Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Impian Menikahi Airyn



Ketika Hansell tengah mengeluarkan barang-barang dari Box tersebut, dia memperhatikan Airyn dari arah samping, ternyata apa yang dikatakan adiknya benar, Airyn memanglah cantik tak heran Angel begitu terpesona dengan gadis ini, membuat Hansell begitu bangga menerima kenyataan.


Padahal selama ini dirinya tidak pernah peduli tentang hal itu, namun kali ini kata-kata adiknya terasa begitu membekas, bahkan Hansell sendiri tak mampu menurunkan pandangan nya kepada wanita dihadapan nya.


“apa kau akan menetap lama di Korea?” tanya Hansell disela kesibukan tangan nya


“ntahlah, mungkin hanya satu bulan aku ingin liburan” jawab Airyn singkat, tentu saja pria itu begitu bahagia, tetangga nya adalah wanita yang dicintainya. jika begini, Hansell akan rajin pulang kantor disore hari dan mengambil tiap Weekend di akir pekan.


Selang beberapa lama Airyn telah selesai menata barang-barang nya, dia melihat jam yang melingkar di tangan mungilnya, ternyata sudah hampir siang hari, Airyn melihat isi lemari Es namun Marry tidak menyiapkan bahan makanan untuk nya, membuat Airyn berdengus kesal, bagaimana bisa Marry melupakan hal sepenting ini. sebab, ketika Airyn pindah ke suatu negara dia harus siap dengan isi kulkas yang penuh dengan bahan makanan, karna gadis itu tidak bisa memakan makanan khas daerah selain makanan Irlandia sendiri.


“apa kau tidak memiliki bahan makanan?” tanya Hansell dengan begitu peka nya


“tidak, sepertinya aku harus membelinya” seru Airyn dengan sedikit kecewa “apa kau bisa memesankan ku makanan siap saji” pinta Airyn kepada Hansell


“kenapa kau tidak memasak saja, di Apartemen ku banyak sekali bahan makanan”


“tidak perlu, aku ingin memesan makanan siap saji” Airyn menolak karna dia segan menerima tawaran dari Hansell, ditambah Angel adalah adik pria ini, dia tidak ingin Angel salah paham dengan hubungan mereka


“ayolah” Hansell menyeret Airyn ke apartemen nya dengan paksa, dia begitu kokoh membawa Airyn agar gadis itu memasak untuknya “apa kau tidak kasihan dengan aku dan adikku, kami selalu saja memakan makanan khas kota ini, jika Angel memakan makanan khas Irlandia, aku rasa dia sangat senang” bujuk Hansell, dan hal itu berhasil, setelah mendengar nama Angel membuat Airyn melongarkan penolakan nya.


“gadis ini hanya ingin memasak karna Angel, membuat aku cemburu saja, tapi lupakan lah, yang penting dia mau memasak untuk kami, itu sudah luar biasa” gumam pri itu dengan senyuman nya.


Saat mereka memasuki Apartemen Hansell ternyata Angel tengah duduk diruang tamu, dia begitu kaget melihat kakak nya menyeret tangan Airyn, gadis cantik yang dikagumi nya


“Kakak, Kak Airyn”


“Angel apa kau sudah makan?” tanya Hansell


“belum”


“Airyn akan memasak untuk kita” jelas Hansell


“benarkah, tapi biar aku saja yang memasak kak” namun seketika Hansell mengedipkan matanya ke arah Angel, membuat adiknya mengerti dia tidak boleh membantah hal tersebut.


Angel begitu senang melihat Airyn dan kakak nya terlihat sangat akrab, meskipun ada kebingungan yang melanda nya, namun sekarang wanita cantik yang dikaguminya tegah sibuk memasak makanan untuk mereka, dan Angel tengah menonton pertunjukan bersama kakak nya.


“bagaimana kakak bisa mengenal nya?” tanya Angel


“benarkah, kenapa kakak tidak mengenalkan nya kepada Angel, menyebalkan sekali” gerutu gadis itu


“ceritanya sangat panjang


“apa kakak menyukai kak Airyn?” seketika Hansell tersedak, membuat Airyn menatap kearah mereka, pria itu tengah batuk tentu saja ecara spontan Airyn meraih gelas dan memberikan minuman kepada Hansell, bahkan Angel tersenyum bahagia setelah melihat perhatian yang diberikan Airyn kepada kakaknya.


Setelah hansell meneguk minuman nya gadis itu kembali ke dapur sedangkan Angel hanya tersenyum seakan menerka dengan benar tebakan nya


“tidak seperti itu” pipi Hansell memerah seketika, membuat Angel semakin ingin menggoda nya.


Setelah selesai dengan semua masakan yang dibuatnya, Airyn meletak kan makanan nya di atas meja makan, dibantu dengan Angel, mereka berdua menata tempat makan dengan begitu rapi membuat Angel terpana gadis secantik itu ternyata begitu lihai dalam urusan masak memesak, bahkan dirinya saja tidak akan mampu menyelesaikan masakan sebanyak itu dalam waktu singkat.


Setelah selesai mereka bertiga duduk dimeja makan dan mulai menyantap makanan, sama hal nya seperti Hansell, adiknya juga melakukan hal yang sama, rasa makanan Airyn sangat luar biasa enak nya, membuat Angel tak henti-henti mencerocoskan kata enak, tentu saja Airyn tersenyum melihat kelukuan manis adik Hansell


“ini Galway Tiram ter-enak yang pernah Angel makan, kak Airyn ini luar biasa” seru Angel dengan mata berbinar kepada Airyn


“terimakasih, makanlah yang pelan” pinta Airyn kepada Angel, bahkan dia menyodorkan minuman kepada gadis itu agar tidak lupa untuk minum biar tidak tersedak


akan makanan yang dilahap nya.


Melihat semua ini, Hansell begitu bangga seakan dirinya yang mendapatkan pujian atas apa yang dilakukan Airyn, dia tidak menyangka Airyn begitu lembut kepada Angel, bahkan gadis itu tidak pernah meradang ketika bersama Angel membuat Hansell terpaku memandang Airyn dengan penuh pesona, membuat dirinya tidak henti untuk menyantap makanan yang dibuat kan oleh gadis yang disukainya.


“sup ini sunguh enak, sepertinya Angel harus belajar masak dengan Kak Airyn” pinta Angel kepada gadis cantik didepan nya


“kau ini terlalu memuji Angel, nanti kita akan memasak bersama, tapi habisi makanan mu pelan-pelan” sambung Airyn, mereka menghabisi makanan nya dengan tenang, bahkan Angel dan Hansell tidak menyisikan sedikit pun dipiring, membuat Airyn terpana akan tingkah makan Adik kakak itu, meskipun begitu dia juga bahagia telah membuatkan makanan untuk mereka.


Setelah selesai makan siang seperti biasa Airyn membersihkan meja makan, dan mencuci piring, namun kali ini Angel yang membantu dirinya, setelah selesai Airyn bingung denga apa yang harus dilakukan nya, dia tidak mungkin langsung keluar, tapi dia juga cangung berlama-lama disini.


“kakak kenapa masih disana, kemarilah”


panggil Angel kepada Airyn, gadis itu berjalan menghampiri mereka, bahkan Hansell pun melihat kearah Airyn, dia mendudukan diri disamping Angel dan seketika adik Hansell itu menyembar tubuh Airyn dan memeluknya


“terimakasih atas makanan nya, aku tidak pernah makan selezat ini sebelumnya”


“apa yang kau katakan, aku juga berterimakasih kalian mau mengajak ku makan bersama” balas Airyn dengan tersenyum, dia mengusap kepala Angel seakan gadis ini seperti adiknya sendiri, tentu saja melihat pemandangan ini Hansell begitu bahagia, sangat jarang bagi Angel mendekatkan diri dengan orang asing, namun saat bersama Airyn dia begitu baik dan kompak, sekali lagi Hansell tidak bisa membunuh mimpinya untuk menjadikan Airyn sebagai istri.