
Waktu berlalu dengan maju tanpa berbalik untuk mudur, perkembangan hubungan Airyn dan Hansell semakin baik karena mereka selalu membaur, bahkan sekarang Hansell sudah mengerti bagaimana sikap gadis itu, Airyn bukan gadis yang bisa dikasari, tapi dirinya juga tidak bisa di lunaki, jika Hansell ingin mengerti terlebih dahulu dia harus memahami, dan untuk hal apapun Hansell tidak pernah lagi memaksa, dia menghargai apapun keputusan Airyn.
Mungkin kemarin dirinya tersulut emosi lantaran ingin memiliki Airyn sepenuh hati, hingga Hansell mengabaikan fakta bahwa mereka baru saja resmi menjadi pasangan, membuat dirinya merasa bersalah lantaran terlalu egois untuk menikahi Airyn, begitupun gadis itu dia sangat menyesal tidak bisa menjelaskan hal apapun tentang perasaan nya, dan malah membuat Hansell salah paham dengan dirinya.
Lee Soo Mi atau dipanggil akrab Somi didapuk menjadi Brand Ambassador suatu produk kecantikan yang saat ini begitu digilai di Korea, dirinya tengah naik daun lantaran kecantikan yang dimilikinya, ditambah berita kencan dengan CEO tampan yaitu Hansell Hamillton membuat nama Somi menjadi peringkat kata kunci di seluruh Internet Korea, bahkan baru beberapa hari Lounching saja produk tersebut sudah terjual habis dipasaran kosmetik, membuat Somi begitu sibuk dengan jadwal nya.
Saat ini Lee Soo Mi menghadiri sebuah Event yang dilakukan di pusat perbelanjan di Myeongdong di Korea Selatan, seluruh fans menjeritkan cinta ketika melihat ratu Korea mereka, dan semua kamera tak henti merekam dan memotret ditengah acara yang berlangsung.
Hansell selalu pergi kekantor tengah hari lantaran dirinya selalu sibuk mengurus Airyn meskipun gadis itu tidak membutuhkan bantuan, semenjak ada Airyn, Hansell selalu saja malas melakukan pekerjaan, dirinya sangat ingin Airyn ikut kemanapun dia pergi meskipun itu tidak mungkin, hal itulah yang membuat Hansell selalu pergi tengah hari dan pulang disore hari.
Disela kepadatan jadwal nya dirinya menghadiri rapat dengan penuh ketenangan, meskipun suasana sedikit tegang karna terjadi sedikit permasalahan namun saat ini kariyawan tidak takut menghadapi Hansell, lanataran mood Presdir mereka sedikit membaik dari sebelumnya.
Angel dan Airyn tengah sibuk berbelanja di sebuah Supermarket untuk kebutuhan dapur, meskipun bekas luka dikaki airyn belum hilang namun sudah mulai memudar, bahkan Airyn mulai percaya diri untuk keluar dari Apartemen nya, selama ini tidak pernah ada teman yang memiliki hobby belanja bahan makanan seperti Airyn, hal itulah yang membuat angel merasa cocok berteman dengan calon kakak iparnya, disamping sifat Airyn yang tidak berbelit-belit segala hal yang disukainya hampir sama dengan Angel, hanya saja Airyn lebih cerewet dari pada dirinya, apalagi jika calon kakak iparnya itu berdebat dengan kakak kandungnya Hansell, membuat Angel harus undur diri dari sana, agar tidak kecipratan masalah yang terjadi di antara mereka.
“kakak, apa daging nya cukup sebanyak ini?” tanya Angel ketika tangan kiri dan kanan nya dipenuhi daging yang belum diolah
“terserah saja, bukan kah lebih baik daging sapi dari pada daging b*b*” seru Airyn saat bertanya kembali
“lalu bagaimana?” tanya Angel sekali lagi dengan bingung
“Hansell lebih suka danging sapi, lebih baik kita membeli banyak dangin sapi saja” seru Airyn menjawab keraguan Angel
“benar kah, yasudah masukan saja semua nya, lebih baik berlebih dari pada berkurang” seketika perdebatan mereka terhenti, membuat Airyn dan Angel berputar-putar mengelilingi supermarket guna memeriksa lagi jika ada yang lupa untuk dibeli nya.
Setelah selesai Airyn membayar belanjaan mereka meskipun ada penolakan dari Angel namun dirinya memenangkan perdebatan itu. Mereka menuju kearah parkiran, namun belum sempat Airyn kesana dua orang laki-laki bertubuh kekar menghampiri mereka dan meraih barang belanjaan untuk dibawa, tentu saja itu adalah pengawal Airyn, namun dirinya menyuruh ajudan tersebut memakai baju biasa agar tidak terlalu mencolok.
“kak Airyn” celetuk Angel ketika mereka tengah berjalan diparkiran, membuat Airyn menatap ke arah gadis itu untuk mendengarkan apa yang ingin dikatakan nya
“minggu depan Angel harus kembali ke Amerika karna liburan telah selesai” sesaat raut wajah Angel berubah menjadi begitu sedih, membuat Airyn tersenyum malu atas kemanjaan Angel kepadanya
“bukankah itu bagus, semakin cepat masuk kuliah, akan semakin cepat selesai studinya” saut Airyn dengan tersenyum
“hahaha, kakak mengerti, tapi kewajiban tetaplah kewajiban, belajarlah yang rajin agar cepat wisuda, biar nanti kakak bisa menghadiri acara mu” hibur Airyn dengan tersenyum ke arah adik Hansell
“benarkah? kakak janji akan ke-Amerika jika nanti Angel selesai studi ya” Angel mengelayuti tangan Airyn, seakan dirinya begitu terhibur dengan janji gadis itu
“tentu saja” Airyn membalas dengan tawa sambil dirinya menganggukan kepala, membuat Angel begitu senang dan bersemangat dalam melanjutkan pendidikan nya.
Mereka memasuki mobil dan melaju ke Apartemen, namun ditengah perjalanan Angel sangat dibuk dengan media sosial nya, namun Airyn sangat sibuk dengan beberapa hal yang berada dikepalanya.
Di antara dua pemandangan ini bisa membuktikan betapa ketinggalan jaman nya seorang Nona Petrov, mungkin selama ini Airyn sibuk dengan pekerjaan dan juga rekan bisnis yang seumuran dengan ayah dan kakeknya membauat Airyn tidak pernah mempedulikan yang namanya sosial media, meskipun dirinya memiliki ponsel keluaran terbaru tahun ini, yang harganya puluhan juta namun dia tidak mengunakan hanphone itu untuk sosial mediaa, melainkan alat percakapan jarak jauh, dan vidio call dengan Marry dan Berto.
“kakak” Airyn tersentak mendengar teriakan Angel
“kenapa?”
“kak ayo ketempat ini” ajak Angel dengan penuh semagat bahkan dia begitu memohon, tentu saja Airyn mau menemani Angel, namun dia berfikir ini sudah hampir malam hari, beberapa jam lagi Hansell akan pulang bekerja, tentu saja dirinya harus menyiapkan makanan untuk kekasihnya itu, sebab selama Airyn di korea Hansell bertingkah manja soal makanan, dia tidak ingin makan jika bukan masakan Airyn, Melihat wajah binggung calon kakak iparnya, tentu saja Angel mengerti apa kendala nya sekarang.
“hari ini kita makan malam diluar saja kak, kita kabari kakak saja untuk menyusul, bagaiamna? ” timpalnya dengan penuh keyakinan
“apa kau yakin Angel?” tanya Airyn dengan tidak percaya
“soal kakak, Angel akan mengurusnya ” balasnya dengan mengedipkan mata, seolah dirinya mampu mengatasi masalah itu
“baiklah” Airyn tersenyum dengan menganggukan kepala, membuat Angel begitu bahagia dan segera menghubungi nomor kakak nya.
Angel berdebat dengan kakak nya ditelepon membuat Airyn mendegarkan dengan gugup, dirinya sangat ingin berjalan-jalan namun disisi lain mengurus Hansell sudah seperti kewajiban, tak lama kemudia Angel sangat memaksa dengan meng-iba kepada kakaknya membuat Airyn terkekeh dengan cara yang dilakukan oleh adik Hansell tersebut.
Seketika Hansell mengiyakan keinginan adiknya, membuat Angel begitu senang dan memeluk Airyn, tentu saja Airyn bahagia akirnya dirinya tidak terkungkung di dalam Apertemen, meskipun begitu dia juga bahagia bisa berdiam disana karna selalu ada Angel yang menemani bersama Hansell.
Namun untuk berjalan jalan dikota ini tentu saja Airyn begitu menginginkan nya, sopir tersebut berputar arah menuju ke pusat perbelanjaan terbesar di Korea, membuat dua wanita itu sangat bahagia di tengah perjalanan mereka.