Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Masa lalu & Misteri



Ada yang ingin dibicarakan Hansell kepada Dikra, membuat mereka berdua naik keruang privat yang disediakan untuk tempat Hansell bekerja, ruangan itu jauh dari jangkauan orang yang dirasa menguping pembicaraan, ditambah Hansell tidak ingin Airyn mendegarnya, ia memilih menjauh dari arah kamar sebab ia hanya bisa membagi ini kepada Dikra saja


“Apa yang ingin kau bicarakan?” tanya Dikra disaat dirinya melihat-lihat koleksi yang dimiliki Hansell diruangan ini, namun pria itu memilih diam didekat jendela kaca guna menembus pandangan kearah kolam ikan yang ada dibawah sana.


“Permisi tuan” suara ketukan pintu diiringan nada sopan mengalihkan perhatian mereka, pelayan itu membuka pintu secara perlahan sambil membawa nampan yang berisi kopi dan beberapa potongan roti “Permisi Tuan” izinya sekali lagi ketika melintasi Dikra, tentu pria itu memberikan senyum hangat membalas wanita paruh baya tersebut, setelah meletakan semuanya ia beranjak keluar dan mengunci pintu seperti biasa.


“Apa dia pelayanmu Hansell?” tanya Dikra kearah temanya, bahkan tanpa segan dia mendudukan diri disofa


“Iya kenapa memangnya?” balas Hansell seketika


“Tidak, aku hanya bertanya saja. Sebab sangat jarang kau memperkerjakan wanita paruh baya dirumahmu, biasanya kau hanya memperkerjakan orang yang memiliki tenaga cukup untuk mengurus pekerjaan berat” jelas Dikra, membuat Hansell berbalik arah dan mendudukan diri didepan temanya itu


“Dia istri kepala pelayanku, beliau telah meninggal 2 tahun lalu, jadi dia memohon untuk bekerja disini. Meskipun aku memeberikan konpensasi atas pengabdian suaminya. Ia tetap ingin bekerja. Aku hanya meminta dia mengurus villa ini saja, sebab sangat jarang aku tempati, meskipun aku merasa bersalah mempekerjakanya, dia tetap ingin tinggal” tutur Hansell kearah Dikra, membuat pria itu menganggukan kepala mengerti, karna begitulah Hansell dimata Dikra, pria itu penuh dengan tata krama dan sopan santun. Hingga semua nilai-nila kesopanan tidak bisa dipisahkan dari Hansell


“Jadi apa yang ingin kau bicarakan dengan ku? Aku tahu ini sesuatu yang sulit untuk kau ungkapkan Hansell, karna sangat jarang kau mengajak ku bercerita seperti ini. Tapi jika aku bisa memberi saran, sesulit apapun masalahmu, lebih baik kau ungkapkan semua itu, bukankah kau tahu jika kau dan Airyn telah terikat dimasa lalu, bukan dirimu saja melainkan keluarga kalian, jika saja masalah tersebut segenting itu, aku yakin akan menjadi memberi sebuah petunjuk untuk menyelesaikan teka-teki kita Hansell” seru Dikra dengan penuh yakin. Membuat Hansell menatap dalam kearah depan, seolah ia mencerna baik seluruh perkataan temanya itu


“Dikra sepertinya aku telah menemukan Nya” jelas Hansell dengan tatapan dalam, membuat pria di depanya mengkerutkan kening atas apa yang baru saja diucapkan Hansell, bahkan Dikra berpikir keras tentang sesuatu yang ingin ditemukan sahabatnya itu, tanpa sadar kedua mata Dikra membelakak sempurna seolah akan meloncat dari tempatnya, jantung pria itu seolah tidak tenang untuk menunju kelanjutan “Benar, aku telah menemukan kembaran ibuku” tutup Hansell, sambil menundukan kepala dengan kesal, seolah dirinya benar-benar tidak kuasa untuk melanjutkan cerita gila ini.


“Ini sulit sekali untuk aku ucapkan Dikra, tapi aku tidak bisa lari lagi. Charllot Damon adalah ibunya Airyn” jelas Hansell secara gamblang membuat Dikra untuk ingin tahu lebih terang, sedangkan ia saja tidak sanggup mendengar kenyataan ini, apalagi Hansell.


Dikra mengerti selama ini Hansell ingin mengetahui kembaran ibunya yang dianggap penyebab kematian beliau, tapi sebuah fakta mencengangkan membuat Dikra semakin tidak kuasa lagi jika Charllot Damon adalah ibunya Airyn


“Apa kau bercanda” gusar Dikra seolah kalimat itu terlontar begitu saja dari bibirnya


“Andai saja ini sebuaah candaan aku mungkin berterimakasih, tapi ini faktanya. Airyn sendiri yang mengucapkan itu. Charllot Damon, siapa lagi kalo bukan anak Damon Farheven yaitu kakek ku” tutur Hansell seolah memberi jeda pada dirinya untuk mengumpulkan kekuatan menjelaskan semua ini.


“Tunggu Hansell, jadi kau mengatakan ibumu dan ibu Airyn adalah saudara kembaran, lalu sekarang bagaimana dengan hubungan kalian?” tanya Dikra dengan penuh rasa simpati yang ada, entah kenapa Hansell yang ikut serta dengan fakta gila membuat Dikra tidak tega, ternyata pria itu memiliki silsilah rumit dari keluarga.


“Ntahlah aku sangat takut sekali, jika benar Charllot Damon adalah kembaran ibuku, aku tidak mengerti apa yang harus aku lakukan saat ini, aku berharap tentang sebuah fakta, jika Marrylah ibukandung Airyn, meskipun harapan ini sedikit jahat bagi Airyn, aku rela mendoakan itu, karna aku tidak bisa membuat Airyn menanggung salah jika ternyata kami bersaudara”


“Entahlah, yang jelas aku harus bicara dengan Marry, aku yakin Merry sudah tahu, jika saat ini Airyn mengetahui fakta ini. Sebab setelah Airyn mendapatkan informasi dari orang tersebut, Marry tidak menunjukan dirinya, bahkan hari dimana Airyn keluar dari rumah sakit dia belum juga muncul, sikap yang ditampilkanya sekarang sangat aneh dari dirinya biasa, bahkan sesibuk apapun Marry jika itu terkait Airyn, dia akan meluangkan seluruh waktunya, bahkan tanpa diminta Marry rela terbang ke Korea untuk menemui Airyn, dari semua latar belakang yang aku pelajari tentangnya, didukung dengan fakta yang diberikan pada kita, hampir 80 persen dugaan itu benar. Bahkan tanpa test DNA pun aku sudah mendapatkan jawabanya Dikra, apa kau tidak sadar Airyn sangat mirip dengan Merry, apalagi kepintaran mereka berdua, semua itu sangat mirip sekalai” tutur Hansell dengan penuh serius yang membara, membuat Dikra mengerti atas semuanya, entah kenapa argumen Hansell benar-benar meyakinkan hingga tidak mampu dibantah, Dikra meraih kopi pahit yang berjejer dihadapanya, ia menyeruput kopi itu sambil menjalankan otak.


“Hansell, ada yang aneh disini, apa jangan-jangan semua kejadian dan masalah yang ada sekarang memiliki hubungan kuat dengan keluarga ibumu, Farheven. Tidak kah kau fikir ini semua sangat aneh, eksistensi keluarga Farheven menghilang begitu saja tanpa ada yang mengenali, bahkan sejarah berabad-abad lamanya masih meninggalkan jejak peninggalan, tapi keluaraga Farheven, sedikit pun tidak memiliki akses untuk melacaknya, selain dirimu selaku keluarga yang mengetahui tentang keluarga itu, tidak ada orang yang membicarakan keluarga Farheven yang pernah berjaya dimasa lalu” membuat Hansell mencondongkan badan sambil menekuk kepala dengan tangan, ia berfikir keras atas opini yang disampaikan Dikra, tentu Hansell sangat setuju dengan semua itu, tapi jika dirinya harus memecahkan misteri itu, mungkin Hansell akan kehilangan waktu melacak sesuatu yang mustahil.


“Kau benar, tapi kita tidak bisa melacaknya Dikra, kita tidak bisa mengusut keluarga itu. bahkan berpuluh-puluh tahun aku mencari kebenaranya, aku tidak menemukan apapun, jadi aku tidak bisa membuang waktu mengali sesuatu yang tidak mungkin”


“Siapa bilang tidak mungkin” seketika Hansell mengangkat kepalanya guna melihat kearah Dikra, ia begitu penasaran dengan apa yang ingin dikatakan pria itu


“Marry, dialah orang yang masih hidup hingga detik ini. Tidak kah kau fikir semua ini sangat jangal sekali, kenapa tuan Petrov meninggal? Lalu disusul oleh ayahmu tuan Hamillton? Lalu ayahku? Apa kau fikir ini hanya kebetulan saja? Dibalik pembunuhan itu ada fakta yang ingin mereka sembunyikan. Aku yakin kematian orang tua kita memiliki alasan” tutur Dikra “dan juga ayahnya Frada, Archulles Farheven juga meninggal” sambungnya sekali lagi


“Kakek ku Damon Farheven juga telah tiada setelah kematian ibuku” timpal Hansell, seolah dirinya benar-benar dipaksa untuk berfikir, setelah disatukan semua ini benar-benar menjadi terikat dengan satu pola, yaitu kematian mereka hingga menghapus eksistensi keluarga Farheven


“Sekarang orang yang masih hidup, adalah Griffin dari keluarga Farheven, dan Marry sebagai orang yang dekat dengan Petrov” lanjut Dikra membalas perkataan temanya


“Jika benar ini berhubungan, kita bisa memecahkan ini melalui mereka, aku sudah memberikan pengamanan terhadap Merry, sebab aku tidak ingin dia melarikan diri atau melakukan sesuatu yang fatal, karna jika Marry benar-benar ibu kandung Airyn, dia bertanggung jawab atas sebuah penjelasan kepada putrinya” tutur Hasell hingga dirinya beranjak dari sana, bahkan Hansell kembali kearah jendela untuk melanjutkan pemikiran nya.


“Benar, rasanya aku semakin yakin jika Marry benar-benar ibukandung Airyn, sebab sangat aneh jika ada wanita yang mendedikasikan seumur hidupnya untuk tinggal dan mengurus keperluaan majikan, jika bukan untuk sesuatu hal, pasti terjadi karna ada hal-hal tertentu. Bahkan sampai sekarang Marry masih lajang, padahal usianya hampir senja, beberapa tahun lagi dia genap setengah abad” sambung Dikra memberi argumen yang ada, seolah ia sangat lincah menyeruput kopi sambil menganalisis semua ini, tentu Hansell mendengarkan apa yang Dikra katakan, membuat Hansell sedikit lega akan peluang, antara dirinya dan Airyn memang tidak memiliki hubungan darah apapun.


“Oh iya Hansell, apa kau bisa menceritakan silsilah keluarga mu? Maksud ku keuarga Farheven” tanya Dikra dengan rasa ingin tahu tinggi, membuat Hansell membalikan badan seraya mengambil kopi miliknya, ia menyeruput kopi tersebut saat mendudukan diri dihadapan Dikra.


“Awalnya aku tidak mengenal keluarga Farhaven, bahkan aku tidak tau jika keluarga Farhaven adalah bagian dari kakek ku. Aku hanya tau nama kakek Damon beserta dengan marga yang ia turunkan kepada ibu, Charmilla damon. Hal itulah yang membuat aku berfikir jika ibuku berasal dari kalangan biasa karna silsilah nama keluarga yang tidak tertera di belakang namanya. Tapi ternyata aku salah Dikra, ibuku memiliki masa lalu yang jauh dari ekspektasiku sendiri, meskipun aku tidak pernah bertemu dengan beliau, tapi aku memiliki foto masa kecil bersamanya. aku bahkan baru tahu beberapa hari belakangan ini dari Darrel bahwa aku memiliki ikatan dengan Frada yang merupakan bagian dari keluarga Farhaven. Darrel mengabari hal itu saat aku pertama kali menginjakan kaki di Irlandia, ternyata Damon Farhaven adalah anak pertama dari keluarga itu, kakek ku digantikan dengan Archulles sebagai anak kedua akibat suatu hal yang yang dilanggarnya. Damon farhaven adalah pengkhianat keluarga. Dia menyokong Petrov yaitu ayah Airyn untuk berkuasa dan sejajar dengan keluarga Farhaven, karna kakekku hanya ingin putrinya Charllot menikahi pria yang ia cintai, namun dibalik perjuangan mempertahankan keinginan Charllot kakek mengabaikan ibuku Charmilla, Hal itulah yang membuat kakek berpisah dari keluarga tersebut. Meskipun begitu ibu terpaksa menikah dengan keluarga ayahku akibat hanya dia wanita satu-satunya yang ada dikeluarga Fahaven yang bisa dinikahi untuk mempererat ikatan bisnis antar keluarga. Saat ini aku hanya mendapatkan informasi tentang silsilah itu saja dari Darrel, lain dari hal itu masih dalam penyelidikan. Tapi menurut ku, ini tidaklah sebuah kebetun. Ini sebuah siasat yang terencanakan. Kematian keluarga Hamillton dan keluarga Petrov pasti memiliki penyebab dan alasan dibaliknya. Menurutku alasan Charmilla Damon dan Charllot Damon berpisah karna kesalahpahaman yang diciptakan diantara mereka, ayahku hanya membawa Charllot keluar dari lingkungan setan itu, dan meninggalkan Charmilla disana. Diantara keluarga Farhaven hanya Griffinlah yang bisa memecahkan misteri ini, sedangkan dikeluarga Petrov hanya Marrylah yang bisa kita minta kejelasan, meskipun firasat buruk akan dugaan sementara menjuruskan Merry terlibat aku tidak ingin menyalah tuduhkan itu semua, aku akan mengusut hingga tuntas agar semua kebenaran bisa muncul kepermukaan” seketika saja Dikra terdiam dengan fakta rumit yang dijelaskan Hansell barusan, entah kenapa semakin mengali sesuatu hal, semuanya semakin rumit dan berantakan, seakan logika dipaksa untuk mengerti meskipun sulit menerim


“Hansell, lalu bagaimana dengan Griffin?” celetuk Dikra seketika membuat Hansell menyipitkan mata untuk memahami maksud pria itu “Maksud ku, jika kita sudah mendapatkan seluruh sisilah keluarga Farhaven, dari Damon Farhaven, memiliki anak Charllot dan Charmilla yang menjadi cucu pertama dari anak pertama, dan kedua Archulles yang memiliki anak Frada sebagai cucu kedua yang berhasil menyelamatkan diri, dan Griffin? siapa keluarganya, anaknya atau istrinya? apa kau tidak berfikir griffin memiliki keluarga? bukankah ini bisa menjadi misteri. Jika hal itu tidak terungkap, sudah pasti ini menjadi sebuah rahasia yang dapat merangkap keseluruhan misteri yang ada.”


“Kau benar, Griffin. Dialah yang tidak memiliki latar belakang keluarganya. Aku bahkan masih ingat jika dia pernah mengatakan anaknya seusia denganku. Apa mungkin wanita Griffin dan anaknya dapat memecahkan kunci ini, tapi siapa mereka?” sambung Hansell seolah menyadari dari keseluruhan misteri hanya Griffin yang tidak memiliki kejelasan atas keluarganya. Padahal dari kejadian itu Hansell dapat melihat jika sebenarnya sisi lain dari Griffin juga memiliki titik lemah tentang keluarganya “jika saja keluarganya itu sudah meninggal ini akan menjadi mimpi buruk bagi kita karna tidak bisa mengali masa lalunya, tapi jika wanita itu masih ada, ini peluang besar untuk memecahkan semua misteri” tutur Hansell kearah Dikra, membuat keduanya terdiam untuk memutar otak, mereka berdua benar-benar dibuat penasaran atas segala hal yang semakin hari kian berkaitan.