Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Penjelasan




Dimalam yang semakin dingin itu, pelukan sangat lah menghangatkan, sepasang kekasih saling takut kehilangan membuat mereka mengeratkan pelukan satu sama yang lain nya, seketika Airyn tersenyum melirik mata Hansell, gadis itu begitu terpesona akan Hansell yang mampu membuatnya jatuh cinta, bahkan dulu Airyn tidak pernah berharap akan ada seorang pria untuk dirinya, lantaran dia sudah mengubur dalam untuk memiliki seseorang, Tapi sekarang Hansell datang dengan segala penawar, dia menghidupkan cahaya didalam kegelan, memberikan tangan untuk Airyn mengengam, bahkan langkah kakinya selalu menuntuk Airyn menuju masa depan.


bagaimana bisa Airyn melepaskan Pria yang bertubuh Hangat seperti Hansell.


“Hansell, apa kau tau, jika marry tidak menjelaskan nya pada ku tentang 5 tahun lalu, mungkin saat ini aku sudah menghancurkan korea dan dirimu” sambung Airyn dengan terkekeh mengadap kekasihnya.


“benarkah, mengerikan sekali wanita ku” serunya


“aku sudah ingin menghancurkan mu, aku ingin menghancurkaan perusahaan yang kau miliki karna rasa sakit hati dan kecewaku, aku sudah berhasil membangun siasat dan relasi, bahkan dengat satu kata saja aku bisa melakukan nya, namun saat itu Marry menghentikan ku” jelas Airyn kepada Hansell, membuat pria itu begitu ngeri medengar penjelasan wanita nya, jika Airyn ingin menghancurkan perusahaan nya tentu saja itu akan mudah untuk dilakukan oleh Nona Petrov, membuat Hasell begitu sadar bahwa wanita nya adalah orang yang berbahaya, namun dengan semua itu tidak pernah membuat Hansell takut, karna sosok menakutkan Airyn yang membuatnya jatuh cinta hingga tak terbayang.


“saat itu Merry menghenti kan ku, dia mengatakan jika semua ini adalah siasat nya, saat itu aku hanya bingung mendengar sepengalnkata itu, untung saja aku memberikan Marry kesempatan untuk bicara, jika tidak akan menjadi orang yang paling menyesal saat ini" jelas Airyn saat matanya masih berbinar melihat Ke arah hansell, seketika Airyn menengelamkan kepalanya didada Hansell, dia melanjutkan penjelasan nya


"Marry mengatakan jika kau tidak menjauh dari ku, maka nyawa mu menjadi taruhan ketika aku tidak sadar, karna dirimulah penyebab aku berada diambang kematian, itu sesuai dengan surat kontrak yang mengatakan, akan menghancurkan siapa saja yang mencelakai ku, termasuk diri mu hansell, Marry bekerjasama dengan dokter James untuk menghapus ingatan ku, agar aku tidak mengingat mu hingga kau menjauh sejauh mungkin, karana hanya itulah cara cepat untuk membangunkan ku dengan menghapus ingatan ku tentang mu, Merry memaksa dokter James melakukan hal yang berbahaya, hingga akirnya berhasil. kau menjuh bahkan meninggalkan Irlandia, apa kau tau beberapa hari ketika dirimu masih disana mereka mengirim Email bahwa mereka akan membunuh mu jika kau tidak meninggalkan Irlandia dengan segera, Marry sangat tidak berdaya, dia tidak mampu melakukan apa-apa, dia tidak mungkin memberitahu ku karna hal tersebut akan men-trigger kembali ingatan ku tentang mu, dan dia juga tidak bisa memaksa mu untuk pergi secara paksa, jika itu dilakukan dengan sikap mu yang pantang menyerah pasti akan melawan segala nya, karna itulah dia membiarkan takdir yang bekerja, dia percaya dengan takdir, jika tuhan menginginkan dirimu hidup, di pasti akan memberikan jalan, ternyata benar setelah lulus sekolah kau meninggalkan Irlandia, membuat Marry percaya takdir tengah menjaga dirimu hingga kita bertemu” jelas Airyn dengan air mata nya yang berkaca membuat Hansell tidak percaya dengan apa yang diucapkan oleh Airyn


“Hansell, dirimu tidak salah sama sekali, aku tidak menyalahkan mu, bahkan aku yang salah hingga membuat mu menyalahkan diri sendiri dan menghukum dirimu selama ini, kau berada didalam bahaya karena mengenalku, aku sangat menyesal untuk itu” lirih Airyn sambil menangis memandang Hansell


“Airyn apa yang kau katakan, aku mencintaimu aku bahkan sangat menikmati ketika merindukan mu, memang benar aku menghukum diriku namun aku bahagia karna itu, berhentilah menangis, kau cengeng sekali, tidak peduli jurang sedalam apa yang menanti ku, jika dirimu ada disana aku akan terjun agar kita bisa bersama” Hansell mencium pipi Airyn, dia mengkecup air mata gadis itu, membuat dirinya mencintai Airyn sepenuh hati, tentu saja Hansell takut namun yang ditakutkan oleh nya bukan lah kehilangan nyawa, melainkan kehilangan Airyn sepenuhnya.


“Hansell, aku minta maaf jika kau terluka, bahkan aku sangat tidak berdaya jika menyangkut orang dibalik surat kontrak itu, hingga aku tidak bisa menjamin semua nya aman, aku takut kehilangan mu” Airyn terisak dengan tangisnya, dia tidak bisa membayangkan jika Hansell terluka karna dirinya, bahkan Airyn begitu menderita menerima kenyataan, dengan segala hal yang dia punya masih belum bisa menjamin keselamatan Hansell, membuat dirinta merasa sedih lantaran tidak berguna


“aku baik-baik saja, Airyn jangan seperti ini, apapun yang terjadi nanti percayalah aku tidak akan pernah meninggalkan mu, apa kau mengerti?” pinta Hansell sambil memandang gadis itu, Airyn pun menganggukan kepalanya membuat Hansell menyeka air mata wanita itu.


“tidak peduli seberapa kuat orang itu, jika dia melukaimu aku akan mengejarkan keseluruh dunia dimana pun dia berada” gumam Hansell dengan tekat kuat yang membara, dia mengerti dibalik semua yang dimiliki Airyn ada harga mahal yang harus dia bayar, ternyata nyawa orang yang dicintainya dipertaruhkan disana, membuat Hansell tidak mengerti bagaimana ada manusia yang seperti itu, mengendalikan orang lain dengan mengancam orang yang dicintainya, bukan kah itu sikap pengecut.


Saat ini dimata Hansell hanya ada dendam dan kemurkaan, tidak peduli se-mengerikan apa Airyn menceritakan tentang dia, namun Hansell tidak akan takut jika itu menyangkut gadis yang di cintainya, dikehidupan ini hal yang mengerikan adalah kehilangan dan meninggalkan Airyn, jika itu terjadi kepadanya, pria tersebut tidak akan bisa memaafkan seluruh dunia jika mereka terlibat.