Girlfriend Another Level

Girlfriend Another Level
Merindukan Hansell



Di apartemen Airyn, telah terjadi perperangan dimana wanita itu tengah asik memasak makanan untuk Angel dan Hansell, dia begitu sibuk hingga lupa untuk mengerjakan pekerjaan yang sempat terputus atas kedatangan pacar nya, Airyn hanya tersenyum di sela-sela dirinya memasak membuat Angel yang baru saja bangun dari tidur siang nya heran dengan kelakuan kakak ipar nya.


“apakah kakak mendapatkan jakpot?” tanya nya dengan ledekan yang ditujukan untuk Airyn, membuat gadis itu tersadar dan menghadap ke arah Angel yang tegah duduk di depan nya


“Angel, kau sudah bangun”


“sudah dari tadi, aroma masakan mu membangunkan ku”


“benarkan, apakah se enak itu?”


“tentu saja” balas Angel dengan penuh semangat, membuat Airyn terkekeh membalas jawaban nya.


“kak Hansell apa sudah pulang?” tanya Angel, membuat Airyn melihat ke arah gadis yang berada didepan nya


“belum” seketika saja pipi nya memerah sebab teringat tentang kejadian memalukan tadi


“benarkan? Kenapa aku merasa kakak berada disini tadi?” seru Angel menghadap ke arah Airyn yang tengah asik dengan sendok pengorengan nya


“kau ini melantur saja” celetuk nya sambil mengambil fokus ke arah makanan yang tengah dibuat nya.


Angel yang menatap calon kakak ipar nya, seakan mencurigakan sesuatu, wajah nya sedikit memerah saat membahas kakak nya Hansell, membuat Angel hanya tersenyum lalu membuka layar ponsel dengan mengesekan jemari nya, dia membuka sosial media, dan melihat aktivitas teman-teman nya melalui sosmed yang dimiliki nya, seketika mata Angel terbelalak melihat dia dan Airyn berada didalam berita, meskipun wajah mereka diblur kan namun terlihat jelas itu adalah pakaian yang dikenakan nya terakir kali saat berada ditoko kosmetik, ditambah pemberitaan itu bersamaan dengan artis Lee Soo Mi, wanita aneh yang dijumpai nya terakir kali.


“kak Airyn” teriak Angel, membuat gadis itu tersentak dari aktivitas nya


“Angel, kau mengageti ku” celetuk Airyn, seketika Angel berlari ke arah Airyn dan melihatkan berita yang dibaca nya


“kak ini artis yang menganggu kita, ternyata ayah nya memiliki perusahaan besar dan sudah bangkrut dalam waktu semalam, dan semua ini karna ulah kita, kak Airyn apa benar kakak memiliki kekuasaan sebenar itu hingga perusahaan terbesar di Korea saja bisa bangkrut dalam waktu semalam?” tanya Angel dengan tidak percaya nya, dia bahkan tidak mengerti seperti apa kekayaan yang dimiliki kakak ipar nya, jika benar Airyn memiliki kekayaan dan kekuasaan sebesar itu, tentu saja kakak nya sangat luar biasa memiliki gadis ini, bahkan Angel saja tidak percaya selera kakak nya setinggi ini.


Berbeda dengan Airyn, matanya sangat jeli melihat berita yang ada, bagaimana bisa Merry tidak mengabari apapun, bahwa telah membuat perusahaan Tuan Ji bangkrut, bahkan dia hanya menginginkan properti yang berada di Myeongdong, namun sekarang perusahaan Tuan Ji malah habis tanpa sisa, pantas saja Hansell begitu memendam kemarahan kepada dirinya, sebab inilah masalah yang dihadapi nya


“kakak” seru Angel sambil mengoyangkan lengan Airyn


“ada apa?”


“apakah ini benar?”


“tidak Angel, aku tidak memiliki kekuasaan seperti itu, itu berita hoax” balas nya, denga menyertai senyuman.


“begitu kah, baiklah. Tapi kak dia pantas mendapatkan nya, aku tidak suka dengan wanita yang bernama Somi itu, untung saja kak Hansell tidak menyukai nya, kalau tidak dia sudah menjadi kakak ipar yang menyebalkan untuk ku” celetuk Angel


“apa kau tau hubungan Somi dan kakak mu"


“tentu saja, terakir kali dikantor mereka...” seketika itu Angel membungkam mulut nya dengan kaget, dia memelototkan mata ke arah Airyn, membuat Airyn melihat ke arah nya


“mati aku, apa yang aku katakan, jangan bilang kak Airyn salah paham karna aku, bisa saja kakak membunuh ku hidup hidup” gumam nya didalam hati


“Somi kan artis yang bekerja sama dengan perusahaan kakak, kata Darrel wanita itu sering kekantor untuk mengoda kak Hansell, tapi kakak ku tidak pernah menyukai nya, begitu kak” balas Angel dengan begitu melantur, membuat Airyn terdiam mendengarkan penjelasan dari adik Hansell, seperti ada rasa cemburu yang melanda nya setelah menerima fakta bahwa Somi sering berkunjung kekantor Hansell.


“apa aku salah kak?” seru Angel dengan begitu gugup


“tidak” balas Airyn disertai senyuman yang dipaksakan, seketika itu Angel berlalu menduduki kursi nya dan Airyn melanjutkan makanan nya.


Sudah hampir jam 8 malam Hansell masih belum pulang, membuat angel memakan makan malam dengan begitu santai nya, sedangkan Airyn tidak terlalu menikmati nya, dia berulang kali melihat ke jarum jam yang bergerak, seakan menantikan kedatangan Hansell, melihat Airyn yang tidak tenang, membuat Angel mengerti bahwa wanita ini merindukan kakak nya.


Setelah selesai dengan makanan nya, Angel berpamitan ingin ke apartemen Hansell, tentu saja sebagai seorang kakak, Airyn menawarkan diri untuk ikut lantaran harus menjaga calon adik ipar nya, namun Angel menolak, dia beralasan ingin membuat beberapa tugas kuliah dan membutuhkan kesendirian agar fokusnya tidak terpecah.


Seketika itu Angel berlalu ke apartemen nya sedangkan Airyn masuk kembali kekamar nya, dia membuka leptop dengan memeriksa beberapa laporan yang diberikan Berto ke email nya, namun fikiran nya masih saja tidak bisa fokus lantaran Hansell belum juga pulang, Airyn melirik ke arah jarum jam, dia meraih telepon genggam nya dan menekan nomor Hansell yang berada dipanggilan cepat, selang beberapa menit telepon nya menyambungkan dan Hansell pun mengangkat telepon dari kekasih nya


“hallo sayang, ada apa?” tanya Hansell dari seberang sana


“Hansell, kenapa belum pulang?”


“maafkan aku, banyak sekali pekerjaan, jadi hari ini aku harus pulang larut malam”


“apa kah kau sudah makan?” tanya Airyn dengan cemas


“belum” balas Hansell cepat


“aku akan kekantor mu mengantarkan makan malam”


“apa kau yakin Airyn? Ini sudah malam sayang?”


“kenapa? Apa aku tidak boleh kekantor mu? Apa kau sedang bersama wanita disana? Atau kau sedang bertemu artis-artis dengan alasan bisnis mu?” celetuk Airyn begitu kesal, membuat Hansell yang mendegarkan nya terdiam tanpa suara, mendengar tidak ada jawaban dari seberang sana, fikiran Airyn semakin kacau disertai rasa murka kepada pria itu.


“hahaha, apa yang kau bicarakan Airyn, hampir saja aku tidak bisa menghentikan tawa ku, kau ini mengemaskan sekali”


“kenapa kau tertawa, apa aku benar? Pasti aku benar kan!!”


“hahahahha, aku tidak tau dari mana fikiran itu bisa muncul di otak kecil mu, tapi kau ini terlalu mengemaskan sayang, bahkan aku merindukan mu, untuk apa aku bersama wanita lain, sedangkan wanita ku saja jauh lebih sempurna dari semua nya, kau ini ada ada saja” seru nya disertai kekehan, membuat senyum Airny merona dibalik telepon


“Airyn.. kenapa diam?” tanya Hansell


“aku tidak diam” celetuk nya


“apa kau ingin kesini?” tanya Hansell, membuat Airyn berdehem penuh manja mengiyakan pertanyaan dari kekasih nya “kemarilah, dan aku tidak mengizinkan kau berkendara sendiri, kemarilah dengan pegawal mu, apa kau mengerti?” jelas Hansell


“baiklah” seketika itu Airyn tersenyum bahagia, Hansell menutup telepon dengan suara ciuman yang terdengar khas ditelinga wanita nya.


Tentu saja ada rona bahagia diwajah kedua nya, setelah menyaksikan betapa mengemaskan nya suara Airyn saat diri nya cemburu, begitu pun gadis itu dia bersemangat menganti pakaiaan setelah mendengar betapa berharga nya dia dimata Hansell.