Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Rapat Direksi



Mata Angel terbelalak menatap layar televisi atas berita pagi ini, begitupun dengan Dirka yang terlihat tidak tenang dari dirinya biasa, bahkan sepertinya ada sebuah kecemasan yang melingkup pria itu, tentu Angel amat ricuh melihat berita yang tidak baik tentang Airyn, namun entah kenapa tidak ada sedikit kasihan pada kakak iparnya itu, setelaah mengetahui jika Airyn menjadi pembunuh ayahnya, membuat perasaan Angel kehilangan simpati pada Airyn dan malah berubah menjadi dengki dan benci.


“Aku bahkan tidak percaya memanggilnya sebagai kakak, kenapa aku bisa bodoh sekali” umpat gadis itu dengan geram, ketika menonton keburukan yang dimiliki oleh Airyn, sedangkan Dikra hanya menatap panjang penuh perhitungan, seolah menimbang-nimbang atas persoalan yang terjadi.


“Entah mengapa aku melihat akan ada badai yang nanti terjadi dan lebih mengemparkan dari ini” sahut Dikra dengan kalimat dingin, membuat Angel mengalihkan pandangan pada pria itu.


“Apa maksudmu?” celutuk Angel seketika


“Apa kau tidak mengetahui siapa kakak iparmu?” tanya Dikra dengan nada perhitungan, membuat Angel terpana sebelum menjawabnya, memangnya siapa Airyn sebenarnya sehingga Dikra menatap penuh selidik kepada dirinya.


“Tentu saja dia seorang pembisnis yang memiliki perusahaan terbesar di Irlandia” sontak jawaban Angel yang polos itu membuat Dikra tertawa sinis, entah ia menertawakan akibat lucu atau marah pada Airyn yang mampu menyembunyikan identitasnya dengan rapi kepada Angel “Kenapa? Ada apa dengan Kak Airyn?”sambung gadis itu dengan dengan rasa ingin tahu besar


“Angel, kenapa kau polos sekali” ucap Dikra sembari mengusap kepala gadisnya “Kau bahkan masih menghargai Airyn sebagai kakak, itu berarti di dalam hatimu tidak sepenuhnya membenci Airyn” sontak raut wajah Angel mengelap dengan sedikit suram yang melanda, membuat Dirka melepaskan tanganya untuk mengeser sedikit duduknya kesamping Angel.


“Airyn tidak sesederhana itu. Airyn bukanlah wanita biasa yang seperti kau kenal, dia adalah Nona Petrov dengan seluruh kekuasaan dan bahaya yang dimilikinya, wanita itu bahkan lebih licik dari pada iblis sekalipun. Dan juga kepintaran otak yang di milikinya sangat mengagumkan hingga mampu memanipulasi keadaan, dia selalu bertindak selangkah lebih cepat dari manusia normal, hingga kehidupanyapun di kendalikan oleh orang yang mungkin tidak normal” sontak ucapan Dikra terhenti dengan raut wajah pucat, ucapan yang tadinya diajukan untuk menghina Airyn, malah membuat Dikra memutar otak seratus persen dari dirinya biasa.


Secara sadar gadis itu adalah wanita berbahaya yang sangat licik bahkan tidak ada manusia yang dapat menandingin dirinya sampai detik ini, namun Airyn dikendalikan oleh orang yang berada di balik surat kontrak dengan waktu yang sangat lama, hingga hidupnya menjadi porak-poranda dibawah tekanan, secara garis besar yang bisa mengendalikaan wanita itu tentu bukan orang sembarangan atau sebatas manusia biasa, sudah jelas yang mengendalikan dirinya adalah orang gila yang sama-sama berbahaya dan licik seperti dirinya, hingga detik ini hanya Merry yang dianggap menyerupai Airyn, namun secara fakta sangat tidak mungkin Merry mengendalikan anaknya sendiri sebab Merry sama menderita dengan Airyn, lalu siapa iblis yang berbahaya selain mereka?


hingga mampu mengendalikan Nona Petrov.


“Ada apa?” tanya Angel dengan panik, sebab wajah Dikra memucat tanpa terkira setelah mendeskripsikan Airyn, bahkan ia melamun panjang seolah tidka bergerak sedikitpun.


“Tidak ada, aku hanya tengah berfikir” balas pria itu dengan pandangan nanar menatap kearah depan “Sebenarnya Airyn itu adalah pembisnis yang berpengaruh di Dunia, dia bahkan menempatkan posisi kedua di pasar perdagangan saham Internasional sehingga Airyn menjadi wanita termuda yang tidak bisa disepelekan, bahkan namanya sebagai Nona Petrov sangat di perhitungkan, sebab itulah Airyn bukan orang sembarangan. Perusahaan APV Petrov di Irlandia hanyalah sebagaian kecil asetnya, ia memiliki Grup Apv Petrov terbesar di Tiongkok dan juga menguasai perekonomian di Eropa, banyak Bank yang dikelola oleh Grup yang bernaung di bawah APV, hingga ia dijuluki sebagai ratu perekonomian di Inggis 6 tahun lalu, sehingga perusahaan kecil seperti Hansell dapat diakuisisi dengan mudah jika Airyn mau, hanya saja ia menyembunyikan identitasnya tanpa alasan yang jelas, aku merasa ia hanya ingin mensejajarkan diri dengan Hansell. Tapi kali ini aku malah merasa akan ada badai yang akan melanda sebab pemberitaan murahan ini akan mengemparkan Dunia. Tentu Airyn adalah seorang pimpinan yang misterius di dalam dunia bisnis, bahkan ia memiliki relasi baik dengan kerajaan gelap yang menguasi perdangangan bawah tanah, dan sekarang mereka mengusik Nona Petrov dengan gosip murah ini, apakah mereka yakin ingin melihat Nona Petrov murka dan mengakuisisi tanpa terkira, aku memprediksi Airyn akan membuka jati dirinya. Hanya saja aku takut masalah ini menjadi besar dan membuat Airyn mengekspos jati dirinya namun ada hal yang malah menjadi korban, jika itu yang terjadi…..” sontak Dikra menanggungkan penjelasanya yang begitu menghipnotis Angel.


“Apa yang akan terjadi?” rengek gadis itu


semabari mengoncang bahu Dikra


“Maka banyak kehidupan yang akan porak poranda, mungkin Hansell termasuk kesalah satu dari mereka. Sebab Airyn akan mengkualifikasi siapapun yang menyudutkan dirinya. Tapi jika di lihat dari perkembanganya, sepertinya hanya Hansell yang bertindak membersihkan nama baiknya dan Airyn, sebab Airyn tidak memiliki alasan untuk mengungkap jati dirinya, jika dirinya mau. Tentu sudah dari awal mereka mempublikasi pernikahan, namun mereka menyembunyikan hal ini karna Airyn bukan orang sembarangan yang bisa di publikasi. Bahkan jika kau tidak percaya. Kau buka saja pencarian di internet tentang Airyn Petrov mungkin kau tidak akan menemukan foto atau hal apapun tentang nya, namun jika kau mengetik nama Nona Petrov maka biodatanya akan keluar denga seluruh fakta mencegangkan” jelas Dikra, membuat Angel meraih ponselnya untuk mencoba informasi yang barus saja di usulkan pria itu.


Sesuai dugaan, Airyn Petrov memang tidak memiliki foto atau informasi pribadi di internet, hanya saja Nona Petrov memiliki beberapa penjelasan tentang dirinya, namun hanya sebagain dari dasar luar saja, membuat Angel tercengang tidak percaya, bagaimana bisa seorang pimpinan yang memiliki perusahaan besar di Irlandia tidak mempunyai biodata di internet, bahkan di zaman sekarang orang yang mempunyai kedai kecil saja mempublikasikan dirinya, mengapa Angel tidak pernah sadar sebelumnya, pantas saja Airyn terlihat begitu menakutkan ketika menghadapi pria tua yang diduga bukan orang sembarangan di toko kosmetik tarakir kali, bahkan saat itu Angel sangat bingung mengapa semuanya tunduk dan hormat penuh takut, ternyata Airyn bukanlah orang sembarangan untuk bisa di ganggu gugat, membuat mulut Angel terngaga tanpa mampu dikatupkan kembali, ia bahkan menampar Airyn dengan lantang tanpa gadis itu mampu membalasnya, pantas saja kakaknya dan Dikra merasa tidak percaya dengan tindakan Angel.


"Astaga" Sontak tegak Angel goyah membuat tubuhnya terhayung kebelakang, sedangkan Dikra dengan sigap menahan gadis itu dengan cemas.


“Meskipun begitu aku dapat merasakan Airyn sangat menyayangimu, karna itulah kau tidak merasakan ada sesuatu yang asing dari Airyn selain menganggapnya sebagai kakakmu biasa” jelas Dikra, membuat Angel tertegun memandang pria itu. Tetap saja tidak menutup kemungkinan jika Airyn terlibat atas kematian ayahnya.


“Angel. Maafkan aku. Sebenarnya emosi sesaat itu adalah tindakan implusif yang tidak terkontrol sama sekali. Seperti yang aku jelaskan tadi malam, kematian Papa mu tidak sepenuhnya salah Airyn, hanya saja tindakan Airyn menyerang perusahaan Hansell di masa lalu, mengundang seseorang ikut campur di luar kendali Airyn sendiri. Itu bukanlah salahnya sebab dirinya juga diluar prediksi akan kekacauan yang terjadi. Karna di masa lalu, ayahmu yang mulai mengusik Airyn duluan, dan gadis itu hanya memberi balasan atas tindakan beliau, namun disaat bersamaan seseorang yang tidak di inginkan malah ikut campur. Jadi bisa saja meninggalnya ayahmu benar-benar takdir atau mungkin setting yang dibuat oleh seseorang, tapi sejauh ini tidak ada fakta yang mengatakan jika meninggalnya ayahmu adalah pembunuhan, melainkan takdir. Bahkan Tuan Hamillton meninggal di dalam pelukan Hansell bukan, jadi secara garis besar hal ini tidak ada sangkutannya dengan Airyn” ucap Dikra kepada Angel, entah kenapa ia sedikit menyesal telah membawa Angel kedalam masalahnya dan Airyn, sebab Dikra malah terkesan seperti anak-anak yang menyerang dengan curang akibat tidak mampu membalas dengan tangan sendiri.


“Tetap saja aku kesal. Jadi kenapa kau menuduh Airyn penyebab meninggalnya papa?” lirih gadis itu dengan pertanyaan angkuh, sebenarnya ada sedikit bersalah yang terbesit namun ia malu mengakui kesalahan itu, sehingga Angel bertahan dengan sikap egois untuk menenangkan dirinya.


"Karna Airyn sendiri yang percaya jika kematian Tuan Hamillton adalah pembunuhan terencana, meskipun tidak ada satu bukti yang memperkuat argumenya. Dan aku malah memanfaatkan hal itu untuk menyerangnya" Jelas Dikra dengan raut wajah bersalah, namun di jelaskan secara lambat-labat, tentu Angel tertegun ketika pandanganya terhenti melirik kearah Dikra.


Melihat reaksi Angel yang kurang percaya, tentu Dikra menghela nafas dengan berat, sebab ia juga tidak bisa memaksa Angel semau dirinya, setidaknya Dikra telah menjelaskan kesalah pahaman yang terjadi, meskipun saat ini dirinya dan Airyn tengah bersitegang tetap saja Airyn telah membantu banyak di kehidupan masa lampau, jika bukan karna wanita licik itu mungkin Dikra akan mengakiri hidupnya, namun Airyn datang dengan seluruh sikap Licik untuk menanamkan dendam di dalam dirinya agar membalas kematian Tuan William. Membuat dirinya mulai memutar otak untuk berfikir, namun keputusan finalnya mengantarkan Dikra untuk menyambut uluran tangan Airyn. Hingga bisa di katakan wanita itu menyelamatkan hidup Dikra meskipun dengan cara teraneh sekalipun


Hingga Airyn berhasil memberi Dikra alasan dalam bertahan, meskipun bertahan dengan alasan membalas dendam, namun mampu membuat Dikra berhenti menyerah atas hidupnya, seolah darahnya mulai mendidih untuk semangat dalam balas dendam, jika dilihat lagi kebelakang tidak ada alasan Airyn menyembunyikan tentang kebenaran, dirinya pasti belum mendapatkan kepastian karna itulah Airyn tidak memberitahu kejelasan, tapi tetap saja segalanya telah hancur akibat emosi sesaat yang melanda Dikra.


****


Ada rasa jengkel di hati Jenny ketika Hansell Hamillton mengancam dirinya untuk tidak mengungkap kebenaran tentang istrinya, sebenarnya ada apa dengan Hansell hingga menyembunyikan istrinya dari pemberitaan, bukankah jika Jenny memberitakan tentang Airyn sebagai Istri Sah dari Hansell hal itu akan membalikan fakta dalam sekejap.


Namun kali ini pria itu malah bertingkah sebaliknya, dan memaksa Jenny tutup mulut akan fakta yang ada, bahkan hal ini saja tidak sesuai dengan perhitungan Jenny, bagaimana caranya untuk menghadapi atasan nanti.


“Tuan, jika saya malah menekan anda dan menghilangkan pemberitaan tentang Nona Airyn, saya yakin hal ini hanya berdampak pendek dan semakin memperparah opini publik, sebab nama Nona Airyn sendiri sudah tidak baik bagi masyarakat. Dengan mengakui dirinya sebagai istri Sah adalah jalan satu-satunya dalam menyapu tuntas semua lalat yang menghingapi, bahkan anda dan Nona Airyn bisa terbebas dari hujatan masyarakat” jelas Jenny dengan serius


“Maaf Nona Jenny, tapi seperti yang saya ucapkan tadi dan sesuai dengan kesepakatan kita, jangan memberitakan hal itu. Giringlah opini publik jika Airyn dan saya bukanlah pasangan kekasih, melainkan saya yang merebut Airyn dari kekasihnya Dall” ucap Hansell dengan tegas, bahkan tak ada gentar saat mengucapkan kalimat itu, membuat Jenny mengekutkan kening ketika semuanya tidak berjalan sesuai rencana.


Setelah pertemuan itu Jenny benar-benar merasa tertekan, di satu sisi dirinya ditekan oleh Hansell dengan mengancam orang tuanya, namun di sisi lain Jenny terpaksa mendapatkan masalah dengan atasanya, mungkin kali ini Jenny perlu mecari penyangkalan agar dirinya tidak di keluarkan, sebab menghadapi nenek sihir seperti Direktur itu sangat menyebalkan, hingga ada segelintir jengkel yang memuakan dirinya.


Sesuai perkiraan stasiun televisi mengeluarkan pernyataan tentang kebenaran dari hasil wawancana yang dilakukan dengan Hansell secara langsung, jika sebenarnya Airyn bukan kekasih gelapnya melainkan orang yang dia cintai, akibat perasaan ingin memiliki Hansell merebut Airyn secara paksa deri Dall, dan Hansell menengaskan jika sebenarnya rekaman suara yang tersebar luas itu bukanlah suara milik gadis yang dia cintai, dia mengatakan jika suara itu sengaja di buat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.


Dengan berita yang mengemparkaan ini, pada akirnya nama Hansell semakin melonjak di bicarakan, membuat beberapa inverstor atau pemegang saham merasa di permainkan, bahkan Kurva saham milik Grup HS semakin anjlok hingga mendapatkan kerugian Miliaran Dolar, tentu semua pihak tidak tinggal diam dan protes di saat bersamaan kepada Grup HS, membuat Dikra dan Angel semakin tidak percaya atas tindakan bodoh yang Hansell lakukan.


Apa yang terjadi sehingga Hansell menutupi kebenaran, pasti sudah terjadi sesuatu yang buruk hingga Hansell bersusah payah menyembunyikan fakta tentang Airyn, ia melakukan hal ini tentu saja untuk mengiring opini publik agar masyarakat melupakan Airyn, tentu saja Dikra menangkap tindakan yang Hansell lakukan dalam menimbun kebenaran dengan sebuah isu, tapi untuk apa?


“Apa kakak gila!” bentak Angel yang tengah mengamati perkembangan berita saat ini, bahkan sedari pagi ia tidak mematikan siaran kabel, gadis itu mengumpat dengan jengkel saat mengotak atik ponselnya menghubungi Hansell, dengan segera Dikra menghentikan sikap gegabah Angel “Apa yang kau lakukan!” bentak Angel ketika mempelototi mata kepada Dikra.


“Pasti sudah terjadi sesuatu sehingga Hansell menutupi kebenaran. Ini tidak seperti dirinya dalam bertindak, Angel jangan ganggu Hansell, dan lihat saja perkembangan beritanya” ucap Dikra untuk menjelaskan, dia sudah dapat menebak jika sesuatu yang besar telah terjadi, jika tidak sangat tidak logis bagi Hansell menutupi fakta tentang Airyn, bahkan ia rela menjatuhkan harga saham untuk hal seremeh ini hingga situasi perlahan menghancurkan perusahaanya dalam sekejap, jika pengorbanan Hansell sebesar ini tentu saja fakta menjelaskan jika saat ini Airyn tidak dalam kondisi baik-baik saja, apa yang terjadi sebenarnya.


“Tuan harga saham kita semakin anjlok dan kerugian kali ini telah mencapai milliaran Dolar sehingga banyak investor yang mencabut saham mereka, bahkan para pemegang saham menuntut anda menghadiri rapat Direksi yang di adakan secara mendadak, apakah anda yakin dengan hal ini tuan?” tanya pengacara hukum yang tengah menjelaskan keadaan saat ini, membuaat Hansell memutar kepala untuk mencari jalan keluar, entah kenapa jalan satu-satunya melindungi keberadaan Airyn adalah menutupi kebenaran tentang Nona Petrov dengan isu besar, jika hal ini bisa menjatuhkanya dalam sekejap Hansell mungkin dapat menerima, tapi dirinya tidak bisa menerima jika terjadi sesuatu kepada Airyn dan juga Merry.


Sudah di pastikan jika Merry berada di tangan orang yang berada di balik surat kontrak, dan posisinya sangat tidak menguntungkan sama sekali, jika Airyn membongkar identitasnya maka orang itu tidak akan segan menghabisi nyawa Merry, Hansell tidak bisa membayangkan bagaimana jika hal itu terjadi, bagaimana hancurnya Airyn dan bagaimana terlukanya Airyn, lain dari itu alasan Hansell menutupi kebenaran karna identitas Nona Petrov tidak boleh di ketahui itu akibat dasar perjanjian, jika Airyn menginformasikan jati dirinya, maka nyawanya sendiri akan melayang dan mungkin terancam, sebab itulah selama ini Airyn menyembunyikan diri dibalik tirai kekuasaan, berada di tingkat atas agar tidak mudah di akses dan di ganggu gugat oleh orang lain, dan sekarang kebenaran tentang Airyn semakin terungkap ketika media dan masyarakat mengiring data tentang dirinya, bahkan orang yang sudah bosan hidup itu malah mencari tahu kebenaran, sebab itulah Hansell menjatuhkan diri sendiri agar menjadi solusi terbaik agar dua nyawa tidak melayang.


Bagi hansell, Airyn adalah barang paling berharga di dalam hidupnya, jika terjadi sesuatu dengan wanitanya bagaimana bisa Hansell menghadapi semua ini, tentu saja segenap kekuataan dan apapun yang dimiliki rela dijadikan tameng untuk melindungi istrinya.


“Tuan..” putus pengacara itu pada Hansell yang terdiam semenjak perjaalanan, bahkan Hansell tidak menyahuti apa yang dikatakan oleh sang pengacara tersebut, seolah pria itu tengelam kedalam fikiranya sendiri, membuat sang pengacara sedikit kebingungan untuk bertindak.


“Lakukan saja hal terbaik yang bisa kau lakukan” ucap Hansell dengan lugas, seolah dirinya tidak bisa memberikan saran di saat situasi semakin kacau, Hansell tengah menuju ke perusahaan untuk menghadiri rapat Direksi siang ini, tentu Hansell akan menghadapi situasi apapun yang nantinya akan terjadi, bagaimanapun ia akan mempertahankan perusahaan ini.


Rapat berlangsung dengan suasana yang tidak mengenakan, semua pemegang saham utama menuntut tanggung jawab atas kerugian yang dilakukan oleh Hansell, bahkan mereka menuding Hansell dengan sengaja ingin menghancurkan perusahaanya, bahkan mereka menghina Airyn sebagai penyabab atas segalanya, membuat darah Hansell semakin mendidih ketika mendengar istrinya di hina di depan telinganya sendiri, terjadi banyak perdebatan yang menyebabkan adu mulut antar mereka, hanya tersisa beberapa orang yang bertahan dan berpihak pada Hansell, selebihnya mengancam dan menuntut ganti rugi yang setimpal, bahkan mereka sudah ingin mencabut saham secara sepihak atas tindakan yang sudah Hansell lakukan.


Pintu yang tersegel rapi dengan privasi tingkat tinggi itu di dobrak habis hingga terbuka lebar, mengalihkan seluruh mata memandang kearah pintu yang terbelah menjadi dua bagian, bahkan mereka tertegun memandang gadis cantik yang berwibawa penuh karismatik berjalan dari sana, dengan tegas wanita itu berjalan dengan sikap angkuh kearah Hansell, tentu saja Airyn yang tengah mempersiapkan diri menghadapi situasi konyol, entah kenapa dirinya mendapatkan suami terbodoh yang sulit untuk dicampakan, pria itu bertindak tanpa pikir panjang hanya perkara cinta butanya, padahal Airyn sudah mengatakan dengan tegas dia bisa melindungi dirinya sendiri tanpa Hansell bersusah payah untuk berkorban, bahkan pengorbanan yang dilakuakn pria itu terlihat sedikit menyebalkan hingga membuat dirinya semakin jengkel.


Hansell berdiri dari kursinya sembari memandang istrinya yang penuh perhitungan menempatkan diri di hadapanya. Dengan bingung Hansell hanya mematung atas tindakan yang Airyn lakukan, begitu dengan semua orang yang hadir, bahkan pemandu acarapun semakin binggung untuk mengatakan apa, beberapa saat keheningan membentang luar biasa hingga mengema diruangan, Airyn melemparkan berkas yang di genggamnya di hadapan mereka, hingga memecah fokus semua orang untuk mencair seketika.


“Siapa yang ingin mencabut sahamnya dari perusahaan Hansell, silahkan mengajukan diri?” tanya Airyn sembari memberi instruksi mengangkat tangan mereka jika menyetujui, sontak 80 persen pemegang saham menyetujui hal itu, dan tinggal beberapa saja yang masih bertahan, tentu saja 20 persennya adalah saham milik Airyn, sontak membuat wanita itu tertawa riang penuh tatapan merendahkan.


“Apakah kalian sudah yakin dengan keputusan ini?” tanya Airyn sekali lagi, membuat semua orang saling bertatapan dan begitu yakin untuk mengangkat tangan mereka, membuat Hansell menarik tangan istrinya namun tatapan mata Airyn menghentikan tingkah pria itu.


“Baiklah, sepertinya kalian perlu menonton berita ini beberapa detik” sontak mata Airyn memberikan isyarat kepada pria yang berdiri di podium sebagai pembawa cara dalam rapat siang ini, membuat dia mengerti jika wanita itu mengiginkan dirinya menghidupkan televisi, dengan segera tayangan yang di suguhkan adalah berita yang dibawakan oleh Tv kabel yang terkenal dengan pembawa beritanya adalah Kim Jennie.


“Selamat siang semuanya, hari ini kami mendapatkan berita yang sangat mengejutkan seputar Grup HS, kali ini saya sebagai pembawa berita cukup gugup dalam menyampaikanya, baiklah kita langsung saja kepada wanita yang beberapa saat ini dikenal oleh publik akibat skandalnya bersama Tuan Hansell Hamillton, dengan tegas Nona Airyn menyebutkan jika pria itu adalah suaminya, dan hal ini di pertegas dengan bukti dan akta nikah yang sah secara negara dari kedua pasangan ini, bahkan kami segenap pembawa berita tentang skandal Tuan Hansell Hamillton dan keluara Lee mohon maaf yang sebesar-besarnya, namun kami akan menyampaikan sebuah fakta yang jauh mencengaangkan dari yang dibayangkan, jika istrinya yang bernama Airyn Petrovika adalah seorang pembisnis yang terkenal di kanca internasional, sebut saja dengan nama akrab Nona Petrov” sontak semua orang membulatkan mata secara sempurna, mereka tidak percaya akan latar bekalang Airyn yang terpampang disana, sesuai dengan bukti yang ada, bahkan secara tegas pembawa berita menjelaskan rentetan prestasi dan kekuasaan yang melingkupi Airyn Petrov, hingga semunya terpana memandang wanita yang telah mereka hina, ternyata bukan orang sembarangan seperti dugaan.


Bahkan mereka tidak percaya jika fakta tentang Hansell itu adalah kebohongan belaka, jika keadaanya menjadi seperti ini tentu saja hal itu tidak baik bagi mereka. Siapa yang tidak mengenal Nona Petrov? Seorang gadis muda yang sangat berpengaruh itu tidak mudah di temui secara personal, bahkan beberapa orang penting saja yang bisa berjumpa denganya, namun kali ini untuk suaminya ia mengumumkan jati diri dan menghadiri rapat Direksi, jika sudah seperti ini tentu mereka akan terancam jika memperkeras tuntutan, bahkan kehancuran seperti menanti di depan mata mereka.


Semua orang berubah menjadi gugup, bahkan tidak mampu mengangkat kepala ketika Airyn bersikap angkuh, sedangkan Hansell mengaga tidak percaya, bagaimana bisa Airyn melakukan hal ini, padahal Hansell dengan segenap diri menjaga Airyn agar tetap aman, namun kali ini dia sendiri yang mengali lobang untuk dirinya.