Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Tteokbokki




Terlalu banyak hal yang dipikirkan Hansell, membuat dirinya tidak fokus dalam bekerja, seketika Hansell memutuskan pulang kerja disore hari, dirinya sangat ingin menemui Airyn dan memeluk tubuh gadis itu, seakan ada kekuatan asing untuk memberikan ketenangan dan tenaga kepada tubuhnya.


Meskipun orang selalu bilang menempel kepada pasangan akan membuat rasa jenuh dalam waktu yang panjang, namun selama ini menempel kepada Siryn membuat tubuh Hansell seperti candu yang tidak bisa dilepaskan, Dia selalu membutuhkan dan ingin mempertahankan lebih lama dan lebih dalam lagi.


“sayang” Hansell memeluk tubuh Airyn dari arah belakang, dia melihat wanita nya berdiri di dekat jendela kaca seakan memikirkan sesuatu yang sangat berat, bahkan Hansell melihat bagaimana kosong nya tatapan yang dipancarkan Airyn


kedepan


“Hansell, kenapa kau sudah pulang?” tanya Airyn seraya membalikan badan, dan menatap kearah Hansell


“pacar ku memintaku membeli Tteokbokki, bagaiman bisa aku tidak membelikan nya dengan cepat”


“benarkah? Aku mau Hans, mana Tteokbokku ku?” tanya Airyn dengan semangat, Hansell hanya melihat kearah meja makan, ada bungkusan makanan yang diinginkan Airyn disana. Gadis itu melepaskan pelukan Hansell, dan berlari cepat ke arah meja makan, sebenarnya Hansell pulang cepat lantaran Airyn menginginkan Tteokbokki, bahkan Hansell saja tidak percaya wanita nya meminta hal itu kepada dirinya, Hansell melihat bagaimana bahagianya raut wajah Airyn membuka bungkus makanan itu, seraya dirinya tersenyum melihat tingkah Airyn


“Hansell bagaimana cara makan nya?” celetuk Airyn sambil melihat kearah Hansell


“apa kau tidak tau cara memakan nya?” tanya Hansell seraya dirinya melihat heran ke arah Airyn, wanita itu mengelengkan kepala untuk membalas pertanyaan pria tersebut “Airyn, bagaimana bisa kau mengetahui makanan ini, tapi tidak tau cara memakan nya” Hansell terkekeh melihat tingkah Airyn yang begitu mengemaskan


“aku tadi menonton televisi karena bosan, aku melihat acara memasak, mereka membuat ini hingga membuat ku tergiur, aku ingin sekali memakan nya karna itu aku minta tolong kau membelikan ku, aku fikir akan mendapatkan nya malam hari, ternyata kau sudah pulang sore hari, terimakasih Hansell” senyum indah dan tulus itu terpancar diwajah Airyn, bahkan rona nya saja membuat Hansell memerah mendapatinya, bagaimana bisa dirinya masih malu melihat hal seperti ini, padahal dia telah mengenal Airyn cukup lama.


“jangan seperti itu, jangan lakukan hal seperti itu kepada laki-laki lain, jika tidak aku akan membunuh mu” bentak Hansell dengan wajah nya yang gugup


“apa aku salah memberikan mu senyuman?”


“tidak!!! Kalau untuk ku tidak salah, kalau untuk pria lain aku akan membunuh mu, apa kau mengerti!!!” seketika Airyn terdiam melihat sikap Hansell yang posesif, membuat Hansell merasa bersalah telah mengatakan kata sekasar itu


“pfffftttt” Airyn tertawa renyah melihat Hansell


“kenapa kau tertawa?” suasana mereka mencair dari ketegangan, membuat Hansell mendekati gadis itu, dan mencium bibir nya


“kenapa kau mencium ku” bentak Siryn melihat ke arah pria yang berdiri didepan mata nya


“Hansell” Airyn mendorong tubuh Hansell dengan rona merah dipipinya, tentu saja dia sangat malu melihat tingkah Hansell yang seperti menerkam dirinya, seketika itu Hansell mengambil sumpit dan mengambil Tteokbokki untuk menyuapkan Airyn, Gadis itu mengunyah dengan sangat bahagia, bahkan dirinya lupa akan kekesalan nya barusan


“Airyn, Angel kemana?” tanya Hansell


“dia keperpustakaan, tapi belum juga kembali” balas Airyn dengan mulut nya yang begitu penuh akan makanan


“kenapa kau tidak ikut dengan Angel?” tanya Hansell sekali lagi


“aku banyak sekali kerjaan, dan juga Angle ingin pergi sendiri untuk menikmati waktu nya, aku ingin sekali menemani namun dia menolak, adikmu kenapa peka sekali, membuat aku merasa bersalah” jelas airyn


“Angel memiliki hati yang lembut dari yang kita fikirkan, meskipun dia dingin namun saat bersama mu dia seperti gadis biasa yang mampu banyak bicara, aku bahkan tidak menyangka kalian akan se akrab ini, membuat ku jatuh cinta berkali-kali dengan mu sayang” Hansell kembali mengkecup kening Airyn, dan membuat gadis itu tertegun menatap nya


“tapi Hansell, aku sangat tidak suka dengan cara mu menjaganya” seketika Airyn menghentikan makanan nya, dan meletakan sumpit itu dengan keras, bahkan Hansell saja terkejut melihat tingkah Airyn


“apa aku melakukan kesalahan?” gumam Hansell seraya memperhatikan raut wajah serius yang ditampilkan Airyn


kepada nya


“bagaimana bisa kau tidak memberikan pengamanan kepada adikmu sendiri, apa kau tidak takut seseorang akan mencelakainya, meskipun kau sangat baik dan tidak memiliki musuh namun Angel tetaplah seorang wanita, dia butuh pengamanan atas status yang kau sandang” tegur Airyn


“tapi Angel tidak mengizinkan ku melakukan itu, dia bahkan marah jika mengetahui aku melakukan hal seperti itu kepadanya” jawa Hansell seketika


“tidak peduli dia terima atau tidak, tapi dia harus kau ajarkan sadar diri dengan posisinya, meskipun menurut nya dia hanyalah manusia biasa, namun kau harus menekan kan bahwa Angel adalah keluarga mu satu-satu nya, Hansell kelemahan terbesar manusia adalah orang yang dicintainya, didunia ini tidak peduli sebaik apa dirimu orang jahat akan selalu ada menjadi pasangan mu, meskipun kau tidak memiliki musuh namun kau harus tau Hans, orang lain tidak seperti mu, apa kau tidak berfikir Angel akan menjadi sasaran paling empuk untuk menjatuhkan mu, jika sekarang kau berfikir itu tidak mungkin terjadi, coba sekarang kau bunuh fikiran itu dan bayangkan jika hal seperti itu terjadi, apa yang akan kau lakukan?” mendengar penjelasan Airyn, Hansell begitu merinding hingga tidak dapat menyembunyikan kekhawatiran nya, bahkan selama ini dirinya tidak pernah berfikir sesederhana ini, mungkin ini suatu mukjizat dari tuhan Angle masih baik-baik saja hingga detik ini, padahal dia sudah menempati posisi yang sangat berbahaya di dunia perbisnisan.


“Airyn” Hansell membuka mulutnya dengan bergetar dia tidak mampu menjawab perkataan Airyn dan menatap kearah Siryn untuk mengatakan sesuatu


“tenang saja, aku sudah mengirim orang ku pergi menjaga nya, kau fikir aku sebodoh itu membiarkan dirinya sendiri tanpa penjagaan, aku tau Angel tidak akan suka, karna itulah aku mengutus orang ku memperhatikan nya dari jarak jauh, untuk memastikan dirinya baik-baik saja.” Airyn memeluk Hansell untuk menenagkan kekhawatiran nya, mungkin selama ini Airyn terlalu fokus mencintai Hansell dan menghabiskan waktu bersama kebahagian nya, namun dia terlalu terlena hingga melupakan kenyataan yang ada diantara mereka, jika musuh meraja lela untuk mencari kelemahan mangsa nya.


Keberadaan Hansell sangat terancam, Airyn telah mendapatkan surat pringatan dari Anonim yang mengancam nya "dibalik surat kontrak" jika Hansell berani mengkhianati Airyn hingga memanfaatkan nya, pria itu beserta seluruh akar keluarga nya akan dihilangkan dari permukaan bumi, Airyn merasa tersadar dari mimpinya, dia tidak menyangka keberadaan Hansell sangat berbahaya, dibandingkan dengan Hansell, Airynlah yang paling ketakutan, dia lah yang begitu gemetar, bahkan dirinya tidak mampu lagi memikirkan cara apapun untuk menyelamatnkan Hansell, sebenarnya bukan Hansell yang membutuhkan penenangan akan pelukan namun, Airyn yang begitu membutuhkan pelukan itu dia membutuhkan Hansell untuk memenangkan kekhawatiran nya.