Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Bersama Angel



Irlandia~


“Angel bangun lah, ini sudah siang” seketika suara Airyn membangun Angel dari alam bawah sadar nya, dia membuka mata dengan perlahan, seakan ada semar-semar di penglihatan nya, ternyata cahaya terang sudah memenuhi seluruh ruangan dikamar besar itu, membuat Angel menarik kembali selimut nya, karna dirinya masih belum rela untuk melepaskan diri dari sana.


“Angel” secara bersamaan Airyn meraih selimut itu, dia mendudukan diri disamping ranjang Angel seraya membujuk gadis itu untuk beranjak dari tidur nya“sarapan dulu, ini sudah hampir siang” seru Airyn sekali lagi


“kakak, ini masih pagi, aku masih mengantuk” balas Angel dengan begitu malas nya, membuat Airyn mengelengkan kepala.


“bagaimana anak ini bisa kuliah di amerika jika bangun saja semalas ini, apa dia rajin masuk kuliah?” gumam Airyn dengan tidak habis pikir melirik ke arah adik Hansell “Angel, aku akan ke kantor, apa kau ingin tinggal dirumah sendiri” seketika suara Airyn mendudukan Angel dengan spontan


“kaka akan pergi, lalu aku bagaimana?” tanya nya, dengan mata yang sedikit sembab khas orang bangun tidur


“maka nya bangunlah, sarapan dulu, jika kau ingin ikut dengan ku itu lebih baik, tapi jika kau ingin pergi kerumah mu, boleh saja tapi harus ditemani pengawal” balas Airyn dengan tersenyum jahat, membuat Angel sedikit kecewa dengan tawaran kakak ipar nya


“aku ikut kakak saja” seketika gadis itu beranjak ke kamar mandi, hingga tubuh nya menghilaang dari balik pintu sana, sedangkan Airyn hanya melihat dari arah belakang, dia mengulas senyum seakan merawat seorang anak kecil, melihat Angel yang tidak terlihat di pandangan nya, Airyn membersihkan kasur yang ditiduri calon adik ipar nya.


Airyn berjalan ke arah ruangan yang berada di dalam kamar nya, di ruangan itu hanya ada lemari yang khusus untuk baju, tas, sepatu dan seluruh keperluan nya, dia memilah baju baju yang belum pernah dipakai nya, untuk di kenakan oleh Angel, namun Airyn begitu bingung ingin memilihkan yang mana untuk adik ipar nya, dia berjalan ke arah luar tepat berdiri di depan kamar mandi


“Angel” teriak nya dari arah luar kamar mandi, namun Airyn tidak mendapatkan jawaban


“Angel” teriak nya sekali lagi dengan meninggikan nada suara nya


“yaaa” balas gadis itu dari arah dalam, sembari mematikan suara air yang mengalir ke tubuh nya


“kenakan saja baju yang kau suka, lemari baju nya ada di sebelah kanan, aku binggung ingin memilih yang mana” teriak Airyn kepada Angel


“baiklah kak” balas nya dengan sedikit berteriak


Seketika Airyn berlalu keluar kamar, dia menata makanan yang sudah di buat nya untuk dirapikan di meja makan, meskipun pelayan menawarkan diri untuk membantu, namun Airyn menolak nya, dia memilih mengerjakan nya sendiri, entah mengapa dia terlalau terbiasa tinggal sendiri saat di Tiongkok hingga airyn tidak suka jika pekerjaan nya dibantu oleh orang lain.


Meski pun dia tidak ingin dibantu oleh pelayan rumah besar ini, namun dirinya tidak bisa memecat seluruh pelayan yang ada di rumah besar tersebut, lantaran Airyn membutuhkan mereka saat rumah ini ditinggalkan keluar negri.


Angel keluar dengan begitu cantik nya, membuat Airyn terkesima memandang ke arah adik ipar nya, dia merasa melihat orang yang berbeda, gadis itu hanya mengunakan pakaian sederhana, dengan dalaman hitam yang begitu mengetat ke tubuh nya, di balut luaran jaket levis yang berwarna dongker hingga menambah keseksian nya, meskipun terlihat sederhana, namun gadis itu mengaplikasikan make up di wajah nya dengan begitu sempurna, selama ini Airyn hanya melihat Angel dengan wajah biasa nya, namun saat gadis itu memoleskan make up di wajah nya, dia seperti berbie hidup yang berada di hadapan Airyn, ditambah rambut blonde yang begitu panjang, membuat Airyn tak percaya itu adalah Angel



“kakak” celetuk Angel dengan membuyarkan pandangan Airyn


“kenapa kakak memandang ku seperti itu?”


“kau cantik sekali Angel” seru nya seketika, membuat Angel tersipu malu mendapatkan pujian itu


“terimakasih aku memang cantik” balas nya dengan begitu sombong, membuat Airyn kembali dengan kesadaran nya


“anak itu” seketika saja tawa menghiasi mereka berdua, membuat Angel dan Airyn menyantap sarapan mereka bersama-sama


“kak, apa kau pernah kuliah?” tanya Angel disela aktivitas nya


“pernah” balas Airyn


“benarkah, jurusan apa?” tanya Angel sembari menyendok makanan kemulut nya


“ di Oxford university, inggris, fakultas bisnis dan manajemen, setelah itu aku lanjut di stanford University jurusan administrasi bisnis” jelas Airyn dengan santai nya, namun seketika Angel tersedak mendengar semua nya “Angel apa kau baik-baik saja” dia memberikan minuman ke arah Angel, tentu saja Angel meneguk nya dengan susah payah


“benarkah, bagaimana itu mungkin?” celetuk nya dengan kaget, membuat Airyn terdiam memandang ke arah wanita itu


“maksud mu?”


“maksud ku, bagaimana cara kakak mendapatkan gelar Master secepat itu? berapa tahun kakak menyelesaikan pendidikan? Bukan nya kakak bilang tidak pernah tinggal di amerika” celetuk Angel semakin tak percaya


“ohh, saat itu aku hanya berbohong, karna aku fikir kau orang asing jadi aku berbohong” balas Airyn dengan sedikit malu, teringat jelas bagaimana dirinya menjelaskan di pertemuan pertama mereka bahwa diri nya tidak pernah tinggal di Amerika


“kakak, astaga, jadi apa kakak menyelesaikan pendidikan dengan waktu singkat?”


“iya, aku menyelesaikan S1 dalam watu dua tahun, sedangkan S2 dalam waktu satu setengah tahun” tutur nya


“wah lauar biasa, bagimana bisa kakak melakukan nya, aku sudah kuliah lima tahun tapi belum juga lulus S1” seru Angel dengan tidak percaya “kakak luar biasa” sambung nya, membuat angel semakin tidak menyangka calon kakak ipar nya sejenius itu, tentu saja Airyn hanya tersenyum dan menyemangati Angel untuk menyelesaikan pendidikaan nya secepat mungkin.


Mereka telah selesai dengan sarapan nya, Airyn dan Angel berjalan ke arah depan untuk menaiki mobil menuju kantor, Airyn mendudukan diri didalam sana, ditemani dengan Angel di samping nya, sedangkan Meryy mengikuti dengan mobil satu nya di belakang, ditengah perjalanan Airyn begitu sibuk dengan laporan nya, membuat Angel memandang ke arah kakak ipar nya, saat gadis itu begitu serius, dia sangat luar biasa, dengan seluruh karismatik yang dipunya, bahkan wajah polos nya tidak dipoles make up tebal apapun terlihat lebih tegas secara natural, membuat Angel semakin terpukau memandang ke arah Airyn.


“apa kekurangan kak Airyn, kenapa dirinya begitu sempurna, pantas saja kakak begitu mencintai nya, meskipun kak Airyn sesempurna itu, aku yakin dirinya menutupi kekurangan nya, tidak ada manusia yang sempurna didunia ini, namun apapun kekurangan nya, semua itu tetap saja tidak mempengaruhi kelebihan yang dimiliki nya, luar biasa” gumam Angel dengan terpaku.