Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Tidak percaya



Namun sayangnya, wanita yang Jenny beritakan adalah Nona Petrov, sebab tanpa sepengetahuan Jungkyung dia mengetahui sebuah bukti yang menegaskan argumenya, yaitu bukti yang terekam jelas di memory, nya, Jungkyung mungkin melupakan acara di pulau jeju yang di selengarakan beberapa bulan lali, dimana beberapa orang penting di sana membicarakan tentang kehadiran Nona Petrov bersama Tuan Hansell, bahkan ada dari mereka yang membungkungkan badan penuh hormat menyambut wanita itu.


Awalnya Jenny hanya menemui para petinggi untuk berita yang di bawakanya, tanpa sengaja dirinya malah bertemu dengan hal yang tidak terduga, dari sanalah Jenny mencari tahu kebenaran tentang Nona Petrov, ia adalah seorang wartawan dan tentu internet dapat diaksesnya dengan id-nya, hanya saa Jenny tidak menemukan apapun tentang wanita di pesta itu, selain data-data perusahaan yang di milikanya, tidak ada satu foto atau biodata lengkap tentang orang tersebut, seolah hal ini sangat di sengaja untuk tersembunyi, secara garis besar wanita yang di panggil Nona Petrov adalah orang terpandang yang memiliki kelas dunia yang memiliki kualifikasi terbaik di bidang bisnis, namun wanita itu negitu misterius baji Jenny.


Namun semenjak Jungkyung membicarakan jika dia bukan orang biasa, dan Jenny mendapatkan foto Airyn bersama Dall, di sanalah Jenny merasa sangat familiar dengan wanita itu, hanya saja pertemuan di pulau Jeju sudah terjadi cukup lama sehingga Jenny sangat samar-samar dengan wajahnya, namun setelah Jenny memberitakan tentang apa yang di inginkan oleh Hansell Hamillton.


Di saat itulah seorang Nona Petrov mendatanginya, bahkan ia dirinya di kawal bukan oleh manager, melainkan pimpinan utama dari Grup KBBC secara langsung, membuat Jenny menyadari jika ia memang bukan orang sembarangan yang bisa di sepelekan.


Tentu saja beberapa saat berbicara dengan Nona Petrov, membuat memory Jenny terulang kembali dengan jelas, jika wanita di hadapanya kali ini adalah wanita yang menghebohkan di pesta yang diadakan di pulau jeju beberapa bulan lalu.


“Benar. Aku memang tidak memiliki bukti yang menegaskan dia seorang Nona Petrov atau tidak. Tapi apa kau tahu apa yang membuatku berani memberitakan hal ini, sebab dia mengatakan ‘dirinya tidak memerlukan bukti untuk mengakui siapa dirinya, karna dia adalah Nona Petrov, bahkan tanpa buktipun semua orang akan mempercayai itu, jika orang itu benar-benar mengenalnya’ ” sontak ucapan Jenny yang di lontarkan seperti cara Airyn bicara membuat Jungkyung bungkam.


“Apa yang membuatmu tidak menerima fakta ini Jung? Aku tidak mengerti apa yang menjadi masalahmu dengan wanita yang bernama Airyn, hanya saja sebagai teman lama aku memberikan sedikit saran. Apakah benar sedari awal niatanmu karna mencintai Tuan Hansell, atau sedari awal dirimu memang ingin menghancurkan Nona Airyn. jika sedari awal niatanmu mengincar Nona Airyn, eh tidak Nona Petrov. Berarti cinta yang kau miliki pada Tuan Hansell hanya obsesi untuk menghancurkan Airyn saja. sayangnya orang yang kau usik itu bukan orang sembarangan yang sama dengan derajatmu, untuk itulah lebih baik kau mundur dan mengakui kesalahanmu, karna sepertinya Nona Petrov sendiri masih membuka pintu pengampunan untukmu” usul Jenny kepada temanya, membuaat Jungkyung meremukan tangan akibat penghinaan yang baru saja terlontar.


Apa? Dia memberikan pengampunan. Memangnya siapa dia sehingga memberikan Jungkyung pengampunan, bagaimanapun Airyn yang tidak akan ada ampunya. Sebab Jungkyung masih mempercayai jika itu bukanlah Nona Petrov,melainkaan wanita tidak tau diri yang sudah mengakui dirinya sebagai Nona Petrov.


“Apapun niatanku, itu bukanlah urusanmu. Yang jelas jangan salahkan aku jika terjadi sesuatu padamu, aku sudah memperingatimu Jen” ancam Junkyung dengan menantang, membuat Jrnny mengangkat dagunya seoalah tidak percaya wanita itu masih saja menyangkal.


“Baiklah. Terimakasih atas kepedulianmu. Apa kau tidak tahu Nona Petrov mengadakan pesta jamuan makan malam di hotel Kimberlly Scorpio malam ini?” ucap Jenny ketika menyelisik kewajah temanya, membuat Jungkyung menajamkan mata seolah menuntut kelnjutan cerita, hanya saja Jenny menguhkan ceritanya


“Pasti pesta itu di buat oleh Airyn atas dukungan Tuan Hansell, jangan mau di bodohkan oleh mereka” ucapnya penuh penghinaan nyata bahkan raut wajah tidak suka penuh kejijikn di tampilkan secara jelas.


“Siapa bilang! Pesta itu hanya di hadiri oleh orang-orang penting, dan para petingi saja, pesta itu bahkan di hadiri oleh Pangeran dan Ratu Inggris secara privat, dan beberapa petinggi kelas dunia lainya, bahkan Tuan Homles akan menghadirinya sebagai orang nomor 1 di bidang bisnis internasional, aku rasa kau mengenal siapa beliau bukan? Dan tentu saja undangan itu di berikan langsung oleh orang kepercayaan Nona Petrov kepada beberapa orang pilihan saja di setiap negara, aku merasa kau akan mendapatkanya, atau mungkin saja undangan itu telah di terima oleh keluargamu. Apa kau mengenal Merry Laourent, undangan itu bertanda tangan dirinya dan Airyn Petrov secara langsung, bahkan segel emas berlambang Grup mereka ada di undangan itu, yang katanya berkisar 100 juta won” sontak ucapan Jenny membuat Jungkung terdiam penuh pertimbangan, jika sudah begini sangat jelas itu adalah Nona Petrov yang asli.


Bahkan undanganya saja berkisar 100 juta won dengan lambang emas yang tidak akan di miliki oleh siapapun, hingga Tuan Homles Kardison saja menghadirinya siapa yang tidak mempercayai hal itu, sebab hanya Nona Petrov saja yang mampu membawa orang sepenting itu untuk menghadiri pestanya, lain dari itu nama Nona Petrov yang sempat besar di Inggris tentu saja membuat dirinya memiliki hubungan baik dengan keluarga kerajaaan, dan Pangeran beserta Ratu Inggris menjadi tamu terpenting untuknya malam ini.


Membuat Jungkyung merasa sangat senang hingga pada akirnya akan bertemu dengan Nona Petrov yang asli, dan dirinya akan menunjukan jika Airyn yang mengaku-ngaku sebagai Nona Petrov adalah orang yang palsu, dengan begitu ia tidak akan sabar jika saja dirinya dan keluarganya mendapatkan undangan tersebut, mungkin hal ini akan menjadi kehormatan terbesar bagi dirinya sendiri.


“Apa kau masih belum percaya jika Nona Airyn itu adalah Nona Petrov?” tanya Jenny sekali lagi, ketika melihat ada kepuasan diri di wajah temanya.


“Tentu saja tidak. Karna sebentar lagi kau akan melihat seperti apa Nona Petrov sesungguhnya, di saat itulah kau harus bersiap diri menerima kehancuranmu Jen, setidaknya aku sudah memperingatimu, apapun akibat yang kau dapatkan nanti, jangan salahkan diriku” dengan lancang Jungkyung berdiri dari duduknya, untuk pergi dari tempat itu, bahkan belum sempat Jenny membantah ucapanya wanita itu telah menghilang di balik pintu.


“Astaga! Ada apa dengan wanita gila itu. bahkan ia masih belum percaya dengan kenyataan dan malah mengucapkan kehancuran tentang hidup orang lain, padahal dirinya sendiri yang akan berada di situasi itu” umpat Jenny dengan rasa jengkel yang memuakan, bagaimanapun Jenny sudah berusaha menjelaskan pada Jungkyung jika Airyn yang di bencinya adalah Nona Petrov, tapi wanita itu menyangkal kenyataan, sehingga Jenny berharap ketika wanita itu menghadiri persta jamuan makan malam nanti, ia tidak akan mengalami serangan jantung yang mungkin bisa membuatnya anfal.


****


Setelah beberapa jam berada di dalam ruangan kerja, pasangan itu keluar dengan raut wajah berbinar yang bersusah payah di netralkan, mereka bersikap formal seperti biasanya untuk mendudukan diri di ruang tamu yang ada di tengah, keduanya menikmati kopi yang di sedukan untuk mereka, sebelum menemui Tuan Ji.


"Jika kita hanya bertemu di sini dengan Tuan Ji, untuk ap kau mengundangku ke ruangan atas? Apa kau sengaja melakukan itu?" Tanya Hansell dengan tatapan ingin tahu pada istrinya, apakah sedari awal Airyn sendiri menginginkan hal itu sehingga dengan sengaja memancing Hansell.


"Apa kau gila, untuk apa aku mengudangmu melakukanya di siang hari begini, alasan kita pinda ke sini. Karna ruangan itu sudah tidak layak lagi untuk menjadi pertemuan dengan Tuan Ji, bahkan aroma tubuh mu sangat semerbak di dalam sana, membuat aku sangat malu jika Orang tua itu mengetahui tragedi yang terjadi di dalam sana" bantah Airyn dengan menajamkan matanya, membuat Hansell terkekeh atas penuturan Airyn yang di lontarkan secara cepat.


"Hanya saja, aku sangat mengetahui apa yang kau fikirkan, sehingga aku memancingmu ke lantar atas untuk melepaskanya" gumam Airyn dengan penuh malu.


Setelah keduanya berbincang-bicang penuh tawa, bahkan ada rona malu yang mekar di pipi Airyn, ketika Hansell mengulangi kejadian di ruang kerja lantai atas, bahkan Airyn bersusah payah menutup mulut pria ityu, namun Hansell tetap saja mengoda istrinya.


Dari arah kamar utama, Tuan Ji keluar sembari berjalan perlahan, anak buah Airyn mengikuti dari arah belakang, membuat Tuan Ji menghampiri Hansell dan Airyn yang sudah menduduki diri, seolah menunggu dirinya, bahkab tawa mereka memudar ketika mengalihkan pandangan pada Tuan Ji.


“Selamat sore Tuan Ji, bagaimana kabar anda? Apa anda baik-baik saja?” sapa Hansell dengan ramah, ketika melihat beliau keluar dari arah kamar, dan saat itu tengah mendudukan diri di hadapanya.


“Aku sangat baik. Lama tidak bertemu Nak Hans, dan sepertinya kau sangat baik sekali akir-akir ini” balas Tuan Ji ketika memberikan senyuman kehadapan Hansell.


Seketika Airyn memalingkan wajah pada anak buahnya, untuk meninggalkan mereka bertiga, tentu dengan segera mereka pergi dari sana, dengan memberikan hormat pada Nona Petrov sendiri.


“Nona Petrov, bagaimana dengan istri dan anak saya?” tanya Tuan Ji dengan raut wajah cemas yang tidak di rekayasa, tentu saja ia melakukan hal ini untuk sitri dan anaknya, sebab jika Tuan Ji tidak menerima perlindungan dari Airyn, mungkin ia akan berakir bersamaan dengan istri dan juga anaknya, alasan kenapa hidup Nyonya Iriana dan Somi baik-baik saja akibat Airyn yang memberikan keamanan pada mereka, tentu saja ada beberapa seragan yang pernah tertuju untuk keluarga itu, namun dengan cepat Airyn mampu mencegat sebelum sesuatu yang buruk terjadi.


“Mereka baik-baik saja, bukankah sudah aku katakan. Aku tidak akan pernah melanggar janji yang telah aku buat, begitupun sebaliknya. Aku akan menangih janji atas apa yang aku usahakan” ucap Airyn dengan sikap serius, bahkan ia tersenyum manis namun tetap saja hawa tajam penuh kekuasaan mendominan dirinya.


“Santai saja Tuan Ji. Jangan terlalu cemas, jika anda tidak melakukan pengkhianatan saya akan menjamin semuanya aman” sambung Airyn dengan kalimat menenangkan, sebab beliau terlihat begitu tertekan ketika menghadapi Airyn dan Hansell.


“Apa yang ingin anda ketahui lagi Nona? Bukankah terakair kali aku sudah menjelaskan seluruhnya, aku bahkan telah menceritakan sampai hal terkecil sekalipun, lalu untuk apa lagi anda menumuiku disini?” tanya Tuan Ji untuk menuju inti permasalahan.


“Ibu ku menghilang” sontak pria itu tidak percaya atas penuturan yang baru saja Airyn ucapnya.


Apakah ia tengah mengatakan jika seorang Merry Laouret mampu di taklukan, siapa yang berani melakukaan hal itu kepada wanita yang sangat pintar dan jeli itu, bukankah Merry Laourent bukan wanita sembarangan yang bisa di sentuh tangan, sehingga sangat tidak mungki jika Merry menghilang akibat ulah seseorang, pasti telah terjadi sesuatu sehingga wanita itu melemahkan dirinya.


“Bagaimana bisa? Apa kau bercanda? Aku bahkan tidak percaya jika Merry bisa di sentuh oleh seseorang, namun sekarang kau mengatakan di menghilang. Apa kau sudah memeriksanya dengan benar” bantah Tuan Ji seketika dengan raut wajah paniknya.


“Untuk apa aku bercanda denganmu. Dan untuk apa aku membuang waktu ku menemui dirimu jika aku menyampaikan kebohongan. Tentu saja Merry tengah berada di tangan orang itu, selain dirinya siapa yang akan mampu menundukan Merry. Dan apa kau meragukan kinerjaku, orang ku sudah mengkonfirmasi hal itu, jika Merry menghilang akibat dirinya sendiri yang menyerahkan diri” balas Airyn dengan tatapan menajam, ia seolah amat yakin atas apa yang di ucapkanya meskipun tidak ada bukti yang kuat, membuat Tuan Ki menganggukan kepala seolah membenarkan penuturan gadis itu.


“Lalu untuk apa kau menemuiku? Aku tidak ada sangkut pautnya dengan hilangnya Merry, bahkan kau sudah menerapkan keamanan tinggkat tinggi sehinga aku terpenjara di sini tanpa mampu melakukan apapun” seketika saja Tuan Ji kembali kedalam pertanyaanya, sebab ia tidak ada sangkut pautnya dengan hilangnya Merry, bahkan apa yang membuat Airyn menghampiri dirinya jika Tuan Ji saja tidak bisa berkutik dari penjara ini.


“Entahlah, aku hanya ingin mendengar cerita mu kembali. Aku tidak bisa mencari keberadaan Merry dimanapun, yang menjadi petunjuk nyata saat ini hanyalah dirimu. Sebab orang yang hidup di masa lalu, hanya tinggal beberapa orang saja, dan karna itulah kau menjadi orang yang harus aku jaga keselamatan nyawanya, karna sewaktu-waktu kau bisa saja menjadi kunci dari banyak misteri ini” tegas Airyn sekali lagi, membuat Tuan Ji sangat mengerti apa kegunaan dirinya, tentu saja ia menjadi ladang informasi untuk mengorok cerita di masa lalu.


Sejenak Airyn menanggungkan ucapanya untuk memberikan jeda, ia memandang Tuan Ji untuk memperhatikan reaksi pria itu, setelah Airyn menyelisik dengan tajam barulah dirinya melanjutkan penuturan “Jadi, coba ceritakan dari awal hingga akir, tentang ayahku. Kenapa dia meninggal, dan kenapa dia menandatangai surat kontrak itu, dan bagaimana hubungan masa lalu keluarga Farhaven” ucap Airyn dengan penuh perintah, membuat Hansell menatap kearah istrinya, seolah bingung dengan apa yang di lakukan wanita itu.


Kenapa Airyn datang sejauh ini hanya untuk mendengarkan cerita masa lalu yang tidak ada kaitanya dengab Merry, sebenarnya apa yang berjalan di otak wanita itu sehingga Hansell tidak bisa menebaknya.


Tuan Ji memandang kearah depan seolah dirinya merasa di permainkan, bahkan Nona Petrov telah mendengarnya berulang-ulang tapi tetap saja menginginkan Tuan Ji mengulanginya secara terus menerus, sebenarnya apa yang di inginkaan Airyn dari semua ini, seolah Tuan Ji di perlakukan secara kekanak-kanakan.


“Ayahmu sangat mencintai istrinya, hanya saja ia mengetahui ibu dari anaknya ternyata menyimpan cinta padanya, yaitu Merry. Pada sat itu hubungan Merry dan ayahmu memburuk, dan disaat bersamaan Louis sering kali melakukan hubungan dengan orang-orang yang tidak di ketahui oleh Merry, ia sering terlibat beberapa hal untuk memperluas kekuasaanya. Aku tidak mengerti hal apa yang menjadikan Louis seperti itu, tapi aku hanya menduga selain kekuasaan ia tidak memiliki alasan untuk hidup, sebab wanita yang ia cintai telah tiada. Namun tiba-tiba saja dirinya di ancam oleh seseorang yang aku tidak tahu apa alasanya, dan orang itu menginginkan nyawa ayahmu serta dirimu. Hal itulah yang membuat mereka melakukan kesepakatan diatas surat kontrak, dan tentu saja orang itu yang melindungi dirimu atas semua hambatan untuk melebarkan kekuasaa. Hingga pada akirnya dia berhasil menjadikan dirimu sesorang yang memiliki kekuasaan tinggi yang di hormati oleh siapapun….”


“Tunggu..”sanggah Hansell dengan cepat, membuat Airyn melirik pada suaminya yang begitu bingung atas penuturan Tuan Ji, Airyn dapat menebak apa yang akan Hansell sanggah, karna itulah ia membawa pria itu kesini, untuk mendengar alasan sesungguhnya.


“Jika orang tersebut menginginkan kekuasaa, seharusnya dia bisa menempatkan Tuan Louis di tempat tertinggi, tapi kenapa harus Airyn?” sontak pertanyaan itu membuat Tuan Ji tercengang, jika Hansell dapat mencari inti dari ini semua, namun apakah Hansell buta akan masa lalunya, atau apakah ia belum mengetahui seluk belut yang panjang itu.


Dengan takut Tuan Ji melirik kearah Airyn seolah meminta persetujuan, apakah Tuan Ji bisa menjawab hal itu atau tidak, sebab jika dia sembarangan mungkin nyawanya tidak akan terampuni, namun di luar dugaan, Nona Petrov sendiri bersikap tenang sambil melipat kedua tanganya, seolah mengizinkan Tuan Ji menjelaskan alasan itu semau dirinya.


“Karna Airyn telah di akui sebagai anggota keluarga Farhaven. Meskipun ia tidak memiliki hubungan darah dengan Charllot, tetap saja ia adalah anak charllot secara Sah. Karna itulah Louis Petrov tidak bisa menempati posisi teratas, karna Louis petrov tidak mempunyai dasar apapun untuk menginjak kekuasaan. Hanya Airynlah yang mampu merebut semua posisi itu, termasuk merebut perusahaanmu. Grup APV Petrov dan Grup HS sebenarnya saingan besar, kalian tidak akan berseberangan tanpa menyentuh sebab tujuan awalnya adalah merebut atau direbut” sontak ucapan Tuan Ji mencengangkan bagi Hansell, ia tidak percaya akan alasan yang tidak masuk akal itu, Hansell melirik kearah istrinya namun wajah Airyn yang mengeras terlihat serius mengakui semua itu.


"Apa maksudnya dengan semua ini!" bentak Hansell seolah tidak terima.


"Hansell apa kau tidak mengetahuinya?" sangah Tuan Ji seolah kasihan akan Hansell yang begitu buta, apakah hal ini akibat Airyn yang menutupi kebenaran dari Hansell, namun kenapa Nona Petrov melakukan hal itu jika kenyataanya Hansell adalah suaminya, jika begini sama saja Airyn melakukan pengkhianatan pada Hansell bukan.


"Aku mengerti hubungan keluarga antara aku dan Airyn, tapi tetap saja Airyn bukanlah anggota keluarga Farhaven karna dia adalah anak Merry dan Tuan louis, jadi secara garis besar dia bukan sepupuku, tapi apa maksud dari semua ucapanmu. Jika Kami harus merebut atau direbut?" Bantah Hansell dengan tidka sabaran.


"Alasan orang itu menempatkan Airyn di posisi tertinggi, karna Nona Petrov harus merebut seluruh Hak kekayaan Farhaven yang telah terbagi dua diantara kalian. Secara garis besar Airyn bukanlah anggota secara Sah, sehingga membuat dirinya tidak berhak sama sekali. Tapi orang itu harus menjadikan Airyn sebagai pemiliki kekuasaan Farhaven, sehingga Airyn perlu merebut semua milikmu untuk memenuhi tujuan orang yang berada di balik suaat kontrak itu"


"Tidak mungkin!! Bagaimana bisa ini terjadi, Airyn katakan padaku, ini tidak benar kan!!" bantah Hansell seolah mencari penyangkalan dari istrinya, namun Airyn menatao panjang dengan wajag serius seolah membenarkan penuturan Tuan Ji.


"Hansell kau mengetahui bukan, dirimu dan airyn memiliki hubungan keluarga yang kental. Meskipun diantara kalian tidak ada ikatan darah sedikitpun, apa kau tahu alasan kalian tidak saling mengenal? Itu semua karna perpecahan di keluarga Farhaven, dan sebenarnya perusahaanmu dan Airyn adalah dua cabang yang berseberangan dari akar keluarga Farhaven, untuk menemui ujungnya, kalian perlu memutus ekor masing-masing” sontak penjelasan Tuan Ji secara berulang-ulang membuat tubuh Hansell melemas, ia tidak percaya atas apa yang baru saja di ucapkan oleh orang tua tersebut, dan apa maksud dari sikap Airyn yang seolah berdiam diri tanpa ada keterkejutan sama sekali.


Apakah Airyn sudah mengetahui hal ini sedari awal, atau hubungan mereka berdua terjadi akibat rencana Airyn sendiri, atau saja memang sedari awal Hansell memasuki ladang permainan yang nanti akan di panen oleh Airyn, dan kenyataan tentang Airyn sebagai pemengang saham utama di perusahaan Hansell, adalah bukti jika ia akan merebut semuanya. Atau apakah itu menjadi senjata untuk memutus ekor perusahaanya agar Airyn memenangkan semua ini dan mencapai tujuan orang di balik surat kontrak itu?


Bukankah Airyn tidak ingin berada di bawah aturan orang yang mengendalikan kehidupanya namun kenapa kali ini Airyn malah sebaliknya, mengikuti permainan itu dengan mencapai tujuannya.


Hanya pandangan nanar atas ketidak percayaan yang mampu Hansell tunjukan, membuat Airyn memerintahkan Tuan Ji memasuki kamarnya untuk meninggalkan mereka berdua, dan kali ini Airyn menatap tajam kearah Hansell untuk menyadarkan pria itu.


“Semua yang saat ini terlintas di otakmu adalah kebenaran” sontak ucapan itu menguncang batin Hansell, seolah peluru sudah di siapkan berpuluh-puluh tahun untuk menancapkan kekecewaan padanya, apakah Airyn sadar telah menghancurkan kepercayaan Hansell, untuk kali ini saja Hansell menginginkan suatu kebohongaan jika faktanya Airyn memang menjadikan Hansell umpan dalam permainan ini.


Dirinya begitu mencintai Airyn setulus hati hingga mengorbankan apapun diberikan untuknya, tapi kenapa ketulusan itu malah di jadikan alasan untuk Airyn mengkhianati hatinya, apakah dia tidak sadar bagaimana luka yang teramat sakit mengerogoti Hansell dengan buas, apakah Airyn tidak sadar jika saat ini hidup Hansell seperti runtuh, bahkan sedikitpun tidak ada tatapan kasihan hingga bersalah yang di tampilkan oleh wanita itu.


Orang seperti apa Airyn sebenarnya, seolah Hansell tidak percaya wanita yang tidak merasa bersalah itu adalah istrinya.