TELL LAURA I LOVE HER

TELL LAURA I LOVE HER
HIDUPKU KOSONG TANPAMU



Setelah istirahat di hari Minggu, Laura segera kembali ke Cimahi hari Senin sesudah makan siang. Sengaja dia ambil jam tidak padat agar tidak lelah di perjalanan. “Ini bawa ya, masih banyak kue di sini. Sayang bila tak termakan. Tetangga di sini tentu tidak seperti di Cimahi yang lebih akrab sehingga sering berbagi,” Claudia membawakan banyak tart dan kue lainnya yang diperkirakan bisa bertahan sampai Cimahi. Kue yang sekiranya cepat basi seperti lemper dan roti berisi sayuran atau daging tentu tak dia bawakan kecuali permintaan Laura untuk dia makan sendiri. Tentu nanti akan dia simpan di kulkas. Laura paling suka bitter ballen dan lemper isi ayam dan daging.


“Bitter ballen taruh depan saja Wak, sama air minum. Buat teman di jalan,” pinta Laura. Dia memang sering ngemil bila sedang nyetir jarak jauh.


Banyak rendang dan ayam asam manis juga Laura bawa untuk dirinya juga para bunda di panti. Rendang dan ayam asam manis tentu awet, tidak cepat basi. Terlebih lauk-lauk itu sudah dibungkus dengan plastik kedap udara. Jadi sangat aman Laura bawa.


***


Menjelang sore Laura dan Uwak Ganis tiba di istana mereka di Cimahi. Tanpa menunda waktu Laura dan Wak Ganis bersiap diurut. Sejak pagi Laura sudah meminta tukang urut langganann uwaknya untuk datang hari ini. Saat mereka akan keluar tol Menuju ke rumah Laura segera mengirim pesan kalau satu jam lagi dia tiba di rumah. Sehingga tukang urut akan datang beberapa saat lagi. Sehabis urut baru dia akan mandi agar sekalian segar.


“Uwak duluan aja urutnya. Aku lihat anak-anak di depan,” Laura segera menuju panti. Dia bawakan oleh-oleh untuk para karyawannya. “Ada perkembangan baru?”


“Tadi dari Puskesmas datang melihat bayi yang mereka titipkan karena waktu toleransi dari kepolisian akan habis. Dan bayi bisa di adopsi keluarga yang layak,” jawab Nengsih. Dia juga memberi catatan bahan yang hampir habis. Baik sabun, shampoo, bedak, minyak telon hingga su5u bayi dan diapers.


“Ini laporan telepon masuk,” Sukma memberi buku besar berupa nomor yang menghubungi, siapa contact personnya dan apa yang dibicarakan. 3 hari Laura tak hadir di panti, tentu dia harus segera tahu apa yang terjadi selama dia pergi ke Jakarta.


“Ini, sudah datang?” tanya Laura.


“Janjinya hari ini sepulang kerja Mom. Mereka bilang begitu diizinkan adopsi, istrinya akan resign dan konsen penuh merawat anak saja,” jawab Sukma.


“Yang ini, apa sudah ditembusi pihak terkait untuk acara yang akan mereka adakan hari Sabtu nanti?” tanya Laura lagi. Karena si penelpon memberi kepastian acara yang mereka susun 3 bulan lalu akan fix di adakan Sabtu minggu ini.


“Surat izin, pemesanan tenda sudah Non, makanan mereka bilang semua mereka yang handle. Undangan dari kita juga sudah dikirim,” kali ini Karni yang menjawab karena itu memang dia yang menangani. Para pegawai ini memang kadang memanggil Laura dengan sebutan Non, Teteh atau Mommy. Semerdekanya mereka aja.


Sesungguhnya hari Sabtu besok Laura berniat mengunjungi makam Tommy. Hari itu hari ulang tahun kekasihnya. Mereka biasa makan berdua dan merenung. Mereka diskusi apa tujuan masa depan mereka. Tak pernah ada pesta, hanya doa ucap syukur telah diberi tambahan umur saja. Tapi sayang even yang akan dibuat hari Sabtu nanti di panti asuhannya membuat niat Laura tak bisa dilaksanakan. Dia akan menelpon mama dan papa Tommy saja dan memberitahu kalau dirinya tak bisa datang tahun ini. Andai saat mereka mengatur waktu, dia ingat hari itu bersamaan dengan ulang tahun Tommy, tentu dia akan minta disesuaikan. Sekarang tentu sudah tidak bisa. Banyak pihak terkait yang akan bingung bila jadwal diubah.


***


Hari ini August jadwal terbang. Setelah minggu lalu fix dia tak bisa kembali menjalin kasih dengan Julia, August merasa ada yang kosong dalam hidupnya. Dia tak menyangka kebodohannya bermain api mendapat kobaran api yang sangat besar. Dia bermain sampah sehingga bau busuknya tak bisa ditutupi oleh segalon minyak wangi. Dia sangat menyesal dan terpuruk. Tak ada lagi semangat hidup. Cukup dia berpetualang. Kedepannya kalau Allah masih memberinya kesempatan, dia ingin seorang perempuan yang tulus menerima jiwanya yang kotor dan bergelimang dosa. Dia akan berubah untuk masa depan yang lebih baik.


Hasil test DNA sudah dia dapatkan. Disimpannya surat aslinya dan di ponselnya ada foto surat itu. Jadi sewaktu-waktu dia butuhkan dia bisa memperlihatkannya.


“Selamat pagi Capt,” seorang crew menyapanya, tapi August tak mendengar jelas sehingga tak membalasnya. Konsentrasinya sedang pada group chat genks motor besarnya yang mengabarkan kalau rencana mereka akan dilaksanakan hari Sabtu ini di panti asuhan KEPAK KASIH BUNDA di Cimahi. Mereka akan berangkat ke Cimahi sehabis salat subuh berjamaah di posko keberangkatan.


‘86, gue siap buat hari Sabtu,’ chat August di group WA panitia kunjungan ke panti asuhan. Dia bertugas sebagai sie dokumentasi. Sengaja diberi tugas ringan agar biar bila dia berhalangan banyak yang bisa handle sebagai pengganti. August sudah menugaskan pada team kreatif dibawah bendera usahanya untuk membuat video perjalanan mereka. Hal ini tak ada yang tahu. Ini adalah kejutan darinya. Video akan dibuat sejak persiapan berangkat, salat subuh berjamaah hingga selesai acara. Teman-temannya tak ada yang tahu sekarang August memiliki usaha jasa fotografi dan pembuatan video yang bekerja sama dengan jasa Wedding organizer milik sepupunya.  Besok adalah debut pertama usahanya. Selain jasa fotografi, August juga akan membuat usaha lain hanya dia belum menentukan bidang apa. Dia sengaja membuat usaha sendiri sehingga nanti bisa berhenti jadi pilot. Kalau dia mau dia bisa menjalankan usaha Papinya , namun dia malas. Biar usaha sang ayah buat Bagas saja. Dia merasa bisa hidup tanpa warisan ayahnya.


‘Bersiap ya, Sabtu dini hari mulai pukul 02.00 siap di TKP. Ini debut pertama kalian. Semoga tidak mengecewakan!’ August mengirim perintah pada teamnya. Walau di proyek pertama ini dia tak mendapat profit, setidaknya benderanya akan terlihat dan itu adalah promo tak langsung.


\=================


YANKTIE ( eyang putri ) mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini.


Jangan lupa kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya


Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta