
Hari ini adalah hari yang dijanjikan tiba.
Anha memoleskan lispstik berwarna pink muda pada bibirnya yang seksi itu, dia agak membuka mulutnya ketika tangannya yang semula memoleskan lipstick kini berganti memegang maskaran dan mengaplikasikannya pada bulu matanya agar semakin lentik.
Selesai. Riasan yang tipis namun memberi kesan manis dan segar secara bersamaan.
Hari ini Anha sengaja mengenakan Dress berwarna putih selutut dengan aksen bunga tulip membuat Anha semakin terlihat manis dan semakin muda saja.
Anha kali ini menyeimbangi ingin terlihat lebih muda lagi.
Tentu saja dia tidak ingin terlihat lebih tuaan daripada Sean ketika berkencan nanti.Takutnya apabila orang lain sampai memandang dirinya sebagai tante tante yang menemani berondong muda jalan jalan.
Sean sudah berjanji akan menjemputnya pukul depalan pagi nanti tapi untuk tujuannya sendiri Anha tidak tahu, semalam si bocah tengil tersebut hanya menjawab rahasia di whatssap.
Anha menatap jam di dinding kamarnya yang sudah menunjukan pukul tujuh lebih empat puluh lima menit.
Artinya masih sisa lima belas menit lagi Sean akan datang. Belum juga berlangsung lama, suara klason dari luar rumah terdengar.
Apa anak itu sudah datang?
Dan benar saja, ketika Anha menyibak tirai yang menutupi jendela kamarnya, terlihat Sean sedang menepikan motornya dan membuka helm yang ia sedang ia kenakkan.
Anha buru buru mengambil tas kecilnya dan berjalan ke ruang depan. Untung saja hari ini mamanya masuk kerja, kalau tidak pasti Anha akan sangat malu sekali karena di ajak kencan oleh anak yang usianya terpaut agak jauh dari dia.
Bisa bisa dikira gila karena usai cerai dari Ikram malahan seleranya melenceng ke anak bau kencur seperti Sean.
Hari Anha memang sudah mengambil libur— yang kebetulan sekali dipermudah Sean karea Sean memiliki relasi dengan Omnya, jadi tentu saja atasan Anha mengizinkannya.
Sean sudah sampai, kemudian dia mengetuk pintu rumah Anha dan mengucapkan Salam.
Namun hal tersebut tidak berlangsung lama, kini Anha malahan tersenyum geli dengan dirinya sendiri, kenapa juga dia harus deg degan seperti ini? Kan, hanya Sean.
Mungkin karena dulu waktu pacaran dengan mantan mantannya Anha tidak pernah berkencan seperti ini dan dijemput langsung oleh pacarnya di rumah.
Palingan dulu waktu Anha masih muda, dia dan pacarnya hanya main ke mall, kemudian Anha akan minta dibelika ini dan itu, maka timbal baliknya mereka berdua akan berakhir di ranjang hotel atau di ranjang rumah kekasihnya.
Sudahlah. Masa lalu, ya, tetap masa lalu. Tidak perlu diungkit lagi. Yang penting Anha sekarang sudah berubah
Ketika sudah membukakan pintu rumah. Anha terkesima ketika melihat Sean.
Kalau biasanya Sean tampil amburadul di kantor da lebih sering mengenakan pakaian seragam OSIS dengan dasi yang sudah berbentuk seperti kalung tak karuan, baju dikeluarkan, atau pun megenakan jas lab jurusannya.
Kali ini Sean tampil berbeda, Sean mengenakan baju berwarna hitam dengan jaket denim dan celana jeans yang membuatnya semakin terlihat tampan saja.
"Pagi, tante cantik," kata Sean memuji tante idolanya itu.
Sudah cantik, seksi, dress bunga bunga selutut.
Sean menutup mulutnya karena malu.
Janda kembang mah ini namanya, kata Sean dalam hati.
***
IG penulis: Mayangsu_