Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Tertangkap basah



Sebuah dering di ponsel Zates mengalihkan pandanganya, begitupun dengan Merry yang ada di samping pria itu tengah membicarakan pekerjaan antara mereka, Zates meraih ponsel yang ia miliki seraya mendengarkan apa yang akan di sampaikan oleh orangnya, keheningan membentang ketika Zates mendengarkan penjelasan seseorang dibalik ponsel tersebut, membuat Merry melirik secara terang-terangan kearah Zates sebab ingin mengetahui hal apa yang membuat wajah pria itu menegang, bahkan Merry menyipitkan mata melihat sikap Zates yang cukup gugup atas apa yang ia dengar.


“Baiklah” seru Zates ketika mengakiri percakapanya, membuat dirinya memandang kearah Merry yang menanti penjelasan, hingga helaan nafas berat membuat mata Zates redup ketika bersiap-siap menyapaikan perkataan.


“Ada apa? Apa terjadi sesuatu?” tanya Merry tanpa basa-basi, membuat pria itu tersenyum untuk bersikap tenang, seraya mematikan selang panjang untuk menyiram berbagai tanaman di rumah kaca miliknya.


“Hansell sepertinya menginginkan diriku..” seru Zates dengan sikap tenang, mekipun fikiranya kacau balau hingga sulit menjernihkan sikap rasionalnya. Namun ia tidak bisa membuat Merry ikut takut dan gugup menghadapinya, membuat pria itu memberikan sikap baik-baik saja atas apa yang menimpa, sebab kali ini Zates semakin yakin jika Hansell tidak semudah yang di bayangkan.


“Apa maksudmu dengan Hansell menginginkan dirimu. Apa yang di lakukan pria itu?” tanya Merry dengan nada meninggi penuh raut wajah panik yang terulas jelas di wajahnya, membuat Zates terkekeh melihat kearah wanita yang tengah mencemaskanya.


“Tidak dalam masalah serius, sepertinya ia hanya menginginkan aku menghadapinya. Bagaimanapun juga malam ini kita harus kembali lagi ke Korea dan melakukan pekerjaan beberapa waktu disana” seru pria itu sambil berlalu meninggalankan Merry yang berdiri di rumah kaca.


Apa sebenarnya yang di inginkan oleh Hansell, apakah ia sudah mengetahui kebenaranya hingga membuat keributan sebesar ini. Jika memang begitu seharusnya Zates perlu waspada akan Hansell. Bahkan ia tadinya mengira Hansell akan melepaskan sasaranya terhadap dirinya setelah melihat apa yang dilakukan Zates selama ini untuk Airyn dan juga mendukung Hansell diam-diam, tapi ternyata pria itu mendapatkan sesuatu tentang Zates yang memancing kemarahanya, jika begini Zates berada di posisi terdesak, ia tidak bisa mengabaikan fakta jika Hansell adalah pemimpim di markas besar dan menjadi pengendali di daerah bawah tanah, bagaimanapun orang seperti Hansell yang mewarisi kekayaan Farhaven dimasa lalu berkat surat wasiat dari ayahnya, tentu harus di perhitungan keberadaanya, bahkan Zates tidak bisa melakukan apapun jika Hansell ingin menyeret dirinya dengan sikap tidak hormat, untuk itulah Zates perlu menghampiri Hansell dan melihat sebesar apa kemarahan menantunya.


Malam harinya mereka berangkat ke Korea dengan pesawat pribadi yang dimiliki Zates, tentu saja keberangkatan kali ini bertujuan untuk menemui Hansell dan membuat Zates cukup bimbang akan pertemuan kali ini, jika dilihat dari karakter Hansell yang menyembunyikan fakta tentang dirinya, sangat tidak mungkin ia memberitahu Airyn akan kebenaranya, bahkan Hansell tidak akan mungkin memberikan Airyn penjelasan atas serumit apa Hansell terjebak sebagai pemimpin di markas besar.


Jadi untuk kali ini Zates harus tenang, dan melihat duduk perkara yang menimpa dirinya hingga membuat Hansell murka, sebab jika masalah Hansell tidak diselaikan dengan baik, bisa saja Zates akan kesulitan membuat perhitungan pada Jilixing.


Pertemuan yang sudah Hansell persiapkan dengan beberapa orangnya tentu saja di lakukan di markas Zates yang menjadi tempat Hansell ditahan. Orang-orang yang mengawal Hansell sudah berjejer dan mendominan di bawah tanah, bahkan beberapa dari mereka sudah lengkap dengan persenjataan untuk menunggu keberadaan Zaterius, sedangkan Hansell mendudukan diri dengan angkuh seolah ingin melihat orang yang sangat mirip dengan tuan Louis itu sekali lagi.


Seorang lelaki yang cukup berumur, beserta dua anak buah Hansell di belakangnya menghampiri pimpinan mereka yang duduk di ruangan tengah, mata Hansell menatap kearah seseorang yang menghampiri dirinya, seraya pandangan mereka saling menatap, bahkan kali ini Hansell semakin tidak percaya akan penglihataan dirinya sendiri, dan semakin tidak menyangka jika orang itu memang sangat mirip dengan Louis Petrov, sialnya Zates tidak bisa mengambil alih daerahnya, karna Hansell sudah melumpuhkan orang-orangnya sebelum Zates bisa menduduki dirinya di posisi.


“Siapa kau sebenarnya?” tanya Hansell dengan tajam sehingga menjadi kata sambutan atas pertemuan mereka, membuat Zates melihat sekitar seraya menatap Hansell yang sangat marah akan dirinya, bahkan mata pria itu tidak di hentikan menatap Zates dari sudut manapun, hingga tatapan selidik penuh kepastian itu dapat di tangkap Zates jika menantunya sudah mengetahui wajah Louis Petrov.


“Kenapa kau membuat keributan sebesar ini. Jika kau hanya ingin tahu siapa diriku, kau bisa menanyakanya langsung, tapi semuanya sudah terlanjur dan aku tidak akan mundur. Baiklah, melihat tingkahmu kali ini tentu kau sudah melihat Louis Petrov, hingga kau begitu marah akan kehadiranku. Aku fikir keberadaan Louis Petrov sudah aku kubur dalam-dalam, dari seluruh pencarian media dan internet sehingga tidak ada data yang bisa mengakses dirinya, tapi siapa yang menyangka kau bisa mengetahui wajah Louis Petrov. Ini cukup menarik”


“Jangan bertele-tele denganku. Jika tidak akan aku hancurkan kepalamu!” bentak Hansell seraya bangkit dari duduknya untuk memperlihatkan pertentangan kearah Zates.


“Tuan Zaterius, Kau sudah mengetahui diriku bukan, kau sudah mengetahui tentang semua yang terjadi di kerajaan bawh tanah, dan kau sudah mengetahui bagaiman aku berhubungan dengan Jilixing. Dari semua yang sudah kau ketahui apakah kau orang di balik surat kontrak itu” sontak perkataan yang Hansell anjukan membuat keduanya hening di dalam tatapan mengancam.


Zates menimbang-nimbang perkataan apa yang akan ia ucapkan pada Hansell yang rasanya siap menerkam “Ya. Aku orang yang membuat surat kontrak itu” tegas Zates dengan sikap lantang, seolah tidak akan menyembunyikan kenyataan lagi, sadar dirinya akan menyulut emosi, ia memilih tenang dari pada harus melihatkan kegugupan, bagaimanapun mengandalkan diri sendiri adalah hal yang bisa di lakukan oleh Zates saat ini, mengingat dirinya berada di bawah kekuasaan Hansell.


“Ya?” seru Hansell dengan mengulang pernyataan Zates, seolah ia tidak percaya orang itu mengakuinya dengan begitu mudah tapi dengan lancang menyulitkan hidup Airyn dengan sangat berat selama bertahun-tahun “Apa kau tidak menyayangi hidupmu lagi!!” sambung Hansell dengan amarah memuncak, yang bahkan hampir membuat dirinya ingin membunuh pria itu, namun Hansell perlu mengetahui segala sesuatu dan informasi dari Zaterius tersebut sebelum melenyapkanya.


“Aku memang orang yang membuat surat kontrak itu untuk Airyn. Tapi bukan aku yang menyengsarakan hidup Airyn selama bertahun-tahun, melainkan keluarga Farhaven” sontak penuturan Zates yang mencengangkan membuat tangan Hansell gemetar, ia bahkan tidak mampu membentak ataupun bersuara, bahkan Hansell tidak bisa berkata apapun selain memancarkan sinyal mengancam “Mari kita saling jujur. Kau adalah pemimpin di markas besar yang menaungi banyak kelompok mafia di seluruh dunia, bahkan kau menguasai dunia hanya dengan jangkauan bawah tanahmu. Tapi kau menyembunyikan fakta siapa dirimu selama 5 tahun ini kepada Airyn dan juga dunia, atau mungkin pada dirimu sendiri”


“Tutup mulutmu!“ bantak Hansell dengan suara mengelegar hingga ingin menghancurkan Zates detik itu juga, bahkan urat di nadinya saja muncul kepermukaan, seperti ingin mencengkram mulut yang menjejerkan fakta akan dirinya secara terang-terangan.


“Apa hubungan surat kontrak itu dengan Keluarga Farhaven. Aku bahkan tidak mencelakai Airyn, dan aku hanya ingin menghancurkan semua orang yang akan menyakitinya. Selama ini aku bergabung hanya untuk melindungi Airyn dari ancaman, bahkan aku tidak memiliki niatan untuk melukai dirinya” bentak Hansell dengan begitu murka, bahkan ia tidak bisa mengalihkan rasa amarah kepada siapapun selain Zates.


Zates menghela nafas dengan berat seolah kekeliruan yang tidak di sadari Hansell membuatnya kehilangan jejek akan kebenaran tentang istrinya, sayangnya kesalah pahaman yang terjadi diantara Hansell dan Airyn sudah berkembang tanpa mereka sadari, hingga membuat Zates cukup ragu menjelaskan kebenaran kepada pria itu, karna ia sangat yakin jika Hansell akan kecewa nantinya, bukan pada Airyn melainkan dirinya sendiri.


“Aku fikir pemimpin markas itu tidak akan di turunkan kepada keturunan langsung dari keluarga Farhaven. Sebab semenjak pembunuhan anggota keluarga yang dilakukan oleh Griffin dimasa lalu. Membuat Hamillton dan Charmilla yang masih terisisa, menjauhkan dirimu dan merka dari segala kekuasaan yang dimiliki Farhaven. Apa kau tahu kenapa bukan Airyn yang menjadi pemimpin untuk markas itu, padahal dia adalah anggota keluarga yang merupakan putri Charllot di dalam silsilah keluarga. Hal itu karena mereka sudah mengetahui jika Airyn bukan keturuanan langsung keluarga Farhaven, jadi satu-satunya yang bisa mengambil tahta kepemimpinan di kerajaan bawah tanah hanyalah dirimu. Aku tidak menyangka jika kau mengambil hal itu semenjak 5 tahun lalu, hanya karna menginginkan kekuasaan disuatu negara, meskipun kau menganggap itu bukan keserakahan, tetap saja kau sudah bermain-main dengan suatu perjanjian leluruh dari keluarga Farhaven dan menjadi pemimpin di dunia bawah tanah, hingga kau tidak bisa mundur dan harus menjalankan tugas seperti apa yang sudah di wariskan. Jadi dari semua itu apa kau tahu kenapa aku mengatakan Airyn terjebak karna keluarga Farhaven, karna aku tidak bisa menghancurkan Jilixing yang berada dibawah kepemimpinan dirimu, dan aku tidak bisa menghentikan kerecokan atas surat kontrak yang dimanfaatkan oleh Jilixing, sebab dirimu yang memimpi dan melindunginya. Bahkan secara Sah Airyn yang memiliki perjanjian dan perlindungan dari kerajaan bawah tanah, mendapatkan tempat VVIP karna Hamillton sendiri yang menandatangani perjanjianya bersama Louis Petrov, karna itulah Airyn sudah terjebak selama bertahun-tahun dan membuat dirinya terkenal kejam di dalam berbisnis, tapi itu bukan masalah. Sebab yang menjadi masalah adalah surat kontrak yang mengikat dirinya, aku akui akulah yang membuat surat kontrak itu agar Airyn bisa bertahan hidup atas nama ayahnya dan juga warisan yang di tinggalkan ayahnya, sebab semenjak kepergian Louis Petrov, airyn seperti hilang arah dan juga hilang kendali atas hidupnya. Karna itulah aku membuat surat kontrak tersebut untuk memberikan Airyn alasan bertahan hidup, tapi siapa yang menyangka jika Jilixing memanfaatkan hal itu atas nama surat kontrak dalam menghancurkan Airyn, dan membuat surat kontak seolah-olah ancaman bagi Airyn, padahal jika kau fikirkan kembali, surat kontrak itu hanyalah cangkang kosong yang berisi harapan agar Airyn bertahan dari luka dan rasa sakitnya. Tapi ketika aku ingin menghancurkan perjanjian itu, Jilixing yang berada di bawah kepemimpinan dirimu berulang kali mengagalkan semua rencanaku”


“A-Apa maksud mu sebenarnya!!”


Kali ini Hansell seolah dibuat tidak percaya tentang dirinya sendiri, apakah ia yang menjadi alasan utama atas ketidak bahagiaan Airyn, tidak mungkin ayahnya terlibat atas keikut serataan Airyn dalam bermain di bawah tanah bukan, bahkan Hansell tidak percaya jika dirinya penyebab Airyn terikat akan surat kontrak, tapi bagaimana dengan sekarang? Apa yang harus Hansell lakukan jika sebenarnya hal itulah yang selama ini ia fikirkan, dan hal itulah yang akir-aki ini membuat dirinya marah.


“Hansell jangan membohongi dirimu sendiri. Dengan mengakui siapa dirimu sebenarnya, maka kau bisa melihat segala sesuatu dengan berbeda” ujar Zaterius dengan sikap tenang, membuat Hansell mengkilaukan tatapan matanya dengan begitu mengancam, ia bahkan berjalan kehadapan Zaterius seraya menatap tajam pria itu dengan kekuasaan yang ada di tanganya.


“Lalu siapa dirimu! Apa hubungan kau dan Airyn? Kenapa wajahmu sangat mirip dengan Louis Petrov? Kenapa kau ikut campur dan ada disekitar Airyn? Apa yang kau butuhkan sebenarnya!” bantah Hansell dengan penuh pertanyaan, membuat Zates membalas tatapan menantunya seraya duduk di kursi tengah yang ada di ruangan.


“Jika aku katakan, aku adalah ayah biologis Airyn yang merupakan mertuamu bagaimana? Apa kau percaya” seketika mata Hansell membesar, bahkan ia tidak salah mendengar perkataan dari Zaterius itu, hingga semua orang yang ada disana menatap kearah Zates yang bersikap santai dan duduk dengan begitu tenang.


“Aku tidak sedang berbohong. Kisah kenapa aku adalah ayah biologis Airyn cukup panjang dan rumit. Dan akan sulit untuk kau pahami tentang hal itu, tapi aku bisa membuatmu yakin dengan Merry. Coba kau fikirkan wanita secerdas dan sejenius Merry bagaimana bisa meninggalkan putrinya dan bergabung dengan diriku yang tiba-tiba mengaku sebagai ayah biologis Airyn, jika ia sangat yakin akan fakta itu. Tidak mungkin ia bisa terbodohi jika sudah mengkonfirmasi kenyataan ini. Merry sudah menyakini aku dan Airyn memanglah seorang ayah dan anak, dan Merry mau bergabung dengan diriku untuk menhancurkan Jilixing agar surat kontrak itu bisa lenyap dari putri kami”


Seketika Hansell terdiam, akankah ia percaya dengan orang ini ataukah ia harus menepis segala kenyataan, tapi kemiripan ini sangatlah jelas hingga sulit di ragukan, dan kenyataan akan Merry yang berpihak pada Zaterisu menjadi alasan kuat jika kehadiran pria ini suatu kebenaran.


“Aku bukan Louis Petrov, aku Zaterius Laos Petrov. Yaitu kakak kembar dari Louis” sekali lagi Hansell dibuat bungkam bertubi-tubi, bahkan pertanyaan yang ada di otaknya terjawab sudah, dan bahkan Hansell sudah menyelidiki pria ini dan juga menyelidiki Louis Petrov.


“Apakah ini alasan aku tidak bisa menemukan keberadaan orang di balik surat kontrak itu, karna kau menyembunyikan diri, dan tidak bermain di daerah bawah tanah dan kau juga tidak mengekspos jati dirimu”


“Tepat!! Alasan kenapa jejak orang dibalik surat kontrak itu tidak di temukan, karna kalian tidak bisa menemukan diriku, dan aku juga tidak berhubungan dengan orang-orang yang bermain di daerahmu. Lain dari itu aku tidak melakukan apapun terhadap Airyn, jadi tidak mungkin ada jejek tentang diriku yang kalian dapat. Sebab yang merecoki adalah Jilixing yang mengatas namakan diriku atas orang di balik surat kontrak”


“Jika seperti itu kenapa kau tidak keluar dan menjelaskan semuanya! Kenapa kau membiarkan Jilixing mempersulit Airyn dan membiarkan Airyn di dalam kesepian atas kesalahan masa lalu yang kalian perbuat” bentak Hansell dengan tidak terima, membuat Zates mengelap menatap pria itu, bahkan ia terdiam tanpa mampu membalas secepat biasanya.


“Karna aku memiliki alasan atas itu, biarkan itu masalahku dan juga Merry serta adik kembarku Louis. Masalah yang terpenting sekarang menghancurkan Jilixing dan juga membuat Airyn tenang tanpa mengetahui kebenaran akan masa lalunya. Sebab jika ia mengetahui kebenaran akan ayah biologisnya, ini akan menjadi luka baru bagi Airyn, dan aku tidak ingin anakku tersakiti lagi, rasanya Airyn cukup sudah mengetahui fakta gila akan kami” seru Zates kehadapan Hansell, membuat pria itu terpana seraya mengerjapkan mata sembari mengusap kepala dengan kasar.


Awalnya Hansell juga sudah menduga ada yang tidak beres atas surat kontrak itu, dan menduga ada yang tidak beres dari kejadian dimasa lalu, jika begini Hansell harus bagaimana. Terlalu banyak hal yang tidak terdugaa terjadi di hidup istrinya, dan terlalu banyak hal-hal yang tidak bisa di jelaskan kepada Airyn.


“Apa kau gila menyembunyikan hal sepenting ini dari Airyn! Bahkan menyembunyikan diriku sebenarnya saja sudah menjadi beban berat untuk ku sandang. Bagaimana aku bisa menyembunyikan kenyataan tentang dirinya yang serumit ini. Aku tidak akan mengecewakan istriku” seru Hansell dengan pasrah, membuat Zates menghempaskan tanganya kehadapan meja seraya bangkit dari sana, ia memandang Hansell dengan pandangan mengancam, seolah tidak percaya pria itu masih menganggap tinggi dirinya.


“Jangan menganggap dirimu mulia! Kau bahkan sudah mengambil langkah yang salah sedari awal, dan membiarkan Airyn jatuh cinta kepada dirimu yang lemah, dan terus berusaha menjadi titik kelemahan dirinya, dan kau sudah membohonginya selama 5 tahun ini. Sekarang kau menganggap tidak bisa mengecewakan Airyn! Sadarlah Hansell, sedari awal kau sudah mengecewakanya dan kau sudah mengambil langkah yang salah untuknya. Jika kau mengatakan fakta tentang Airyn, apa kau siap dengan penderitaan Airyn? Jika kau siap, silahkan lalukan apa yang kau anggap benar. Tapi jangan salahkan diriku jika aku akan menjadi orang pertama yang akan menghancurkan dirimu jika terjadi sesuatu pada anakku. Aku akan menghancurkan markas yang kau pimpin dengan sekali jentikan” ancam Zates kehadapan Hansell, hingga membuat Hansell terdiam akan perkataan pria itu.


“Siapa kau sebenarnya” tanya Hansell dengan tatapan dingin.


“Kau tidak perlu tahu siapa aku, yang pasti aku bukan orang yang sepadan dengan dirimu. Meskipun aku tidak bermain dengan daerah kekuasaan yang kau pimpin, aku sudah menempatkan orang-orangku diseluruh wilayah yang ada, bahkan orang dalamku berada di pengurus inti dari markas besar itu, untuk itulah jangan memaksaku menghancurkan dirimu jika terjadi sesuatu pada anakku”


“Jika kau sehebat itu, kenapa tidak kau hancurkan Jilixing sedari dulu!!”


“Itu semua karna dirimu!! Kau yang menyembunyikan markas itu!!” Seketika Hansell terdiam seolah tidak bisa menahan keseimbangan tubuhnya, ia melangkah mundur seolah tidak percaya jika markas yang berada di bawah perintahnya sebagai ahli waris dari keluarga Farhaven ternyata markas yang sudah melindungi Jilixing. Jika begini apakah Hansell dalang yang sudah menyakiti Airyn, untuk membiarkan orang lain menyakiti istrinya.


“Meskipun pada kenyataanya aku tidak bisa menyentuh markas itu, tetap saja Ini bukan saatnya kau menyalahkan diri. Kau harus bisa menghancurkan markas itu dengan tanganmu sendiri, jika tidak kau akan kehilangan Airyn” terus Zates dengan mengejar Hansell akan penuturanya, bahkan Zates ingin membuat pria itu sadar akan posisi yang ia duduki saat ini.


“B-Bagaimana mungkin—“ seru Hansell dengan nada gagap seraya memandnag Zates dengan rasa tidak percaya.


“Itu semua pilihanmu” balas Zates dengan senyum sungging, sebab jika Hansell menghancurkan markas yang terlindungi di bawah perintah dirinya yang menjadi persyaratan untuk mewarisi kerajaan bawah tanah, itu sama saja dengan Hansell harus merelakan jika segala kekuasaan dan juga harta yang ia miliki akan ikut karam dengan markas tersembunyi milik Jilixing, dan mungkin Hansell tidak akan memiliki apapun nantinya, sebab persyaratan awal untuk menjadi pemimpin di kerajaan bawah tanah, Hansell harus menyelesaikan misinya untuk melindungi markas rahasia yang sudah di sembunyikan berpuluh-puluh tahun lamanya.


Baru saja suasana hening dan Zates tenang disana ketika menjejerkan fakta pada Hansell, seseorang membawa Merry dengan sikap hormat, membuat tubuh Zates menenegang ketika menyaksikan kehadiran Merry diantara mereka, bagaimana bisa wanita itu berada di ruangan ini, bukankah Merry sudah di tempatkan di Villanya yang memiliki penjagaan ketat, apakah Hansell dengan paksa membawa Nerry kesini. Tapi ini tidak boleh terjadi, sebab jika Merry hadir sesuatu yang buruk mungkin akan terjadi nanti.


“Tidak Merry, bukankah sudah aku katakan untuk tidak datang kesini!!” teriak Zates seraya berlari menghampiri Merry untuk mencengkram lengan wanita itu, bahkan Zates tidak menyangka Merry akan datang diatara mereka.


“Kenapa memangnya” putus Hansell dari arah belakang “Aku ingin mendengar penjelasan dari Merry, tentang dirimu” sambungnya kehadapan Zates, membuat wajah Zates mengelap seolah tidak bisa lagi berkata.


“Apa kau bodoh!! Di tubuh Merry masih terpasang alat pelacak yang tidak bisa aku retas, dan aku lenyapkan. Airyn sengaja menanamkannya ketika Merry berhenti bekerja, jika Merry berada di markas ini, sudah di pastika saat ini Airyn tengah memantaunya atau yang lebih buruk Airyn menuju markas ini. Apa kau tahu siapa Frada itu, ia adalah peretas nomor satu dunia yang tidak bisa terkalahkan, bahkan sampai detik ini saja orangku tidak bisa memutus sinyal yang terpasang di tubuh Merry, dan kau membawa Merry kesini, apa kau ingin kita tertangkap basah. Astaga kita sudah terjebak”


“J-J-Jadi menurutmu Airyn sudah mengetahui semuanya” tanya Merry dengan gugup, bahkan Hansell terpana akan hal itu.


“Tidak. Airyn hanya memasangkan alat pelacak untuk mengetahui keberadaan Merry, ia tidak memasangkan penyadap. Jadi bagaimanapun Airyn tidak akan mengetahui hal apa yang akan Merry katakan, ia hanya memantau keberadaan Merry saja. Awalnya aku fikir ini tidak akan masalah, bagaimanapun Merry adalah ibunya, karna itulah Airyn ingin mengetahui keberadaan Nerry. Aku bahkan membawa Merry kembali ke Irlandia agar Airyn berfikir Merry ingin beristirahat dan juga ingin menenangkan diri. Dan aku bisa memanipulasi jejak Merry ketika menghadiri kapal pesiar, sialnya itu hanya bertahan dalam beberapa jam saja. Dan kali ini aku tidak memanipulasi jejak Merry, dan Airyn pasti mengetahui jika Merry beraa di markas ini. Jika itu terjadi, Airyn sudah pasti menangkap kita hidup-hidup disini” jelas Zates dengan tergesa-gesa saat bicara kepada Hansell dan juga Merry.


“Cepat bubar dari sini!” perintah Hansell seketika, bahkan suara hening terbentang dari arah luar, seolah tidak ada yang menanggapi perkataanya, hingga tubuh ketiga orang itu menegang tanpa mampu berfikir tenang.


“Apakah sudah terlambat” gumam Hansell seketika, membuat pandangan mereka teralihkan kepada sosok yang baru saja masuk dari pintu utama. Hingga ketika tubuh mereka tidak bisa bergerak selain memperhatikan Airyn yang melangkah pasti kearah dalam.