
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
Jangan lupa kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
“Itu kang Dade. Katanya dia telat, tapi malah sudah sampai duluan,” Julia memberitahu Bastian sosok kakak sepupunya yang menjemput mereka.
“Mungkin karena kita lama saat nunggu bagasi kita keluar. Kan koper kita yang satu tadi terpisah dengan yang lain. Kita lama tunggu itu,” sahut Bastian dia mendorong trolley berisi tiga koper bawaan mereka.
“Kang, ini Bastian tunanganku,” Julia memperkenalkan Bastian pada Dade setelah mereka berpelukan erat dan Dade mencium pipi serta puncak kepala adik sepupunya itu.
“Dade.”
“Bastian.”
“Kalian mau ngungsi atau bagaimana? Mengapa bawa koper segede gaban dan banyak banget?” tanya Dade melihat bawaan dua sejoli itu.
“Biar ngirit enggak beli koper lagi,” jawab Julia santai sambil bergayut dilengan Dade dengan manja. Bastian hanya membuntuti dari belakang tanpa protes apalagi marah karena sudah dijadikan nomor dua oleh kekasihnya itu. Bastian yang sekarang memang sudah sangat berubah.
Dade membantu Bastian memasukkan koper ke mobilnya. Lalu mereka meninggalkan bandara. Julia sengaja duduk dibelakang agar Bastian lebih akrab dengan Dade.
“Mau makan dimana?” tanya Dade.
“Gimana kalau di lawa-lawa cafe? Berlawanan arah enggak dengan tempat tinggalmu?” tanya Bastian. Dia sudah cukup lama tidak ke Singapore dan dia tidak terlalu hafal daerah disini karena tidak pernah menetap. Kalau di Australia dia sedikit hafal, karena empat tahun tinggal disana semasa kuliah dulu.
“Enggak sih, bisa juga kita kesana, nanti putar balik sedikit kalau mau ke apartement,” sahut Dade lalu segera mengarahkan mobilnya ke lawa-lawa bar seperti usulan Bastian tadi.
“Honey, kamu mau pesan apa?” tanya Bastian lembut saat mereka tiba disana
“Samain aja deh, apa mau seperti biasa?” tanya Julia. Mereka sering pesan menu berbeda lalu saling tukar sehingga bisa makan dua menu dalam waktu bersamaan.
“Seperti biasa aja ya?” Bastian pun memutuskan memesan dua menu berbeda untuk dirinya dan Julia. Tadi sebelum ke toilet, Dade sudah memberitahu menu yang dia inginkan.
Mereka makan dengan pandangan bingung dari Dade. “Apa kalian semiskin itu hingga tak sanggup pesan sendiri-sendiri?” ejek Dade melihat pasangan didepannya saling cicip menu makan malam mereka.
“Hahaha, aku tu selalu seperti ini Kang, pengen nyicip tapi enggak sanggup ngabisin. Makanya selalu pesan menu berbeda agar aku bisa nyobain makanan lain selain yang aku pesan,” sahut Julia santai.
Dade ingat, ketika Julia datang sendiri gadis itu sering minta mencicipi menu pesanannya.
“Honey sebentar ya,” Bastian yang sudah selesai makan pamit pada Julia.
“Dia terlihat sangat mencintai, lebih dari August,” Dade memberi penilaian untuk Bastian yang baru pertama kali ini dia temui.
“Please jangan ungkit memory lama. Bastian juga bukan pria suci. Tapi setidaknya dia tak pernah selingkuh. Karena untukku dan untuknya tak ada maaf bagi perselingkuhan.” Julia meminta Dade tidak menyebut soal August lagi.
Tiba-tiba terdengar tepuk tangan dari stage, Julia menengok dan dia melihat Bastian sudah memegang gitar dan duduk ditengah stage tanpa ragu. “ I dedicate this song to a girl who makes me realize that she is the reason why I always come back. She is the one who makes my world colorful. And she who makes my world very beautiful. For my beloved girl over there,” Bastian memandang Julia dengan tatap mata penuh cinta.
There goes my heart beating
Cause you are the reason
Bastian memulai bait pertama lagu YOUR ARE THE REASON milik Calum Scott.
There goes my mind racing
And you are the reason
Sampai sini Julia tercekat. Bastian sangat menjiwai isi lagu yang dia nyanyikan
That I'm still breathing
I'm hopeless now
Julia terharu kekasihnya selalu punya sisi romantis seperti ini walau kadang sering bertindak asal. Ini lagu kedua sejak Bastian menyanyikan lagu diulang tahunnya dulu.
Saya akan mendaki setiap gunung
Dan berenang setiap samudra
Dan perbaiki apa yang telah aku rusak
Oh, karena aku ingin kamu melihat
Bahwa kamu adalah alasannya'
itu makna lagu yang Bastian nyanyikan. Bastian memang ingat saat dia terpuruk ditinggal Julia. Rasanya dia ingin mendaki semua gunung dan menyebrangi semua lautan agar bisa bertemu kekasihnya itu
Dia benar Bastian, aku akan mendapatkannya kembali,’ seorang pengunjung di cafe itu langsung kaget mendengar suara yang sangat familiar dengan telinganya.
Bastian turun setelah mendapat aplaus dari pengunjung di cafe itu. Dia segera turun dan menuju mejanya. Julia langsung berdiri menyambut dan memberi pelukan hangat. “Thanks Honey,” bisik Julia dalam pelukan Bastian.
“Kamu yang mengubah hidupku. Jangan pernah meninggalkanku lagi Honey. Jangan buat dunia seakan berhenti berputar,” balas Bastian.
“Aku mending pulang aja. Kalian enggak anggap aku ada,” Dade menggoda pasangan itu.
“Hahaha ceritanya kakakku yang ganteng ngambek nih?” goda Julia memeluk Dade.
Dan mereka tertawa sambil menghabiskan minuman yang mereka pesan.
“Excuse me. Are you Bastian from Indonesia? i am Wilson,” tetiba ada seorang lelaki yang menyapa Bastian dimeja itu saat mereka bersiap untuk pulang.
“Right,” jawab Bastian menerima jabatan tangan pria itu.
“We were in the same campus but not in the same department,” Wilson kembali berkata.
“Really?” tanya Bastian, dia memang tak banyak teman selama kuliah dinegeri orang.
“Can i have your phone number? We will have a reunion. And so far you have never attended the reunion that we held,” Wilson meminta nomor ponsel Bastian.
“Wow, I rarely follow my friends' activities. While there I only studied without hanging out with many friends,” jawab Bastian apa adanya. Mereka lalu bertukar nomor ponsel dan Bastian segera pamit pada Wilson.
***
Namira sengaja meminta Nadia datang ke kantin kampus sebelum jadwalnya mengambil berkas pindah kampus. Dia ingin menceritakan semuanya pada sahabatnya itu. “Bunda janjian jam berapa?” tanya Ilyas. Pria ganteng itu sudah menggendong Ilham yang tertawa-tawa karena digoda Namira.
“Dia baru sampai Yank, baru parkir motor,” jawab Namira. Nadia memang mengirim pesan ketika membaca chat yang dikirim Namira kalau dia sudah menunggu di kantin.
“Ayank mau minum apa?” tanya Namira pada Ilyas. Sejak Ilyas menasehati kalau Ilham buka aib. Dia sadar dan menerima Ilyas dengan sepenuh hati. Dia juga rileks memanggil Yank atau Yah bila didepan Nindi.
“Es teler aja Honey, banyakin alpokat dan esnya sedikit aja,” sahut Ilyas. Lalu Namira pun memesan juice alpokat dan es teler sesuai permintaan Ilyas.
“Maaf telat ya?” tanya Nadia yang baru datang.
“Kamu mau pesan apa?” tanya Namira.
“Masih ingat kesukaanku ‘kan?” goda Nadia. Dan Namira pun memesan es buah untuk Nadia.
“Nad, kenalkan, ini Ilham anakku. Dan ini Ilyas calon suamiku,” Namira memperkenalkan Nadia pada Ilyas.
‘Anak? Calon suami? Artinya Namira hamil diluar pernikahan? Apa dia seburuk itu?’ Nadia langsung berpikir negative tentang sahabatnya itu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sambil nunggu Yanktie update bab berikut, coba mampir ke cerita milik teman baik yanktie ini ya.
Napennya : SA EKHA
Judul cerita : BAD LOVE WITH MY BROTHER
Cerita singkatnya seperti ini :
Jennie Clarissa putri cantik dari keluarga Aditya memiliki hidup yang begitu sempurna. Terlahir dari keluarga terpandang dan memiliki wajah yang cantik serta karir yang cemerlang dalam dunia modeling.
Namun kesempurnaan yang dimilikinya hancur begitu saja ketika sang Kakak yang selama ini membencinya dengan tega menodainya hingga hamil. Tak hanya itu saja, beberapa rahasia masa lalu membuatnya semakin terpuruk.