, mereka berhenti disebuah pintu


apartemen, membuat Airyn menatap ke arah Angel


“apa kau tau sandi kakak mu?”


“tentu, dia pasti mengunakan nomor ini” Angel menekan 150595 membuat Airyn terpana melihat sandi tersebut


“apa kau tau kak, aku tidak pernah tau apa makna sandi ini, namun disemua kata sandi nya seperti komputer dan handphone dia mengunakan ini, karna itulah aku yakin dia akan mengunakan kata sandi ini untuk pin rumah nya” sambung Angel seketika, Airyn pun hanya menganggukan kepala mengerti, dia berfikir mungkin kebetulan saja tangal itu sama dengan tangal lahir nya.


"apa dia tidak sadar jika itu sangat beebahaya disini" seketika Angel melihat kearah Airyn dan memecahkan lamunan nya.


Mereka berdua memasuki rumah Hansell, tentu saja Angel adalah adiknya Hansell sekarang Airyn berada di apartemen Hansell dan tengah menyiapkan pesta ulang tahun untuk Hansell.


Angel mempersilahkan Airyn duduk dan mengambilkan minuman kaleng untuk tamunya, dia meletakan tas dan barang nya dikamar kakak nya, tak lupa dirinya bercakap-capak dengan Airyn disana, membuat mereka semakin akrab


satu sama lain nya.


“berarti kakak orang Irlandia?” tanya Angel begitu tak percaya, tadinya mereka bicara mengunakan bahasa Inggris namun setelah mereka saling mengetahui sesama orang Irlandia, mereka bercakap dengan bahasa Irlandia asli


“iya” saut airyn seketika


“hahahhaahahah, dunia ini sempit sekali” mereka saling tertawa dan tidak memperhatikan sudah menunjukan pukul dua belas malam, sesaat pintu Apartemen Hansell berbunyi, namun disaat bersamaan ponsel Airyn bergetar, dirinya pergi kebalkon untuk mengangkat telepon dan membiarkan Angel menemui kakaknya.


Dari arah luar Hansell membuka pintu apartemen nya mengunakan sidik jari, dia begitu kelelahan sepulang dari pertemuan bisnis di sebuah Club malam, meskipun dirinya tidak minum, namun suara berisik itu membuat Hansell begitu lelah mendengarnya, setelah pintu itu terbuka, Hansell memasukinya, namun belum sempat dia melangkahkan kaki


“kakak” Angel merangkul dan memeluk kakak nya dengan penuh cinta dan rindu


“Angel kapan kau sampai” tanya Hansell dengan tidak percaya


“tadi sore, namun Angel tersesat, untung saja ada orang baik yang mengantarkan Angel kesini, dia sangat cantik kak” balas adiknya


“apa kau tidak tau kecantikan itu dapat menipu, kalau dia orang jahat bagaimana, lain kali kabari kakak jika kau ingin kesini” tukas Hansell karna dia kesal mendengar adiknya tersesat


“kakak jangan seperti itu, dia sangat baik” bantak Angel untuk membela wanita yang baru dikenali nya


“terserah saja, lain kali jangan mudah percaya kepada orang asing, apa kau mengerti!”


“ya ya ya” Hansell dan Angel masih berpelukan satu sama lain, sedangkan Airyn begitu kesal dengan pernyataan kakak Angel barusan, dia dengan kesal menutup panggilan Marry dan ingin sekali menampakan batang hidung nya kepada orang yang mengatakan dirinya adalah orang jahat.


Airyn memasuki ruang tamu untuk mencari keberadaan tuan rumah, seketika dirinya hanya melihat seorang gadis disana, membuat Angel melihat kearah belakang


“kakak, apa kau sudah selesai telfonan?”


“sudah, apa kakak mu sudah pulang?” tanya Airyn


“sudah, dia sedang membersihkan diri dulu, duduklah disini”


“Angel aku sepertinya harus pergi, karna ada urusan mendadak, sampaikan selamat ulang tahun kepada kakak mu” Airyn tersenyum kearah Angel membuat gadis itu begitu memelas mendengar Airyn akan pergi


“apa kau tidak mau bertemu kakak ku sebentar” pinta nya


“lain kali saja” tukas Airyn seketika


“apa boleh aku meminta nomor ponselmu kak” pinta Angel kepada Airyn membuat gadis itu terdiam untuk beberapa saat, tanpa segan Angel meraih ponsel yang digenggam Airyn, dia mengotak atik nomor nya dan menyimpan di ponsel Airyn, tentu saja Airyn tidak menyangka dirinya bisa menyimpan nomor orang lain selian Marry dan Berto


“terimaksih Kak Airyn, nanti kita akan bertemu, oke?” Angel tersenyum dengan sumbringah tentu saja Airyn membalasnya, adik Hansell itu mengantarkan Airyn keluar dan mengucapkan kata sampai jumpa kepada Airyn, membuat Hansell memanggil Angel yang berada dipintu


“Angel, apa ada tamu?” tanya Hansell


“tidak kak, teman ku baru saja pergi”


“teman mu yang mana?” tanya Hansell begitu penasaran


“teman yang baru saja aku ceritakan, dia sangat cantik kak, aku tidak pernah melihat orang secantik dia selama ini” balas Angel sambil bergelendotan di lengan kakaknya


“kau ini, ingat saja apa yang kakak katakan tadi”


“baiklah, kakak happy birthday to you, semoga kakak bahagia dan cepat menikah, Angel ingin punya keponakan yang cantik dan tampan ditambah dengan nilai lucu nya” ledek Angel kepada kakak nya


“kau ini, ayolah kita makan malam dulu” Hansell mengajak adiknya makan dimeja makan, mereka berdua menikmati makanan itu bahkan mulut Angel tak henti memuji teman nya barusan, membuat Hansell begitu kenyang atas kecantikan yang Angel gambarkan, setelah adiknya tidur Hansell mematikan lampu dan menghidupakan lampu di atas nakas samping tempat tidur, tak lupa dirinya mengkecup kening Angel dengan begitu rindu kepada adik satu-satunya.


“secantik apa teman nya itu” gumam Hansell sambil tersenyum dengan tingkah adiknya yang mengemaskan.